Oh My Man

Oh My Man
Kita Batalkan Saja Pernikahan kita


Jia mengerjapkan matanya , pandangannya tertuju pada Devan yang tengah memegang tangannya dan menatap Jia dengan wajah yang sangat khawatir .


Jia sontak menarik tangannya dari genggaman Devan dan hal itu membuat Devan terkejut .


Flashback !


Saat Devan sudah memencet lift dan menunggu lift turun , ia masih enggan untuk menoleh Jia yang berjalan dibelakangnya . Ketika memasuki lift otomatis Devan menghadap kedepan , dia pun terpijat kaget saat melihat Jia terkapar pingsan .


Devan segera berlari mendekati Jia dan mendekap tubuh Jia


“Sayang bangun yang “ ucap Devan khawatir ia menepuk pipi Jia pelan untuk membangunkan Jia namun Jia masih tetap tidak bangun .


Devan akhirnya memilih untuk menggendong Jia ala bridal style dan membawa Jia kelantai atas yang menjadi Apartement miliknya .


Devan merutuki kebodohannya , karena rasa kecewa dalam dirinya membuat Devan tidak bisa mengontrol Ego-nya .


“Bodoh , bodoh , bodoh “ rutuk Devan saat sudah menidurkan Jia disofa Apartement-nya


Flashback off


Jia menarik kasar tangan dirinya dari genggaman Devan


“Sayang “ ucap Devan yang kaget


“Aku mau pulang “ ucap Jia datar , Jia pun sama kecewa dengan Devan namun melihat sifat Devan yang seperti ini membuat Jia enggan untuk berbaik hati .


Jia bukan orang yang baik-baik dan polos-polos sekali hingga harus sedih berlarut-larut


Jia segera duduk bersandar disofa dan mengedarkan pandangannya melihat isi Apartement Devan .


Mata Jia tertegun saat melihat figura foto besar pertunangan dirinya dan Devan yang tertempel didinding , Air mata Jia mengalir meski Jia hendak menahan air matanya untuk tidak jatuh namun Jia tak bisa .


Melihat Jia menangis membuat Devan merasa bersalah , Devan menarik Jia kedalam pelukannya


“Maafkan aku , tak seharusnya aku bertindak seperti itu . Aku hanya kecewa “ ucap Devan


Jia semakin menangis tersedu-sedu


“Bu-kan hanya kau yang kecewa tapi a-aku juga sama kecewanya dengan dirimu “ ucap Jia sesegukan


Jia melepas paksa pelukan Devan


Jia menarik nafas panjang-nya


“Kita batalkan saja pernikahan kita “ ucap Jia dengan satu tarikan nafas .


“Tidak , untuk apa ? Jangan katakan hal seperti itu “ ucap Devan tegas


“Sejak awal kita ingin memajukan pernikahan kita kan karena ada anak didalam perutku , namun kenyataanya sekarang berbalik . Tak ada bayi didalam perutku . Jadi kita batalkan saja pernikahan kita , katakan pada orangtua kita jika Aku belum siap untuk menikah “ ucap Jia sesegukan , air matanya jatuh tak terhenti


Devan pun menangis , ia memohon pada jia untuk tidak membatalkan pernikahan mereka .


Devan memegang dan mencium tangan Jia lembut , air mata Devan jatuh di tangan Jia


“Sayang maafkan aku , jangan batalkan pernikahan kita aku mohon padamu “ pinta Devan terisak


Jia kekeh pada dirinya


“Kita batalkan saja , aku tak ingin kau kecewa padaku “ucap Jia


Devan menggeleng cepat


“Tidak , tidak . Maafkan aku , ini salahku . Aku terlalu bahagia mendengar kabar kehamilanmun hingga aku merasa kecewa pada diriku sendiri karena terlalu banyak berharap . Diumur-ku yang tidak muda lagi tentu saja aku sangat bahagia jika aku memiliki anak “ ucap Devan mencurahkan isi hatinya


“Tapi aku tidak memiliki anak-mu “ ucap Jiamenatap Devan


“Tidak apa jika saat ini belum , memilikimu adalah tujuan awalku . Urusan anak biar tuhan yang berkehendak “ ucap Devan


“Biarkan aku berpikir jalan apa yang terbaik untukku dan untuk kamu . “ ucap Jia


“Aku berharap kamu tidak akan membatalkan pernikahan kita “ ucap Devan


“Kau bisa memundurkan pernikahan kita “ ucap Jia


Devan terdiam dan tidak bergeming , hingga akhirnya Devan meng-iyakan permintaan Jia


“Baiklah , aku akan memundurkannya hingga hari wisudamu “ ucap Devan lesu


“Lebih baik dimundurkan dari pada batal “ batin Devan bersyukur .


...----------------...


SEDIH BANGET😭


Devan sihhh hikzz😭


TO BE CONTINUE JANGAN LUPA LIKE