
Devan telah menyelesaikan pekerjaanya pukul 4 sore waktu Jerman . Salju masih anteng turun semakin deras . Devan meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku , berjam-jam duduk sembari membaca dokumen dan mengotak atik komputernya membuatnya sedikit kelelahan .
Devan memfokuskan matanya kepada Jia yang tengah tertidur cantik .
Devan melamun memandangi Jia yang tengah tertidur selonjoran disofa miliknya “ Cantik banget sih “ gumam Devan
Devan pun merapikan mejanya dan berjalan menuju jiandra yang tengah tertidur pulas .
Devan merapikan rambut jia dan menyelipkannya di telinga Jia .
“Lelahku jadi menghilang lihat kamu tiduran gini “ gemes Devan reflek mencubit pipi Jia gemas .
Jia yang merasa pipinya dicubit pun bangun kelimpungan
“K-kak Devan “ jia terkejut lalu bangun dari tidurnya . Jia terduduk jantungnya berdegup kencang . Kaget rasanya melihat wajah Devan tepat didepan wajahnya
Devan tersenyum kecil
“Aku hanya ingin membangunkanmu , pekerjaanku sudah selesai , mari kita pulang dan berjalan-jalan “ ajak Devan membuat Jia berbinar , jia mengangguk penuh semangat .
Devan segera berdiri disusul Jia yang tak kalah semangat ingin pulang .
“Ayokk “ semangat Jia spontan bergelayut dilengan Devan .
Devan tersenyum bahagia “teruslah seperti ini jangan sampai kamu sadar tanganmu sedang bergelayut pada lenganku “ batin Devan
Mereka turun menggunakan lift petinggi perusahaan . Lift yang dikhususkan untuk CEO dan Head lainnya .
Karena jam ini masih jam kerja , masih banyak karyawan yang kocar-kacir mengerjakan pekerjaanya .
Banyak pasang mata yang melihat Jia dan Devan turun dari lift . Mereka semua menundukan kepalanya kepada sang CEO dan wanita disebelah CEO .
Banyak pertanyaan dibenak seluruh Karyawan . Terutama banyak karyawan wanita yang menatap Jiandra sinis , ada juga yang melihat Jiandra dengan tatapan memuja .
Jiandra tetap memasangkan senyum manisnya kepada seluruh karyawan Devan .
Mereka berdua masuk kedalam mobil , mobil yang telah disopiri oleh Rendy .
“Sepertinya karyawan kakak banyak yang tak suka denganku , mereka pasti berpikir jika aku adalah kekasih kakak , hihi ckck kasian sekali mereka “ Jia ngoceh cekikikan disamping Devan sementara Rendy hanya menjadi pendengar saja sambil menyetir mobil .
Devan menatap Jia dengan senyum mendambanya
“Jangan dihiraukan , mereka tugasnya untuk bekerja , nanti kamu akan lebih sering datang ke kantor , jadi berjalanlah tegap dan hiraukan semua perkataan dan tatapan mereka “ Devan berkata lembut sembari memegang tangan Jia erat
Jia mengernyitkan keningnya bingung
“Siapa bilang kamu akan bekerja ? “
“Lalu ? “ Jia semakin bingung .
“Lihat saja nanti “ goda Devan
“IHHH KAKAKKK “ teriak Jia didalam mobil
Rendi hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku bosnya
“Aku pikir si bos hanya tau bekerja saja , semoga kau bahagia bos “ batin Rendi
Perjalanan meraka cukup memakan waktu yang lama , terhambat oleh badai salju . Sesekali Rendi memberhentikan mobilnya disisi jalan karena jalanan tak terlihat .
“Sepertinya kita akan menunda jalan-jalan hari ini , Badai salju sangat tidak baik untuk berjalan-jalan “ ucap Devan sembari memandang keluar jendela mobil
Jia menghela nafasnya
“Yahhhh “ gusar Jia “sepertinya aku memang sial , liburan cuma 4 hari, 2 hari lagi kita harus balik ke Indo bukan ? Badai Oh Badaii , mengapa kau datang diwaktu yang tak tepat “ oceh Jia membuat Devan tersenyum kecil
Devan menatap dan mengelus rambut Jia lembut
“Berdoalah agar badai berhenti dengan cepat , agar kita bisa berjalan-jalan malam nanti “
Jiandra mengangguk senang
“Janjii ? “ Jia menunjukan kelingkingnya
Devan tersenyum
“Janji deh “ Devan menautkan kelingkingnya dengan kelingking Jia . Sebagai tanda mereka telah berjanji
Rendi hanya melihat dari kaca didepan kemudi lalu tertawa kecil melihat interaksi Devan dan Jia dibelekangnya “Si bos seperti bocah , sepertinya cinta bisa membuat kita hilang akal “
Mereka melanjutkan perjalanan menuju Mansion Devan, mengendarai mobilnya dengan hati-hati agar selamat sampai tujuan .
...----------------...
...Semoga badai salju cepat berhenti , kita akan jalan-jalan sekitar Jerman . Temu Sore nanti 🤗🤗...
...Jangan lupa like,vote ,dan beri hadiah ya , 🤗🤗...