Oh My Man

Oh My Man
Kabar mengejutkan


Keluarga yang tengah berbahagia itu, melanjutkan makan malamnya bersama diselingi canda dan tawa .


Devan dan Jiandra sesekali saling menyenggol kaki mereka dibawah meja . Tersenyum malu-malu membuat orang tua yang melihat ekspresi mereka merasa geli


“Devan-devan seperti bocil saja kamu “ batin papa Mahes cekikikan .


Para ibu dan bapak sengaja tak memergoki Devan dan Jiandra karena mereka tau pasti Jia akan sangat malu .


Makan malam mereka berakhir dengan baik , tanggal pertunangan dua sejoli itu juga sudah ditentukan . Mereka menentukan pertunangan dilaksanakan saat Jia telah menyelesaikan ujian semesternya . Tentu ini semua usul dari Devan .


Lagi-lagi Jia merasa terharu karena Devan sangat mengerti dirinya .


Seluruh rombongan wara-wiri itu telah kembali kerumah mereka masing-masing , tentunya yang pertama kali diantar pulang oleh sang supir adalah Tuan Mahes dan keluarga setelah itu ia mengantarkan sang majikan Papa Kendra dan sekeluarga .


Saat Jia sudah sampai dirumah , Jia tak lupa mengucapkan terimakasih kepada sang supir baru pilihan keluarga Mahes . Dan kalian tau ? Yang menggaji supir itu juga keluarga Mahes . Waww fantastic …


“Terimakasih pak , sudah mengantarkan kami dengan baik “ ucap Jia menunduk .


Sang supir tersenyum senang


“Sama-sama Nyonya “ ucap sopir paruh baya itu .


“Pak tolong panggil nama saya saja , Saya Jiandra bapak bisa panggil saya Jia “ Jiandra mengulurkan tangannya kepada sang sopir .


“Gak enak atuh neng , saya panggil Nona saja kalau begitu ya non . Saya Asep non “ ucap sang sopir


“Baiklah kang Asep , senyamannya saja , kecuali Nyonya , saya masih kecil atuh “ ucap Jia cekikikan .


“Siap non “ kang Asep menampilkan jempol ditangannya .


“Yaudah kang Asep istirahat ya , saya mau masuk kedalam “


“Baik Non ,selamat beristirahat “


“Pantas saja Tuan Mahes dan Nyonya Devya sangat memanjakan dan menyayangi nona Jia . Ternyata dia seramah dan sebaik ini “ batin Kang Asep


Jia menyusul kedua orang tuanya masuk kedalam rumah , sebelumnya mama Sita dan papa Kendra sudah mengucapkan terimakasih kepada kang Asep, karena mereka kenal Asep lebih dulu .


Jia memasuki kamarnya yang masih sama tampilannya seperti saat ia tinggalkan . Bersih dan Wangi .


“Ahh senangnyaaa bisa pulanggg “ gumamnya tersenyum , ia segera masuk ke dalam toilet hendak membersihkan diri . Tak sabar rasanya untuk merebahkan badan yang pegal ini diatas kasur yang empuk.


20 Menit berlalu …


Jia telah memakai piyama kesayangannya , ia sudah bersih dan wangi . Bersiap untuk mengunjungi dunia memipi


Jia segera merebahkan badannya diatas kasur miliknya , ia mengambil ponselnya didalam tas dan segera menghidupkannya karena sebelumnya dipesawat Devan tak memperbolehkan Jia menggunakan ponsel agar Jia lebih fokus kepadanya ( Dasar Devan )


Banyak pesan yang masuk diponselnya Jia .


Salah satunya dari Devan namun, yang menarik perhatiannya adalah pesan dari Tya .


*“Woy kemana aja lu ? Lupa punya temen ha* ? “


*“Jia gue harap lu gak sakit hati ya* “


*“Tya mengirim gambar sebuah undangan* “


Jia awalnya tertawa membaca pesan Tya , namun setelah Jia membuka gambar yang Tya kirim jia kaget membelalakan matanya .


“WHATTTT ? “ teriak Jia .


Gambar tersebut adalah sebuah undangan pernikahan .


...“THE WEDDING OF BRYAN AND DARA” ...


Dan terlihat jelas jika undangan itu ditujukan kepada Tya dan Jia .


Jia segera membalas pesan Tya


“Sorry ya beb , gue habis liburan hahaha lepas suntuk “ sent Jia


“Itu beneran Sumpah Dara nikahhh ? Wahhhhh dia kok gak chat gue sumpah deh kesel “ Sent Jia


Tya membalas Chat Jia kilat


“Iya dia malu katanya ngomong sama lu , jadi undangannya gue yang bawa kita kesana ya “ Tya


Jia membalas pesan itu dengan cepat


“Caelahh ngajak lu? Boros duid gue nanti btw , ngapain malu ? Gue turut bahagia kok, gue pasti dateng tapi kenapa nikahannya mendadak banget? “ sent Jia


“SIALAN LU . Besok kita ketemu , gue ceritain semua “ sent Tya


“Oke boss , besok tentuin tempat ya “ Sent Jia


Saat pesan terakhir terkirim dering ponsel Jia berbunyi , Devan sedang memanggil Video Jia .


“Hallo sayang “ Wajah Devan tersenyum


“Kamu online kok gak balas pesan aku ? “ tanya Devan membuat Jia cengengesan .


Jia menampilakan wajah imutnya membuat Devan gemas .


“Maaf ya sayang , habis bales pesan dari Tya ada kabar hebohhh kamu mau dengar gak yang ? “ ucap Jia menggebu-gebu Devan hanya tersenyum senang melihat wajah yang sangat ia rindukan . Perasaan baru ketemu tadi ya .


“Mauu dong , kabar apa ? “


“Itu Si Dara ngundang aku , Dia akan menikah dengan Bryan lusa “


Devan yang sedang rebahan terlonjak kaget dan segera duduk


“WHATTT ? NIKAHH ? “


“Iya sayang nikah , kenapa kamu yang kaget coba ? “ tanya Jia


“Iya lah sayang aku kaget , aku disalip bocah bau kencur “ cercah Devan membuat Jia tertawa terbahak-bahak


“Hahahaha , sabar ya sayang kita tunangan dulu hehe , kamu temani aku ya nanti “ ucap Jia


“Pasti , nanti aku temani “


Jia mengangguk


“Yasudah kamu istirahat gih , besok kan mau kerja . Aku juga mau tidur ngantuk banget “ ucap Jia


“Masih kangen kamu “


Wajah Jia memerah malu , sebenarnya Jia juga masih rindu Devan namun, mengingat besok Devan akan sibuk jadi lebih baik ia menyurub Devan istirahat .


“Aku juga masih kangen kakak “


“Besok ikut aku ke kantor mau ya? “ ajak Devan


“Jangan ah , nanti aku gangguin kamu ,besok juga aku ada urusan sama Tya mau gibah hahaha sekalian mau tengok Store “ Cercah Jia membuat Devan lesu


“Yaudah deh , yuk tidur . Selamat malam sayang i love you mmuachh “ ucap Devan sembari mencium layar ponselnya


Jia terkikik geli melihat lelakinya


“Selamat Malam juga kak , I love you too “


“Kiss nya mana ? “


“Mmuachh 😘 “ Jia mencium Layar ponselnya membuat Devan gemas


Panggilan Video mereka berakhir .


Senyum kedua pasangan ini tak lepas , mereka pun tertidur di tempat yang berbeda .


“Semoga kamu secepatnya bisa bobo disamping aku ya “ batin Devan sebelum masuk kedunia mimpinya


“Jadi kangen tidur dipeluk kak Devan .. Astagaaa pikiran apa ini ? “ batin Jia sebelum masuk kedunia mimpinya


...----------------...


...Jangan lupa like , comment untuk memeberikan saran, beri hadiah ya seiklasnya kak biar othor semangat nulis🥰🥰🤍...