
Devan mengantarkan Jia sampai depan pintu masuk universitas atas permintaan Jia
“Kak aku turun didepan kampus saja, jangan masuk “
Devan mengerutkan keningnya
“Why? “
“ Hmm aku tak mau jadi bahan gosip teman-teman sekampus , masak Devan Putra Mahes mengantarkan aku Jiandra si manusia biasa “
“Hahahaha , apa bedanya kita sama-sama manusia bukan ? “
“Haiss pokoknya bedaaaa kak , “
“Bilang saja kau takut pacarmu cemburu kan ? “
“Kalau sudah tau mengapa bertanya lagi kak? “ ketus jia
Devan mengerutkan keningnya dan tak menjawab pertanyaan Jia , Devan takut lepas kontrol marah dan cemburu
Devan menghela nafas kasarnya dan diam
Mobil Devan telah sampai didepan gerbang kampus Jia ,
“Terimakasih kak , “
Devan tak menjawab lalu melajukan mobilnya mgebut menuju MHScompany
Jia bingung “ Kak Devan kenapa seperti itu? tak seperti biasanya ,” gumamnya
Diperjalanan Devan mengumpat kesal “SIAL SIAL SIAL “
Ia mengatur nafasnya “Calm down Devan , fokuslah keperusahaan saat ini , haisshh mengapa aku lagi-lagi peduli dengan Jia padahal kan aku ingin menjauh sebentar darinya “
Ia memukul pelan kepalanya
“Tak pernah bisa menahan untuk berjauhan denganmu Biii “ gumam Devan
Sementara Jia clingak clinguk dikampusnya mencari keberadaan Bryan ,
Sesekali Jia menelpon Bryan namun panggilannya di decline .
“Bryan kenapa ya? Dimana dia ? “ batinnya
Jia memilih untuk menghiraukan Bryan sementara waktu karena pelajaran akan segera dimulai , Jia berminat untuk mencarinya nanti setelah selesai semua pelajaran kampusnya .
Hari ini hanya diisi oleh 1 guru saja dan hanya menghabiskan waktu 3 jam didalam kelas . BORING memang tapi lepas Kelas ini Jia dan teman-teman bisnis lainnya bisa langsung pulang .
3 jam telah berlalu , Jia memutuskan untuk menelpon Bryan kembali namun masih tak ada jawaban . Jia nekat untuk pergi ke building kampus sebelah untuk mencari Bryan , karena mereka berbda jurusan
Saat hendak mencari Bryan , tiba-tiba saja Tya datang
“Jiaakkk , mau kemana lu ? “ serunya
“Mau cari Bryan gue , dari kemarin kagak ada kabar, gue telpon di decline mulu “
“Elah paling sibuk , makan dulu yuk kangen gue makan sama elu “
“Hehe next time ya , gue penasaran banget nih pingin tau keberadaan Bryan takut kalau dia kenapa-napa “
“Yaudah sono pergi “ usir Tya
Jia pergi lalu melambaikan tangannya .
“Ada yang gak beres ni sama bocah satu ini, pertama kalinya dia gak mau makan bareng sama gue karena lelaki , apa iya Jia udah bucin sama si buaya tobat , semoga aja sih tobat “ gumam Jia lalu memesan Soto mercon
“Permisi , kamu liat Bryan gak ya ? Anak Komunikasi itu ?
“Oh iya tadi saya ketemu dia ditaman sama pacarnya “
Jia mengerutkan keningnya
“Pacar? “
“Iya pacar , itu mereka lagi ditaman “ orang tersebut menunjuk Bryan yang tengah merangkul seorang wanita
“Terimakasih ya infonya “
Jia menahan air matanya untuk tak jatuh, ia mencoba mendekati Bryan , ia begitu penasaran siapa yang menjadi kekasihnya .
“Sayang apa kau mencintaiku ? “ tanya wanita itu yang tengah duduk disamping Bryan dan dirangkul Bryan mesra
“Tentu saja aku cinta kamu , sangat , karena kau menberikan apa yang aku mau , dan aku akan menjagamu sepenuh hatiku “ ucap Bryan
Wanita itu memeluk pinggang Bryan mesra , dan Bryan mencium kening wanita itu begitu tulus
Jia sudah ada dibelakang Bryan , Jia tak bisa membendung air matanya ketika ia mendengar suara wanita itu sangat ia kenal
“Bryannn , D-d-dara “ ucap Jia
Bryan dan Dara langsung mendelik kebelakang , Bryan dan Dara sangat kaget
“Ka-kalian ngapain ? “ Jia terisak , Jia mendengar semua yang dikatakan Bryan maupun Dara , bahkan Jia melihat kemesraan mereka
“JIAA “ kaget Dara
Bryan langsung terbangun dari duduknya
“Jia , aku bisa jelasin semua “ hendak menarik tangan Jia
Jia segera menghempaskan tangan Bryan
“Tak ada yang kau perlu jelaskan lagi Bry , aku sudah cukup tau , aku cukup mendengar dan melihat , dan kamu Dara , mengapa kau tak bilang padaku jika kau cinta pada lelaki ini? “
“Kamu bisa saja katakan padaku , dan aku pasti akan memilih menjaga perasaanmu dan sekali lagi kau Bryan , kita cukup sampai disini . Meski perasaan cinga untukmu mulai muncul tapi aku bersyukur karena aku belum terlalu mencintaimu kamu jagalah sahabatku “
“Jiaaa “ teriak Bryan kepada Jia yang telah berlari menangis sementara Dara hanya menunduk
“Maafkan aku Jia “gumam Dara
Bryan menarik rambutnya kasar “ Arrghhhh “ teriaknya . Ia pikir berselingkuh dari Jia takkan diketahui siapapun apalagi Bryan dan Dara berjanji akan menjaga rahasia ini namun siapa sangka Jia yang biasanya tak pernah mengunjungi building jurusan lain kini berkunjung untuk mencari Bryan , dan hasil yang didapat adalah Jackpot ia mengetahui kebusukan Bryan
Jia menangis sesegukan . Jia tak sakit hati karena Bryan saja tapi yang membuatnya lebih sakit hati adalah penghianatan Dara , Jia berlari menuju gerbang akhir universitas .
Namun saat ia hendak keluar dari gerbang kampus , Jia tak fokus dan hampir saja ditabrak mobil mewah
“Arghhhhh “ jia berteriak sembari menutup telinganya dengan kedua telapak tangannya dan menutup matanya
Mobil mewah tersebut mengerem mendadak tak mengenai Jia
Jia membuka matanya perlahan , dan Jia masih melihat dirinya masih berdiri dengan tegap artinya ia tak tertabrak .
Jia menghela nafasnya lalu mengusap dadanya
“Terimaksih tuhan “ gumamnya
“APA YANG KAMU LAKUKAN “ suara bariton pria yang sangat ia kenal membuatnya terkaget