
Masih dipernikahan Jia dan Devan 👰🏻♀️🤵♂️
Ribuan undangan tengah bergilir ingin memberi selamat kepada Jia dan Devan .
Jia dan Devan tengah berdiri dan menyalami satu persatu undangan , bahkan mereka akan berfoto ria jika para undangan menginginkannya .
“Selamat Jia akhirnyaaa nikah juga luuu “ ucap Tua heboh
Jia memeluk Tya erat
“Thanks Tya , semangat lu harus jadi pengacara hebat ! “ ucap Jia
“Doain gue jii “
“Selamat Jia , semoga lu selalu berbahagia .. Jaga kesehatan kalau mau tanya soal kehamilan lu bisa tanya ke gue , karna gue lebih berpengalaman “ ucap Dara sedikit terkekeh
Jia sontak tertawaa
“Hahaha terimakasih ya raaa , pasti gue tanya sama lu “
Tya dan Dara mengangguk dan bergilir menyalami Devan dan mengucapkan selamat kepada Devan .
“Selamat jia , semoga kamu selalu berhagia “ ucap Bryan
“Thanks bry , jaga Dara dan anak kalian selalu ya “ ucap Jia tulus
Devan sedikit memanas melihat Bryan menyalami tangan Jia , melihat Devan yang cemburu Bryan segera berdalih menyalami Devan dan mengucapkan selamat pada Bryan .
“Jangan cemburu berlebih “ bisik Jia ketika Bryan , Tya dan Dara telah meninggalkan Jia dan Devan
“Dia memegang tangan istriku “ sungut Devan
Jiandra mencebik Devan
“Dasar tuan cemburuan “
Devan terkekeh mendengar ucapan Jia
“Apa kau lelah ? “ tanya Devan
Jia mengangguk pelan
“Sedikit “ ucap Jia
“Aku akan mengajakmu bertemu seseorang lebih dulu , setelah itu aku akan mengajakmu beristirahat “ ucap Devan menggandengan tangan Jia untuk turun dari panggung pengantin 😁
“Selamat Siang Tuan Nathan dan Tuan Prana “ ucap Devan sopan sembari menggandeng tangan Jia .
Devan yang sebelumnya melihat kehadiran Prana sahabatnya yang tengah berbincang dengan Nathan rekan bisnis yang juga merupakan putra satu-satunya tuan Abraham .
Berkat dukungan Tuan Abraham akhirnya MHS’company bekerja sama dengan Abraham’company dan hal itu membuat Devan dan Nathan menjadi dekat.
“Selamat Devan atas pernikahan kalian “ ucap Nathan menyalami Jia dan Devan
“Jangan panggil saya Tuan jika sedang berada diluar kerjaan “ sambungnya
Devan mengangguk senang
“Baik Nathan , saya ucapkan terimakasih telah mempersiapkan gedung mewah ini untuk acara bersejarah kami “ ucap Devan sopan
“Saya sangat senang jika tempat kami dijadikan tempat bersejarah oleh pengusaha muda dinegeri ini “ goda Nathan membuat Devan tertawa
“Selamat Van , akhirnya lu nikah juga “ ucap Prana
“Thanks na , istri lu mana ? “ tanya Devan
“Kalian saling mengenal ? “ tanya Nathan
“Dia sahabat saya waktu SMP Nat, namun karena dia mengembangkan bisnis keluarganya di Florida jadi kami jarang bertemu “ ucap Devan
“Ohh “ saut Nathan mengerti
“Istri gue lagi disana dengan sekertaris Tuan Nathan “ ucap Prana menunjuk kearah Adeline istrinya dan Ayunda sekertaris Nathan yang tengah berbincang asik .
Ayunda dan Adeline yang melihat Devan dan Jia tengah asik berbincang pun memilih mendekati mereka .
“Tuan Muda Mahes , saya ucapkan selamat atas pernikahan kalian “ ucap Ayunda sopan
“Jangan terlalu formal yun , panggil saya Devan dan ini istri saya Jiandra “ ucap Devan mengenalkan Jiandra
“Saya Jiandra , saya sangat mengaggumi anda Sekertaris Ayunda ! “ ucap Jia berbinar
“Hahaha jangan mengaggumi saya seperti itu , saya hanya manusia biasa “ kekeh Ayunda tersenyum
“Semoga kita bisa menjadi teman yang baik kedepannya “ ucap Jia
“Dan semoga kau segera menyusul kami yun “ sambubg Devan
Ayunda tersenyum tipis dan melirik Nathan yang tengah tertawa disampingnya .
“Selamat untukmu Jia dan Devandra “ ucap Adeline yang sedikit mengetahui Devan dari Prana
“Kau designer Adeline ? “ tanya Jia terkejut setelah melihat wajah Adeline dengan seksama
“Kau benar sayang , dia designer Adeline “ ucap Devan pelan
Adeline mengangguk
“Wahhh , mengapa aku sangat menyukai semua karyamu . Aku kira kau tidak sedang di Indonesia jadi aku mengurungkan niat untuk memakai rancanganmu “ ucap Jia murung
Adeline sontak terkekeh
“Aku akan membuatkan gaun special karyaku ketika kau hamil dan hendak membuat maternity photosoot “
“Benarkahhh ? “ ucap Jia berbinar
Adeline mengangguk senang
“Tentu saja “
Para pria hanya menggelengkan kepalanya melihat ketiga wanita terus mengoceh didepannya .
Mereka melanjutkan perbincangan mereka , berbincang tentang pernikahan dan bisnis .
Jia, Adeline dan Ayudia sontak menjadi akrab bahkan saling bertukar nomor Whatsapp . Jia sangat senang , meski ia lebih kecil dari Adeline dan Ayudia namun Adeline dan Ayudia mampu membuat Jia nyaman ketika bercerita ..
...----------------...
“Apa kau kelelahan ? “ tanya Devan yang melihat Jia bersandar di Sofa kamar hotel
“Sangat lelah , aku ingin berendam air hangat yang “ rengek Jia
Devan sontak terkekeh
“Akan aku siapkan air hangat untukmu“ ucap Devan seraya berlenggang menuju kamar mandi
Jiandra mengangguk dan tersenyum
“Thankss SUAMI !! “ teriak Jia
7 Menit berlalu
“Air sudah aku siapakn nona , silahkan relax didalam air hangat “ ucap Devan sembari melepas jas yang melekat pada tubuhnya
“Terimakasih sayang “ ucap Jia segera bangun dari duduknya , Jia segera berjalan menuju toilet .
Ketika Jia telah berada didalam toilet , ia sedikit kesusahan membuka gaun yang ia kenakan .
“Panggil kak Devan saja kali ya “ gumam Jia
“Sayanggg “ panggil Jia namun tak ada sahutan
“Daddyyyyy “ teriak Jia
“Iyaaa momm “ saut Devan berjalan menuju kamar mandi
“Mau ngajak mandi bareng ? “ tanya Devan yang melihat Jia menyembulkan kepalanya dipintu
“Bantu aku membuka gaun , aku sangat kesulitan “ ucap Jia pelan karena ia merasa malu
Devan menelan salivanya kasar
“Sini aku bantu “ ucap Devan menutupi rasa gugupnya
Jia membuka pintu kamar mandi dengan lebar , membiarkan Devan membuka resetling gaun yang ia kenakan .
Devan membuka gaun Jia perlahan , ketika melihat punggung mulus Jia sontak membuat iman ceteknya kembali goyah , bahkan bagian lain dari dirinya terbangun mengejek dirinya .
“Terimakasih “ ucap Jia ketika ia merasa jika Devan telah membukakan resetling gaunnya
Jia segera mendorong Devan agar keluar dari kamar mandi . Jia membanting pintu kamar mandi sedikit kasar karena ia juga sama gugupnya
“Gue kasih jatah gak ya ? “ gumam Jia bingung
“Gue berpikir sambil berendam aja deh “ sambungnya sembari berjalan menuju bathup didepannya .
Sementara diluar kamar Devan terlihat sangat frustasi , ia berjalan kesana kemari seperti orang kebingungan
“Kira-kira dapet jatah gak gue ya ??? “ gumamnya bingung
“Gini nih gue nyesel kalau udah duluan belah durennya si Jia , malam pertama gini gue bingung sendiri “ gumam Devan
“Tapi gue harus bersyukur karena keperkasan gue Jia sekarang hamil anak gue “ gumam Devan dengan bangganya
“Tapi tetap saja yang ini lagi nuntut “ gumam Devan seraya menatap juniornya tengah terbangun tegap .
Devan mengacak rambutnya frustasi sedangkan Jia tengah asik menikmati sensasi berendam air hangat didalam bathup.
Dapet jatah gak Devan ya ?😂
TBC
JANGAN LUPA LIKE🥰
Kisah Prana dan Adeline 🥰
Kisah Ayudia dan Nathan 🥰
Semua kisah akan aku cicil uplod setelah Oh My Man ending purely 🥰