
Setelah proses kelahiran dari ke-4 bayi kembar Mahfud dan Aisyah. terlihat langkah kaki Firdaus sedikit sempoyongan, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri saat seorang wanita melahirkan. karena Firdaus dan Mahfud bukan seorang Dokter kandungan, hal itu tidak pernah mereka ketahui oleh mereka. namun sekarang mereka benar-benar mengetahui kalau seorang wanita yang melahirkan itu begitu menakutkan.
Tiba-tiba nafas Mahfud dan Firdaus tercekat di tenggorokan. Hal itu membuat kedua pria itu langsung tergeletak di lantai karena pingsan. entah apa yang ada dipikiran mereka, saat melihat perjuangan Aisyah yang melahirkan bayi kembar 4 itu membuat mereka benar-benar sangat syok.
Ruang persalinan begitu heboh, bukan heboh karena Aisyah yang melahirkan bayi kembar 4. Namun karena kehebohan dua Dokter khusus penyakit dalam pingsan saat membantu persalinan. Hal itu membuat Firdaus dan Mahfud benar-benar seperti seorang pria yang tidak punya nyali sama sekali, bagaimana Tidak.. mereka berdua tidak pernah melihat seorang wanita yang melahirkan, namun di depan mereka Hari Ini Mereka melihat Aisyah yang berjuang dengan begitu keras.
2 jam kemudian..
Jonathan dan Firdaus sudah berada di ruangan Rumah sakit, kedua pria itu sedikit tersadar karena Kikan terus mengoceh di telinga mereka. tentu saja kabar mengenai anak Aisyah yang kembar 4 sudah sampai di telinga Jonathan.
Hal itu membuat Jonathan dengan terburu-buru langsung ke rumah sakit sambil mengajak sang istri.
beberapa menit kemudian..
"Ayolah sayang... cepat!" seru Jonathan yang menarik sang istri untuk memasuki ruangan tempat Aisyah melahirkan. langkah kaki pria itu benar-benar sangat terburu-buru karena ingin segera melihat keempat keponakannya itu.
"Jangan terburu-buru Mas, nanti aku kesandung dan jatuh." jawab Lia.
Ternyata Lia sudah mengandung memasuki usia 3 minggu. Hal itu membuat Jonathan benar-benar bahagia, apalagi dia telah mendapatkan kabar mengenai Aisyah yang sudah melahirkan.
Saat sudah sampai di depan kamar Aisyah, terlihat tatapan mata Jonathan menatap Aisyah yang sedang tertidur di ranjang. di sebelah ranjang Aisyah ada kursi panjang yang ditempati Mahfud.
"Suamimu lagi ngapain tidur di sini!" seru Jonathan.
"Dia bukan lagi tidur dia itu lagi pingsan." Jawab Kikan. tatapan mata Jonathan menatap Kikan.
"Kenapa dia pingsan?" tanya Mahfud.
"Sudah nggak usah banyak tanya, kamu ke sini?" tanya Kikan.
"Mau apa, tentu saja mau lihat keponakanku lah..." jawab Jonathan.
"Aisyah... Di mana bayi kecil mu itu?" tanya Lia kepada Aisyah.
"Sebentar lagi dibawa kemari mbak." jawab Aisyah.
Tak lama kemudian 2 ranjang bayi yang berisi 4 bayi itu sudah sampai di kamar Aisyah. tentu saja Jonathan dan Lia begitu senang saat melihat bayi Aisyah sudah terlahir ke dunia ini.
"Ternyata dua cewek dua cowok ya Aisyah."!ucap Lia. Aisyah menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian terlihat pergerakan dari Mahfud. pria itu membuka matanya sembari menatap sang istri.
"Itu sama Mas Nathan sama Mbak Lia." jawab Aisyah.
Saat mendengar nama yang disebut itu nama Jonathan, Mahfud langsung berdiri karena dia belum melihat wajah keempat bayinya malah Jonathan sudah berada di sana.
"Awas Mas, aku aja belum lihat anak-anakku!" seru Mahfud yang kemudian menggeser tubuh Jonathan dan Lia untuk melihat keempat bayinya. ternyata keempat bayi itu berjenis kelamin 2 perempuan dan 2 laki-laki
"2 jagoan papa sama dua wonder woman Papa!" seru Mahfud.
"Enggak usah pakai kata-kata seperti itu kali...udah kuno!" seru Jonathan yang ingin melihat keempat bayi adiknya itu.
"Kau mau apa Mas?" tanya Mahfud.
"Tentu saja mau menggendongnya." jawab Jonathan.
"Jangan, jangan. Aku aja belum menggendong mereka, nggak boleh!" seru Mahfud yang begitu itu egois. ternyata pria itu bisa berbuat seperti itu jika menyangkut istri dan anak-anaknya.
"Lalu aku ngapain dong?" tanya Jonathan.
"Aku gendong mereka dulu, setelah itu kau yang menggendongnya." jawab Mahfud yang kemudian menggendong satu-persatu bayinya. terlihat Jonathan duduk di kursi sembari bertumpang dagu melihat adiknya yang begitu egois.
"Pelit banget sih orang, padahal gue mau gendong." guman Jonathan sembari menatap saudara tirinya itu. kemudian Lia menghampiri Mahfud dan meminta salah satu bayinya untuk dia gendong.
"Bisa aku gendong satu nggak." pinta Lia. pria itu menatap kakak iparnya sembari menganggukkan kepalanya.
"Ini Mbak, dia habis Ku gendong. gendong aja." jawab Mahfud. yang sudah memberikan salah satu anaknya kepada Lia. tentu saja Jonathan sangat iri karena dia benar-benar ingin menggendong keempat bahaya itu malah bayi itu dikasihkan ke.
"Dasar kau adik tidak berperasaan, masa aku minta menggendong anakmu saja enggak boleh!" seru Jonathan yang membuat Aisyah hanya menghela nafasnya.
Hari demi hari akan dilalui Aisyah dengan keempat anak kembarnya, Tentu saja dia akan sangat kerepotan jika harus kemana-mana dengan ke-4 bayi kembar itu.
1 bulan kemudian
Akhirnya Mahfud memutuskan untuk mencari dua baby sister untuk membantu istrinya merawat bayi mereka. sebenarnya Aisyah tidak mau ada orang lain yang ada di rumahnya. namun bagaimana lagi, Mahfud benar-benar tidak ingin melihat istrinya begitu kecapekan saat merawat ke-4 bayi kembarnya. apalagi yang terlihat ke-4 bayinya itu sangat agresif hingga membuat Mahfud memutuskan untuk mencari dua pengasuh bayi.
** bersambung **