MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Aku akan kembali


Di rumah sakit itu Aisyah dan Kikan sudah mempersiapkan segala rencana mereka untuk menjebak Husein KW yang sebenarnya adalah Brian. seorang psikopat yang benar-benar sangat berbahaya.


"Kau sedang apa?" tanya Husein kepada Aisyah.


"Aku sedang melihat data beberapa pasien VIP rumah sakit." jawab Aisyah.


"Memangnya ada apa?" tanya Husein.


"Tidak apa-apa, kelihatannya mereka tidak mengisi formulir dengan benar." jawab Aisyah.


"Oh ya, nanti kamu ke kantin nggak?" tanya Husein.


"Memangnya ada apa?" tanya Aisyah kembali.


"Aku ingin mengajakmu ke kantin jawab Husein boleh jawab Aisyah sembari tersenyum wanita itu benar-benar adalah seorang wanita yang begitu luar biasa.


"Hari ini aku ingin main ke rumahmu, boleh tidak?" tanya Husein kepada Aisyah.


"Boleh, silahkan." jawab Aisyah yang membuat Husein begitu bahagia. pria itu terlihat begitu berbunga-bunga saat dirinya sudah mendapatkan lampu hijau dari Aisyah untuk mendapatkan perhatian dari anak-anaknya.


"Aku sangat senang saat kau memperbolehkan ku berkunjung ke rumahmu dan bertemu anak-anak." terlihat sekali kalau pria itu memang benar-benar ingin mendekati Aisyah bagaimanapun caranya.


"Apa tidak lebih baik Nanti kalau kau ke rumah jangan terlalu malam, karena kalau terlalu malam anak-anak sudah tidur." pinta Aisyah yang membuat Husein menganggukkan kepalanya.


Pria itu sudah menyusun strategi yang luar biasa, tapi malah strategi Aisyah dan Kikan lah yang paling sempurna saat pria itu selalu mencoba untuk mendekati Aisyah.


Malam ini hujan benar-benar ke tempat Aisyah, pria itu sudah berpakaian rapi untuk merebut hati si kembar 4. malam itu di rumah Dokter Syah Husein sudah berada di sana, di sebuah keluarga dan rumah yang begitu luar biasa l.


"Selamat malam anak-anak!" seru Husein kepada ke-4 anak Aisyah.


"Selamat Selamat malam Paman." jawab anak Aisyah yang sudah menyapa Husein. pria itu benar-benar bahagia karena dirinya merasa menjadi bagian keluarga yang ingin dia miliki.


"Sebaiknya segera kita ke ruang makan karena aku dan Mbak Kikan sudah memasak." ucap Aisyah yang yang kemudian dianguki oleh Husein. hari ini Aisyah berdandan sangat cantik, wanita itu harus membuat Husein benar-benar membuka kedoknya.


Di sebuah ruangan Aisyah meminta seseorang untuk membawa seorang pria yang dulu menolong Aisyah, ternyata pria itu dibawa Aisyah ke rumahnya dengan tujuan menangkap basah Husein.


"Terima kasih ya mbak sudah mau mengundang bapak kemari." ucap si penolong bohongan.


Wanita itu menganggukkan kepalanya.


"Udah pak.. duduk aja setelah itu makan yang enak dan istirahat di sini ya." pinta Kikan yang kemudian wanita itu duduk di kursi meja makan.


Husein benar-benar sangat terkejut saat dia melihat orang yang dia suruh untuk menolong Aisyah, wajahnya seketika pucat saat melihat pria itu sudah berada di depan matanya lagi.


"Tidak tahu non." jawab si penolong Aisyah. setelah acara makan selesai Aisyah meminta untuk ke ruangan anak-anak dan ananta anak-anaknya untuk segera berganti pakaian.


Dengan segera Husein langsung menghampiri orang yang dia bayar untuk mengaku sebagai penolong Aisyah. dengan segera pria itu membawa penolong bohongan ke salah satu taman yang ada di belakang rumah Dokter Syah, sedangkan Kikan dan Aisyah nampak mereka berdua menganggukkan kepalanya untuk merekam percakapan mereka berdua.


"Ayo, kita bakal menangkap basah 2 pria Brengsek itu." ucap Kikan yang kemudian menghidupkan salah satu alat perekam yang telah dia taruh di salah satu tempat yang ada di taman belakang. ternyata sebelum Kikan mengiakan Aisyah untuk mengundang Husein.. wanita itu terlebih dahulu menaruh 3 rekaman.


1.di taman belakang


2.di ruang di kamar si kembar


3.di dapur


Ternyata di taman belakang Husein mengajak pria itu untuk berbicara.


"Apa yang kau lakukan disini, Mengapa kau menampakan dirimu lagi!" seru Husein yang begitu marah kepada si penolong palsu.


"Tadi aku tidak sengaja berada di tempat ini." jawab si penolong palsu.


"Apakah kau tidak tahu kehadiranmu ini akan membuat seluruh rencana ku gagal total." jawab Husein.


"Tapi mengapa kau tidak memberikan aku uang lagi sebagai penutup mulut. aku tidak yakin kalau mulutku ini akan tetap diam saat mereka menanyakan sesuatu." ancam pria tua itu kepada Husein.


Tentu saja Husein balik mengancam pria itu,


"Jangan macam-macam, kalau tidak akan kubunuh kau!" bentak Husein.


"Bagaimana kalau aku mengatakan sebuah kebenaran kepada mereka, mengatakan kalau kau lah dalang dari kecelakaan Dokter itu dan istrinya." ucap Pria tua yang membuat Husein benar-benar marah.


"Kalau kau berani melakukan hal itu, maka jangan salahkan aku jika aku akan membuatmu menjadi mayat di tengah jalan?" jawab Husein. si Pria tua yang mengetahui siapa Husein sebenarnya, Tentu saja dia tidak akan kan membuat dirinya dalam bahaya.


"Lihat saja aku pasti akan membuatmu masuk ke dalam penjara." ucap pria tua.


"Coba saja, kalau aku sampai masuk penjara akan kubuat dirimu juga masuk penjara." bentar Husein. rekaman kedua pria itu telah didapatkan oleh Aisyah dan Kikan. tinggal mereka menunggu Mahfud untuk segera cara mengembalikan kondisinya seperti semula.


Berbeda dengan Aisyah dan Kikan, Mahfud kian hari keadaannya kian baik. hal itu membuat Firdaus meminta Mahfud untuk segera membuka kedok Husein, semua bukti telah berada di tangan Firdaus dan sang istri.


"Aku pasti akan membuat pria itu menanggung segala apa yang dilakukan padaku." ucap Mahfud yang sudah memantapkan dirinya untuk memenjarakan saudara kembarnya itu.


** bersambung**