MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU

MENIKAHI PAMAN MANTAN SUAMIKU
Rencana liburan yang gagal


"Selamat pagi!!" seru Mahfud.


"Pagi sayang.." jawab Aisyah.


Tatapan mata Mahfud menatap 2 pria muda yang ada di rumahnya, tak berselang lama ternyata 3 Gadis langsung berada di rumah Aisyah dan 3 Gadis itu kekasih dari Malik, Yusuf dan Raditya.


"Pagi-pagi buta seperti ini kalian Ada apa kesini?" tanya Mahfud kepada kekasih anak-anaknya.


"Assalamualaikum Tante, Paman!!" seru ketiga gadis tersebut dia adalah Shinta, Mila dan Lisa.


"Waalaikumsalam.." jawab Aisyah dan Mahfud.


Tatapan mata Aisyah dan Mahfud saling menatap satu sama lain,


"Kalian pagi-pagi buta seperti ini kesini Memangnya ada apa?" tanya Aisyah.


Kelima kekasih anak-anak Aisyah itu tersenyum sembari menatap kedua orang tuanya.


"Sebenarnya kami pagi-pagi kesini karena Dodi mengatakan kalau kita semua akan berlibur ke Bali!" seru Shanti.


"Bali?" tanya Aisyah.


"Memang Aisyah dan Mahfud berencana untuk berjalan-jalan ke pulau Bali. namun entah apa yang terjadi malah ternyata mereka mengajak sepasang suami istri itu untuk berjalan-jalan ke pulau Dewata. tentu saja hal itu membuat Aisyah dan Mahfud sedikit kebingungan.


"Memangnya Kalian mau jalan-jalan ke Bali sama siapa?" tanya Aisyah.


"Aku telah membeli 12 tiket Bunda, jadi hari ini kita semuanya akan jalan-jalan ke pulau Dewata selama 5 hari!!" seru Dodi.


Mahfud dan Aisyah yang mendengar hal itu, tentu saja mereka berdua sangat terkejut. ingin hati Mereka menolak karena mereka berdua sudah berkeinginan untuk jalan-jalan berdua bukan bersama anak-anaknya.


"Sayang, bagaimana ini..masa kita harus menolak permintaan mereka?" tanya Aisyah.


"Sudahlah sayang, sebaiknya kita ikuti saja permintaan mereka. saat kita di sana kita berpencar aja, jadi kita tidak usah mengikuti kemana arah langkah kaki anak-anak." bisik Mahfud ditelinga istrinya. Akhirnya hari itu Aisyah pergi berlibur ke Bali selama 5 hari bersama anak-anaknya plus para kekasih mereka.


"Ini namanya bukan hanimun Sayang, ini namanya kita lagi sedang melakukan pawai massal.." ucap Aisyah.


"Sudahlah sayang, lain kali kita akan kabur dari anak-anak jadi kita tidak usah bertamasya dengan mereka." jawab Mahfud.


Akhirnya Aisyah mau tidak mau harus merelakan rencana tamasya bersama suaminya kali ini, karena anak-anak nya hari ini memberikan surprise.


Pulau Dewata.


Akhirnya Aisyah dan sang suami mengikuti acara liburan anak-anak mereka.


"Ogah, Mama mau jalan-jalan aja sama Papa.", jawab Aisyah yang kemudian mengajak suaminya untuk berjalan-jalan di sekitar pusat perbelanjaan di kawasan pulau Dewata.


Sekitar 30 menit kemudian Aisyah dan Mahfud menghabiskan waktu bersama, sepasang suami istri itu terasa melakukan perjalanan romantis mereka.


"Kalau seperti ini terasa kita melakukan perjalanan romantis berdua.." ucap Mahfud.


"Kau benar sayang." jawab Aisyah.


"Kau mau makan tidak sayang?" tanya Mahfud yang kemudian mengajak istrinya untuk makan di sebuah restoran. hari itu dihabiskan oleh Mahfud dan Aisyah hanya berdua saja, sedangkan anak-anak Mereka terlihat semuanya bersenang-senang dengan pasangan masing-masing.


"Sayang.. belikan aku perhiasan 1 itu, satu set perhiasanitu dong.." minta Aisyah yang menunjuk perhiasan yang terbuat dari mutiara.


"Baiklah sayang, ambil saja aku akan memberikan apapun untuk mu." jawab Mahfud yang kemudian membeli sebuah perhiasan yang diinginkan oleh istrinya.


Sedangkan di tempat lain terlihat Syahila dan dan Dodi sedang melihat-lihat pakaian.


"Ingat jangan memakai pakaian yang terlalu terbuka sayang!!" seru Dodi.


"Memangnya kenapa?" tanya Syahila.


"Itu tidak baik bagi seorang wanita, bahkan hukumnya haram bagi seorang wanita memperlihatkan auratnya di depan umum selain di depan suaminya." jawab Dodi.


Syahila tersenyum saat mendengar kata-kata yang diucapkan oleh kekasihnya itu,


"Memangnya kamu mau menikahiku?" tanya Syahila.


"Kita itu berpacaran tujuannya untuk mengarungi bahtera rumah tangga, Kamu kira aku berpacaran dengan mu hanya untuk bersenang-senang.." ucap Dodi yang membuat Syahila tersenyum..


"Kalau begitu segera kau lamar aku kepada orang tuaku, karena jika kau terlalu lama bisa-bisa aku akan diambil oleh pria lain.." ucap Syahila yang membuat Dodi langsung melotot.


"Ya tidak bisa begitu dong sayang, Kita itu sudah pacaran Sudah hampir 1 tahun. masa kau mau diambil orang lain!!" seru Dodi yang tidak terima.


"Maka dari itu cepat kau minta orang tuamu untuk melamar ku, jika tidak jangan salahkan aku jika ada orang lain yang melamar ku.. maka aku akan menerimanya!" seru Syahila.


Tentu saja Dodi yang mendengar perkataan kekasihnya seperti itu, pria itu tidak akan membiarkan kekasihnya di ambil oleh orang lain.


"Aku tidak akan membiarkanmu menjadi milik pria lain, karena kau akan menjadi calon istriku!!" seru Dodi.


**bersambung **