LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Pelelangan (2)


Sementara itu, di dalam ruang VIP nomor 3, Tian Lei terus melihat jalannya pelelangan sambil menikmati teh kualitas terbaik yang telah tersedia di atas meja.


Tian Lei meletakkan gelas teh ke atas meja. "Tak kusangka, bocah itu akan sangat dikagumi di wilayah ini..." Ucap Tian Lei.


Dahulu, Tian Lei bertemu dengan orang yang dipanggil sebagai Kaisar 1000 perang saat ia masih bocah berusia 15 tahun.


Kaisar 1000 Perang dulunya hanyalah gelandangan yang selalu meminta belas kasihan di pasar di sebuah kota.


Tapi kemudian diangkat menjadi adik sekaligus murid oleh Tian Lei yang dulu dan akhirnya menjadi Kaisar 1000 Perang yang sekarang.


"Aku benar-benar menantikan pertemuan kita kali ini. Tapi, biarlah takdir yang berbicara..."


.


Setelah barang kedua tadi telah selesai di lelang, orang tua yang ada di ruang VIP nomor 7 tadi langsung bergegas melakukan pembayaran dan pulang menuju kotanya.


Kini, pelelangan yang sebenarnya baru akan dimulai, beberapa pengawal Rumah Dagang Semesta masuk ke dalam aula lelang dan menaiki panggung dengan mengangkat sebuah peti yang panjang tapi cukup ramping yang ditutup oleh kain merah.


Beberapa pengawal itu mengangkat peti ramping itu ke atas meja dan meletakkannya dengan cantik disana.


Juru lelang berjalan mendekati meja lelang dan membuka kain merah yang menutupi peti hitam lalu membuka peti hitam secara perlahan.


Setelah terbuka, semua orang dapat melihat dengan jelas sebuah pedang yang cukup besar dengan aura yang mendominasi.


Bilah pedang itu terlihat sangat merah seperti nyala api, gagang pedangnya berwarna hitam yang sangat serasi dengan bilah perangnya.


"Baiklah. Mungkin kalian telah mendengar beritanya bahwa pelelangan kali ini terdapat sebuah pedang tingkat Suci peringkat rendah yang akan kami lelang. Pedang ini dinamakan Pedang Api Membara yang kami temukan lima tahun yang lalu saat salah satu tetua utama Rumah Dagang Semesta kami sedang berburu harta di pegunungan Roh Hewan Buas...."


"Pedang Api Membara tingkat Suci peringkat rendah ini akan di lelang dengan harga awal Tiga juta koin emas dan kenaikan harga tidak kurang dari 100.000 koin emas..."


Setelah juru lelang selesai mengatakan kata pengantarnya, semua orang menjadi bersemangat.


Ekspresi semua orang benar-benar sangat senang, takjub dan bersemangat setelah melihat artefak Suci secara langsung.


Bahkan sebagian besar orang-orang yang ada di ruang VIP terlihat begitu senang dengan barang yang akan di lelang.


Orang-orang yang ada di ruang VIP menatap pedang di bawah sana dengan tatapan mata tajam, seolah berkata 'akulah yang akan mendapatkan harta ini'.


"3.500.000!..." Kaisar Pedang Hitam menawar terlebih dahulu.


"4.000.000!..." Hong Feng yang dari tadi sama sekali tidak berucap apapun akhirnya mengeluarkan harga dan membuat Kaisar Pedang Hitam marah, tapi apa daya karena itu adalah anggaran terakhir dari Kaisar Pedang Hitam.


"5.000.000!..." Seorang pemuda pada ruang VIP nomor 8 ikut menawar.


"Hei Li, aku tidak sangka bahwa kau juga akan ikut dalam pelelangan ini. Tapi maaf, pedang ini akan menjadi milikku. 6.000.000!..." Hong Feng tidak mau kalah, terlebih lagi karena ia memiliki sedikit permusuhan dengan orang yang ia panggil Hei Li.


"Oh, Hong Feng. Aku tidak kekurangan uang sehingga harus kalah darimu. 7.000.000!..." Ucap Hei Li sambil berusaha memprovokasi Hong Feng.


"Aih, anak muda sekarang ini benar-benar suka mencari musuh. Maaf kalau aku harus ikut campur. 10.000.000!..." Ucap pria di dalam ruang VIP 2 dengan suara yang lembut namun sangat tegas bagi semua yang mendengarnya.


Semua tatapan kini tertuju pada ruang VIP nomor 2, kedua orang yang awalnya hendak bersaing hanya bisa diam karena dana mereka yang terbatas.


Merasa tak ada yang bisa menawar lebih tinggi lagi, juru lelang mulai angkat bicara.


"10 juta! Apakah ada yang hendak menawar lebih? 1... 2... 3... Selamat kepada tamu pada ruang VIP nomor 2 karena mendapatkan Pedang Api Membara..."


Setelah lelang ketiga telah selesai, juru lelang langsung memerintahkan para pengawal tadi untuk kembali mengangkut Pedang Api Membara ke meja pembayaran.


"Lelang hari ini hampir mencapai akhir. Barang yang akan dilelang selanjutnya adalah Pil Jiwa Suci, pil tingkat 7 kualitas tinggi yang pernah dibuat master Alchemist puluhan tahun yang lalu. Ini memiliki kegunaan untuk meningkatkan kekuatan jiwa dari seseorang yang tingkat kekuatan jiwanya berada dibawah Alchemist tingkat 7. Dengan kata lain, ini sangat berguna bagi seorang Alchemist atau yang hendak menjadi Alchemist..."


Semua orang yang melihat itu tampak berbinar-binar.


"Pil tingkat 7 ini sangat berharga. Oleh karena itu, kami tidak akan memberikan harga. Tapi kami akan melakukan sistem barter. Pil tingkat 7 ini akan ditukarkan dengan harta yang setara..."


Begitu Jia Lao menyelesaikan ucapannya, semua orang masih diam karena bingung akan menukarnya dengan harta apa.


Di saat semua orang masih bingung, tamu di dalam ruang VIP nomor 9 mulai menawar.


"Cairan giok agung!..." Suara seorang pemuda terdengar dari ruang VIP nomor 9 dan semua orang melihat ruangannya.


"Suara ini... Apakah itu adalah Ji Xuan? Tuan muda dari Aliansi Alchemist Surgawi?..."


"Kudengar dia sekarang telah menjadi Alchemist tingkat 5. Benar-benar orang yang sangat berbakat..."


"Benar. Aku penasaran, apakah ada yang akan menawar? Secara itu sangat dibutuhkan oleh Ji Xuan..."


Mendengar pujian-pujian itu, Ji Xuan hanya bersikap biasa saja.


"Aku menawarnya dengan Anggrek Bulan! Ini adalah bahan untuk membuat pil tingkat 7!..." Ucap seseorang dari dalam ruang VIP nomor 10.


"Oh, ternyata adalah saudara Feng Xu dari sekte Angin Ganas. Kudengar saudara mulai mempelajari Alchemist beberapa bulan ini. Tapi maaf, saya sangat membutuhkannya. Cairan giok agung ditambah dengan 300 pil kultivasi Immortal!..." Ji Xuan menambahkan tawarannya.


Sedangkan Feng Xu yang ada di ruang VIP 10 menghela nafasnya dan akhirnya berkata dengan pasrah.


"Aku sama sekali tidak bisa lanjut lagi. Mungkin, pil Jiwa Suci akan menjadi milik Saudara Ji Xuan..."


"Terimakasih banyak saudara Feng karena telah memberi saya wajah..."


"Baiklah. Apakah ada yang ingin menawar lagi?.... Karena tidak ada yang ingin menawar, maka saya umumkan pil Jiwa Suci akan menjadi milik..."


"Tunggu! Aku menawarnya dengan Jamur Langit Tujuh Warna, Serbuk Bunga Quangshi dan teratai salju. Selain itu, aku memberikan penawaran ini atas perintah tuan Li Quan peringkat dua pada daftar langit dimurid dalam sekte Naga Biru. Mungkin kalian semua sudah mengetahui bagaimana hebatnya latar belakang Li Quan, bahkan Kaisar 1000 Perang berhati-hati terhadapnya. Jadi, aku mohon untuk memberi saudara Li Quan wajah dan bukankah tawarannya lebih baik?..." Hong Feng angkat bicara dengan memotong perkataan juru lelang.


Mendengar kata Li Quan, Ji Xuan hanya diam, ia pasrah karena ia pernah mendengar bagaimana hebatnya latar belakang dari Li Quan ini, bahkan dulu Kaisar 1000 Perang dikalahkan oleh pengawal dari Li Quan yang hampir mencapai ranah Sovereign.


Bahkan Kaisar 1000 Perang dikalahkan, bagaimana dengan Aliansi Alchemist Surgawi yang hanya kelas 2?


"Baiklah. Karena tidak ada tawaran lain dan inilah tawaran terbaik, maka kami memutuskan untuk memilih tawaran dari ruang VIP nomor 4! Selamat kepada tamu ruang VIP nomor 4 karena mendapatkan pil Jiwa Suci!..."


.


.


.


Pembahasan mengenai Pil:


Pil dibagi menjadi dua jenis yaitu pil umum dan pil khusus.


Pil umum disebut juga dengan pil kultivasi, contohnya adalah Pil kultivasi Immortal, harus diracik dengan bahan utama Rumput Roh.


Pil khusus, terdiri dari berbagai jenis pil tapi setiap jenis memiliki kegunaan khusus masing-masing. Contoh Pil Naga Emas untuk meningkatkan kekuatan fisik. Dan untuk bahan, tidak harus menggunakan rumput roh.


Biasanya, pil kultivasi lebih mudah dibuat dari pada pil khusus. Seorang Alchemist yang bisa membuat Pil kultivasi Immortal kualitas sempurna belum tentu dapat membuat Pil Naga Emas kualitas tinggi, mungkin hanya bisa membuat kualitas menengah atau bahkan rendah.


Sekian terimakasih...


Semoga novelnya bisa dinikmati...