
Setelah tudung jubah si pemuda di turunkan, tampak seorang pemuda tampan dengan rambut hitam kemerahan dan mata merah yang menyala tengah tersenyum dengan santai.
Pemuda tersebut kemudian menoleh ke belakang dan mengacungkan jempolnya ke arah Fang Yuan dengan senyuman. "Bagus sekali kawan. Jika hanya ada dua orang pria di dunia ini, itu pasti kau dan aku..." Ucap pemuda tersebut dengan sok akrab.
Melihat ini, Fang Yuan tampak agak bingung dengan kedatangan tiba-tiba dan sikap sok akrab dari sang pemuda, tapi ia juga agak lega karena ia tahu bahwa pemuda ini ada di pihaknya.
Sementara Fang Yuan dan yang lainnya agak bingung dengan identitas pemuda ini, Zi Bing Yan tampak membelalakkan mata saat melihat wajah pemuda tersebut, saat pemuda ini menoleh ke arahnya dan Fang Yuan.
"Kak Tian Lei?..." Ucap Zi Bing Yan dengan pelan dan Tian Lei tersenyum dengan hangat ke arahnya.
"Lama tak jumpa Zi Bing Yan. Kulihat kau sekarang sudah sangat kuat ya. Aku ingin membuat reuni ini jadi panjang. Tapi..." Tian Lei berbalik dan menatap Ye Hao lagi sebelum ia menyelesaikan perkataannya.
"Tapi tampaknya aku harus menghabisi orang-orang ini dulu..." Lanjut Tian Lei.
Ye Hao menatap Tian Lei dengan dingin. "Kawan, ini adalah masalah internal sekte kami. Siapa kau sampai berani ikut campur urusan sekte kami?!..." Ucap Ye Hao dengan dingin.
Tian Lei tersenyum, ia lalu mengangkat pedang besarnya ke atas pundak nya. "Dengarkan baik-baik! Istana Petir Utara memberi bantuan!..." Ucap Tian Lei dengan keras sampai terdengar ke segala penjuru sekte.
Semua murid yang ada di pihak tetua pertama yang mendengar kata kata Tian Lei segera panik karena pihak musuh telah mendapatkan bantuan dari kekuatan yang setara dengan sekte Es Agung.
Sementara semua murid yang ada di pihak tetua kedua menjadi lebih bersemangat karena mendapatkan harapan.
"Xiao Hong, Ni Xien, Yu'er. Tunjukkan kekuatan kita dan basmi para pengkhianat di sekte Es Agung ini!..." Ucap Tian Lei lagi dengan keras.
"Ya!..." Xiao Hong, Ni Xien dan Yu'er yang telah berpencar segera menjawab dan ikut dalam pertempuran untuk membantu murid sekte Es Agung yang lain.
Setelah ketiga temannya menjawab, Tian Lei tersenyum dan menatap Ye Hao lagi. "Bisakah kita memulai pertarungan yang mudah ini?..." Ucap Tian Lei dengan nada yang cukup sombong.
Ye Hao menggertakkan giginya dan menatap Tian Lei dengan dingin. "Memangnya sudah sehebat apa kultivator Sovereign bintang 6 sepertimu, hah?!..." Ucap Ye Hao dan dirinya beserta keempat temannya melesat ke arah Tian Lei.
Tian Lei menoleh ke belakang dan menatap Zi Bing Yan dengan senyuman. "Bing Yan, bantu si pria sejati ini untuk menyembuhkan lukanya. Sisanya serahkan padaku..." Ucap Tian Lei dan Zi Bing Yan mengangguk dengan yakin tanpa meragukan kekuatan Tian Lei sedikitpun.
Setelah melihat anggukan kepala Zi Bing Yan, Tian Lei kembali melihat ke depan dan melihat kelima orang sebelumnya telah berada di depannya.
Tian Lei memegang pedang besarnya dengan kedua tangan dan mulai menebaskan pedangnya dengan kuat arah Ye Hao dan empat rekannya.
Bang!!!
Sebuah tebasan pedang yang tebal menebas tubuh Ye Hao dan keempat rekannya dan membuat darah mengucur di sana.
Ye Hao dan empat rekannya melompat mundur dan melihat bekas tebasan yang cukup dalam di tubuh mereka.
"Anak ini cukup berkemampuan. Tapi kita takkan kalah! Ayo serang lagi!..." Ucap Ye Hao dan mereka berlima pun melesat ke arah Tian Lei lagi.
Melihat ini, Tian Lei hanya tersenyum, ia memegang pedangnya dengan erat hanya dengan satu tangan dan mengalirkan energi spiritual yang besar pada pedangnya.
Lava mengucur dari garis ukiran lava yang ada di permukaan pedang Tian Lei.
Tian Lei lalu mengangkat pedangnya dan menebaskannya dengan santai ke arah Ye Hao dan yang lainnya.
Naga lava kemudian muncul dan mulai menyerang ke arah Ye Hao dan teman-temannya.
Bang!!!
Keempat rekan Ye Hao berhasil di telan oleh naga lava sementara Ye Hao berhasil selamat, tapi sebagai gantinya, tangan kanannya telah lenyap bersatu dengan lava.
"Ba, bagaimana bisa, bagaimana bisa kau dapat melakukan sebanyak ini hanya dalam satu serangan?!..." Ucap Ye Hao dengan tegang dan panik.
Slash!!!
Tanpa menjawab pertanyaan Ye Hao, Tian Lei segera muncul di dekat Ye Hao dan menebas kepala Ye Hao.
Tian Lei kemudian tersenyum ketika kepala Ye Hao telah tergeletak di jalan. "Entahlah, mungkin karena aku lebih kuat?..." Ucap Tian Lei.
Setelah menyelesaikan urusan yang cukup mudah untuknya, Tian Lei kemudian berbalik lalu berjalan ke arah Zi Bing Yan yang sedang membantu Fang Yuan mengobati lukanya.
Tian Lei berhenti di depan Fang Yuan dan mulai merendahkan tubuhnya dengan duduk berjongkok.
"Maaf aku tidak menggunakan ini sejak awal..." Ucap Tian Lei.
Tian Lei lalu melihat ke arah Zi Bing Yan. "Bing Yan, biar aku mencoba untuk menyembuhkan nya..." Ucap Tian Lei dan Zi Bing Yan mengangguk setuju.
Tian Lei mengeluarkan api hitam di telapak tangan kanannya dan meletakkan telapak tangannya yang terbakar di kepala Fang Yuan.
Wuzz!!!
Api hitam segera membara dan membungkus seluruh tubuh Fang Yuan.
Melihat hal ini, Zi Bing Yan segera terkejut dengan mata melotot. "Kak Tian Lei, apa yang kau lakukan?!..." Ucap Zi Bing Yan dengan rasa terkejut dan tak percaya dengan apa yang di lakukan oleh Tian Lei.
Tian Lei lalu menggeleng. "Tidak apa-apa. Api ini adalah api yang misterius. Ini memiliki kekuatan penghancur juga memiliki kemampuan penyembuhan regenerasi yang luar biasa. Dengan ini, aku yakin luka luarnya akan sembuh dalam beberapa menit. Tapi, aku tak yakin dengan luka dalamnya. Itu cukup parah..." Ucap Tian Lei yang memasang wajah serius dan terus menatap api hitamnya yang membakar Fang Yuan.
"Akhh..." Fang Yuan tampak sedikit mengerang kesakitan. Tapi, luka luarnya yang cukup mengerikan mulai menghilang secara perlahan.
Seperti yang dikatakan Tian Lei, luka luar Fang Yuan telah sembuh dalam beberapa menit, tapi luka dalamnya yang parah tak dapat di sembuhkan oleh api hitam milik Tian Lei.
Tian Lei menarik tangannya dan menghilangkan api hitam dari tubuh Fang Yuan. "Luka dalamnya cukup sulit untuk di regenerasi, jadi hanya ini yang bisa aku lakukan. Dan lagi, kultivasi nya juga terluka. Kau bantu dia menstabilkan kultivasi nya agar dia hanya kehilangan satu atau dua bintang, bukan menjadi orang cacat..." Ucap Tian Lei dan Zi Bing Yan segera mengangguk cepat.
Tian Lei lalu berdiri kembali dan menatap ke arah langit tempat tetua pertama dengan tetua kedua dan yang lainnya sedang bertarung.
Di tempat tetua kedua dan yang lainnya, tampak sekali bahwa tetua pertama cukup kewalahan untuk menghadapi tetua kedua dan tetua yang lain secara bersamaan.
Mereka terus beradu pukulan dan teknik untuk mengalahkan bahkan membunuh satu sama lain. Tapi, tak ada satupun dari mereka yang tumbang sampai saat ini.
Pada saat ini, tetua pertama tengah menghadapi tetua ketiga, tetua keempat dan tetua kelima sekaligus, sementara tetua kedua seperti sedang mempersiapkan sesuatu di belakang.
Pada saat tetua pertama telah mendesak tiga tetua yang melawannya dengan cukup sulit, tetua pertama segera memberikan satu serangan kuat dan membuat tiga tetua harus terdorong mundur ke tempat tetua kedua.
"Tapak Aura Dingin!..." Tetua kedua segera melepaskan serangan yang telah ia persiapkan setelah ketiga rekannya kalah.
Sementara itu, belum lama dengan kemenangan kecilnya, tetua pertama kini telah melihat sebuah telapak tangan aura dingin telah mengarah padanya.
Bang!!!
Tetua pertama yang tak dapat menghindari serangan itu memutuskan untuk beradu kekuatan dan membuat dirinya terpental ke belakang dengan darah yang keluar dari mulutnya.
"Sialan, melawan orang-orang yang memiliki kombinasi yang gila seperti ini sangatlah sulit!..." Ucap Tetua pertama dengan kesal saat dirinya memegang perutnya yang terasa sakit.