LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Jangan remehkan gadis kecil


"Hahaha, apakah sekte naga biru tak ada orang lagi, sehingga membiarkan seorang gadis kecil untuk menghadapi ku?..." Lu Zhun terkekeh saat melihat Ning'er yang telah berjalan di atas Panggung Naga dan Phoenix.


Mata Ning'er yang jernih menatap Lu Zhun yang sombong dengan tenang, ia tidak begitu menanggapi perkataan Lu Zhun dan segera memperkenalkan diri.


"Xie Ningxiang, murid tanpa peringkat meminta bimbingan senior Lu..." Dengan suara dingin yang bersembunyi, Ning'er segera berkata dengan lembut.


Lu Zhun mengangkat alisnya dengan senyuman sombong. "Hah? Apakah pendengaran ku telah rusak? Murid tanpa peringkat juga ingin bersaing denganku? Bahkan peringkat langit ketiga baru saja ku kalahkan. Meskipun dari namamu aku tahu dirimu adalah saint sekte naga biru, tapi kau masih begitu muda, setinggi apa pencapaian yang bisa kau capai saat ini?..." Ucapnya dengan sombong.


"Hahaha! Benar! Bahkan peringkat tiga bisa dikalahkan dengan mudah oleh senior Lu Zhun, bagaimana gadis kecil seperti mu ingin ikut bersaing?..."


Pada saat ini, beberapa murid sekte darah yang ikut meramaikan acara ini segera berpendapat.


Sementara beberapa murid sekte darah ini melakukan kesombongan, di dalam kerumunan ini ada sosok pemuda yang mengenakan jubah hitam.


Senyuman aneh muncul di wajah sosok pemuda itu dan tampak puas ketika melihat Ning'er di Panggung Naga dan Phoenix.


"Xie Ningxiang, kau akan jadi yang pertama..." Gumam pemuda itu.


Sementara di tempat Xiang Shen Yi dan dua sosok lainnya, tampak raut wajah Xiang Shen Yi dan yang lain begitu tegang melihat Ning'er berhadapan dengan Lu Zhun.


Setelah berhadapan secara langsung dengan Lu Zhun, ketiga sosok ini bisa menyimpulkan bahwa gaya bertarung Lu Zhun sangatlah berat dan kasar, ia takkan ragu melakukan apapun dan akan memikirkan resikonya nanti.


Sementara gadis kecil dalam pandangan mereka, yang mereka tahu Ning'er tak pernah muncul dalam pertandingan atau ujian apapun dalam sekte.


Tapi kultivasinya berada jauh dibawah Xiang Shen Yi beberapa bulan yang lalu, tidak masuk akal jika dia bisa melampaui Xiang Shen Yi dalam waktu yang terbilang singkat.


Dengan kesimpulan seperti ini, akan sangat berbahaya membiarkan Ning'er untuk bertarung dengan orang gila di depannya.


Terlebih lagi jika ia terluka, mereka takkan bisa membayangkan bagaimana ledakan yang akan di ciptakan sosok yang masih berlatih di dalam menara.


"Aku beri kau satu kesempatan terakhir, lebih baik mengakui kekalahan dan turun dari arena ini. Aku bukanlah orang yang memiliki belas kasihan pada seorang gadis..." Lu Zhun berkata lagi.


Ning'er menggeleng dan menatap Lu Zhun dengan dingin, ia mengeluarkan pedang panjangnya dan mengarahkannya ke arah Lu Zhun.


"Kau telah menghina sekteku, atas nama sekte ini aku akan menghukum mu dengan pedangku..." Ucap Ning'er dengan dingin, tapi suaranya masih terdengar mungil.


Lu Zhun mengangkat alisnya dengan wajah mengejek. "Ha? Apakah yang barusan itu amarahmu? Kau terdengar seperti seorang gadis kecil yang manja dengan kekasihmu. Hahaha..."


"Masih ingin banyak bicara?..." Ning'er membalasnya dengan dingin.


Lu Zhun mendengus kecil dan menggeleng perlahan dengan senyuman yang masih meremehkan Ning'er karena memang kultivasi Ning'er telah disembunyikan dengan baik.


Tapi, meskipun tersembunyi dan tak bisa dilihat oleh siapapun, Lu Zhun tetap tak begitu waspada karena bagaimanapun Ning'er tetaplah seorang gadis kecil.


Lu Zhun mengangkat wajahnya dan menatap remeh ke arah Ning'er. "Baiklah. Mari kita mulai..." Ucapnya.


Lu Zhun mengangkat tangannya dan memainkan telapak tangannya untuk menantang Ning'er.


"Untuk seorang saint, akan aku berikan keringanan. Karena kau adalah seorang gadis dan aku sangat pantang untuk menyerang wanita, maka akan aku biarkan kau menyerangku duluan..." Ucapnya dengan sombong.


Ning'er memejam dengan dingin. "Sesuai keinginanmu..." Ucapnya acuh tak acuh.


Wuzz!


"Ayo mulai!..." Ucap Lu Zhun dengan senyuman lebar yang bersemangat.


Ning'er membuka matanya perlahan, tatapan matanya tenang tapi sangat mematikan diam-diam mengunci targetnya.


Pedang panjang di tangan Ning'er segera mengeluarkan aura pedang yang sangat menyilaukan bahkan setiap penonton di bawah panggung merasakan silau di matanya.


Bang!


Suara pedang yang jernih menyertai aura pedang yang berlimpah dan tak terbatas saat muncul dan menembus udara.


Aura pedang yang luar biasa murni segera membentuk pedang aura yang tak terhitung jumlahnya, seluruh pedang aura dengan cepat dan ganas segera menembus udara dan membentuk arus deras yang berputar-putar di langit.


Saat ini terjadi, Orang-orang yang awalnya begitu bersemangat dengan pertarungan ini segera diam,terutama kubu dari sekte darah.


Murid-murid yang sebelumnya sangatlah arogan segera terbungkam dan tak bisa berkata apa-apa ketika ini terjadi.


Terlepas dari kedua pihak murid ataupun pihak yang lainnya, wajah seluruh siswa atau tamu terhormat yang lainnya memiliki gambaran kekaguman dan rasa ngeri dengan pedang yang hampir mencapai puluhan ribu.


Tidak ada diantara mereka yang membayangkan bahwa gadis kecil yang sebelumnya diremehkan dan tidak memiliki peringkat apapun akan memiliki kekuatan yang mengerikan seperti ini.


Sekarang seluruh murid sekte naga biru yang menyaksikan ini mengetahui apa alasan Xie Ningxiang tidak mengambil ujian peringkat apapun.


Tentu saja ini untuk bersembunyi!


Bahkan gurunya, Zui Zhang Li juga sangatlah terkejut dengan kekuatan aura pedang yang dikeluarkan oleh muridnya di atas panggung.


Ia mengetahui bahwa Ning'er memiliki bakat yang lebih baik darinya dalam menggunakan aura pedang, terlebih lagi jika tubuh spesial milik Ning'er diaktifkan, maka aura pedangnya akan memiliki energi dingin yang luar biasa.


Tapi, saat ini yang dikeluarkan oleh Ning'er adalah aura pedang yang hebat bahkan tanpa bantuan tubuh spesialnya.


Kekuatan sehebat ini sepastinya hanya bisa dikeluarkan dengan kultivasi yang lebih tinggi.


"Xie Ningxiang tampaknya telah menyembunyikan kekuatannya, bahkan terhadapku..." Ketika melihat kekuatan yang luar biasa ini, Zui Zhang Li segera mengungkapkan pikirannya dengan gumaman.


Zui Zhang Li menggeleng perlahan. "Tidak, jelas sekali saat aku memandunya berkultivasi tiga bulan yang lalu, dia masihlah Immortal bintang 1. Apakah ini bantuan Tian Lei? Lalu berada di tingkat apa Xie Ningxiang sekarang?..." Gumamnya lagi.


Di atas Panggung Naga dan Phoenix, aura pedang semakin melimpah dan pedang aura terus terbentuk hingga terlihat seperti lautan jarum ketimbang lautan pedang.


Saat suasana mematikan ini menghiasi pertarungan di atas Panggung Naga dan Phoenix dan juga setiap sosok tampak menunjukkan kekaguman, raut wajah Lu Zhun segera berubah menjadi tegang.


Tubuhnya sedikit bergetar, namun terlihat dari wajahnya bahwa dia adalah orang yang keras kepala.


Tampak sekali di wajahnya jika Lu Zhun menolak untuk mengakui kekuatan yang dikeluarkan oleh Ning'er adalah kekuatan sejati milik Ning'er.


"Pedang itu... Ini pasti karena pedang itu..." Gumamnya.


Ning'er memejamkan matanya sebentar dan menurunkan pedangnya perlahan, ketika ia membukanya perlahan, tatapan dingin segera tertuju pada Lu Zhun.


"Satu serangan. Aku hanya butuh satu serangan untuk mengalahkanmu..." Ucap Ning'er dengan suara yang lembut.