LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Konflik keluarga Liu dan Chen.


Di suatu tempat yang cukup ramai dengan para pengunjung yang berjalan disekitarnya, ada belasan sosok yang saling berhadapan dengan amarah dan kebencian yang di sembunyikan.


Dilihat dari hal ini, tampaknya ini adalah masalah antara dua keluarga besar yang akan memperebutkan suatu hal.


Di salah satu kubu, tampak Chen Tian dan sosok orang tua disampingnya yang merupakan kakeknya serta ada tujuh sosok di tingkat Xiantian di belakangnya.


Dikubu lain, sosok pria paruh baya yang cukup mirip dengan Liu Bai dengan aura Sovereign bintang 3 tengah tersenyum licik ke arah Chen Tian.


Di belakangnya, ada delapan sosok yang berada di tingkat Xiantian, bahkan salah satu sosoknya hampir mencapai Sovereign.


"Chen Tian, bukankah lebih baik menyerah dan memberikan kepemilikan Lorong Ruang dan waktu ini pada keluarga Liu ku? Lagipula, hanya dengan orang tua Sovereign bintang 1 dan beberapa Xiantian, kau tidak berpikir bisa menghadapiku dengan itu bukan?..."


Mendengar hal ini, Chen Tian tampak sangat marah, rahangnya yang semulanya tak begitu bertenaga, sekarang mulai mengeras dan matanya yang tajam menatap sosok pria paruh baya dengan kejam.


"Liu Mang! Jangan terlalu menindas! Jika ayahku masih disini, apakah kau masih berani bertingkah seperti ini?!..." Chen Tian tampak tak tahan lagi untuk menahan amarah yang telah ia tahan sejak awal.


Saat mendengar kata-kata pemuda di depan sana, sontak langsung membuat sosok yang di panggil Liu Bai tertawa terbahak-bahak.


Dirinya tersenyum dingin dan licik ke arah Chen Tian. "Mungkin benar, aku akan takut jika harus berhadapan dengan rivalku yang telah mencapai puncak Sovereign bintang 3. Tapi, itu tidak mengubah fakta bahwa dirinya sedang tidak ada dan ini adalah kesempatan ku untuk berjaya!..."


Chen Tian menelan ludahnya dengan tegang, saat mendengar kebenaran yang dikatakan Liu Mang.


Pada masa ini, dirinya telah berhasil memulihkan ekonomi keluarga dengan strategi ekonomi yang dimilikinya.


Tapi, pertarungan dengan kekuatan bukanlah bagiannya untuk saat ini.


Apa yang bisa dilakukan ahli Xiantian pada ahli Sovereign?


Bahkan dirinya tak yakin jika ia bisa memotong rambut Liu Mang!


Pada saat ketegangan dirasakan oleh pihak keluarga Chen, sosok yang tampaknya terluka parah dengan tangan kanannya yang telah terpotong segera berlari ke arah Liu Mang dengan menangis tanpa malu.


"Ayah! Ayah!..." Teriak sosok pemuda yang sebenarnya adalah Liu Bai.


Liu Mang yang merasa dipanggil segera menoleh dan betapa terkejutnya dirinya saat melihat anak semata wayangnya itu dalam keadaan yang sangat buruk.


Liu Mang menangkap Liu Bai yang berlari ke arahnya dan dengan panik bertanya.


"Anakku, ada apa? Kenapa kau terluka seperti ini?..."


"Huhuhu, ayah, kau harus membalaskan dendam ku. Aku benar-benar kesakitan ayah..." Ucap Liu Bai yang terus menerus menangis.


Wajah Liu Mang segera serius dan mengangguk pada anaknya. "Iya, ayah akan membalaskan dendam mu. Sekarang, katakan. Siapa yang berani mengambil tangan dari putra tersayang ku?..."


Mendengar ini, Liu Bai tampak lebih baik, dirinya menghapus air matanya dan ingusnya yang keluar.


"A, ayah. Sebenarnya, yang melukaiku adalah Chen Fei'er dan kekasih gilanya!..." Ucapnya dengan keras sambil menunjuk ke arah keluarga Chen yang semakin menegang karena hal ini.


Dengan wajah yang tegang, Chen Tian maju selangkah dan berusaha untuk berbicara.


"Liu Bai, bagaimana bisa adikku melukaimu? Dia bahkan tak berlatih kultivasi dan hanya memiliki keahlian di bidang alkemis. Lalu, apa kau bilang? Kekasih? Ia selama ini selalu berada di rumah, bagaimana bisa memiliki kekasih?..." Ucapnya dengan tegang.


Ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk di hadapi!


Liu Mang menatap Chen Tian dengan dingin, dirinya maju beberapa langkah setelah ia memberikan anaknya untuk diurus salah satu tetua.


"Bahkan, jika yang dikatakan anakku adalah salah, keluarga Chen akan berakhir hari ini!..." Ucapnya dengan rahang yang mengeras.


Aura kuat mengalir di tubuh Liu Mang, kekuatan yang berlimpah dengan hukum Sovereign segera berkumpul di telapak tangannya.


Dalam satu gerakan, Liu Bai mengangkat tangannya dan memajukannya untuk menciptakan serangan yang kuat ke arah Chen Tian.


Chen Tian dengan cepat mengeluarkan tombak miliknya dan dibantu oleh para tetua juga oleh kakeknya untuk menahan serangan yang sebenarnya mustahil untuk mereka tahan.


Semua tetua keluarga Chen mengeluarkan kekuatan penuhnya, begitu juga dengan Chen Tian dan kakeknya Chen Lao.


Melihat pertarungan yang akan menyebabkan kehancuran ini, semua orang yang berada di sekitarnya segera melarikan diri, termasuk para pedagang.


Mereka tak memperdulikan lapak dan barang dagangannya dan segera pergi dari tempat tersebut.


Bang!!!


Kekuatan penuh keluarga Chen berhadapan dengan kekuatan telapak tangan Liu Mang, hingga menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat.


Pihak keluarga Chen segera terdorong Karena kalah dan hampir semuanya mendapatkan luka dalam.


Melihat kekalahan ini, Chen Tian kembali berdiri dan meluapkan seluruh kekuatan dalam tubuhnya.


"Liu Mang!! Aku akan bertarung sampai mati denganmu!!!..." Ucapnya dengan keras.


Melihat hal ini, Liu Mang tersenyum dengan raut yang bersemangat.


"Hahaha! Ayo! Ayo buktikan bahwa kau adalah anak dari sang Tangan Api Matahari!!..." Ucap Liu Mang dan dengan cepat mengeluarkan kekuatan yang lebih dahsyat dari yang sebelumnya.


Sebuah telapak tangan yang terbentuk dari energi spiritual segera bergerak ke arah Chen Tian.


Menanggapi hal ini, Chen Tian segera memegang tombaknya dengan erat dan menembakkan kekuatan yang besar dari sana.


Kekuatan yang dikeluarkan Chen Tian berhadapan dengan telapak tangan Liu Mang tapi menghilang begitu saja bahkan sebelum menyentuhnya.


Dalam hal ini, Chen Tian hanya bisa pasrah dengan kekalahannya dan hanya diam ditempanya.


Ini karena dirinya telah mendapatkan tekanan yang diberikan oleh telapak tangan Liu Mang.


Melihat patriak muda mereka yang dalam bahaya, semua tetua segera bergerak untuk berdiri di depan Chen Tian untuk melindungi Chen Tian, bahkan saat mereka sedang memiliki luka dalam.


"Haha, sungguh keluarga yang menakjubkan..." Sosok dari kejauhan berkata pelan saat baru saja melihat adegan ini.


Ctek!