
Setelah Tian Lei keluar dari menara Naga Biru, dia mendapatkan informasi bahwa sekte darah telah musnah di tangan Kaisar Perang dan para pengikutnya.
Meskipun sebenarnya dirinya sudah mengetahui kebenaran ini karena dirinya terhubung dengan tubuh bayangannya, tapi Tian Lei tetap antusias dengan berita itu dan menampakkan keterkejutan yang palsu.
Banyak yang bertanya-tanya pada Tian Lei mengenai dua sosok yang sangat mirip dengan dirinya yang muncul di acara pertemuan.
Tian Lei dengan tenang menjelaskan bahwa sebenarnya itu adalah kiriman dari pendiri sekte naga biru yang telah ia temui di puncak menara.
Karena dirinya secara langsung di bina oleh leluhur pendiri, maka Leluhur pendiri tak ingin fokusnya terbagi sehingga leluhur pendiri mengirimkan dua sosok yang menyerupai dirinya untuk membantu sekte mengambil kehormatannya kembali. Ini adalah penjelasan yang diberikan Tian Lei pada setiap orang.
Tapi, meskipun begitu, para tetua senior, patriak, dan Ning'er sama sekali tidak mempercayai ini. Namun, patriak dan kedua tetua senior tak ingin memperpanjang dan memendam rasa penasaran dihati.
Sementara untuk Ning'er, Tian Lei secara pribadi memberikan penjelasan sebenarnya bahwa kedua sosok itu adalah kemampuan dari sebuah teknik dewa yang ia miliki.
Setelah memberikan penjelasan yang panjang pada Ning'er, Tian Lei secara pribadi mulai membina kultivasi Ning'er.
.
Dalam tiga bulan ini, Tian Lei secara tertutup melatih Ning'er dengan baik dan memberikan sumberdaya yang ia punya untuk meningkatkan kultivasi Ning'er secepat mungkin.
Selain membina Ning'er, Tian Lei juga memberikan semua pil tingkat 7 dan 8 yang ia miliki pada semua ahli Xiantian Istana Kaisar Perang dan Sekte Naga Biru.
Ini bukan berarti semua sumberdaya itu tidak berguna lagi untuknya, tapi karena dirinya akan meninggalkan kedua kekuatan ini, maka dia harus memperkuat kedua kekuatan ini sebisa mungkin.
Ini karena dirinya berniat membawa keluarga Tian dan Xie untuk menempati masing-masing kekuatan.
Dengan meningkatnya kedua kekuatan, yakni Istana Kaisar Perang dan Sekte Naga Biru, keamanan keluarga Tian dan Xie akan lebih terjamin.
Di dalam kediaman puncak yang dimiliki oleh Ning'er, Tian Lei tampak berdiri di depan Ning'er yang sedang berkultivasi.
Aura yang dikeluarkan dari tubuh Ning'er sangat berbeda bahkan berbeda jauh dari tiga bulan yang lalu.
Kultivasinya sekarang telah berada di Xiantian bintang 1 dan bisa kapan saja untuk memasuki Xiantian bintang 2.
"Tanpa adanya aura dingin yang kuat, kecepatan kultivasi Ning'er hanya akan seperti biasanya saja. Tubuh Dewi Es Suci dan Spirit Es Suci harus memiliki energi dingin yang mendukung baru bisa melakukan peningkatan besar-besaran. Tampaknya hanya bisa mengandalkan Lembah Es Abadi milik Sekte Es Agung di Zhongjian..." Ucap Tian Lei saat pandangannya menyapu aura yang terpancar di tubuh Ning'er.
Sementara itu, di langit di atas kota yang ditempati para murid dalam sekete Naga Biru, tampak pusaran ruang yang sangat besar terbentuk.
Semua tetua segera menanggapi fenomena ini dengn serius dan dengan sigap segera melakukan evakuasi terhadap para murid untuk mengosongkan kota sebisa mungkin.
Dari kejauhan yang sangat jauh, semua murid dan tetua sekte Naga Biru dapat dengan jelas merasakan adanya energi mengerikan yang bersembunyi di dalam pusaran ruang.
Fenomena ini sangat mengerikan sampai-sampai memiliki kemungkinan bahwa yang akan keluar adalah monster mengerikan.
Tapi, yang mereka tidak tahu adalah dua sosok yang akan keluar dari dalam pusaran ruang itu berkali-kali lebih mengerikan dari monster mengerikan yang mereka maksud.
"Patriak, energi mengerikan macam apa ini?..." Salah satu tetua tak tahan untuk tidak bertanya setelah merasakan sesak di dadanya.
Bahkan jika dirinya mengatakan pada semua sosok di belakangnya untuk tidak khawatir, aura yang terpancar dari dalam pusaran ruang masih sangatlah mengerikan.
Akan sangat bohong jika dirinya mengatakan untuk tidak khawatir pada semua orang, sementara hatinya sedang bergetar karena pertama kali merasakan ketakutan yang mendalam.
Di dalam kediaman Ning'er, Tian Lei duduk bersila dengan mata yang terpejam tenang.
Dirinya kemudian mulai membuka matanya perlahan setelah merasakan dua aura yang berbeda menjadi satu dari arah kediaman para murid.
Meskipun ini sudah sangat lama, tapi Tian Lei masih bisa mengingat aura yang terpancar hingga ke tempatnya saat ini.
Ini adalah aura dari Iblis Hitam dan Iblis Putih yang pernah ia kalahkan hanya dengan satu tamparan dalam perang terakhir yang merenggut nyawanya.
Tian Lei dengan tenang mengeluarkan sebuah giok penghubung dan segera mengucapkan pesan yang akan dikirimkan.
"Xiao Hong, kudengar bahwa Xiao Bai telah menembus Sovereign satu bulan yang lalu. Kalian berdua kemarilah, aku akan melatih kalian dalam Pertarungan yang sebenarnya..." Ucap Tian Lei dan dengan cepat memecahkan giok penghubung untuk mengirimkan pesan.
Tian Lei melihat ke arah Ning'er yang berkeringat saat masih dalam pemeliharaan kultivasinya.
"Ning'er, aku akan pergi sebentar..." Ucapnya dan menghilang dari tempatnya setelah di telan oleh pusaran ruang.
Di kejauhan dari pusaran ruang gelap di langit, para tetua berkumpul di daratan dan dilangit di depan para murid untuk melindungi semua murid sekte naga biru.
"Para tetua! Gunakan kekuatan penuh dan gabungkan untuk membentuk penghalang yang kuat!..." Zui Zhang Li memberikan perintah dengan suara yang lantang.
Semua tetua mengangguk dalam keseriusan dan mulai mengeluarkan energi spiritual besar-besaran dari dalam tubuh masing-masing.
Tepat pada saat penghalang akan terbentuk dan melindungi semuanya, sebuah portal ruang yang lain terbentuk di dekat mereka.
Melihat adegan ini, raut wajah setiap sosok agak tegang karena baru beberapa saat setelah kemunculan portal Dengan energi mengerikan, bagaimana mungkin yang lain akan menyusul juga? Bahkan dengan portal yang pertama, mereka sudah dipastikan akan binasa. Jika portal ini kiriman kedua dari musuh, maka dalam hal ini musuh benar-benar berlebihan.
Tapi, beberapa saat setelah wajah mereka menegang, mereka kemudian terlihat cerita karena yang mereka lihat yang keluar dari portal terakhir bukanlah musuh, melainkan adalah Raja Suci mereka, Tian Lei.
Tian Lei menatap semua orang yang masih panik dengan senyuman samar. "Para tertua, jangan khawatir. Masalah ini aku dan saudaraku yang memulai. Jadi, kami yang akan mengakhirinya..." Ucap Tian Lei dan berbalik untuk melihat pusaran ruang gelap di langit.
Kata-kata ini bukanlah kebohongan, dirinya mungkin saja berada di ranah Sovereign bintang 2 sementara dua orang yang akan datang adalah Sovereign bintang 6, tapi potensi asli dari teknik Dewa yang ia miliki bisa ia keluarkan saat ini karena telah mencapai Sovereign.
Juga, meskipun teknik Peningkatan Tubuh Kaisar Langit sama sekali tidak bisa ia gunakan lagi untuk saat ini, karena Peningkatan Tubuh Kaisar Langit terbuka saat dirinya mencapai Mahayana dan akan tertutup saat dirinya mencapai Sovereign.
Tapi, dia masih memiliki teknik tingkat Dewa yang bisa meningkatkan kekuatannya secara sementara layaknya Peningkatan Tubuh Kaisar Langit dan teknik ini hanya bisa digunakan saat mencapai Sovereign.
Hanya saja, teknik ini tidak meningkatkan kultivasi secara sementara, tapi meningkatkan kekuatan berkali-kali lipat dari aslinya.
Teknik ini adalah Amukan Energi Sembilan Surga.