LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
LJSA_Chapter 185


"Hei ikan-ikan kecil. Cepat katakan siapa yang membunuh adik seguru kami? Jika kalian mengatakannya, kami akan membunuh kalian tanpa siksaan sedikitpun..." Ucap Iblis Putih dengan sombong.


Tian Lei tersenyum tipis ketika mendengar ini. "Kalian berdua majulah..." Ucap Tian Lei dan kedua saudaranya mengangguk.


Kaisar Perang dan Xiao Bai segera terbang dengan cepat untuk naik dan mendekati kedua sosok mengerikan di atas langit.


Ketika keduanya naik, seluruh tetua mulai beterbangan untuk menyusul. Melihat hal ini, Tian Lei mengangkat tangannya untuk menghentikan para tetua.


"Para tetua. Jangan khawatir, kalian tidak usah ikut campur. Jika kalian ikut campur, itu hanya akan memberikan korban jiwa saja..." Ucap Tian Lei dan semuanya menghela nafas dengan pasrah bersyukur mengangguk.


Ketika melihat Kaisar Perang dan Xiao Bai yang telah berada tak jauh di depan mereka, Iblis Putih dengan sombong menatap dan mulai berkata.


"Oh? Jadi kalian memutuskan untuk melawan?..." Ucap Iblis Putih meremehkan.


Dengan wajah serius, Kaisar Perang segera membalas. "Kami akan membunuh kalian disini!..."


Iblis Putih tersenyum remeh. "Hahaha, membunuh kami? Hanya dengan Sovereign bintang 1?..."


Kaisar Perang tampak kesal sampai hidungnya berkedut, dirinya menyipitkan matanya. "Xiao Bai, tak perlu berlama-lama lagi! Ayo serang!..." Ucapnya dengan marah dan Xiao Bai mengangguk.


Kaisar Perang dan Xiao Bai dengan cepat melesat ke arah Iblis Hitam dan Iblis Putih.


"Aku hadapi yang rambut merah, kau hadapi yang rambut putih!..." Ujar Iblis Putih dan segera melesat menuju ke arah Kaisar Perang.


Bang!


Keduanya beradu serangan pergelangan tangan dan tampaknya tak ada dampak berarti diantara keduanya.


Iblis Putih tersenyum. "Kau lumayan juga..." Ucapnya dan segera menendang perut kaisar perang.


Kaisar Perang yang menyadari itu segera menyilangkan kedua tangannya dan menahan serangan itu.


Buak!


Kaisar Perang ditendang jauh ke udara dan dirinya segera berhenti untuk menatap Iblis Putih.


"Sialan, hanya dengan tendangan ini saja aku hampir cedera berat..." Gumam kaisar perang.


"Tak ada pilihan lain..."


"Tombak Guntur Ungu!..."


"Singa Guntur Ungu!..."


Bang!


Guntur Ungu menyambar Kaisar perang dari langit dan membentuk sebuah tombak ungu di tangannya serta Singa Guntur Ungu yang besar mulai memadat di belakangnya.


"Singa Guntur Ungu! Perubahan Zirah Singa Guntur Ungu!..."


Setelah kata ini terucap, Singa Guntur Ungu mulai pecah dan berlahan membentuk sebuah zirah yang sangat kuat yang secara alami terbentuk dari Guntur Ungu.


Zirah Singa Guntur Ungu kemudian mulai pecah juga dan bergerak untuk membungkus tubuh Kaisar perang.


Setelah semua bagian zirah telah terpasang sempurna, kekuatan dari Kaisar perang meningkat beberapa kali lipat.


Iblis Putih menyipit dan tersenyum. "Haha, kekuatan itu mungkin hebat. Tapi, dengan itu kau hanya bisa bersaing dengan Sovereign bintang 3. Itu masih berbeda jauh denganku..." Ucapnya dan melesat ke arah Kaisar Perang.


Kaisar Perang dengan cepat mengangkat tombaknya dan mulai menyerang iblis putih.


"Tombak Naga Guntur Ungu!..."


Seekor naga guntur Ungu mulai terkondensasi dan akhirnya bergerak menyerang Iblis Putih.


Iblis Putih tersenyum dan sebuah energi iblis putih melapisi tangan kanannya.


"Tapak Yang Pembunuh Dewa!..."


Iblis Putih memajukan telapak tangannya dan energi iblis putih mulai memadat lalu membentuk sebuah telapak tangan putih raksasa.


Bang!


Kekuatan keduanya saling bertabrakan dan akhirnya Kaisar Perang terdorong puluhan meter ke belakang.


"Heh, apakah itu serangan terkuatmu?..." Iblis Putih mendengus dengan sombong dan membuat hidung kaisar perang berkedut karena kesal.


Sementara itu, Iblis Hitam dan Xiao Bai saat ini juga sedang beradu pukulan di atas langit.


"Jika aku tidak salah, seharusnya kau adalah hewan buas yang bertransformasi, bukan?..." Iblis Hitam berkata dengan datar ketika dirinya masih membuat Xiao Bai kewalahan dalam adu pukulan.


"Bukan urusanmu!!..."


Xiao Bai mengamuk dan mengeluarkan aura dingin yang luar biasa dari dalam tubuhnya.


Ratusan paku es mulai terbentuk di langit dan segera menyerang Iblis Hitam secara membabi buta.


Serangan ini meskipun terbilang lemah bagi Iblis Hitam, tapi sangatlah menjengkelkan karena bagaikan ribuan anak panah yang tak ada habisnya.


Karena dirinya sudah lumayan kesal, Iblis Hitam mengeluarkan aura iblis hitam dari dalam tubuhnya.


Aura hitam ini segera menyapu bersih semua paku es yang dibentuk oleh Xiao Bai dan segera mendorong Xiao Bai untuk mundur.


Ketika mengambil langkah mundur, tubuh Xiao Bai menguapkan kekuatan roh dan roh dari Dewa Serigala Putih segera muncul di belakangnya.


Dengan matanya yang telah berubah menjadi merah dan ada simbol mahkota emas di dahinya, kekuatan Xiao Bai meningkat dengan cepat bahkan melebihi Kaisar Perang.


Xiao Bai dengan kejam menatap Iblis Hitam yang menatapnya dengan dingin dan memajukan kedua tangannya sebelum dirinya berteriak dengan keras.


"Roh Dewa Serigala Putih! Serang!..."


Roh Dewa Serigala Putih yang ada di belakang tubuh Xioa Bai segera membuat gerakan ketika menerima perintah dari tuannya.


Roh Dewa Serigala Putih segera berlari di udara dengan ganas menyapu angin yang berhembus.


Melihat adegan ini, Iblis Hitam tampak tersenyum dingin. "Menarik..." Gumamnya dan mengangkat tangan kanannya.


Energi gelap mulai berkumpul di tangan kanannya dan perlahan mulai memberikan kekayaan pada energi gelap.


"Tapak Yin Pembunuh Dewa!..."


Tapak tangan hitam yang sangat mengerikan terbentuk dan segera berhadapan dengan Roh Dewa Serigala Putih.


Bang!!!


"Huack!..."


Tepat saat keduanya beradu di udara, Ledakan dahsyat terjadi dan melukai Roh Dewa Serigala Putih.


Hal ini pun membuat luka dalam di tubuh Xiao Bai dan Xiao Bai segera memuntahkan darah.


Disaat melihat adegan ini, Tian Lei menggeleng pelan dengan senyuman.


"Tampaknya sudah cukup..." Gumamnya dan dia segera menjentikkan jarinya.


Ctek!


Saat jentikan jari terdengar, ada dua portal ruang yang terbentuk, masing-masing mereka berada di belakang Kaisar Perang dan Xiao Bai.


Dalam satu tarikan nafas, kedua sosok yang telah kalah ini segera di telan masuk oleh portal dan berpindah di belakang Tian Lei.


"Bagaimana rasanya?..." Tian Lei bertanya pelan.


Kaisar Perang menggertakkan giginya dan mengepalkan tangannya dengan kesal. "Mereka sangat kuat. Tapi, jika aku bisa menembus Sovereign bintang 4, aku takkan kalah dari mereka..."


Tian Lei melirik Xioa Bai yang hanya diam untuk menahan luka dalam. "Xiao Bai, apakah melukai Roh Dewa Serigala Putih dengan serius?..."


Xiao Bai menggeleng. "Tidak terlalu parah, hanya memerlukan beberapa waktu mungkin akan segera sembuh. Aku hanya belum bergabung sepenuhnya dengan roh ini. Jika aku telah bergabung secara utuh, kultivasi ku akan meningkat dengan cepat seperti manusia jenius kebanyakan. Bahkan, kemungkinan diriku akan mendapatkan suatu warisan..." Ucapnya.


Tian Lei mengangguk. "Baguslah. Kalau begitu, kau harus menjaganya dengan baik..."


Tian Lei yang semulanya duduk bersila segera berdiri. "Sekarang, aku akan memperlihatkan bagaimana kekuatan seorang Sovereign yang sebenarnya..." Ucap Tian Lei dan melesat dengan cepat ke arah Iblis Hitam dan Iblis Putih.


.


(maaf kalo chapter yang ini mungkin sedikit tidak memuaskan, karena jujur sulit membuat pertarungan 2 vs 2 dalam satu waktu.)