LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kaisar Tiandi


Jenderal iblis di udara tampak mengangkat kepalanya dengan marah ketika suara tersebut terdengar dari langit. "Kau?!... Setelah ratusan tahun akhirnya kau keluar?!!..." Tanya Jenderal iblis dengan amarah yang membara yang terlihat di wajahnya.


"Haha, aku lupa bahwa masih ada tiga jenderal iblis yang tersisa di alam langit gelap ini. Sedang aku melupakan keberadaan kalian, kalian masih mengingatku, ini benar-benar hal yang indah..." Ucap suara dari langit dengan santai dan langit gelap kini mulai bergemuruh.


Ketika suara kuno yang mengerikan terdengar di langit yang luas, getaran yang hebat juga mengikutinya, baik itu guncangan di langit ataupun guncangan di daratan.


Bersamaan dengan fenomena yang terjadi di langit dan bumi ini, langit kini mulai mengeluarkan cahaya ungu gelap dan membentuk sebuah pusaran ungu besar.


Kemudian, cahaya ungu gelap menembak suatu udara dan mengumpulkan banyak cahaya ungu gelap di sana.


Cahaya ungu gelap kemudian membentuk suatu tubuh dan membangun tubuh manusia yang utuh.


Dalam beberapa waktu yang sangat singkat, sosok pria paruh baya yang tinggi dan gagah muncul dari cahaya ungu gelap yang pecah bagaikan kaca.


Ketika sosok ini muncul, ia menurunkan pandangannya ke bawah untuk melirik Tian Lei dan Sun Tian yang telah pulih di daratan.


Kemudian matanya beralih dan menatap sosok jenderal iblis yang marah dengan tatapan datar.


Ketika wujud dari sosok ini terlihat dengan jelas, ia menunjukkan wajah pria paruh baya yang cukup tampan dengan daya tarik yang unik.


Rambut hitam panjangnya mencapai bahu dan matanya menunjukkan tatapan ungu gelap yang kejam dengan kebijaksanaan yang jauh melampaui Xuanming Xiangshen.


Pria tinggi dengan tubuh yang ideal ini tampak menyilangkan kedua tangannya yang berotot di depan dada dan menunjukkan senyuman ramah untuk menyembunyikan sebuah teror ketika ia menatap jenderal iblis.


Tanpa mempertanyakan langsung mengenai identitas pria paruh baya di langit, Tian Lei telah mengonfirmasi dengan pasti mengenai identitas nya.


Dari auranya yang sama dengan tubuh Kaisar Langit, sudah sangat jelas bahwa sosok ini secara alami adalah Kaisar Tiandi!


"Tak disangka ini sudah seribu tahun ya? Pewaris ku benar-benar telah datang..." Ucap Kaisar Tiandi dengan senyuman. Meskipun ini terdengar lembut, tapi jenderal iblis yang mendengarnya cukup untuk menganggap ini sebagai sebuah teror.


Jenderal iblis tidak dapat menahan dirinya untuk menelan ludahnya dengan tegang dan rahangnya mengeras ketika ia melihat ke arah Kaisar Tiandi yang membawa teror untuknya.


"Hei bajingan! Jangan keluarkan senyuman menjijikkan itu lagi! Apakah kau masih bisa tersenyum setelah bermain-main dengan kami selama sepuluh ribu tahun ini?!..." Jenderal iblis dengan ragu mulai menghilangkan ketakutannya sedikit demi sedikit setelah melihat senyuman yang dikeluarkan oleh Kaisar Tiandi.


Senyuman itu sama dengan senyuman yang ia keluarkan setelah mempermainkan keberadaan jenderal iblis lain yang dulunya masih ada di alam langit gelap ini.


Ya, dahulu terdapat sepuluh jenderal iblis yang tersegel di bawah tongkat besar dan ketujuh jenderal iblis lainnya telah lenyap setelah menemani Kaisar Tiandi 'bermain' dalam rasa bosannya selama beribu-ribu tahun ini.


Setelah mendengar kata-kata jenderal iblis tersebut, Kaisar Tiandi masih tersenyum dengan alisnya yang terangkat. "Ho? Jika kau berkata seperti itu, aku bisa di tuduh sebagai penjahat loh..." Ucapnya dengan lembut.


Kaisar Tiandi kemudian mengeluarkan tatapan dingin untuk menatap jenderal iblis di udara yang lebih rendah. "Dan lagi, melenyapkan kalian disini untuk menghilangkan kebosanan ku itu masih cukup baik untuk kalian. Mengingat, bagaimana rasa benci ku pada kalian setelah kalian dan Kaisar Iblis menyerang dunia Xuanwu secara kejam!..." Ucap Kaisar Tiandi dengan dingin dan aura yang kejam dalam tatapan matanya.


"Bajingan, kami akan menghancurkan mu disini dan takkan mempermalukan tanah suci dewa iblis!..." Ucap jenderal iblis dengan amarah yang membara diikuti dengan energi iblis yang mengamuk dan menyelimuti tubuhnya.


Wuzz!!


"Mati kau!!..." Jenderal iblis dengan amarah yang besar segera berteriak saat ia juga telah melesat ke arah Kaisar Tiandi dengan kecepatan yang luar biasa.


Jenderal iblis lalu memajukan tangannya dan memunculkan wujud tulang jari raksasa yang terbentuk dari energi iblis di depan tangannya.


Ketika melihat serangan yang kuat ini, Kaisar Tiandi masih bersikap tenang dengan kedua tangannya yang masih melipat di depan dadanya.


Ia kemudian mengeluarkan senyuman tipis ketika serangan tersebut hanya tinggal berjarak belasan meter saja dari tempatnya saat ini.


"Serangan remeh yang semacam itu, kau berani menunjukkan nya di depan Kaisar ini?..." Ucap Kaisar Tiandi dengan dingin dan ia mulai mengangkat jari telunjuk tangan kanannya pada saat kedua tangannya saat ini masih melipat di depan dada.


Ketika jari telunjuknya terangkat, serangan tulang jari raksasa milik jenderal iblis perlahan mulai memudar dan jenderal iblis hanya dapat menganga dengan tatapan mata melebar yang menunjukkan keterkejutan saat ia masih bergerak di udara dekat dengan Kaisar Tiandi.


Bang!


Ketika energi iblis milik jenderal iblis telah lenyap, sebuah serangan tak terlihat yang menembus ruang akhirnya mengenai jenderal iblis dan membuatnya terluka parah.


Melihat pemandangan yang sangat gila yang menunjukkan betapa luar biasanya kekuatan dari Kaisar Tiandi, Tian Lei dan Sun Tian hanya dapat menelan ludahnya dan tercengang di tempat mereka berdiri.


Kekuatan semacam ini sangat luar biasa dan belum pernah dilihat oleh mereka seumur hidup mereka. Tapi, Tian Lei pernah melihat kekuatan yang jauh melampaui hal ini.


Di udara, ketika jenderal iblis sebelumnya telah terpental jauh ke belakang, jenderal iblis kini menatap Kaisar Tiandi dengan tatapan tajam yang tegang.


"Padahal sudah sepuluh ribu tahun, kekuatan bajingan ini masih saja sekuat ini!..." Ucap Jenderal iblis dengan rahangnya yang mengeras.


Kemudian, ia segera melotot ke depan ketika ia kini melihat bahwa Kaisar Tiandi telah melepas lipatan kedua tangannya di depan dada dan menurunkan kedua tangannya untuk menunjukkan tubuhnya yang begitu gagah di udara.


Kaisar Tiandi di depan sana kini menatap jenderal iblis yang sedang tegang dengan dingin dan mulai menarik nafas panjang.


Ketika ia selesai menarik nafasnya yang panjang, Kaisar Tiandi mulai mengangkat tangan kanannya ke depan dan ruang dan waktu di udara tampak mulai berguncang.


Jenderal iblis kemudian menelan ludahnya dengan tegang ketika dirinya sekarang sadar bahwa tubuhnya tanpa sadar sedang di tarik dengan paksa ke arah Kaisar Tiandi.


Leher jenderal iblis segera tercekik dengan erat oleh tangan kanan Kaisar Tiandi dan jenderal iblis hanya dapat memberontak meskipun itu tidak berguna.


"Alasanku masih membiarkan kalian bertiga untuk tetap hidup sampai saat ini adalah karena aku ingin melihat bagaimana hebatnya penerus ku. Sekarang aku telah melihatnya dan kalian bertiga dapat menyusul jenderal iblis lainnya yang telah lenyap!..." Ucap Kaisar Tiandi dengan dingin dan Jenderal iblis di tangannya tetap mencoba untuk memberontak.


"Akhh!..." Jenderal iblis mengerang dengan kuat ketika cengkeraman tangan Kaisar Tiandi pada lehernya semakin erat.


Bang!!


Pada momen ini, Kaisar Tiandi telah meledakkan suatu energi di tangan kanannya dan membuat tubuh jenderal iblis hancur lebur bersama dengan jiwanya.


Setelah menyelesaikan masalah mengenai jenderal iblis, Kaisar Tiandi kemudian menatap kedua sosok muda di daratan yang juga sedang menatap dirinya.


Kaisar Tiandi kemudian mengeluarkan senyuman lembut, ini adalah senyuman lembut yang sebenarnya tanpa untuk menyembunyikan sebuah teror.


Ketika ia mulai tersenyum, Kaisar Tiandi mulai turun dari langit secara perlahan dan mendaratkan kakinya di atas daratan yang sebelumnya telah di hancurkan oleh Tian Lei.


Saat ia mendarat ke daratan hancur, Kaisar Tiandi tampak menatap Sun Tian dengan tenang sampai akhirnya tatapan matanya berakhir untuk saling bertatapan dengan Tian Lei.


Darah dan energi spiritual di dalam tubuh Tian Lei tampak mengalir dengan lebih cepat dan stabil di dalam tubuhnya setelah tatapan matanya bertemu dengan sosok Kaisar di depan.


Tatapan kedua orang ini terjalin dalam beberapa waktu dan ini tanpa sadar menciptakan sebuah kegembiraan di dalam hati Tian Lei.


Melihat kedua sosok ini menjalin kontak, Sun Tian hanya dapat menyaksikan dalam diam dan tak berani untuk berkata sepatah katapun.


Ketika beberapa waktu telah berlalu, Kaisar Tiandi tampak memejamkan matanya dan menunjukkan senyuman yang lembut dan hangat.


Senyuman ini sangat dalam dan memberikan perasaan yang baik untuk Tian Lei dan tanpa sadar dengan rasa hormat Tian Lei segera membungkukkan dirinya dan memberi penghormatan pada sosok di depan.


"Tian Lei memberi hormat dan menyapa leluhur..." Ucap Tian Lei dengan hormat dan Sun Tian di sebelahnya tanpa sadar ikut memberikan penghormatan juga.


Ketika melihat Tian Lei telah memberikan penghormatan padanya, senyuman di wajah pria paruh baya tampak semakin lebar dan jelas.


Ia kemudian menganggukkan kepalanya. "Ha ha, Tian Lei? Itu nama yang bagus. Kau pun merupakan pemuda tampan, sangat cocok untuk menjadi pewarisku. Ha ha ha..." Kaisar Tiandi tertawa blak-blakan di akhir kalimatnya dan ini menunjukkan ia memiliki pribadi yang santai layaknya Tian Lei.


Sementara Tian Lei yang mendengar pujian tentang wajahnya dari sang leluhur hanya dapat mengangguk dengan senyuman pahit dan canggung.


Setelah menghentikan tawanya, Kaisar Tiandi kemudian menoleh ke arah Sun Tian dan ia mengeluarkan senyuman puas. "Lalu, kau pasti adalah anggota klan siluman kera langit yang menjadi penerus Sun Wu, ya?..." Tanya Kaisar Tiandi dengan lembut.


Sun Tian kemudian mengangkat alisnya dengan heran. "Apakah anda mengenal leluhur Kaisar Sun Wu?..." Tanya Sun Tian.


Mendengar ini, Tian Lei segera melotot dan menarik wajah Sun Tian untuk mendekat ke arahnya.


Tian Lei kemudian mendekatkan mulutnya ke telinga Sun Tian dan membisikkan sesuatu mengenai identitas Kaisar Tiandi.


Setelah mendengar apa yang di bisikkan Tian Lei, Sun Tian segera membelalakkan matanya dalam keterkejutan.


Ia kemudian melihat ke arah Kaisar Tiandi dengan cepat dan langsung menundukkan kepalanya sekali lagi. "Memberi hormat pada leluhur! Maafkan junior ini yang tidak langsung mengenali anda..." Ucap Sun Tian dengan sangat hormat pada sosok yang merupakan tuan dari Kaisar Sun Wu yang sangat ia idolakan.


Kaisar Tiandi hanya mengangguk pelan. "Yah, itu bukan masalah yang besar..." Ucap Kaisar Tiandi dan ia kemudian menoleh ke arah tongkat besar yang sebelumnya menyegel para jenderal iblis.


"Aku akan membawa Tian Lei ke suatu tempat. Karena kau adalah penerus dari Sun Wu, maka aku akan membantumu untuk mendapatkan Tongkat Yang Mengguncang Surga itu..." Ucap Kaisar Tiandi dan Sun Tian tampak bersemangat setelah mendengarnya.


Kaisar Tiandi kemudian menoleh ke arah Sun Tian dan menempelkan jari telunjuknya ke dahinya. Cahaya emas kemudian muncul dan masuk ke dalam dahi Sun Tian.


"Aku sudah mentransfer cara untuk menggunakan tongkat itu termasuk semua rahasia di dalamnya padamu. Di dalam tongkat itu ada sisa-sisa energi dari Sun Wu, serap lah dan itu akan meningkatkan beberapa kultivasi mu. Kau mungkin akan memerlukan waktu tiga tahun sebelum kau bisa menjadi pemilik baru dari Tongkat Yang Mengguncang Surga..." Ucap Kaisar Tiandi dan Sun Tian mengangguk dengan serius.


Kaisar Tiandi kemudian mengangkat tangannya dan mengeluarkan sebuah portal ruang di dekatnta.


Ia kemudian menatap Tian Lei dengan serius. "Lalu.. Tian Lei, ayo pergi..." Ucap Kaisar Tiandi dan mulai masuk ke dalam portal ruang untuk memimpin Tian Lei.


Tian Lei kemudian mengangguk paham. Tapi, sebelum dirinya melangkah masuk ke dalam portal ruang, Tian Lei sedikit berbalik dan menatap Sun Tian.


"Sun Tian..." Panggil Tian Lei dan kedua rival ini kemudian saling bertatapan dengan serius.


"Kau ingat dua permintaan itu kan? Aku akan mengatakannya disini. Permintaan pertamaku, setelah kau selesai dan keluar dari tempat ini, aku ingin kau membawa seluruh pasukan dari klan siluman kera langit ke dunia Xuanwu. Sepertinya, setelah aku masuk ke dalam portal ruang ini, tempat tinggal klan siluman kera langit tidak akan terisolasi dari dunia luar lagi..." Lanjut Tian Lei dengan serius.


Sun Tian kemudian mengangguk paham. "Lalu, apa yang kedua?..." Tanya nya.


Tian Lei tersenyum. "Entahlah. Tapi aku ingin kau bertarung sampai akhir, bahkan jika nyawa adalah taruhannya. Hanya itu..." Ucap Tian Lei.


Sun Tian kemudian mengangguk dengan senyuman samar. "Baiklah, aku paham..." Ucapnya.


Tian Lei kemudian mengangguk dan berbalik untuk menatap portal ruang. Ia kemudian mengeluarkan raut wajah serius dan mulai melangkah masuk ke dalam portal ruang.