
Keadaan menjadi hening dan semua orang terdiam setelah Ning'er telah berubah menjadi pohon biru muda yang bercahaya di gelapnya dunia.
Beberapa tokoh tampak menangis dan ada juga yang menunjukkan kesedihan ketika menatap pohon biru muda besar di atas bukit.
"Guru... Jadi, kematian yang ada di ramalan bukanlah kematian yang sebenarnya? Jadi, inikah takdir Xie Ningxiang yang sebenarnya?..." Ucap Xuanming Jiaolong dalam hatinya ketika ia menatap sedih ke arah puncak bukit.
"Ha ha..."
"Hahahahaha!..."
Xue Dingtian tampak tertawa dengan amukan untuk memecah keheningan, ketika tawa mengerikannya terdengar, semua sosok menatapnya dengan tegang.
Setelah Ning'er berubah menjadi pohon untuk menyegel Spirit Es Suci yang di incar oleh Xue Dingtian, Xue Dingtian pada akhirnya benar-benar tak dapat merasakan keberadaan Spirit Es Suci lagi dan tentunya ia tahu bahwa ini akan mengundang murka dari sang Kaisar Iblis.
"Haha, dasar gadis sialan! Karena kau melakukan tindakan ini, maka aku pun takkan menahan diriku lagi! Hahahaha!..." Ucap Xue Dingtian dengan suara keras dan ia kembali tertawa mengerikan.
Xue Dingtian menginjak daratan dan perlahan mulai melayang di udara, ketika ia mencapai ketinggian tertentu, teratai iblis kembali muncul di bawah kakinya dan membawanya untuk mencapai ketinggian yang luar biasa.
"Sebelumnya aku berniat untuk mengambil Spirit Es Suci terlebih dahulu dan menyisakan kalian untuk menjadi mainan ku! Tapi sekarang sepertinya sudah tidak perlu, aku akan menghancurkan kalian semua disini dan menjadikan manusia yang tersisa sebagai budak! Hahahaha!..." Xue Dingtian berkata kejam di udara dengan aura yang gila.
Kemudian, aura iblis di tubuhnya melonjak dan menciptakan sebuah pilar energi iblis yang menembus masuk ke dalam langit.
Langit merah kemudian mengambil energi iblis yang besar dan menyebarkannya ke seluruh langit yang menjadi atap benua tengah. Dalam hal ini, bukan hanya pasukan aliansi yang akan mendapatkan bencana, seluruh wilayah di benua tengah akan mendapatkan teror saat ini juga.
Kemudian, beberapa energi iblis yang membentuk anak panah besar mulai jatuh satu persatu dari langit merah. Di mulai dari satu lalu sekarang telah ada ribuan anak panah iblis yang jatuh ke dunia.
Semua orang tampak menatap fenomena ini dengan dengan tegang dan tak sedikit dari mereka yang menunjukkan ekspresi pucat ketakutan.
Menatap ribuan panah energi iblis dari langit, ini seperti semua orang sedang menatap akhir dari dunia.
"Hahaha! Rasakanlah kekuatan dari Penguasa Tertinggi!..." Ucap Xue Dingtian dengan ekspresi dan senyuman dingin yang kejam.
Bang!!!
Ketika Xue Dingtian telah mendapatkan puncak kepercayaan dirinya untuk menghancurkan seluruh daratan, langit yang jauh tampak memunculkan ledakan yang besar.
Dari ledakan di langit yang jauh itu, langit dan awan merah segera di sapu bersih oleh energi ungu yang mengandung kehancuran yang dahsyat.
Kemudian, muncul energi kehancuran ungu gelap dari dalam langit dan turun ke dunia. Ini seperti tanda-tanda turunnya sang dewa!
Dalam proses di langit yang jauh, suatu gelombang energi kemudian menyebar ke seluruh daratan dan memusnahkan seluruh hujan panah iblis.
Semua orang tampak melihat ke arah langit ungu yang mulai menyebarkan kekuatannya ke seluruh langit di wilayah lain hingga akhirnya langit terbagi menjadi dua yakni langit merah darah dan langit ungu gelap.
Ketika cahaya ungu yang turun ke dunia perlahan mulai kembali dan masuk lagi ke dalam langit, cahaya ungu tampak berkilau di kejauhan dan ini mengundang daya tarik yang tinggi pada semua orang.
Bagaikan hantu yang muncul seenaknya, di langit tak jauh di depan Xue Dingtian, pria muda berdiri dengan tenang dengan aura kehancuran yang menyelimuti dirinya.
Secara alami pemuda ini adalah Tian Lei, Penguasa Tertinggi tahap akhir!
Tian Lei tampak tak begitu memperdulikan Xue Dingtian di depannya meskipun dirinya telah merasakan bahwa Xue Dingtian juga merupakan seorang ahli Penguasa Tertinggi sama seperti dirinya.
Sebaliknya, Tian Lei tampak menatap ke bawah dengan raut wajah yang bingung karena dirinya tak dapat merasakan sebuah keberadaan.
"Kau adalah Tian Lei Huangdi ya? Tak kusangka bahwa orang yang telah mati bisa hidup kembali..." Ucap Xue Dingtian dengan dingin saat menatap pemuda yang acuh tak acuh dengan dirinya.
Tian Lei kemudian berbalik untuk menatap Xue Dingtian, tatapan matanya begitu tajam lalu muncul sebuah jejak kilat ungu pada matanya.
Bang!!
Pada saat kilat ungu muncul di mata Tian Lei, Xue Dingtian merasakan bahwa tubuhnya kini telah hancur menjadi gumpalan darah.
Beberapa saat kemudian dirinya segera bernafas dengan terengah-engah dan meraba-raba tubuhnya untuk memastikan keadaannya.
Ternyata, hal yang dirasakan oleh Xue Dingtian barusan adalah serangan mental yang sangat luar biasa hanya dari tatapan mata Tian Lei saja.
Xue Dingtian yang berkeringat kemudian mengangkat kepalanya dan menatap Tian Lei yang menatap dirinya dengan dingin.
Xue Dingtian kemudian mengeratkan kepalan tangannya dan mengeraskan rahangnya. Dirinya kemudian dengan berani mulai menghilangkan segala ketakutan dan keraguan.
Xue Dingtian kemudian mengangkat teratai iblis di bawah kakinya dan membuat teratai iblis yang utuh ini melayang di depan tubuhnya.
Kemudian, teratai iblis itu segera bergerak maju ketika Xue Dingtian melambaikan tangannya.
Melihat bahwa Xue Dingtian telah melakukan serangan pertama, Tian Lei tampak masih tenang untuk menatap teratai iblis dengan dingin.
Dia kemudian mengangkat tangannya ke atas kepala dan energi spiritual di seluruh dunia mulai bergejolak karena nya.
Angin berhembus kencang dan berkumpul di tangan Tian Lei dengan kecepatan yang luar biasa.
Kemudian energi yang sangat besar yang berasal dari segala arah mengikuti untuk tunduk di atas tangan Tian Lei.
Ketika energi berwarna-warni layaknya pelangi telah berkumpul di atas tangan Tian Lei, itu menciptakan sebuah kepalan tangan yang memunculkan jari telunjuk.
Jari telunjuk yang berwarna-warni ini kemudian bergerak dari langit dan menekan teratai iblis habis-habisan.
Kekuatan hebat berbenturan di langit dan menciptakan fenomena mengerikan untuk terus di saksikan semua orang.
Bang!!!
Ledakan besar terjadi di langit dan Xue Dingtian segera memuntahkan banyak darah akibat hancurnya teratai darah. Dalam hal ini, Xue Dingtian masih jauh di bawah Tian Lei.
"Jangan bercanda. Lawanku adalah Kaisar Iblis, kau yang hanya Penguasa Tertinggi tahap awal memangnya bisa apa?..." Ucap Tian Lei dengan tatapan dingin.
Ia kemudian melirik ke bawah dan perasaan tidak enak muncul di hatinya, ia kemudian menghela nafasnya dan menunjukkan tatapan tajam kepada Xue Dingtian.
"Aku tak bisa berlama-lama dengan dirimu. Aku akan mengakhiri ini sekarang..." Ucap Tian Lei dengan dingin dan dirinya mulai mengangkat kedua tangannya.
Saat ini ia lakukan, langit dan bumi mulai bergemuruh dan energi spiritual di dunia ini kembali bergejolak.
Melihat ini, Xue Dingtian tidak dapat menahan dirinya untuk menelan ludahnya dengan tegang.
Kemudian, sebuah cahaya hitam muncul dari dalam dada Tian Lei dan cahaya hitam ini bergerak ke arah Xue Dingtian.
Xue Dingtian sama sekali tidak dapat menolak cahaya hitam tersebut dan dengan pasrah menerima cahaya hitam ini untuk masuk ke dalam tubuhnya. Bahkan jika ia melawan, dirinya memangnya harus bagaimana? Dia terlalu takut untuk bergerak saat fenomena terjadi di sekitarnya.
Bang!!!
Sebuah gunung besar tercabut dari daratan dan naik untuk menabrak Xue Dingtian.
Bang! Bang! Bang!
Banyak pegunungan yang tercabut dari daratan dan ikut naik untuk membungkus Xue Dingtian dengan seluruh pegunungan.
Kemudian, entah berapa jumlahnya, semua gunung yang naik kini telah membentuk sebuah bola meteor raksasa di langit yang membungkus Xue Dingtian dengan kejam.
Tian Lei lalu menggerakkan tangannya di depan dada dan membuka telapak tangannya di sana.
Bang!!!
Meteor raksasa hancur lebur ketika Tian Lei mengepalkan telapak tangannya dengan kuat di saat terakhir.
Bongkahan-bongkahan tanah dari pegunungan segera jatuh dan menghantam seluruh daratan di sekitarnya. Lalu itu hanya menyisakan Xue Dingtian yang masih melayang dengan seluruh tubuhnya yang terluka dan matanya telah memutih.
Dalam sekejap, Xue Dingtian telah jatuh ke daratan dengan mengerikan dan Tian Lei mengarahkan telapak tangannya ke arah jatuhnya Xue Dingtian.
Hap!
Bang!
Dengan kekuatan hisap yang besar, tubuh Xue Dingtian yang tampak tak dapat bergerak lagi kini di tarik paksa oleh Tian Lei di langit.
Di langit, Tian Lei kini telah mencekik Xue Dingtian dengan kejam dan menatapnya dengan dingin. "Matilah kau sialan..." Ucapnya dengan dingin dan dirinya mulai mengeratkan cengkeraman tangannya pada leher Xue Dingtian.
Bang!!
Tubuh Xue Dingtian hancur berkeping-keping dan menyisakan esensi darah yang jatuh ke daratan.
.