
Mendengar suatu ancaman seperti ini, Tian Lei tidak dapat menahan dirinya untuk tersenyum remeh di depan Yun Feng.
"Menyinggung mu? Kau yang berniat mencuri dan sekarang malah berkata aku menyinggung mu? Apa kau gila?..." Tian berkata dengan alisnya yang terangkat.
"Tapi, baiklah. Aku pun tak begitu takut dengan Yun Fei Sha. Anggap saja aku sedang menyinggung mu karena aku takkan membiarkan seseorang mengambil apa yang aku punya dan apa yang orangku punya..." Ucap Tian Lei dengan amarah lalu ia berjalan mendekati Yun Feng.
"Tapi, memangnya apa yang kau bisa lakukan jika aku menyinggung mu? Membunuhku? Atau mengadu pada ayahmu?..." Ucap Tian Lei dengan tubuhnya yang mengeluarkan aura mengerikan dan wajahnya yang dingin berdekatan dengan wajah Yun Feng.
Melihat tatapan dingin dari Tian Lei tepat di depan wajahnya, Yun Feng segera merasakan kengerian di tubuhnya yang kini tengah bergetar.
Melihat Yun Feng yang tubuhnya bergetar karena takut, Tian Lei hanya mendengus dengan remeh dan berbalik untuk mendekati Ning'er.
"Ning'er, ayo pergi..." Ucap Tian Lei sambil menggandeng tangan ning'er.
Ning'er mengangguk, tapi dengan raut wajah khawatir dirinya berkata. "Tapi, apakah tidak apa-apa? Yun Feng itu bilang bahwa dia adalah anak dari..."
"Tidak apa-apa. Itu bukanlah sesuatu yang perlu di takutkan..." Tian Lei tersenyum ketika dirinya memotong perkataan ning'er.
Sementara sepasang kekasih ini berjalan ke depan, Yun Feng hanya bisa tertunduk di belakang.
"Kak Yun, apa kau tidak apa-apa?..." Gadis di samping Yun Feng bertanya dengan khawatir tapi sama sekali tidak di respon oleh Yun Feng.
Yun Feng kemudian mengangkat kepalanya ketika dirinya telah tersadar dari ketakutannya tadi.
Ia melihat ke depan dan melihat Ning'er dan Tian Lei yang berjalan santai sambil bergandeng tangan "A, apa-apaan tatapan nya itu? Seseorang yang bukan murid inti bisa dengan berani berlaku seperti itu padaku? Dan lagi, dia dengan santainya mengatakan bahwa dia tak takut dengan ayahku? Jangan bercanda!!..." Yun Feng berkata dalam hatinya.
Ketika memikirkan itu dalam hatinya, rahang Yun Feng mengeras dan dirinya langsung melesat ke arah Tian Lei.
Kedua tangan Yun Feng kini telah di penuhi aura berwarna biru, dan dapat dirasakan bahwa dirinya adalah kultivator di ranah Sovereign bintang 1.
"Aku belum selesai, dasar bajingan!!..." Yun Feng berkata dengan keras ketika pukulan tangannya akan mengenai punggung Tian Lei.
Tapi, Tian Lei yang telah merasakan hal ini segera berbalik dan menarik Ning'er untuk berada di belakangnya agar tidak terluka.
Bang!!!
Tian Lei menahan pukulan dari Yun Feng hanya dengan fisiknya saja.
Tapi, bukannya Tian Lei yang terlempar ke belakang akibat benturan itu, melainkan Yun Feng yang di lempar ke tempat nya semula.
Juga, semua orang disekitar yang awalnya tak memperdulikan konflik Yun Feng dan Tian Lei kimi segera berkumpul untuk melihat pertarungan macam apa yang akan terjadi.
Mereka tadinya mengira bahwa konflik yang tadi hanya akan menghasilkan adu mulut saja, tapi yang terjadi bahkan berlanjut ke pertarungan!
"Oh? Apa ini? Tuan muda Yun menggila dan menyerang seseorang yang sepuluh tahun lebih muda darinya?..." Tian Lei tersenyum dengan remeh saat melihat Yun Feng mengatur nafas di tempatnya.
Yun Feng tersenyum. "Heh, dalam dunia kultivasi, tak ada yang namanya perbedaan umur. Yang ada hanyalah orang kuat dan orang lemah!!..." Ucap Yun Feng dan meluapkan energi spiritual dari tubuhnya.
Wuzz!!!
Energi yang ganas meluap dari tubuh Yun Feng dan membuat sebuah gelombang yang menyebar ke sekitarnya.
Dan para pedagang yang terkena gelombang segera bereaksi dengan cepat untuk menyelamatkan barang dagangannya.
Jauh di depan, Tian Lei hanya tersenyum untuk menanggapi perkataan Yun Feng barusan, sementara Ning'er menunjukkan kekhawatiran dalam wajahnya.
"Kak Tian Lei, lebih baik hentikan. Berikan saja gelang ini dan kita pergi? Bukankah kita harus pergi ke pelelangan?..." Ucap Ning'er yang khawatir.
Menanggapi perkataan Ning'er, Tian Lei kembali tersenyum lalu mengusap rambut kekasihnya. "Ning'er, menurutmu apakah ini masih menjadi pertarungan untuk gelang itu? Tidak..." Tian Lei menggeleng sebelum dirinya kembali melihat ke arah Yun Feng.
"Pertarungan yang sekarang ini bukan lagi untuk gelang itu, tapi untuk mengembalikan harga dirinya..." Ucap Tian Lei lalu dirinya maju beberapa langkah.
"Baiklah Yun Feng, aku akan menanggapi mu. Tapi, untuk menghadapimu, tak perlu bagiku menggunakan energi spiritual..." Ucap Tian Lei untuk kembali memprovokasi Yun Feng.
Yun Feng yang mendengar hal itu hanya menggertakkan giginya dan mendengus kesal. "Terserah jika kau ingin mati!!..." Ucap Yun Feng dengan keras dan ia langsung melesat ke arah Tian Lei.
Melihat Yun Feng yang telah berhadapan dengannya dengan kepalan tangan yang siap meninju wajahnya, Tian Lei masih tak bergerak sedikitpun.
Lalu, ketika tinju Yun Feng telah berjarak setengah meter dari wajah Tian Lei, sebuah energi spiritual membentuk sebuah penghalang di depan Tian Lei dan menghadang tinju dari Yun Feng.
"Hentikan!!..." Seorang pria paruh baya berdiri di udara dan mengeluarkan aura yang kuat.
Dari aura yang terpancar darinya, seharusnya dia adalah ahli Sovereign bintang 8. Juga, jika dilihat dari pakaiannya, sangat jelas sekali bahwa ia adalah salah satu tetua Gedung Perdagangan Bintang.
"I, itu... Bukankah itu tetua Xing Tian?..." Ucap seseorang yang menonton pertarungan sambil menunjuk ke sosok di udara dan semua orang langsung mengangguk untuk menjawabnya.
"Tetua Xing Tian, ada apa ini? Mengapa anda ikut campur?..." Tanya Yun Feng.
Dengan wajah yang marah, tetua Xing Tian menatap ke arah Yun Feng. "Bahkan jika ini bukanlah Gedung Perdagangan Bintang, keramaian dijalan besar ini adalah bagian dari penyambutan untuk pelelangan Gedung Perdagangan Bintang ku. Aku tidak akan mentoleransi siapapun yang mengacau disini..." Ucap tetua Xing Tian.
Mendengar ini, Yun Feng segera menggertakkan giginya. "Tapi, anak ini telah menyinggung ku! Aku harus membalasnya!!..." Ucap Yun Feng dengan keras.
Bang!!!
Tetua Xing Tian segera meluapkan energi spiritual yang menandakan kemarahannya, merasakan aura kemarahan ini, Yun Feng hanya bisa menelan ludahnya dengan tegang.
Melihat Yun Feng yang tampak ketakutan, tetua Xing Tian menghela nafasnya dan menarik kembali aura nya. "Tuan muda Yun, kembalilah. Jangan pernah berpikir bahwa Yun Fei Sha adalah yang terkuat didunia ini..."
Mendengar ini Yun Feng mengangguk ia membungkuk untuk memberi hormat dan pergi bersama dengan kekasihnya.
Tetua Xing Tian kemudian menatap ke semua orang yang masih berkerumun. "Lalu untuk kalian semua. Silahkan lanjutkan aktivitas kalian..."
Semua orang memberi hormat. "Terimakasih tetua..." Ucap semuanya.
Sebelum pergi, tetua Xing Tian melihat ke arah Tian Lei. "Semua orang pasti berpikir bahwa aku telah menyelamatkan nyawa anak ini. Tapi, aku sangat yakin bahwa anak ini hanya perlu satu gerakan untuk membunuh Yun Feng tadi..." Ucap tetua Xing Tian dalam hatinya.
Tian Lei yang di tatap tetua Xing Tian pun mengangkat alisnya karena bingung. "Ada apa, tetua? Apakah ada sesuatu di wajahku?..."
Mendengar ini, tetua Xing Tian menggeleng. "Tidak ada apa-apa. Kali ini aku akan mengampunimu karena tidak melakukan tindakan apapun untuk bertarung..." Ucapnya dan melesat pergi dari tempat tersebut.
Tian Lei tersenyum. "Orang ini mungkin telah menebak kekuatanku..." Ucapnya.
Tian Lei menoleh ke arah Ning'er dan menggenggam tangannya. "Baiklah, ayo pergi..." Ucap Tian Lei yang tersenyum hangat dan Ning'er mengangguk pelan.