LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Bertarung Dengan Zhi Xing


Di tempat terbuka yang jauh dari kota Jiuho, tampak sebuah portal ruang terbuka di sana. Dari portal ruang itu, keluarlah tiga sosok yang tak lain adalah Tian Lei dan kelompoknya.


Setelah keluar dari portal, Yu'er menoleh ke arah Tian Lei. "Kak Tian Lei, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?..."


Tian Lei menoleh ke arah Yu'er juga. "Sekarang aku harus menyelesaikan misiku terlebih dahulu..." Ucapnya dan kedua sosok di dekatnya mengangguk.


Tian Lei lalu melihat ke arah sebuah tempat di pedalaman hutan dan tersenyum. Ia lalu melihat ke arah Ni Xien dan Yu'er lagi.


"Kalian menjauhlah..." Ucap Tian Lei sambil menunjuk ke arah suatu tempat.


Ni Xien dan Yu'er tidak mengerti apa yang akan dilakukan oleh Tian Lei, tapi mereka hanya menurut dan pergi menuju ke tempat yang ditunjuk oleh Tian Lei tadi.


Tian Lei kembali melihat ke arah tempat tadi, tapi kali ini ia melihatnya dengan tatapan yang dingin.


"Keluarlah..." Ucapnya dengan dingin.


Setelah kata-kata Tian Lei terucap, sebuah sosok melesat keluar dari pedalaman hutan dengan disertai elemen petir yang mengerikan.


Sebuah tombak dengan energi petir terlempar dan bergerak menuju ke tempat Tian Lei berdiri saat ini.


Duar!


Tombak itu dengan kekuatan yang hebat telah menabrak permukaan tanah dan menyebabkan kerusakan yang besar.


Sementara Tian Lei, ia telah menghindar terlebih dahulu sebelum tombak itu sampai ke tanah.


Dengan hitungan sepersekian detik, sosok yang keluar dari hutan itu telah sampai di tempat tombaknya dan mengangkat tombaknya lagi.


"Hei bocah, jika kau ingin hidup, lebih baik serahkan gulungan teknik tadi padaku. Walau kau kuat, tapi aku berbeda dari beberapa ikan tadi..." Ucap sosok itu.


Tian Lei tersenyum layaknya psikopat dan melihat ke arah sosok itu. "Zhi Xing, aku telah lama menunggumu..." Ucapnya.


Sosok yang dipanggil Zhi Xing lalu mengangkat alisnya setelah melihat senyuman mengerikan dari Tian Lei.


"Oh? Apakah kau sengaja menjebakku?," Tanya Zhi Xing, ia lalu melihat pakaian yang dikenakan oleh Tian Lei.


"Murid dalam sekte Naga Biru? Jangan bilang bahwa kau sedang menjalankan misi para tetua untuk membunuhku?..." Tanya Zhi Xing dengan nada yang tak begitu yakin dengan perkataannya sendiri.


Walaupun murid dalam sekte Naga Biru itu memang kuat, tapi mereka tetaplah lebih lemah dari para tetua mereka. Jadi, bagaimana mungkin seorang murid akan mengambil misi untuk membunuh buronan yang telah membunuh banyak tetua mereka? Bukankah itu cari mati? Kira-kira itulah yang ada di pikiran Zhi Xing saat ini.


Tian Lei mengangkat bahu dan alisnya. "Memangnya kau sekuat itu, sampai tidak yakin bahwa aku bisa melawanmu?..." Ucap Tian Lei dengan santai.


Zhi Xing memberikan respon yang tidak baik terhadap Tian Lei, ia memberikan tatapan tajam dan berbicara dengan dingin.


"Apa maksudmu?," Tanya Zhi Xing dengan aura permusuhan.


Tian Lei tersenyum dan berbicara lagi untuk memprovokasi Zhi Xing. "Oh? Selain terlalu percaya diri, ternyata kau juga tuli ya? Apa kau benar-benar Zhi Xing peringkat ketiga dalam daftar buronan kelas atas?..." Ucap Tian Lei dengan ekspresi wajahnya yang sedang mengejek Zhi Xing dan itu benar-benar membuat Zhi Xing kesal dan juga marah.


"Mati!"


Zhi Xing yang marah tiba-tiba menghilang dari tempatnya, ia melesat ke depan dengan memajukan tombak yang ia pegang.


Tombak elemen petir di tangannya berdesir dengan energi spiritual saat ia menerobos udara untuk tuannya menuju ke arah Tian Lei.


Tian dengan ekspresi dingin seketika langsung mengambil ancang-ancang dan meledakkan kekuatan yang besar dalam tubuhnya.


"Peningkatan Tubuh Kaisar Langit!" Tian Lei berteriak keras disertai dengan energi spiritual ungu yang sangat kuat pada tubuhnya.


Kultivasinya meningkat dengan cepat dari ranah Immortal bintang 6 dan terus meningkat hingga akhirnya mencapai ranah Xiantian bintang 1.


Tian Lei dengan matanya yang telah berubah menjadi ungu melihat ke arah mata tombak yang hendak menusuk jantungnya, ia membiarkan tombak itu terus bergerak hingga titik tertentu, setelah itu Tian Lei segera menggerakkan tangannya dan mencengkram tongkat tombak yang berada dekat dengan mata tombaknya.


Zhi Xing segera melihat ke arah Tian Lei dan menyaksikan aura kultivasi Tian Lei yang telah meningkat pesat.


"Anak ini, sebenarnya telah meningkat ke ranah Xiantian bintang 1?..." Ucapnya dengan pelan sebelum ia menelan ludahnya.


Dengan cepat, Zhi Xing segera mengibaskan tombaknya dan berhasil melepaskan cengkraman tangan Tian Lei dari tombaknya itu.


Tian Lei juga tidak mau menahan kibasan itu karena menurutnya itu tidak perlu, itu hanya akan menghabiskan energinya dengan sia-sia saja.


Zhi Xing memegang lehernya dengan tangan kirinya lalu menelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri untuk merenggangkan tulang-tulang lehernya.


Ia lalu membuka matanya dan menatap Tian Lei dengan dingin disertai dengan senyum yang mengerikan darinya.


"Tidak disangka, bahwa yang kau katakan tadi bukanlah omong besar. Sepertinya kau lebih hebat dari orang-orang tua yang telah ku bunuh itu. Tapi, aku juga penasaran sampai berapa lama kau bisa menahan ledakan kekuatan itu..." Ucap Zhi Xing, ia menyudahi senyumnya saat mengatakan kalimat terakhirnya.


Tian Lei mengangkat alisnya sebelum ia tersenyum. "Hm? Kau tidak perlu memikirkan aku, lebih baik kau pikirkan kata-kata terakhir apa yang akan kau ucapkan sebelum kau mati malam ini..." Ucap Tian Lei dengan percaya diri.


"Sebaiknya, kau benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Jika tidak, aku akan menyiksamu hingga mati..." Zhi Xing berkata dengan marah saat ia melesat menuju ke arah Tian Lei.


Tian Lei dengan cepat mengeluarkan Pedang Langit Naga Lava dan memegangnya dengan erat.


Bang!


Tombak milik Zhi Xing dan Pedang milik Tian Lei saling bentrok saat mereka melakukan pertarungan di udara, bahkan ruang di sekitarnya terpengaruh.


Mereka melakukan pertarungan di udara dengan kecepatan yang luar biasa, itu tidak bisa di ikuti oleh penglihatan biasa.


Zhi Xing merasa jengkel karena tusukan tombaknya hanya di tangkis oleh Tian Lei dengan permukaan pedangnya yang lebar. Karena itu, ia membuat pijakan di udara dan melompat tinggi lebih tinggi dari keberadaan Tian Lei saat ini.


Zhi Xing mencengkram tombaknya dengan kuat, energi spiritual yang sangat besar telah di salurkan oleh Zhi Xing pada tombak miliknya, itu membuat tombaknya mengeluarkan cahaya layaknya bintang-bintang.


Saat energi spiritual yang tersalurkan telah dirasa cukup, Zhi Xing segera memajukannya dengan kekuatan penuh.


"Tusukan Tombak Penghancur Bintang!"


Zhi Xing berteriak keras, saat itu juga sebuah mata tombak raksasa dengan energi penghancur yang mengerikan telah terbentuk.


Ia memiliki sinar-sinar layaknya bintang-bintang, tapi disaat itu juga terasa bahwa ia juga bisa menghancurkan bintang-bintang.


Merasakan serangan yang sangat kuat, Tian Lei segera mengangkat Pedang Langit Naga Lava ke atas tepat di depan wajahnya.


Ia menutup matanya untuk fokus lalu mengatur nafasnya dengan cepat, ia membuka matanya dengan tajam melirik ke arah mata tombak yang bergerak cepat.


"Roh Naga Lava! Waktunya bangun!..."