
Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah...
oke....
Masa like, komen yang gratis ga bisa juga...
Satu bulan kemudian.
Setelah petarungan di lembah iblis sebulan yang lalu, kaisar memutuskan untuk merekrut semua ahli tingkat Mahayana untuk menjadi bagian dari kekuatan dari pasukan kekaisaran.
Dan keputusan ini disetujui oleh semua pihak karena menyangkut kekuatan kekaisaran, yang artinya keluarga kekaisaran tidak memiliki kekuatan untuk menggerakkan kekuatan itu. Yang bisa hanyalah lima naga pelindung.
Sementara untuk murid-murid yang telah menyerahkan diri, mereka di anjurkan untuk memilih antara masuk ke dalam pilar gedung Qinglong ataupun pilar menara Pedang Suci, karena kedua kekuatan inilah yang cocok untuk mereka.
Disisi lain, setelah sebulan Tian Lei berlatih memurnikan pil, Tian Lei akhirnya berhasil memurnikan pil tingkat 6 kualitas sempurna untuk menyembuhkan luka dalam tetua Gong.
Tentu saja semua bahannya ia dapat dengan kerjasamanya dengan Gedung Alchemist. walaupun terbilang sangat sulit, tapi mereka berhasil mendapatkannya.
Bukan hanya bisa memurnikan pil tingkat 6 kualitas sempurna, Tian Lei juga berhasil mendapatkan kemampuannya dalam membuat pil tingkat 7 kualitas menengah.
Hal ini dibuktikan dengan Tian Lei yang telah memurnikan pil dengan teratai salju dan sari teratai salju sebagai bahannya.
Dari kedua bahan itu, Tian Lei bisa membuat sepuluh butir pil permata dewi.
Pil ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan seorang kultivator tingkat Yin dan Yang menjadi kultivator tingkat Mahayana dan untuk yang telah mencapai Mahayana, mereka bisa meningkatkan satu bintang kultivasinya.
Tentu saja kabar baiknya bukan hanya itu, Tian Huang juga telah sembuh dari semua cidera yang ia peroleh, bahkan semua bekas lukanya telah menghilang berkat pil buatan Tian Lei.
Bukan hanya itu, Tian Lei juga telah memberikan satu butir pil permata dewi pada Tian Huang, sehingga Tian Huang resmi menjadi kultivator tingkat Mahayana.
Dan kemungkinan ini adalah ranah terakhir yang bisa dicapai Tian Huang karena akar spiritualnya adalah tingkat Langit.
Tian Lei juga telah berbicara pada ayahnya bahwa ia akan memulai perjalanannya menuju wilayah reruntuhan kuno hari ini.
Sebelum itu, ia telah memberikan pil tingkat Mahayana dan Yin dan Yang yang ia punya pada ayahnya agar bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan keluarga Tian.
.
Di depan gerbang kota naga harimau, para tetua keluarga Tian dan Patriack Keluarga Tian telah berkumpul disana untuk mengantar kepergian Tian Lei kali ini.
"Lei'er. Apakah kau akan langsung menuju wilayah reruntuhan kuno atau berpamitan pada kenalan-kenalan mu?..."
"Sebenarnya aku ingin langsung pergi. Tapi, walikota kota teratai putih memberitahuku bahwa aku harus kesana saat akan pergi. Jadi, lebih baik aku pergi kesana terlebih dahulu. Siapa tahu ada hal sangat penting yang akan di bicarakan."
"Kalau begitu, kau harus pergi kesana secepatnya. Dan sampaikan terimakasih ku padanya untuk pertolongan sebulan yang lalu..."
"Baik, ayah. Kalau begitu, aku akan pergi terlebih dahulu. Pelatihan ku di wilayah reruntuhan kuno akan sangat lama, kalian harus menjaga diri kalian..."
"Baiklah. Semoga kau menjadi kultivator yang akan berdiri di puncak dunia ini..."
Tian Lei meletakkan Xiao Bai yang telah berubah menjadi seekor anjng kecil di atas pundaknya kemudian mengepakkan sayapnya dan terbang dengan sangat cepat.
.
Dua hari kemudian, di kota teratai putih.
Tian Lei kini telah sampai di depan gerbang kota teratai putih, Tian Lei berjalan masuk ke dalam kota dan pasukan kota yang menjaga gerbang memberi hormat pada Tian Lei karena mereka tahu seberapa berjasanya Tian Lei terhadap kota mereka.
Tian Lei terus menyusuri jalan kota dan akhirnya sampai di depan kediaman walikota.
Pengawal yang mengetahui tujuan dari kedatangan Tian Lei langsung mengantarkan Tian Lei ke sebuah kediaman.
"Walikota. Saya kemari atas undangan anda tempo hari. Apakah ada sesuatu yang sangat penting?..."
Walikota Zi Li Yan dan Zi Lin Feng melihat ke arah Tian Lei dan berhenti membahas hal yang sedang mereka bahas.
"Tuan muda Tian Lei, duduklah. Ini mungkin akan menjadi perbincangan yang serius..." Ucap walikota Zi Li Yan dan Tian Lei langsung duduk di sebuah bangku yang kosong.
"Walikota. Ada apa sebenarnya? Apakah Beast menyerang lagi?..."
"Tidak, itu mungkin tidak akan menjadi bencana yang besar lagi. Yang ingin aku bicarakan adalah... Putriku Zi Bing Yan telah diculik seseorang yang sangat kuat..." Ucap walikota Zi Li Yan, ia mengepalkan tangannya menahan emosi karena ia tidak berguna kala itu.
"Apa?! Diculik? Kapan?..." Tian Lei cukup terkejut dengan berita yang ia terima kali ini.
"Lebih dari satu tahun yang lalu. Orang itu sangat kuat, kami sama sekali tidak bisa melawan. Bahkan menggerakkan tubuh kami saja tidak bisa..."
Tian Lei sedikit berpikir dan kemudian bertanya lagi. "Apakah anda tahu, bagaimana perawakan orang yang menculik Bing Yan?..."
"Ya, aku masih mengingatnya. Dia adalah seorang wanita yang memiliki wajah yang cantik, Rambutnya berwarna biru yang menyatu dengan elemen esnya, dan aura kultivasinya sangatlah kuat..."
"Tapi, walaupun ia terlihat muda, orang tua ini bisa merasakan bahwa ia lebih tua dariku..." Zi Lin Feng menambahkan.
Tian Lei memegang dagunya. "Hm, wanita yang memiliki kekuatan elemen es yang kuat, umurnya juga melebihi senior Zi Lin Feng. Siapa? Apakah orang dari wilayah reruntuhan kuno?..." Pikir Tian Lei.
"Aku ingat! Wanita itu memiliki sebuah tanda teratai putih di dahinya!..." Ucap Zi Li Yan tiba-tiba dan membuat Tian Lei sedikit terkejut, terutama saat Zi Li Yan mengatakan tanda teratai putih.
"Tanda teratai putih? Apakah itu dia? Sang Dewi teratai putih? Mengapa dia jauh-jauh kemari? Apakah dia akan menjadikan Bing Yan sebagai pewaris? Tapi kenapa? Bing Yan hanya memiliki akar spiritual kaisar, itu bahkan tidak layak untuk dilihat kekuatan besar di wilayah lingkaran surgawi. Apakah Bing Yan memiliki inti es teratai putih?!... Argh! Ini benar-benar rumit!..." Tian Lei menggosok-gosok wajahnya dengan kedua tangannya karena pusing dengan permasalahan ini.
Sedangkan Zi Li Yan dan Zi Lin Feng yang melihat itu saling berpandangan karena bingung dengan tingkah Tian Lei.
"Tuan muda Tian Lei. Ada apa? Apakah anda sakit?..."
Tian Lei tersadar dan menghentikan tingkah konyolnya saat ini. "Tidak apa-apa. Aku hanya ngantuk. Kalian tidak perlu khawatir. Jika wanita itu benar-benar memiliki tanda teratai putih di dahinya, maka Bing Yan sudah pasti baik-baik saja. Bahkan mungkin akan mencapai puncak dunia ini..."
"Apakah anda kenal dengan wanita ini?..." Zi Li Yan sangat penasaran.
"Ya, kurang lebih begitu. Guruku mengenal wanita ini. Tenang saja, dia adalah wanita yang baik..."
"Apakah benar?..."
"Ya, begitulah..."
"Tentu saja baik. Bahkan ia menolak tawaran orang-orang itu untuk ikut melawanku dulu..." Pikir Tian Lei.
Zi Li Yan menghela nafas lega. "Baguslah. Semoga Bing Yan baik-baik saja disana..."
"Walikota Zi Li Yan, senior Zi Lin Feng. Perjalananku menuju wilayah reruntuhan kuno akan memakan waktu yang panjang. Maafkan aku jika tidak sopan, tapi jika tidak ada hal lain lagi, maka saya harus segera berangkat..."
"Ah, benar juga. Sebenarnya tidak ada hal lain lagi. Maafkan kami karena menunda keberangkatan anda..." Ucap walikota Zi Li Yan.
"Tidak apa-apa. Kalau begitu aku akan melanjutkan perjalanan ku. Anda tenang saja, suatu hari nanti aku akan membawa Bing Yan kembali..." Ucap Tian Lei sembari berjalan menuju pintu keluar.
"Ya, saya harus berterimakasih pada anda untuk hal itu..."
"Kalau begitu, aku pergi dulu..." Ucap Tian Lei, setelah sampai di luar kediaman.
"Baiklah. Berhati-hatilah..."
"Ya..." Tian Lei mengepakan sayapnya dan terbang ke langit.