LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kebangkitan yang lebih awal


Tian Lei memasuki Lembah Kabut Racun dengan santai, ia menggunakan kekuatan mata ungunya untuk menunjukkan jalan menuju tempat pelatihan Yu'er.


Setelah lama berjalan, Tian Lei akhirnya sampai di tempat pelatihan Yu'er, tapi saat ia melihat ke sekitar Bunga Racun Pemikat, Tian Lei sama sekali tidak bisa menemukan keberadaan dari Yu'er.


Tian Lei lalu memutar-mutar pandangannya, ia melihat ke segala arah untuk mencari keberadaan Yu'er. Tapi, saat ia sedang mencari, Tian Lei dapat merasakan dingin di belakangnya, ia kemudian melihat ke arah belakang dengan cepat dan melihat sesosok gadis hendak mencakarnya dengan kukunya yang panjang.


Tian Lei seketika langsung menghindari serangan itu, ia kemudian menatap gadis itu dalam-dalam. "Apakah itu... Yu'er?..." Ucapnya dengan pelan.


Gadis yang menyerupai iblis itu kemudian mulai bergerak lagi dengan kecepatan yang luar biasa, Tian Lei menajamkan penglihatan matanya dan menangkap pergelangan tangan kecil dari gadis yang ingin menyerangnya, ia kemudian dengan cepat melompat naik ke atas untuk keluar dari dalam lingkungan kabut racun.


Setelah terbang seperti sebuah rudal yang amat cepat, Tian Lei akhirnya berhasil menembus penghalang kabut racun. Setelah keluar dari tempat yang memusatkan penglihatannya, Tian Lei akhirnya bisa melihat gadis yang ia bawa dengan jelas.


Dan benar saja, itu adalah Yu'er, ia sekarang telah berada di fase transformasi Tubuh Laba-laba Iblis secara tak sadar.


Tian Lei lalu melesat menuju ke arah Ni Xien, setelah sampai di sana, Tian Lei langsung berkata dengan tergesa-gesa.


"Ni Xien! Cepat ikuti aku!" Tian Lei dengan kata-kata yang singkat itu kemudian bergerak lagi dengan cepat menuju ke arah air terjunnya.


Ni Xien yang bingung dengan situasi itu hanya mengiyakan, ia mengepakan sayapnya dan terbang mengikuti Tian Lei.


Setelah lama mereka terbang, mereka bertiga akhirnya sampai di tempat air terjun pelatihan Tian Lei.


Tanpa basa-basi, Tian Lei menahan pergerakan dari Yu'er, ia kemudian membuat sebuah lingkaran Aray penyegel dan menempatkan Yu'er di dalam lingkaran itu.


Di dalam lingkaran Aray penyegel, Yu'er sama sekali tidak bisa bergerak, bahkan tidak bisa memberikan perlawanan karena pergerakannya benar-benar terkunci.


Di saat yang bersamaan, Ni Xien telah sampai di sana juga, ia bergegas menuju tempat Tian Lei dan melihat adiknya dalam lingkaran Aray penyegel.


"Saudara Tian. Ada apa? Kenapa dengan Yu'er?..." Nada bicara Ni Xien tampak panik.


Tian Lei tanpa melirik ke arah Ni Xien berbicara. "Aku juga tidak tahu, dia tiba-tiba menyerangku. Kemungkinan terbesarnya adalah Yu'er telah menghadapi roh Laba-laba Iblis lebih awal dan Jiwanya yang lemah mulai tersingkir..." Ucap Tian Lei.


"Apa?! Lalu apa yang harus kita lakukan?!" Ni Xien sekarang benar-benar panik.


Tian Lei yang telah duduk bersila melihat ke arah Yu'er yang benar-benar telah kehilangan jiwanya. "Aku akan mencoba menolong..." Ucapnya.


Tian Lei lalu memegang dahinya dengan dua jari kanannya. "Saat proses ini, kau harus menjaga kami..." Ucap Tian Lei.


"Baik" Ni Xien benar-benar memantapkan hatinya untuk bisa menjaga kedua orang tersebut.


Saat kedua jari Tian Lei telah menyentuh dahinya, cahaya bersinar terang di sana dan memancar menuju Yu'er.


Saat itu juga, Tian Lei telah menutup matanya, saat ia membuka matanya lagi, ia telah berada di dalam lautan spiritual yang penuh dengan kabut racun abu-abu.


"Ini... Lautan spiritual Yu'er?" Ucap Tian Lei, ia baru pertama kali memasuki lautan spiritual seorang ahli racun.


Tian Lei lalu duduk bersila di tempatnya saat ini,ia memegangi dagunya sambil berpikir dengan keras.


"Hm... Bagaimana caraku menolongnya? Bahkan aku tidak tahu mereka bertarung di mana..." Ucap Tian Lei, sorot matanya tiba-tiba seperti telah tertembak sesuatu, ia tanpa sadar melirik ke arah lantai yang berupa lautan di bawahnya.


"Sudah berada di sini, sepertinya harus mengambil resiko..." Ucap Tian Lei, ia berdiri tegak dan melompat masuk ke dalam lautan seperti perenang profesional.


Byur!!


Tian Lei terus masuk ke dalam lautan itu, di setiap jalannya, ia telah melihat banyak kenangan-kenangan dari Yu'er, bahkan saat Yu'er terkena gigitan laba-laba iblis juga terekam di sana.


Setelah melihat begitu banyak hal, Tian Lei akhirnya menemukan sebuah memori yang menurutnya mencurigakan, Tian Lei lalu menerobos masuk ke dalamnya.


"Hei, bukankah itu terlalu sadis? Kau bisa membunuhnya loh..." Ucap Tian Lei dengan santai.


Laba-laba iblis yang menyerap jiwa Yu'er lalu melihat ke arah Tian Lei. "Manusia? Kenapa manusia lain bisa berada di sini?..." Ucapnya dengan suara wanita namun sedikit serak.


"Sudahlah, tidak perlu basa-basi. Aku sedang terburu-buru..." Ucap Tian Lei dengan dingin.


"Dasar sombong!" Ucap Laba-laba Iblis, ia kemudian melesat menuju ke arah Tian Lei.


Tian Lei tersenyum saat itu, ia mengangkat tangannya ke arah datangnya laba-laba iblis, dari telapak tangannya yang terbuka, muncul cahaya berwarna emas yang sangat terang.


Cahaya emas dengan kekuatan jiwa yang kuat itu akhirnya memancar keluar dan menembak ke arah laba-laba iblis.


Wuzz!!!


Gelombang cahaya emas itu mengenai tubuh jiwa Laba-laba Iblis dan membuatnya terpental dengan luka jiwa yang parah.


"Bagaimana?... Bagaimana seorang manusia yang masih muda bisa memiliki kekuatan jiwa sekuat ini?..." Laba-laba iblis tampak bingung dan juga panik.


Tian Lei tersenyum. "Heh, kau tidak perlu tahu. Yang jelas, hanya kekuatan jiwa seorang Penguasa Tertinggi yang bisa mengalahkan jiwaku..." Ucap Tian Lei sambil melesat mendekati laba-laba iblis.


Tian Lei mengangkat telapak tangannya dan mengarahkannya ke arah roh Laba-laba Iblis. "Sekarang, matilah..." Ucap Tian Lei.


Dari telapak tangan kanan Tian Lei kini muncul lagi seberkas sinar yang terang, itu mengumpulkan energi yang kuat sebelum ia akan di tembakkan.


Melihat serangan cahaya yang begitu kuat, laba-laba iblis menggigil, tapi ia juga tidak mau menghilang begitu saja.


Laba-laba iblis memusatkan kekuatan jiwanya pada satu titik di tubuh jiwanya, ia lalu meningkatkan segala energi dalam tubuh jiwanya yang bisa membuat jiwanya meledak.


Tian Lei mengerutkan keningnya dengan tatapan yang tajam pada laba-laba iblis, ia kemudian tampak marah.


"Apa lagi yang akan kau lakukan, hah?!" Ucap Tian Lei dengan nada membentak yang tinggi.


"Hahaha! Aku tidak bisa bersaing dengan kekuatan jiwamu, tapi aku bisa meracuni jiwa gadis itu hingga ia tidak memiliki harapan untuk hidup lagi! Hahaha!..." Laba-laba iblis berkata dengan senang.


Tanpa pikir panjang lagi, Tian Lei langsung menembakkan kekuatan cahaya yang telah berkumpul di telapak tangannya dan mengarahkannya pada laba-laba iblis.


Cahaya yang ditembakkan oleh Tian Lei begitu kuat dan cepat, hingga dalam hitungan detik itu telah berada di depan mata laba-laba iblis dan mengenainya hingga terjadi ledakan.


Bom!


Tapi, Secara bersamaan, laba-laba iblis meledakkan kekuatan jiwanya, ia kemudian berubah menjadi bayang-bayang hitam yang merupakan racun jiwa. Sebuah racun yang bisa menghancurkan jiwa dan hanya bisa hilang ketika penderita racun ini mencapai ranah Xiantian.


Bayang-bayang racun jiwa itu melesat ke arah jiwa Yu'er yang masih tidak sadarkan diri. Menyadari ini, Tian Lei dengan cepat membuat gerakan, ia melesat menuju Yu'er dan memeluknya untuk melindungi Yu'er dari serangan racun.


Ia melakukan itu bukan karena ia sangat ingin, tapi itu sebagai bentuk balas budinya. Jika Yu'er tidak ada, kemungkinan Tian Lei telah mati saat Feng Jia mengarahkan pedangnya ke arah Tian Lei beberapa bulan yang lalu.


Bayang-bayang racun jiwa dalam pergerakan yang cepat akhirnya sampai dan mengenai punggung Tian Lei.


Setelah itu, di punggung Tian Lei muncul sebuah pola-pola yang membentuk tubuh Laba-laba Iblis dengan disertai aura racun yang kuat.


"Sial..." Ucap Tian Lei dengan nada kesal.


"Hahaha! Bocah, dengan kekuatanmu saat ini, kau hanya memiliki satu tahun sebelum kau mati. Bahkan jika aku mati sekarang ini, itu tidak akan sia-sia..." Suara dari laba-laba iblis yang tadi kembali terdengar sebelum ia benar-benar lenyap.


Tian Lei sedikit melirik ke arah punggungnya walau tidak bisa. Dengan senyum percaya diri dia berkata. "Heh, Kau mungkin harus menangis mendengar ini. Tapi, hanya memerlukan waktu tujuh bulan untukku mencapai ranah Xiantian..." Ucap Tian Lei dengan yakin.