
Shi Xiang Shen menunjukkan tatapan serius ke arah Tian Lei. "Saat pelatihan tertutup, aku sesekali membaca catatan kuno dan menemukan bahwa sepuluh ribu tahun yang lalu, seorang Kaisar Sejati telah mengorbankan dirinya untuk melindungi umat manusia. Dan ia meninggalkan sebuah klan yang melayaninya untuk melindungi dunia ini untuk sementara. Kemungkinan klan darah mempercayai ini dan berhati-hati dalam bertindak. Mungkin juga, mereka dulu berniat untuk menghancurkan klan pelindung ini tapi malah terluka parah oleh kami..." Ucap Shi Xiang Shen.
Raut wajah Tian Lei semakin serius, ia tampak tertarik dengan klan yang di tinggalkan oleh Kaisar itu. Dan pastinya kaisar itu adalah Leluhurnya, Kaisar Tiandi.
Tian Lei mengangkat wajahnya dan mengarahkan pandangannya ke arah Shi Xiang Shen. "Lalu, ada dimana klan itu?..." Tian Lei penasaran.
Shi Xiang Shen menggeleng. "Aku tidak tahu. Tapi yang jelas, jika ada hamparan air yang luas dan ada pulau di tengahnya, maka mereka ada di pulau tersebut. Aku dulu pernah mencari mereka, tapi tidak bisa kutemukan..."
Tian Lei mengangguk, setidaknya ia tidak menanggung keamanan dunia ini sendirian, masih ada sebuah klan kuat yang ditinggalkan oleh Leluhurnya.
Shi Xiang Shen yang melihat Tian yang berpikir dengan serius akhirnya tersenyum hangat.
"Bocah, karena sudah menemukan seseorang yang berjodoh, aku akan memberikan semua yang aku punya padamu..." Ucap Shi Xiang Shen.
Tian Lei mengarahkan pandangannya ke arah Shi Xiang Shen, ia penasaran apa yang akan diberikan oleh Shi Xiang Shen padanya.
Shi Xiang Shen mengeluarkan sebuah cincin dari kekosongan. "Ini adalah cincin penyimpanan ku dulu. Di dalamnya ada ribuan pil tingkat 8 dan banyak herbal tingkat 8 juga. Ambillah, mungkin ini akan berguna bagimu..." Ucapnya dan memberikan cincin itu pada Tian Lei.
Tian Lei dengan senang hati mengambil cincin tersebut dan memasangnya di jarinya, berdampingan dengan cincin penyimpanan yang ia punya.
Shi Xiang Shen kemudian mengambil Spirit Es Suci dan melayangkannya di telapak tangannya.
"Bocah, Spirit Es Suci ini akan aku berikan padamu. Aku percaya bahwa kau akan menggunakannya untuk kebaikan..." Ucap Shi Xiang Shen dan lagi-lagi memberikannya pada Tian Lei.
Spirit Es Suci sekarang melayang di atas telapak tangan Tian Lei, Tian Lei dengan cepat mengambil sebuah botol pil dengan ukuran yang besar di cincin penyimpanannya dan memasukkan Spirit Es Suci ke dalamnya dengan perlahan.
Ia berencana untuk memberikannya pada Xie Ningxiang saat ia kembali agar kultivasi Xie Ningxiang bisa meningkat dengan cepat.
Kali ini, Shi Xiang Shen tidak mengeluarkan apa-apa, ia hanya menatap Tian Lei dengan hangat.
"Bocah..." Panggilnya dan Tian Lei segera menengok dan mengangkat alisnya.
"Aku akan memberikan sisa kekuatanku padamu. Mungkin akan meningkatkan sedikit kultivasimu..." Ucap Shi Xiang Shen.
Tian Lei terkejut, karena dengan memberikan sisa kekuatan dari sebuah roh, maka roh itu akan menghilang selamanya dari dunia ini.
"Senior, apa anda yakin?.." wajah Tian Lei saat ini tampak tegang.
Shi Xiang Shen tersenyum dan mengangguk. "Tentu, kupikir kau pasti adalah orang yang baik..." Ucapnya
"Bersiaplah..." Ucap Shi Xiang Shen sambil mengumpulkan sisa kekuatannya di kedua telapak tangannya.
Tian Lei mengangguk dan memancarkan tatapan serius di matanya.
Saat Shi Xiang Shen akan mentransfer kekuatannya, ia kembali bertanya. "Bocah, siapakah namamu?..."
"Tian Lei, namaku adalah Tian Lei..." Ucapnya.
Shi Xiang Shen tersenyum. "Nama yang bagus..." Ucapnya dan memulai transfer kekuatannya.
Shi Xiang Shen dengan cepat memajukan kedua telapak tangannya dan mengarahkannya pada Tian Lei.
Cahaya bersinar terang dan menembus masuk ke dalam tubuh Tian Lei.
Kekuatan energi spiritual yang besar mulai memasuki tubuh Tian Lei dan meningkatkan kekuatannya dengan cepat.
Xiantian bintang 3!
Xiantian bintang 4!
Xiantian bintang 5!
Karena kekuatannya telah habis, roh dari Shi Xiang Shen mulai memudar di udara.
"Tian Lei... Sampai akhir hayatmu, kau harus berada di pihak manusia..." Ucapnya.
Tian Lei mengangguk dengan serius, dan itu membuat senyuman terbentuk di wajah Shi Xiang Shen sebelum ia benar-benar menghilang.
Saat roh Shi Xiang Shen benar-benar telah menghilang, Tian Lei menghela nafasnya dengan kesedihan di dalamnya.
Ia lalu melirik ke arah bahan-bahan herbal di dalam ruangan itu dan segera memasukkan mereka ke dalam cincin penyimpanannya.
Ia lalu kembali melihat ke arah tulang ular milik Shi Xiang Shen dan merasakan bahwa di sana masih ada kekuatan dingin yang kuat.
Tian Lei segera keluar dari tempat tersebut dan menghampiri Xiao Bai.
"Xiao Bai!..." Panggil Tian Lei.
Xiao Bai menoleh ke arah orang yang memanggilnya dan melihat Tian Lei telah keluar dari kolam.
"Kakak, ada apa?.." ucapnya dengan senang.
"Kau masuklah ke dalam kolam dan masuk ke dalam gua yang ada di dasarnya. Seraplah energi dingin yang ada di tulang hewan buas di dalamnya..." Ucapnya dan tangannya menunjuk ke arah kolam.
Xiao Bai mengangguk, ia segara menuruti kata-kata Tian Lei dan masuk ke dalam kolam.
Tian Lei melihat ke arah pedalaman hutan. "Baiklah, waktunya mencoba hal yang membuatku penasaran..." Ucapnya dan masuk ke dalam pepohonan.
.
Di pedalaman hutan, Tian Lei duduk bersila di atas sebuah batu.
Tian Lei sebenarnya selama ini selalu memikirkan bagaimana jika ia menyatukan kekuatan dari Api Ungu dengan Api Emas. Apakah itu akan berhasil?
Jika itu berhasil, maka kekuatannya pasti akan lebih hebat, juga pastinya kemampuan regenerasinya akan lebih cepat.
Tian Lei mulai mengeluarkan kedua jenis api miliknya, ia mengeluarkan kobaran api emas di tangan kanannya dan kobaran api ungu di tangan kirinya.
Tian Lei menyatukan kedua telapak tangannya dan kedua api yang berbeda mulai berlawanan satu sama lain.
Tian Lei mencoba untuk menstabilkan kekuatan masing-masing api dan memindahkan inti api dalam dirinya ke dalam lautan Spiritualnya.
Api ungu membara di dalam lautan spiritual Tian Lei, dan api emas juga membara di sekitar teratai emas.
Tian Lei dengan cepat mendekatkan kedua jenis api tersebut, pada awalnya kedua api ini terus melawan.
Tapi Tian Lei tidak mau menyerah dan terus mencoba membuat mereka berdampingan layaknya Yin dan Yang.
Waktu berlalu dengan cepat, api ungu dan api emas mulai menyatu dengan baik tanpa ada permusuhan.
Dalam satu bulan, api ungu mulai memasuki teratai emas dan membuat sebagian dari kelopak teratai emas berubah menjadi warna ungu.
Dan dua Minggu kemudian, teratai emas dalam lautan spiritual Tian Lei telah berubah sepenuhnya menjadi teratai berwarna hitam yang bercampur dengan sedikit warna emas.
.
SEBENARNYA WARNA EMAS BERCAMPUR WARNA UNGU ITU JADI COKELAT, TAPI GAK ENAK, MASA API WARNA COKLAT. JADI, SAYA PUTUSKAN UNTUK MENGGANTINYA JADI WARNA EMAS HITAM.
JANGAN LUPA MAMPIR KE NOVEL LELUHUR AGUNG ^_^
LIKE, KOMEN, HADIAH DAN VOTE NYA JANGAN LUPA ^_^