
Kedua bagian tubuh Spirit Petir yang telah terbelah akhirnya mulai memudar dan berubah menjadi kabut merah yang terus bergerak naik ke atas awan.
Saat hampir semua kabut terangkat, samar-samar terlihat cahaya merah dari dalam kabut tersebut.
Setelah semua kabutnya benar-benar sirna dari daratan, tampak sebuah kristal berwarna merah yang melayang dan memancarkan cahaya merah dengan beberapa aliran petir merah yang menyambar.
Kristal merah itu juga tampak memiliki energi spiritual yang sangat kaya, jika seseorang menyerapnya pasti akan meningkat jauh.
Kristal merah itu adalah inti petir dari Spirit Petir yang telah mati, jika Tian Lei menyerapnya kemungkinan akan meningkat dua tingkat.
Melihat keberadaan kristal tersebut, Tian Lei tersenyum puas. "Baiklah. Ini dia..." Ucapnya dan bergerak ke arah kristal merah.
Setelah berada di depan inti petir merah, Tian Lei tersenyum dan segera mengambil inti petir merah dengan tangan kanannya.
Tian Lei mengangkat tangan kanannya dan mulai menyerap inti petir untuk melakukan peningkatan.
"Segel Kegelapan Tanpa Batas! Melahap Semesta!..."
Sebuah pusaran berwarna hitam muncul di belakang tubuh Tian Lei, ukurannya cukup besar dan muat untuk dimasuki tiga orang sekaligus.
Pusaran hitam itu mulai menyerap energi spiritual yang terkandung di dalam inti petir dengan kecepatan yang luar biasa.
Dalam Lima belas menit, inti petir mulai terkuras habis-habisan dan setelah tiga jam Tian Lei menyerap inti petir itu, hanya tersisa sedikit energi saja di dalamnya.
Tian Lei membuka matanya dengan sorot mata bercahaya ungu, seketika Tian Lei menggunakan kesempatan untuk menyerap sisa energi spiritual di dalam inti petir dalam satu langkah.
Ketika selesai, energi spiritual dalam dantian Tian Lei mulai bergejolak dan mengamuk.
Wuzz!!!
Tian Lei mengeluarkan luapan energi spiritual yang sangat dahsyat hingga membuat pilar cahaya ungu menembus langit yang gelap.
Ketika gelombang cahaya ungu telah menghilang, Tian Lei membuka matanya dan merasakan kultivasi nya telah mencapai Xiantian bintang 6.
Tian Lei tersenyum puas ketika merasakan itu, tangannya mengepal erat dengan semangat.
"Bagus! Dengan ini, bahkan jika ada ahli Sovereign, aku dapat mengalahkannya..." Ucap Tian Lei dengan semangat.
Ketika ia telah selesai berkultivasi, sama seperti lantai sebelumnya, sebuah portal kembali menelan Tian Lei dan membuat Tian Lei menghilang tanpa jejak.
Di luar menara, setiap sosok terlihat sangat terkejut dan kagum setelah melihat proyeksi menara Naga Biru mulai menunjukkan bahwa Tian Lei telah menyelesaikan lantai kedua.
Tapi, tak sedikit yang merasa aneh dan heran dengan hal ini. Pasalnya, Tian Lei membutuhkan waktu satu jam untuk menyelesaikan lantai pertama, tapi ia hanya membutuhkan waktu kurang dari empat jam untuk menyelesaikan lantai kedua, meskipun sebenarnya kesulitan lantai kedua berkali-kali lipat lebih sulit dari lantai pertama? Omong kosong macam apa ini?
Bahkan jenius nomor satu di sekte Naga Biru yakni Chen Tian, ia memerlukan waktu enam jam untuk menyelesaikan lantai kedua, karena petir-petir di lantai kedua sangatlah menyakitkan.
Dan tentu saja pikiran mereka itu dilandasi ketidaktahuan mereka, bahwa ujian yang dijalani Tian Lei saat ini berbeda dengan para murid. Dan kekuatan Tian Lei juga berkali-kali lebih kuat dari Chen Tian.
Bahkan jika ada seratus Chen Tian, Tian Lei akan sanggup menghadapinya.
Sementara itu, di tempat Chen Tian dan yang lainnya, keempat sosok tampak terkejut dan bingung dengan hasil Tian Lei saat ini.
Sementara Li Quan, semakin menatap menara biru dengan tatapan serius.
.
Tian Lei membuka matanya dan menyadari bahwa dirinya sekarang berada di puncak gunung berapi.
Tian Lei segera merasakan aura yang membakar tubuhnya ketika dia tersadar, seketika energi api hitam mulai menyelimuti seluruh tubuhnya dan menjadi perisai dari elemen api dari luar.
Tian Lei menatap kolam lava di bawahnya, ia lalu mengangkat pandangannya dan menatap ke depan.
Betapa terkejutnya Tian Lei, ketika dia menatap ke depan, dia dapat melihat sebuah teratai ungu yang mengambang di tengah-tengah lava.
Tian Lei dengan matanya yang terbuka lebar menatap teratai ungu dengan semangat membara.
"Teratai Api Surgawi?..." Gumamnya.
Teratai Api Surgawi adalah salah satu ramuan herbal surgawi yang sangat langka dan sangat berguna bagi peningkatan kultivasi seorang kultivator. Terutama kultivator di bawah ranah Sovereign. Mungkin ini akan langsung meningkatkan satu ranah kecil kultivasi Xiantian.
Tapi, yang paling penting dan bermakna dari Teratai Api Surgawi ini adalah ia dapat meningkatkan pondasi dan potensi kultivasi seseorang.
Tian Lei tersenyum ketika melihat teratai Surgawi di depan matanya. "Bagus. Bahan terakhir untuk membuat Pil Pondasi Dewa untuk ayah telah di dapatkan..." Ucapnya.
"Tapi, dimana ujiannya?..." Ucap Tian Lei ketika ia telah menyadari bahwa ruang sekitarnya telah tersegel dan hanya menyisakan kolam lava.
Tian Lei menggeleng dan segera melesat, ia mengambil Teratai Api Surgawi lalu memasukkannya ke dalam cincin penyimpanannya.
Ketika Tian Lei telah selesai memasukkan Teratai Api Surgawi ke dalam cincin penyimpanannya, portal ruang kembali terbuka dan menelan Tian Lei.
Tian Lei kembali membuka matanya dan menyadari dirinya ada di atas hamparan pasir emas yang sangat luas.
Tian Lei melihat ke arah telapak tangannya dengan serius. "Ternyata memang tak ada ujiannya..." Ucapnya.
Sementara itu, sama seperti sebelumnya, seluruh sosok yang menonton ujian Tian Lei kembali dibuat terkejut dengan kecepatan Tian Lei dalam menaiki lantai.
"Apa sebenarnya ujian di lantai ketiga ini? Ini bahkan belum sampai setengah jam!..." Xi Liang tampak tertegun ketika melihat titik emas menaiki lantai empat.
Zui Zhang Li menggeleng. "Aku juga tidak tahu, tapi yang jelas ujian ini akan memberikan keuntungan untuk Tian Lei..." Ucapnya dan Jie Xuan Long mengangguk setuju.
Tian Lei memutar pandangannya dan melihat sekitarnya, ia kini menjadi bingung karena hanya dapat melihat hamparan pasir emas yang tak terhingga dengan kegelapan malam.
"Kali ini, apakah tak ada ujian lagi?..." Tanya Tian Lei dengan alis terangkat.
Ketika Tian Lei berkata demikian, Tian Lei perlahan mulai merasakan energi penekanan yang sangat luar biasa dari atas langit.
Tian Lei segera menaikkan pandangannya dan menatap ke arah langit.
Tian Lei kini dapat melihat cahaya emas yang sangat terang menyinari langit yang gelap.
Sinar emas itu mengeluarkan tekanan yang sangat luar biasa, bahkan tubuh Tian Lei sempat bergetar merasakan tekanan ini.