
Saat Tian Lei telah berada di depan para tetua keluarga Chen, semua tetua segera membungkuk hormat kepada Tian Lei.
"Terimakasih atas bantuannya, tuan muda Tian Lei!.." Semua orang berkata dengan serentak dan dibalas dengan anggukan kepala dan senyuman tulus dari Tian Lei.
Pada saat ini, Chen Tian maju ke depan untuk menghampiri Tian Lei, dia menyatukan dua kepalan tangannya dan menempatkannya di depan dada dengan hormat.
"Junior Tian Lei, terimakasih atas bantuanmu. Aku akan selalu mengingat kebaikan ini..." Ucapnya dengan senyuman persahabatan.
Tian Lei kembali mengangguk. "Ya, sama-sama. Lagipula, bisa dibilang bahwa aku juga terlibat setelah mematahkan tangan Liu Bai itu..."
"Tuan muda Tian Lei, bagaimana jika kembali ke kediaman keluarga Chen dan menikmati jamuan sebagai tanda terimakasih kami?..." Salah satu tetua menyela.
"Yah, kurasa ini bukan ide yang buruk..." Balas Tian Lei.
"Tidak!..."
Merespon hal ini, Chen Tian segera menggelengkan kepalanya dengan wajah yang serius menatap Tian Lei.
Tian Lei berbalik menatap dengan alis terangkat dengan heran ke arah Chen Tian.
"Kenapa?..."
"Mereka dalam bahaya..." Ucap Chen Tian dengan serius.
Tian Lei semakin heran dan penasaran. "Jangan buat ini jadi membingungkan..." Ucapnya.
"Satu minggu yang lalu, aku menerima surat dari Li Quan. Di surat itu dikatakan bahwa Nona saint dan kedua saudaramu telah menyinggung Sekte Petir Ganas yang merupakan Penguasa Xibian Utara. Jarak Xibian Utara ke Xibian Selatan ini adalah sekitar beberapa hari perjalanan. Karena Li Quan berinisiatif menyembunyikan dan melindungi mereka di keluarga Li, Kemungkinan besar keluarga Li sudah terkepung oleh musuh. Jadi, tak ada waktu bagimu untuk tetap disini..." Ucap Chen Tian.
Mendengar penjelasan yang diberikan Chen Tian, Tian Lei segera cemas karena ia tahu dengan kekuatan Kaisar Perang dan yang lainnya, bahkan jika keluarga Li ikut membantu, mereka takkan mampu menahan Sekte Petir Ganas yang memiliki ahli Sovereign bintang 6 yang hampir menerobos bintang 7.
Setelah menunduk dalam kecemasan, Tian Lei mengangkat kepalanya dan dengan serius menatap Chen Tian.
"Baiklah, kalau begitu aku benar-benar tak boleh menunda waktuku lagi..." Ucapnya.
Tian Lei menyatukan dua kepalan tangan di depan dadanya. "Semuanya, aku pamit. Maaf tak bisa melihat kediaman keluarga Chen..." Ucap Tian Lei.
Semua tetua memberi hormat dan mengangguk. "Baiklah, hati-hati dalam perjalanan anda tuan muda..."
Tian Lei tersenyum dan mengangguk. "Baik, terimakasih..." Ucapnya dan sebuah portal ruang dan waktu segera menelannya dengan cepat.
"Kakak, apakah kak Tian Lei akan baik-baik saja?..." Chen Fei'er segera bertanya dengan rasa khawatir.
Chen Tian melihat ke arah adiknya lalu menggelengkan kepalanya. "Entahlah, aku tak begitu tahu kekuatan penuh dari Tian Lei. Tapi, melihatnya yang bahkan tak membuat persiapan apapun, itu artinya dia telah memiliki kepercayaan diri untuk menang..."
"Dari semua itu, kita hanya bisa percaya padanya..." Ucap Chen Tian dan semua orang mengangguk setuju.
Setelah kepergian Tian Lei, keluarga Chen yang telah mendapatkan kemenangan segera pulang ke kediaman mereka. Begitu juga dengan keluarga Liu yang sebenarnya telah pergi lebih dahulu sebelum Keluarga Chen.
Sementara itu, di dalam dimensi ruang dan waktu, Tian Lei melesat dengan kecepatan tinggi meskipun dirinya tahu bahwa melawan hukum ruang dan waktu dengan melebihi batas akan menciptakan badai kekosongan.
Tapi, dia tidak peduli karena keselamatan ketiga orang itu lebih penting baginya.
Dengan wajah yang panik dan khawatir, Tian Lei terus menerobos penghalang.
.
Tujuh hari kemudian.
Di kediaman keluarga Li, sebuah formasi pertahanan yang kuat telah terpasang dengan baik dan dapat bertahan selama beberapa hari lagi.
Kota kekuasaan keluarga Li adalah kota Gunung Biru, untungnya keluarga Li telah memperhitungkan kedatangan Sekte Petir Ganas dan telah mengevakuasi semua penduduk ke tempat perlindungan.
Di luar formasi, ada ratusan ahli Immortal tingkat tinggi, puluhan ahli Xiantian yang beragam dan empat orang Sovereign yang salah satunya adalah Feng Lei yang merupakan patriak Sekte Petir Ganas dan ahli Sovereign bintang 6 puncak.
Di sebuah tempat perkumpulan Sekte Petir Ganas di kota Gunung Biru yang telah kosong, patriak Sekte Petir Ganas berdiri di puncak kediaman sambil menatap penghalang yang melindungi kediaman keluarga Li.
Patriak Sekte Petir Ganas ini bukan hanya dikenal sebagai sosok kuat dan ahli petir yang handal, tapi ada sifat yang lebih terkenal dari semua itu.
Yakni, dia adalah sosok pria mesum dan suka mengoleksi wanita penghibur untuk dirinya sendiri.
Alasan penyerangan ini juga sangatlah sepele, dikarenakan lebih dari sebulan yang lalu dirinya melihat Ning'er di sebuah kota dan dia langsung tergila-gila dengan kecantikan Ning'er, dia segera menggoda Ning'er dan memaksa Ning'er untuk ikut dengannya ke Sekte Petir Ganas.
Ning'er dengan marah menolak dan membuat amarah Feng Lei memuncak.
Pada situasi yang menegangkan, dirinya bertarung dengan Kaisar Perang tapi dapat menang dengan mudah.
Tapi, dengan keberuntungan yang besar, ketiga orang ini dapat melarikan diri.
Dengan pengejaran siang dan malam, mereka bertiga akhirnya dapat ditemukan, mereka menjalani pertarungan yang sengit dan membuat Xiao Bai terluka parah karena kalah saat adu kekuatan dengan salah satu tetua.
Di saat yang tidak menguntungkan, Li Quan yang telah mendapatkan informasi ini sejak awal dan telah mendesak ayahnya untuk menolong akhirnya datang bersama dengan kekuatan utama keluarga Li.
Tanpa adanya dukungan kekuatan dari Feng Lei, pihak Sekte Petir Ganas yang di pimpin oleh dua Sovereign akhirnya dapat di kalahkan.
Hal ini membuat Sekte Petir Utara kehilangan dua tetuanya dan membuat konflik semakin memanas.
Hingga beberapa hari setelah kekalahan mereka, Sekte Petir Ganas akhirnya dapat mengetahui bahwa yang membantu Ning'er dan yang lainnya adalah keluarga Li.
Mereka tanpa pikir panjang lagi segera berangkat ke kota Gunung Biru dan mengepung kediaman Keluarga Li hingga saat ini.
"Penghalang ini benar-benar menyusahkan. Sudah hampir satu bulan kami di sini, tapi sama sekali tidak bisa menghancurkannya..." Ucapnya dengan serius.
"Tapi..."
Feng Lei tersenyum dingin sambil menjilat bibirnya sendiri. "Wanita yang Feng Lei inginkan takkan pernah bisa lepas!..."
Ketika Feng Lei terdiam selama beberapa detik sambil terus menatap penghalang, sosok tua muncul di belakangnya dan segera berlutut.
"Patriak, kami telah menemukan titik kelemahan dari penghalang. Seharusnya, dengan gabungan kekuatan anda dan kami tiga tetua, kita pasti bisa menghancurkan penghalang dan membuatnya kehilangan fungsi..."
Ketika mendengar berita yang sangat baik ini, wajah Feng Lei segera senang.
"Hahaha! Bagus! Umumkan perintahku! Kita akan bergerak sekarang!..."
"Baik tuanku..."