
"Senior, jika saya boleh tahu, apakah anda adalah anggota klan Ular Es dimasa lalu?..." Tian Lei tidak tahan untuk bertanya.
Sosok pria tua melihat ke arah Tian Lei, ia kemudian berkata dengan serius, tapi ada penyesalan dibaliknya.
"Aku Shi Xiang Shen, pemimpin klan Ular Es dua generasi di atas Shi Luo. Juga merupakan kakek dari Shi Luo..."
Kata-kata pria yang bernama Shi Xiang Shen mengejutkan Tian Lei.
"Shi Xiang Shen? Anda adalah Shi Xiang Shen? Sang pemimpin klan Ular Es yang berada dalam satu generasi dengan Kaisar Shenwu?..."
Shi Xiang Shen mengangguk. "Ya, itu benar..." Ucapnya.
Tian Lei mengerutkan keningnya dan kembali bertanya. "Jika anda berasal dari klan Ular Es, mengapa anda berada di benua barat? Apakah anda mencari sesuatu?..."
Tian Lei tidak percaya jika seseorang yang kuat seperti Shi Xiang Shen datang ke benua barat hanya untuk berkelana.
Shi Xiang Shen sangat terkenal di dalam sejarah Klan Ular Es, ia adalah sosok yang kuat.
Di bawah kepemimpinannya, klan Ular Es bisa mencapai puncak kejayaannya.
Bahkan, diceritakan bahwa kekuatan Shi Xiang Shen sudah mendekati Penguasa Agung bintang 7 dan darah Ular Es miliknya sudah hampir menyaingi darah Phoenix Suci dan darah Kaisar Naga Sejati yang merupakan garis darah terkuat diantara lima klan kuno.
Tapi, di saat klan Ular Es benar-benar akan mencapai puncak kejayaan yang sebenarnya, Shi Xiang Shen dan empat pemimpin klan kuno lainnya tiba-tiba dikabarkan menghilang dan klan kuno terus menurun hingga sekarang ini.
Shi Xiang Shen menggelengkan kepalanya. "Tujuh ratus tahun yang lalu, aku melakukan pertarungan dengan tetua utama pertama dari klan darah dan mati di daratan ini..." Ucap Shi Xiang Shen.
Kening Tian Lei semakin mengkerut, ia sama sekali tidak bisa mempercayai perkataan itu.
"Bagaimana bisa?..." Tian Lei tampak tak bisa percaya.
Shi Xiang Shen melihat ke arah Tian Lei dengan tatapan yang serius. "Bocah, apakah kau ingin mendengarkan ceritaku?..." Ucap Shi Xiang Shen.
Tian Lei mengangguk dengan yakin. "Tentu..." Ucapnya dan duduk bersila.
Setelah Tian Lei duduk bersila, Shi Xiang Shen mulai menceritakan kisahnya.
Lebih dari seribu tahun yang lalu, Shi Xiang Shen, Kaisar Phoenix Suci, Kaisar Naga Sejati dan Kaisar Shenwu merupakan teman dekat yang telah bertempur bersama melawan portal iblis yang bermunculan.
Kala itu, Kaisar Shenwu masih belum mencapai Penguasa Tertinggi, ia masih berada di ambang Penguasa Agung dan Penguasa Tertinggi.
Singkat cerita, dalam beberapa ratus tahun, Kaisar Shenwu berhasil menembus Penguasa Tertinggi.
Setelah semua iblis yang berdatangan telah dimusnahkan, Kaisar Shenwu memutuskan untuk membuka batasan ruang dunia dan naik ke dunia yang lebih tinggi.
Setelah semua iblis telah dimusnahkan, kedamaian dunia telah tercapai dan semua orang hidup dengan damai.
Ya, tapi kedamaian itu tidak bersifat selamanya. Klan darah yang sudah berdiri hampir sepuluh ribu tahun awalnya hanya diam-diam saja dan tidak pernah mengurusi dunia luar.
Tapi, tujuh ratus tahun yang lalu, karena merasa tidak ada halangan lagi untuk mereka bisa menguasai dunia, klan darah mulai melancarkan aksinya.
Kala itu, pemimpin dari klan Darah sudah mencapai ambang batas dari Penguasa Agung dan Penguasa Tertinggi.
Dia adalah yang terkuat di dunia pada saat itu. Mengetahui rencana dari klan darah, lima klan kuno bersatu untuk menghadapi pemimpin dari klan darah.
Untuk menjaga kedamaian dan ketenangan dunia, mereka berlima memutuskan untuk melakukan pertarungan secara tersembunyi, bahkan anggota klan kuno juga tidak mengetahui ini.
Setelah melakukan pertarungan yang begitu sengit, pemimpin klan darah telah di pukul mundur dengan luka dalam yang parah karena Kaisar Phoenix Suci dan Kaisar Naga Sejati tekah mencapai puncak Penguasa Agung juga.
Sosok itu tiba-tiba keluar dari tubuh pemimpin klan darah, dan dalam satu gerakan dia telah membunuh pemimpin klan Petir Langit dan klan Emas Agung.
Melihat serangannya yang begitu kuat, Kaisar Phoenix Suci dan Kaisar Naga Sejati memutuskan untuk membiarkan Shi Xiang Shen untuk mundur dan mereka berdua akan menahannya.
Pada awalnya, Shi Xiang Shen tidak ingin menerima usulan itu, tapi setelah didesak oleh kedua temannya, dia akhirnya benar-benar melarikan diri seperti kucing pengecut.
Singkat cerita, Kaisar Phoenix Suci dan Kaisar Naga Sejati telah tewas dalam pertarungan, tapi pemimpin klan darah dan sosok mengerikan dari tubuhnya juga terluka parah.
Shi Xiang Shen memutuskan untuk kembali ke klan Ular Es untuk mengambil sebagian dari Spirit Es Suci dan mengangkat pemimpin klan baru.
Setelah menyelesaikan urusannya, Shi Xiang Shen pergi berlatih secara tertutup selama puluhan tahun.
Dalam periode waktu ini, klan darah tidak melakukan gerakan apapun.
Tapi, pada akhirnya mereka menemukan keberadaan Shi Xiang Shen dan memburunya.
Semua anggota klan darah yang memburu Shi Xiang Shen selalu berakhir dengan kematian.
Akhirnya klan darah mengutus panatua utama pertama mereka untuk melawan Shi Xiang Shen.
Saat itu panatua pertama mereka telah berada di tingkat Penguasa Agung bintang 7 puncak dan bisa dikatakan bahwa ia setara dengan Shi Xiang Shen atau lebih kuat.
Shi Xiang Shen yang merasa takkan mampu untuk melawan panatua pertama akhirnya memutuskan untuk melarikan diri untuk kedua kalinya.
Tapi, ia tidak selamanya bisa melarikan diri dari kejaran klan darah.
Shi Xiang Shen dan panatua pertama berhenti melakukan permainan kejar kejaran dan tempat terakhir mereka saat itu adalah benua barat.
Mereka memulai pertarungan mereka di sana, dan dalam pertarungan sengit itu, Shi Xiang Shen berhasil membunuh panatua pertama.
Tapi, kemenangannya juga harus mengorbankan sesuatu, dirinya sama sekali tidak bisa bergerak dan berakhir di sebuah lubang yang besar.
Selain itu juga, Spirit Es Suci yang ia gunakan saat pertarungan harus mengalami kerusakan.
Shi Xiang Shen yang sudah sekarat memutuskan membuat sebuah perisai jiwa dan menggunakan sisa kekuatannya untuk memulihkan keadaan Spirit Es Suci.
.
Setelah mendengarkan cerita yang menurutnya sama sekali tidak bisa dipercaya, Tian Lei berpikir keras.
Tatapannya begitu serius karena ini menyangkut masa depan umat manusia.
Ia mengalihkan pandangannya ke arah Shi Xiang Shen. "Senior, jika klan darah memang sekuat itu, mengapa mereka tidak melakukan gerakan saat ini? Sekarang adalah waktu yang pas untuk menguasai dunia..." Ucap Tian Lei.
Jika menggunakan akal sehat, yang dikatakan oleh Tian Lei tadi adalah benar.
Jika klan darah memulai aksi mereka lagi, sudah bisa dipastikan mereka akan berhasil karena tidak ada yang bisa menghalangi.
Shi Xiang Shen menggelengkan kepalanya dengan mata terpejam. "Itu tidak akan berhasil..." Ucapnya dengan yakin.
Tian Lei mengerutkan keningnya. "Bagaimana bisa? Bahkan Kaisar Jiulong sudah tidak ada. Tidak akan ada yang bisa menghalangi mereka..." Ucap Tian Lei.
Shi Xiang Shen membuka matanya dengan tajam. "Aku tidak tahu siapa itu Kaisar Jiulong yang kau maksud. Tapi, kemungkinan besar, pemimpin klan darah dan sosok dibelakangnya masih terluka. Atau, alasan yang satunya adalah jawaban..." Ucapnya.
Tian Lei mengerutkan keningnya karena bingung. "Alasan yang satunya? Apa maksud anda?..."