
Beberapa saat kemudian, setelah Xuanming Jiaolong telah selesai menceritakan apa yang telah terjadi di wilayah Lingkaran Surgawi, keadaan di aula segera menjadi hening.
Setelah mendengar cerita Xuanming Jiaolong, ekspresi wajah Jiang Feng tampak sedikit tegang bahkan ia sampai susah payah menelan ludahnya.
Sementara Tian Lei, ia masih memasang raut wajah dingin bercampur dengan rasa kesal.
Tian Lei mengeraskan rahangnya dan mengeratkan kepalan tangannya saat dirinya berpikir keras. "Bajingan! Apanya yang ingin menciptakan keseimbangan dengan kematianku? Tiga sekte itu jelas bukan manusia, mereka adalah iblis yang sebenarnya! Aku bersumpah akan membuat mereka mati dengan mengerikan!..." Ucap Tian Lei pelan dengan amarah besar yang ia tahan.
Jiang Feng dan Xuanming Jiaolong mengangguk untuk membenarkan pernyataan Tian Lei.
"Yah, dan yang lebih mengejutkannya lagi adalah klan darah. Mereka benar-benar bersembunyi dengan baik selama hampir seribu tahun ini!..." Ucap Jiang Feng yang masih tak percaya bahwa klan darah yang ia tahu, sebenarnya memiliki kekuatan yang dahsyat.
Jiang Feng menoleh ke arah Tian Lei. "Lalu, apa yang akan kita lakukan sekarang? Berdasarkan cerita Jiaolong, tampaknya mereka akan menjadikan Zhongjian sebagai target selanjutnya! Apa kau memiliki rencana?..."
Tian Lei melihat ke arah Jiang Feng dan mengangguk dengan yakin. "Ya, tentu saja. Ini telah aku pikirkan sejak aku mencapai benua tengah..." Ucap Tian Lei dan ia berbalik.
Dirinya menghirup nafas panjang dan menghembuskannya perlahan sebelum senyuman terukir di wajahnya. "Aku akan membentuk aliansi empat wilayah!!..." Ucap Tian Lei dengan percaya diri.
Jiang Feng dan Xuanming Jiaolong saling bertatapan sebelum mereka melihat ke arah Tian Lei lagi.
"Aliansi empat wilayah?..." Jiang Feng bergumam pelan saat ia menatap punggung Tian Lei.
Tian Lei mengangguk. "Ya, aku akan menyatukan kekuatan utama empat wilayah untuk berperang dengan klan darah!..." Ucap Tian Lei.
Mendengar ini, Jiang Feng membelalakkan matanya. "Mung, mungkin saja... Yah, jika itu benar-benar terwujud, mungkin saja kita memiliki kesempatan untuk menang!..." Ucapnya.
Tian Lei melirik Xuanming Jiaolong dengan tajam dan berbalik untuk menatapnya secara penuh.
Ia berjalan perlahan menuju Xuanming Jiaolong dan meletakkan telapak tangannya di pundak Xuanming Jiaolong.
"Jiaolong, maafkan aku atas sikap ku yang sebelumnya. Aku terlalu terbawa emosi..." Ucap Tian Lei dan Xuanming Jiaolong segera mengangguk dengan cepat.
Setelah melihat anggukan kepala dari Xuanming Jiaolong, Tian Lei menurunkan tangannya dari pundak Xuanming Jiaolong. "Kau bilang gurumu memberikan hasil ramalannya padamu. Lalu, apakah kau bisa memberitahu ku apa yang akan terjadi di masa depan?..." Tanya Tian Lei.
Xuanming Jiaolong menunjukkan tatapan serius dan menggeleng perlahan. "Tidak. Guruku selalu berkata bahwa ketika kami memberitahu hasil ramalan kami dengan jelas pada orang lain, itu mungkin akan merubah masa depan, entah itu berubah menjadi lebih baik atau bahkan lebih buruk..." Ucap Xuanming Jiaolong dengan serius.
Tian Lei menghela nafasnya dengan raut wajah kecewa dan mengangguk. "Baiklah, tak apa..." Ucap Tian Lei dan melambai-lambaikan tangannya.
Melihat Tian Lei yang agak kecewa, Xuanming Jiaolong pun memejamkan matanya sejenak dan membukanya lagi setelah ia menghela nafasnya.
"Senior Tian Lei..." Xuanming Jiaolong memanggil Tian Lei yang berdiri membelakanginya.
Tian Lei yang mendengar dirinya di panggil pun segera berbalik dan menatap Xuanming Jiaolong dengan alis terangkat. "Ada apa?..."
"Saat ini mungkin aku bisa memberitahu dua ramalan yang aman untuk diberitahukan padamu..." Ucap Xuanming Jiaolong dengan senyuman hangat.
Mendengar hal ini, raut wajah Tian Lei segera kembali ceria. "Oh? Apa itu?..." Tian Lei bereaksi dengan cepat.
Xuanming Jiaolong memejamkan matanya. "Yah, karena aku pun tak bisa melihatnya dengan jelas, kurasa ini bukanlah hal yang dapat merubah masa depan dengan kejam..." Ucapnya.
"Yang pertama, guruku pernah berkata bahwa kita memiliki kesempatan menang yang besar jika kau terus 'melihat ke depan'..." Lanjut Xuanming Jiaolong saat ia membuka matanya.
Raut wajah Tian Lei kemudian berubah menjadi serius. "Lalu, apa yang kedua..." Tanya Tian Lei yang penasaran.
Mendengar ini, Xuanming Jiaolong segera menarik nafasnya. "Yang kedua, aku pun tak mengetahuinya dengan jelas. Tapi yang aku lihat adalah kalimat seperti ini : 'Langit akan runtuh dan memunculkan tiga dewa, peristiwa yang besar akan mengubah dunia, empat bintang melayani istana sang kaisar akan mendapatkan berkah dari surga'..."
Buk!
Xuanming Jiaolong segera jatuh setelah selesai dengan perkataan nya, tubuhnya bergetar kesakitan dan Xuanming Jiaolong langsung memegang kepalanya dengan kuat.
"Jiaolong!..." Tian Lei dan Jiang Feng terkejut dan segera menghampiri Xuanming Jiaolong dengan ekspresi khawatir.
"Ada apa denganmu?..." Tian Lei bertanya dengan cepat tapi Xuanming Jiaolong terus memegang kepalanya yang sepertinya sangatlah sakit.
"A,aku, tidak apa-apa. Kurang lebih seperti itu yang bisa aku beritahukan dan mungkin ini akan terjadi dalam waktu dekat..." Ucap Xuanming Jiaolong terbata-bata sambil menahan rasa sakit yang luar biasa di kepalanya dan kemudian jatuh pingsan.
"Tetua!..." Jiang Feng yang panik segera memanggil tetua yang mengantar Xuanming Jiaolong tadi.
Sang tetua datang dan segera menghampiri Jiang Feng dan Tian Lei. "Patriak, ada apa?..." Ucapnya yang ikut panik setelah melihat patriak nya saat ini.
"Bawa Jiaolong ke kediaman yang dekat dengan kediaman ku. Panggil tetua yang ahli dalam pengobatan dan tolong obati dia..." Ucap Jiang Feng dan tetua tersebut segera mengangguk.
Setelah melihat tetua tersebut telah pergi membawa Xuanming Jiaolong, Jiang Feng melirik ke arah Tian Lei yang memasang raut wajah serius.
"Kau menemukan sesuatu?..." Tanya Jiang Feng.
Tian Lei menggeleng dengan dirinya yang masih berpikir keras. "Entahlah. Langit akan runtuh dan memunculkan tiga dewa? Peristiwa yang besar akan mengubah dunia? Mungkin saja akan ada hal yang terjadi di langit karena tiga sosok dan peristiwa ini akan memberikan perubahan untuk dunia ini, entah menjadi lebih baik atau bahkan membawa bencana..." Ucap Tian Lei.
"Itu cukup masuk akal..." Balas Jiang Feng.
"Lalu, empat bintang yang melayani istana kaisar? Apakah empat kota bintang?..." Ucap Jiang Feng yang asal menebak.
"Pff..." Tian Lei menahan tawanya, ia mengangkat alisnya dan berkata dengan nada bercanda. "Lalu apa? Apakah kau adalah kaisarnya?..."
Mendengar ini, Jiang Feng membelalakkan matanya seperti tampak telah mendapatkan jawabannya.
"Tian Lei, mungkin saja itu benar..." Ucapnya dengan serius.
"Eh?..." Tian Lei terdiam saat menatap Jiang Feng yang serius dan menelan ludahnya dengan tegang. "Apa maksud mu?..." Tanya Tian Lei dengan suara pelan.
Jiang Feng menatap Tian Lei dengan serius. "Jiaolong bilang bahwa kau adalah pahlawan yang bisa menyelamatkan dunia ini. Kita ibaratkan pahlawan ini sebagai kaisar yang dimaksud dalam ramalan, dan kaulah kaisarnya. Lalu kau ada di Istana Petir Utara ku yang diibaratkan sebagai istana kaisar. Empat bintang melayani istana kaisar, empat kota Bintang melayani Istana Petir Utara! Ini bisa saja benar!..." Ucap Jiang Feng dengan serius.
Tian Lei memejamkan matanya dan mengangguk, ia mulai membuka matanya dan mengeluarkan tatapan serius yang menatap Jiang Feng.
"Lalu..." Tian Lei berkata dengan pelan dan Jiang Feng segera mengangguk.
"Kemungkinan peristiwa di langit yang akan memunculkan tiga dewa itu akan terjadi di langit yang menjadi atap empat kota Bintang!..." Ucap Jiang Feng.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...