LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Danau Kabut Kematian.


Ada sebuah tempat mengerikan yang terletak di tempat terpencil di wilayah Zhongjian barat, khususnya wilayah dari Istana Obat.


Tempat ini adalah sebuah danau yang tidak diketahui bagaimana luasnya karena memiliki kabut yang menghampar tak terhingga sampai orang-orang meyakini bahwa danau tersebut tak memiliki batas.


Di sekitar jalan masuk satu-satunya menuju danau misterius ini, area sejauh beberapa kilometer dari danau telah menjadi hutan mati tanpa ada tanda-tanda kehidupan sedikitpun disana.


Banyak orang yang penasaran dengan apa yang tersembunyi di dalam danau misterius ini dan tak kunjung kembali setelah masuk ke dalamnya.


Semua orang yakin bahwa setiap orang yang masuk ke dalam danau berkabut ini dan tak kunjung kembali telah mati di dalam sana.


Oleh karena itu, setiap orang sepakat untuk menyebut tempat ini sebagai Danau Kabut Kematian.


Di dalam hamparan pepohonan mati yang tak memiliki tanda-tanda kehidupan di sana, seorang pemuda tampan dengan rambut hitam kemerahan dan mata merah sedang berjalan di sana. Orang ini secara alami adalah Tian Lei.


Satu bulan berlalu sejak Tian Lei memutuskan untuk segera pergi ke tempat tujuannya yang selanjutnya. Dan benar saja, tempat yang ia tuju adalah Danau Kabut Kematian.


Tian Lei terus berjalan dengan perlahan sampai dalam beberapa menit saja ia sudah mencapai pinggiran danau yang sudah tertutupi kabut tebal dari pinggiran nya.


Tian Lei kemudian berjongkok di pinggir danau dan memasukkan tangannya ke dalam kabut untuk mengambil segenggam air danau tersebut.


Dalam genggamannya saat ini, Tian Lei dapat melihat genangan air yang begitu jernih.


Tian Lei kemudian dengan nekat meminum air jernih tersebut untuk memastikan sesuatu.


Tapi, setelah meminum air tersebut, Tian Lei sama sekali tak merasakan apapun pada tubuhnya dan itu tampak terasa seperti air segar pada umumnya.


Hal ini menandakan bahwa air di Danau Kabut Kematian tersebut sama sekali tak memiliki kandungan racun ataupun zat berbahaya lainnya.


Tian Lei kemudian mengangkat wajahnya dan menatap kabut tebal di depannya dengan raut wajahnya yang begitu serius. "Jika bukan airnya, maka yang membuat banyak kematian di dalam sana sudah pasti adalah kabut ini..." Ucapnya pelan.


Tian Lei lalu kemudian mengeluarkan sebuah perahu yang cukup untuk menampung beberapa orang dari dalam cincin penyimpanan nya dan mulai menembakkan kekuatan jiwanya pada perahu tersebut untuk mengambil pengendalian atas perahu tersebut.


Setelah selesai meletakkan kekuatan jiwanya di perahu tersebut, Tian Lei mulai menaiki perahu yang sebenarnya telah tenggelam di dalam lautan kabut tebal.


Ketika Tian Lei telah berdiri di atas perahu yang sudah tak terlihat lagi, matanya sekarang langsung berubah menjadi ungu gelap.


"Jika klan itu benar-benar ada disin, seharusnya mata Kaisar Langit ini mampu melawan kabut ini bukan?..." Ucap Tian Lei dan perahu yang ia naiki mulai bergerak maju sesuai dengan keinginannya.


Setelah memasuki dunia berkabut tebal, Tian Lei masih dapat melihat dengan normal bagaimana keadaan di dalam danau tersebut.


Di sana tampak seperti danau pada umumnya, memiliki banyak ikan di dalam danaunya dan beberapa tumbuhan air menghiasi seperti misalnya teratai. Hanya saja, di bawah atap kabut, danau luas ini menjadi gelap dan cukup mengerikan.


Perjalanan Tian Lei di dalam danau berkabut sangat lah lancar dengan perahu kayunya, bahkan ini dapat dikatakan terlalu lancar untuk sesuatu yang dianggap sebagai tempat yang mematikan.


Sudah seminggu Tian Lei berada di atas perahunya dan ia hanya bisa mengambang disana dengan bosan.


"Hei, bukankah ini terlalu tenang? Kupikir mata Kaisar Langit yang diwariskan Kaisar Tiandi bisa melihat rahasia pada kabut ini, ternyata hasilnya nihil ya..." Ucap Tian Lei dengan frustasi di atas perahu.


Tian Lei lalu mendongak. "Jika aku bisa melihat menembus kabut ini, bukankah seharusnya aku juga sudah dapat melihat langit? Tapi apa ini? Aku tampaknya masuk ke dunia yang berbeda..." Ucap Tian Lei lagi.


"Ini mungkin sudah yang ketiga kalinya aku bertemu batu ini lagi..." Ucap Tian Lei dan ia menunduk dengan frustasi.


Tian Lei menarik nafas panjang dan menatap dingin ke arah kabut tebal yang sebelumnya. "Aku sudah berkata begini, apakah kau masih tak mau melawan ku secara langsung dan hanya akan memberikan ilusi gila ini?..."


Tian Lei kemudian berdiri dan mengumpulkan energi kehancuran di tangan kanannya.


Bang!


Tian Lei melempar energi kehancuran di tangannya lalu menembakkannya ke arah kabut tebal yang ia lihat dan berhasil mengenainya.


Kabut itu kemudian mulai berubah dan mulai melebar, beberapa tentakel dari kabut akhirnya terbentuk dan semua tentakel itu bergerak menyerang Tian Lei.


Bang!


Perahu kayu yang di naiki oleh Tian Lei langsung hancur ketika di tabrak dengan kuat oleh tentakel kabut dan Tian Lei langsung melompat untuk menghindar.


Tian Lei kini berdiri diatas permukaan air danau dan menatap ke arah tubuh besar sang monster kabut.


Tian Lei kemudian mengeluarkan pedang naga kehancuran dari dalam tubuhnya dan mengalirkan energi kehancuran yang besar.


Kedua tangan Tian Lei kini memegang pedang naga kehancuran dengan erat dan segera melayangkan sebuah tebasan.


Bang!


Tebasan pedang dengan energi kehancuran yang dahsyat segera menabrak tubuh kabut yang lebar dan tampaknya energi kehancuran itu efektif untuk melukai sang monster kabut.


Tian Lei melompat dan memegang pedang naga kehancuran hanya dengan tangan kanannya saja.


Slash! Slash! Slash!


Tian Lei dengan gerakan yang sangat cepat segera melakukan beberapa tebasan pedang untuk memotong tubuh sang monster kabut.


"Groaa!..."


Meskipun tak mengeluarkan darah, tampaknya serangan Tian Lei yang mengandung energi kehancuran benar-benar bisa melukai monster kabut.


Kini, ketika monster kabut masih bertahan dengan lukanya yang tak terlihat, Tian Lei telah membentuk sebuah lingkaran segel merah gelap dan teratai kehancuran tingkat sembilan telah terbentuk disana.


Tian Lei langsung memajukan tangan kirinya yang membawa teratai kehancuran raksasa tersebut dan menghantamkan nya ke tubuh monster kabut.


Bang!!!!


Ledakan yang cukup dahsyat akhirnya tercipta dan monster kabut yang menciptakan ilusi di dalam dunia kabut itu akhirnya menghilang. Tapi, kabut yang menutupi dunia di atas danau tersebut masihlah ada dan tak menghilang sedikitpun.


Tian Lei kembali mendarat di atas permukaan danau dan memasukkan lagi pedang naga kehancuran ke dalam tubuhnya.


Ia lalu melihat ke langit berkabut dan menghela nafas frustasi. "Ah, tampaknya aku harus berjalan lurus saja..." Ucap Tian Lei dan mulai berjalan lurus ke depan.