
Tian Lei mengarahkan pandangannya ke arah musuhnya yang lain. "Baiklah, waktunya aku menunjukkan apa itu kekuatan pada kalian..." Ucap Tian Lei.
Tian Lei menyalurkan energi petir hitam ke telapak tangannya dan mengangkatnya ke atas. Awan gelap mulai terbentuk di sana.
"Heh, dengan satu serangan ini, kalian akan berakhir..." Ucap Tian Lei, di saat itu juga ratusan sosok kuat muncul di udara.
"Oh? Bagaimana jika kami ikut bergabung?..." Ucap pemimpin kelompok itu.
Feng Xuan dan keempat orang lainnya melihat ke arah udara dan melihat orang-orang yang mereka tunggu akhirnya telah datang.
"Feng Li! Feng Shi! Mereka akhirnya datang..." Wajah Feng Xuan tampak lebih ceria setelah sebelumnya masam karena melihat kematian adiknya.
Sedangkan Tian Lei, ia tidak tampak ketakutan melihat fenomena itu, ia tersenyum ke arah orang-orang di udara.
"Kalian datang di waktu yang tepat..." Ucapnya, bersamaan dengan itu kekuatan petir hitam di dalam awan hitam telah menjadi sangat kuat.
Di saat yang bersamaan, ketiga bayangan Tian Lei telah selesai menyelamatkan para sandera, mereka tidak menggunakan pintu untuk keluar dari markas geng Fenglong tapi mereka menjebol atap mereka dan menyelamatkan mereka lewat sana.
Ketiga bayangan Tian Lei mengerti dengan situasi saat ini karena pikiran mereka dengan Tian Lei itu terhubung walaupun pemikiran mereka masing-masing seperti orang yang berbeda.
Mereka dengan cepat membawa para sandera ke tempat yang aman, jauh dari tempat tersebut.
Melihat ketiga bayangannya telah menjauh, Tian Lei memulai aksinya.
"Sembilan Naga Petir Asura!..." Teriak Tian Lei, ia menggerakkan tangannya untuk menggerakkan petir-petir yang telah terbentuk.
Petir-petir di atas langit mulai menyambar kemana-mana, itu dengan cepat mulai membentuk tubuh-tubuh naga yang sangat besar hingga akhirnya membentuk tubuh sembilan naga.
Naga-naga yang besar itu meraung-raung dengan keras di atas langit dan itu kemudian bergerak menuju daratan. Beberapa naga menyambar ke arah ratusan orang di udara dan yang lainnya menyerang lima orang di daratan.
Tian Lei dengan cepat melesat ke arah kakak beradik yang ada di belakangnya, saat ia sampai di sana, ia langsung mengeluarkan perisai energi spiritual yang kuat untuk melindungi mereka.
Menyadari bahwa serangan mematikan menuju ke arah mereka, baik orang-orang yang ada di udara maupun yang di udara mengeluarkan perisai energi spiritual dengan kekuatan penuh mereka.
Sepersekian detik kemudian, naga-naga petir Asura telah hampir mencapai mereka, dan akhirnya menyambar dengan sangat dahsyat.
DUAR! DUAR! DUAR!
Semua bangunan dari markas geng Fenglong hancur lebur hanya menyisakan puing-puing bagaikan sampah-sampah yang berserakan.
Dan untuk orang-orang di geng Fenglong, karena perisai energi spiritual mereka yang tidak cukup kuat, mereka akhirnya mati mengenaskan dengan tubuh-tubuh mereka yang gosong bahkan ada yang sampai menjadi abu.
Setelah kekuatan mengerikan itu telah selesai mengamuk, Tian Lei menghilangkan perisai energi Spiritualnya dan melihat mayat-mayat yang telah gosong.
Ni Xien tampak ngeri dengan peristiwa itu, ia lalu menutup matanya, sementara Yu'er, ia muntah terus-terusan saat melihat banyak mayat manusia yang telah terpanggang hingga gosong.
Tian Lei berjalan ke arah mayat dari Feng Xuan, ia melihat lingkaran logam yang indah yang melingkar di jari Feng Xuan.
Tian Lei dengan cepat berjongkok di sana dan mengambil cincin penyimpanan Feng Xuan, Tian Lei mengeluarkan semua isi dari cincin penyimpanan itu dan banyak sekali harta keluar dari dalamnya.
Di sana banyak sekali koin emas, ada banyak bahan herbal tapi tidak menarik perhatian Tian Lei, ada juga teknik-teknik beladiri tingkat Raja tapi masih tidak menarik perhatian Tian Lei.
Tapi, saat Tian Lei melirik sebuah kotak hitam yang tersegel, Tian Lei merasakan seperti ada gejolak dari Pedang Langit Naga Lava di dalam cincin penyimpanannya.
Tian Lei berjalan dengan perlahan ke arah kotak hitam itu dan mengambilnya, ia menggunakan kekuatan jiwanya untuk mengetahui apa isinya, saat itu juga ia bisa mengetahui bahwa di dalam kotak itu ada sebuah peta Spiritual, untuk menuju sebuah tempat kuno.
Sepertinya geng Fenglong tidak mencari tempat kuno itu karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk mengintip isi di dalam kotak hitam itu.
Tian Lei melemparkan cincin penyimpanan itu ke arah Ni Xien dan Ni Xien dengan cepat menangkapnya. Tian Lei langsung memasukkan kotak hitam itu ke dalam cincin penyimpanannya.
Beberapa saat kemudian, ketiga bayangan Tian Lei telah kembali mereka telah selesai mengantarkan sandera ke desa terdekat.
Tian Lei melihat ke arah mereka bertiga. "Kembali..." Ucap Tian Lei, dan ketiga bayangannya berubah menjadi cahaya emas hingga akhirnya menghilang.
Tian Lei melihat ke arah Yu'er, ia berjalan ke arahnya. "Yu'er. Karena kekuatanmu telah bangkit, kau harus segera berkultivasi agar kau bisa mengalahkan Roh Laba-laba Iblis..." Ucap Tian Lei.
"Tapi, bagaimana cara Yu'er berkultivasi? Bukankah berbeda dengan kultivator biasa?..." Ni Xien agak penasaran.
"Aku pernah mendengar bahwa seorang ahli racun perlu menyerap energi racun untuk meningkat. Apakah di pegunungan ini ada tempat yang sangat beracun? Itu akan meningkatkan kekuatan Yu'er dengan cepat..." Ucap Tian Lei.
Ni Xien berpikir sejenak, ia tampaknya pernah mendengar bahwa ada sebuah tempat yang sangat berbahaya di pegunungan awan suci karena di penuhi racun.
Ni Xien kemudian teringat. "Aku ingat! Jauh di pedalaman hutan pegunungan Awan Suci ada sebuah tempat yang di penuhi energi racun. Itu adalah lembah Kabut Racun..." Ucap Ni Xien dengan cepat.
"Hm? Baiklah. Kita akan pergi ke tempat itu. Sekarang, kalian bagikan harta itu pada warga desa dan aku akan mencari bahan herbal di kota terdekat..." Ucap Tian Lei.
"Baik!" Ucap keduanya.
Tian Lei melambai, ia mengepakan sayap Phoenix Ungu dan terbang dengan cepat menuju ke arah kota terdekat dari sana.
Sementara Ni Xien dan Yu'er, mereka berjalan menuju ke desa yang sekiranya membutuhkan perbaikan karena kegilaan geng Fenglong.
..
Tian Lei ingin membeli bahan herbal karena ia berniat untuk mencapai tingkat Mahayana bintang 9 atau bahkan tingkat Immortal satu bulan sebelum ia berangkat menuju tempat kuno di dalam peta Spiritual.
Setelah lebih dari satu jam Tian Lei terbang lurus, Tian Lei akhirnya dapat melihat sebuah kota yang cukup besar yang berdiri bawahnya.
Tian Lei dengan cepat turun ke depan gerbang dan pergi menyusuri kota untuk mencari gedung penjualan herbal.
Setelah bertanya-tanya pada beberapa orang di perjalanan, Tian Lei akhirnya di anjurkan untuk pergi ke Gedung 100 Harta yang merupakan penguasa di kota tersebut.
Tian Lei dengan cepat menuju ke tempat yang dimaksud dan dalam beberapa menit ia akhirnya sampai.
Sesampainya di sana, Tian Lei langsung memasuki Gedung 100 Harta dan menghampiri meja penjualan herbal.
Di meja itu telah berdiri seorang pelayan cantik dengan pakaian yang anggun.
"Aku ingin membeli 50 Rumput Roh tingkat 7, 500 rumput naga air dan 50 buah giok api..." Ucap Tian Lei.
Pelayan itu menunjukkan senyum yang ramah pada Tian Lei dan memainkan bibirnya. "Baik, tunggu sebentar..." Ucapnya dengan ramah dan pergi mengambil bahan herbal yang Tian Lei inginkan.
Beberapa saat kemudian, pelayan cantik itu telah selesai mengambil semua bahan herbal yang di butuhkan Tian Lei dan meletakkannya di atas meja.
Pelayan itu kembali tersenyum ramah. "Pelanggan, semua ini totalnya adalah 300.000 koin emas..." Ucapnya.
Tian Lei mengangguk, ia mengeluarkan lima buah kartu koin Spiritual dan memberikannya pada pelayan itu.
"Terimakasih pelanggan..." Ucap pelayan itu masih dengan senyumnya yang ramah.
Tian Lei mengangguk dan memasukkan semua bahan herbal itu ke dalam cincin penyimpanannya, setelah itu ia berjalan keluar dari Gedung 100 Harta.
Setelah semua bahan sudah ia anggap cukup, Tian Lei kembali mengepakan sayap Phoenix Ungu dan terbang dengan cepat menuju tempat markas geng Fenglong yang telah hancur.