LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kedatangan Tian Lei, Ni Xien dan Xiao Hong


Boomm!!!


Suara ledakan terdengar dari arah gerbang sekte yang memuat papan nama sekte Gerbang Dewa Racun.


Semua tamu kali ini segera berdiri saat mereka berbalik menatap ke arah gerbang yang telah hancur dan peristiwa yang cukup mengerikan terjadi dimata mereka.


Karena setelah mendengar kehancuran gerbang sekte mereka, lebih dari seratus murid sekte Gerbang Dewa Racun segera pergi untuk melawan para penyusup. Tapi, hasilnya adalah para murid ini mati terbantai hanya dengan tiga orang saja.


Setelah menghadapi para murid yang cukup menyusahkan, tiga orang berjubah hitam yang telah melepas tudung jubahnya segera berdiri bersama di ujung lapangan yang satunya.


Ketiga sosok ini adalah Tian Lei, Ni Xien dan Xiao Hong yang telah menantikan momen ini sejak seminggu yang lalu.


"Kakak?! Kak Tian Lei?!..." Yu'er segera bereaksi setelah melihat kedua sosok yang sangat ia rindukan tersebut.


Di kejauhan, Ni Xien menunjukkan raut wajah serius saat menatap adiknya yang menggunakan pakaian pengantin. "Yu'er! Tenanglah! Kakak akan kesana dan menyelamatkan mu!!..."


Sementara kakak beradik reuni, Tian Lei tersenyum ke arah patriak sekte Gerbang Dewa Racun dan melemparkan sesuatu ke atas panggung pernikahan.


"Kuharap aku tidak datang dengan tangan kosong, itu adalah buah tangan dariku..." Ucap Tian Lei dengan santai.


Patriak sekte Gerbang Dewa Racun menatap Tian Lei dengan tajam sebelum dirinya menurunkan pandangannya untuk melihat benda yang di lempar Tian Lei.


Mata dari patriak Du Xuan Yang segera melebar saat melihat kepala dari tetua Feng telah tergeletak di bawah singgasananya.


Du Xuan Yang menatap ke arah Tian Lei dan menajamkan pandangannya dengan arti dia sama sekali tidak meremehkan Tian Lei.


Sementara ayahnya menatap Tian Lei dengan tajam, Du Xiang Yi hanya dapat tercengang saat lihat kepala dari tetua Feng.


"Anak itu... Beberapa tahun yang lalu aku dapat membunuhnya dengan mudah, bagaimana dia bisa menjadi sekuat ini hanya dalam waktu yang sangat singkat?!..." Du Xiang Yi berpikir tegang di dalam benaknya sementara Yu'er menatapnya dengan senyuman saat melihat wajah tegang tersebut.


"Nak, apa tujuanmu datang kemari?..." Tanya patriak Du Xuan Yang pada Tian Lei.


Tian Lei tersenyum remeh dengan alis terangkat. "Ho? Apa kau tuli? Bukankah kau telah mendengarnya dari bawahanmu?..." Ucap Tian Lei dengan santai.


Mendengar ini, patriak Du Xuan Yang segera menggertakkan giginya. "Jadi, kau benar-benar ingin menghancurkan sekte Gerbang Dewa Racun ku yang Agung?! Hah?!..." Aura racun dari patriak Du Xuan Yang meluap dan hampir saja meracuni para tamu yang kebanyakan adalah orang biasa.


Tian Lei mendengus sombong saat dirinya mendengar perkataan Du Xuan Yang dan tersenyum sembari menunjukkan sedikit giginya yang putih. "Apa-apaan? Sektemu yang agung? Kau tahu, Ini tak lebih dari sekte iblis!..." Ucap Tian Lei dengan sombong.


Mendengar balasan dari Tian Lei, patriak Du Xuan Yang melirik tajam ke arah para tetua di dekat panggung pernikahan.


"Murid-murid sekte Gerbang Dewa Racun dan para tetua! Apa yang kalian tunggu?!..." Ucap patriak Du Xuan Yang dengan amarah yang membara.


Semua murid dan tetua kemudian berbaris di depan panggung pernikahan membentuk sebuah barisan pasukan yang siap perang di depan Tian Lei dan kedua rekannya.


"Sepuluh penguasa kota! Kalian juga bant..." Ucapan patriak Du Xuan Yang segera berhenti dan tatapan matanya melebar setelah melihat sepuluh penguasa kota yang telah ia taklukkan berdiri bersama dengan Tian Lei, Ni Xien dan Xiao Hong.


"Apa yang kalian lakukan dasar bajingan?!!..." Ucap patriak Du Xuan Yang setelah dirinya merasa di khianati.


"Du Xuan Yang, kami bukanlah pengkhianat! Kami telah tunduk pada sekte Es Agung dan akan selalu setia pada mereka! Jika bukan karena kau mengancam akan membunuh semua penduduk kota, maka kami pastinya akan melawan kalian sampai mati!!..." Ucap penguasa kota Awan Hitam.


Tubuh Du Xuan Yang segera bergetar ketika mendengar hal tersebut. "Jadi begitu, maka aku benar-benar akan membantai sepuluh kota kalian setelah membunuh kalian disini!!..." Ucapnya dengan aura racun yang membara.


"Semua orang yang tak memiliki ikatan dengan sekte Gerbang Dewa Racun! Turunlah dari gunung dan menjauh dari tempat ini!..." Salah seorang penguasa kota segera bertindak setelah melihat luapan energi racun Du Xuan Yang.


Mendengar ini, semua pedagang dan para tamu lain segera berlari untuk menuruni gunung karena pastinya mereka belum siap untuk mati.


Xiao Hong melirik ke arah Tian Lei dengan tatapan penasaran juga bingung. "Kakak, apa yang telah kau lakukan? Jadi, selama ini kau terus bepergian jauh bukan tanpa alasan?..." Tanya Xiao Hong dan Tian Lei hanya membalas nya dengan senyuman penuh arti.


Itu benar, Tian Lei selama satu minggu ini tidak hanya diam untuk menunggu tibanya hari pernikahan.


Ia segera menyusun rencana dan membujuk sepuluh penguasa kota untuk membentuk aliansi dengan nya.


Awalnya, semua penguasa kota ragu untuk bekerjasama, tapi setelah Tian Lei menunjukkan kekuatan aslinya pada mereka, mereka pun akhirnya setuju untuk beraliansi dengan Tian Lei.


Du Xuan Yang yang masih duduk di singgasana nya segera melihat Tian Lei dengan tatapan membunuh. "Dia! Anak itu benar-benar membuatku marah!!..." Ucap Du Xuan Yang dalam hatinya.


"Semuanya serang mereka! Jangan beri ampunan!!..." Ucap Du Xuan Yang yang berdiri dari singgasananya.


"Ya!..." Teriak semua orang dan kemudian semua anggota sekte Gerbang Dewa Racun bergerak maju ke arah Tian Lei dan dua belas orang lainnya.


Dalam pandangan Tiga belas orang ini, mereka dapat melihat lebih dari seribu murid di tingkat kabut racun abu-abu dan kabut racun putih yang setara dengan ranah Immortal dan Xiantian. Juga ada lebih dari dua puluh orang gabungan tetua dan murid yang telah mencapai kabut racun merah yang setara dengan ahli Sovereign.


Tian Lei tersenyum saat menatap ribuan orang di depan sedang mengarah pada mereka. "Para penguasa kota, bentuk formasi seperti yang kita latih tiga hari yang lalu!..." Ucap Tian Lei.


Para penguasa kota mengangguk dan segera membentuk formasi dengan diri mereka sebagai dasarnya yang membentuk lingkaran sepuluh orang di depan Tian Lei dan dua rekannya.


Kesepuluh orang ini segera menyatukan kedua telapak tangannya saat mereka telah berada di posisi yang tepat.


Pada saat ini, energi mereka membentuk garis hingga akhirnya energi spiritual mereka menyatu dan membentuk garis lingkaran.


Saat energi spiritual mereka bersatu menjadi lingkaran, sebuah cahaya merah segera membentuk pilar yang menembus awan putih.


Segera setelahnya, awan putih berubah menjadi awan merah dan memunculkan sebuah lingkaran formasi spiritual berwarna merah terang di langit.


Saat formasi spiritual muncul, kesepuluh orang yang membentuknya segera menguatkan tangannya dan semakin memfokuskan diri.


"Formasi Amarah Dewa Api! Hujan Api!..."


Lingkaran formasi di langit kemudian bercahaya dan memunculkan kobaran api di langit, lalu ratusan kobaran api pun berjatuhan ke kediaman sekte Gerbang Dewa Racun.


Wuzzz!!!


Kobaran api berjatuhan kemana-mana layaknya hujan, bangunan-bangunan yang ada di dalam tembok sekte kini terbakar dengan api yang membara dan ribuan orang yang masih setengah jalan menuju ke tempat Tian Lei akhirnya menjadi sasaran empuk bagi api yang berjatuhan.


Melihat hal ini, patriak Du Xuan Yang tidak hanya diam saja di singgasananya, ia mengangkat kakinya dan menghentakkan nya di panggung batu.


Bom!!


Swoshh...


Saat suara keras di panggung batu terdengar, dari sana juga muncul angin yang berhembus dan memadamkan api entah bagaimana caranya.


Setelah api dari langit telah padam sepenuhnya, banyak kerugian yang dialami oleh sekte Gerbang Dewa Racun. Dari hancurnya beberapa bangunan hingga puluhan murid yang tewas dan ratusan yang terluka.


Hal ini pun membuat raut wajah patriak Du Xuan Yang menjadi gelap dengan urat-urat yang muncul di tubuhnya.


Dirinya kemudian berdiri dan berjalan untuk turun dari panggung pernikahan.


"Xiang Yi, tetaplah di tempatmu dan jaga gadis suci. Ini akan segera berakhir..." Ucap Du Xuan Yang yang telah turun dari panggung batu dan Du Xiang Yi segera mengangguk untuk membalas ayahnya.


Du Xuan Yang menatap Tian Lei di kejauhan dengan tajam. "Kau memiliki trik yang luar biasa. Tanpa bertarung, kau telah mendapatkan cukup banyak kemenangan. Tapi aku sekarang disini, trik apa lagi yang akan kau gunakan?!!..."


Bang!!!


Du Xuan Yang meluapkan energi racun merah yang gelap dan semua anggota sekte Gerbang Dewa Racun segera mendapatkan kepercayaan dirinya lagi.


"Semua murid dan tetua! Serang!..." Tetua pertama dari Sekte Gerbang Dewa Racun segera mengangkat tangannya saat ia memberikan perintah.


"Haa!!!..." Semua orang berteriak dengan semangat membara dan kembali bergerak ke arah Tian Lei dan rekan-rekannya.


Tian Lei tersenyum dan berteriak, "Jangan lupa like dan komen!!!..."