LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Pelatihan Tiga Bulan


"Sembilan Pilar Penjara Dewa! Pilar pertama!..."


Sebuah kaki dari pilar yang agung di zaman kuno mulai menunjukkan tanda-tanda kemunculannya.


Kemunculan pilar ini membawa keagungan dan kebijaksanaan, dibawah keagungan dan kebijaksanaan ini, aura langit dan bumi di sekitar mulai tunduk dan tampak bergejolak.


Saat pilar emas memunculkan setengah tubuhnya setelah menembus langit, aura yang membentuknya segera memudar dan menjadi buriran energi emas.


Tian Lei tampak mengerutkan keningnya saat ini, pada fase pertengahan saat pilar sempurna akan datang, dia telah berhasil.


Dan sekarang?


Pilar cahaya malah memudar dan menghilang begitu saja? Apakah ada yang salah?


Tian Lei tampak terkejut dengan kegagalan yang ia alami ini, meskipun memang normal untuk setiap kultivator mengalami kegagalan dalam pelatihan pertama kali, tapi yang dirasakan Tian Lei berbeda.


Sesaat sebelumnya Tian Lei telah berhasil, namun tanpa diketahui sebabnya, pilar cahaya menghilang dan menggagalkan pelatihan nya.


Ini bukanlah sesuatu yang mudah, karena bagaimana untuk memperbaiki sesuatu jika tidak diketahui apa yang salah dengan sesuatu itu.


Tian Lei kemudian menggeleng dan segera menenangkan dirinya.


Dia lalu berpikir sejenak untuk mengingat langkah yang harus di lakukan dalam memanggil Sembilan Pilar Penjara Dewa.


Tian Lei membuka matanya perlahan ketika selesai dengan aktivitas berpikirnya.


"Tak ada satu langkah pun yang aku lewati, bahkan aura langit dan bumi yang masuk ke dalam tubuhku tadi sudah lebih dari cukup untuk memanggil satu pilar. Jadi, dimana letak kesalahanku?..."


Tian Lei tampak semakin bingung dengan ini semua, ia mengira bahwa Sembilan Pilar Penjara Dewa akan sama dengan seni beladiri dewa lainnya yang ia dapatkan dari pemberian seorang Leluhur.


Ternyata tidak, ia bahkan harus melatih dan tak langsung bisa dalam menggunakan seni beladiri ini.


Ini sebenarnya sama saja dengan mempelajari seni beladiri dewa dengan dipandu gulungannya langsung.


Tian Lei memutuskan untuk mendalami pengetahuannya tentang seni beladiri Sembilan Pilar Penjara Dewa.


Tian Lei tampak melayang di udara dengan duduk bersila, dia mulai memasuki lautan spiritualnya dan mendalami pemahamannya terhadap seni beladiri Sembilan Pilar Penjara Dewa.


Dalam tiga jam, Tian Lei kembali membuka matanya dengan tenang dan berdiam diri sejenak.


"Aku terlalu terburu-buru sampai lupa bahwa Sembilan Pilar Penjara Dewa hanya bisa dipanggil dengan keagungan dan kebijaksanaan. Keagungan dalam artian hati yang baik dan kebijaksanaan dalam artian hati yang tenang. Aku tidak mengetahui apakah aku termasuk dalam orang yang berhati baik. Tapi tampaknya kegagalanku ada pada kebijaksanaan. Tadi aku terlalu terburu-buru untuk mendapatkan jawaban. Jadinya kebijaksanaan itu memudar dan pilar juga memudar. Jika telah menguasai teknik ini dengan baik dan diakui oleh pilar yang dipanggil, maka keagungan dan kebijaksanaan sudah tak diperlukan lagi. Karena pilar ini secara alami adalah bentuk dari keagungan dan kebijaksanaan itu sendiri..."


Setelah Tian Lei bergumam panjang, Tian Lei mulai menenangkan hatinya sambil menatap langit yang cerah.


Dalam beberapa menit, Tian Lei menghela nafasnya dan berdiri di udara, tampaknya ia telah mendapatkan ketenangan dalam hatinya.


Tian Lei menutup matanya dengan tenang dan mulai membukanya perlahan, sorot matanya yang tenang mulai berubah menjadi sorot mata ungu.


Ketika Tian Lei mengangkat tangannya untuk yang kedua kali, aura ungu mulai keluar dari tubuhnya dan keagungan serta kebijaksanaan yang mendalam terkandung dalam aura kuno tersebut.


"Sembilan Pilar Penjara Dewa! Pilar Pertama!..."


Bang!


Bagai kejutan yang meledak, langit yang tenang untuk yang kedua kalinya mulai mengeluarkan raungan kuno yang mengerikan.


Ditengah raungan kuno itu, sebuah pilar kuno mulai menunjukkan keberadaannya yang agung dan bijaksana.


Dengan sorot mata yang tenang lagi tajam, Tian Lei segera mengendalikan tangannya ke bawah dan pilar kuno mengikuti perintah.


Bang!


Byur!


Ketika matanya telah melihat keberhasilan yang di dapatkannya, Tian Lei segera tersenyum puas.


"Bagus, ternyata memang berhasil. Tapi ini masih terlalu jauh dari kata puas, aku akan melatih teknik ini hingga aku bisa mengeluarkan beberapa pilar..." Ucapnya dan segera mencoba mengeluarkan teknik yang sama lagi.


.


Satu minggu kemudian, ada lima pilar emas yang berdiri tegak di tengah danau.


Ini adalah bagian dari Sembilan Pilar Penjara Dewa yang telah di latih oleh Tian Lei selama seminggu ini.


Dalam pelatihan yang terbilang singkat ini, Tian Lei telah berusaha keras dan berhasil mengeluarkan pilar kelima.


Tian Lei duduk bersila dengan tenang di di salah satu Pilar Penjara Dewa, dirinya tampak tenang ketika memejamkan matanya sambil menyerap khasiat dari Rumput Permata Surgawi yang ia dapat tempo hari.


Dalam beberapa jam, Tian Lei akhirnya telah selesai memurnikan kandungan energi spiritual yang terdapat di Rumput Permata Surgawi.


Tian Lei berdiri dan meregangkan otot-ototnya yang pegal, ia lalu melihat ke arah langit.


"Rumput Permata Surgawi benar-benar berkhasiat untuk diriku yang sekarang. Sembari energi spiritual ku terus meningkat, kekuatan fisikku juga ikut meningkat. Inilah yang dinamakan sambil menyelam minum air..." Ucapnya dengan senyuman puas.


Tian Lei melepas pakaian yang ia kenakan saat ini dan meletakkannya di puncak pilar.


Byur!


Dalam satu gerakan, Tian Lei telah melompat dan masuk ke dalam danau untuk memanen Rumput Permata Surgawi untuk yang kedua kalinya.


Dalam kesempatan yang lebih baik ini, hasil yang di dapatkan oleh Tian Lei juga lebih baik dari sebelumnya.


Sebelumnya ia hanya mendapatkan kurang dari sepuluh Rumput Permata Surgawi, dan sekarang ia berhasil mendapatkan lima puluh Rumput Permata Surgawi.


Tian Lei dengan kecepatan luar biasa melompat keluar dari danau dan segera mendarat di puncak Pilar Penjara Dewa.


Setelah mengenakan pakaiannya lagi, Tian Lei segera duduk bersila dengan baik dan mulai menyerap khasiat yang terkandung di dalam Rumput Permata Surgawi.


Waktu berjalan dengan cepat, Hari-hari berikutnya telah terlewati, Tian Lei telah menghabiskan waktu sekitar tiga bulan di dalam dunia Danau Tak Berujung.


Dalam periode waktu ini, berkat terus mengkonsumsi Rumput Permata Surgawi secara rutin dan berlimpahnya energi spiritual di dunia ini, Tian Lei akhirnya telah sampai pada gerbang peralihan antara ranah Xiantian dan Sovereign.


Entah berapa banyak Rumput Permata Surgawi yang telah ia habiskan di dunia ini.


Ratusan? Ribuan?


Itu adalah jumlah yang sangat besar. Tapi meskipun yang di konsumsi Tian Lei sangatlah besar, jumlah Rumput Permata Surgawi di danau ini masih sangat lah berlimpah.


Bahkan tak bisa diyakini jika Tian Lei telah menghabiskan satu persen dari yang ada di seluruh danau.


Harta sebanyak ini kemungkinan dapat menghidupi sebuah keluarga besar selama ribuan tahun.


Dalam periode latihan yang ia jalani sampai saat ini, Tian Lei telah melewatkan banyak hal. Terutama, acara terbukanya Dunia Reruntuhan Kuno.


Dalam acara terbukanya Dunia Reruntuhan Kuno kali ini, sekte Naga Biru sama sekali tidak mengirimkan perwakilannya dan tetap fokus pada ujian Peringkat Langit.


Dalam peringkat langit kali ini, hasil yang di dapatkan tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya. Hanya beberapa orang dari bagian bawah peringkat sepuluh besar yang naik ke atas.