
Beberapa saat kemudian...
Tian Lei melihat ke arah Xiao Hong dengan tatapan serius dan Xiao Hong yang menyadari itu menjadi heran.
"Ada apa kak?.." tanya Xiao Hong dengan alisnya terangkat.
Tian Lei menggeleng. "Tidak. Aku hanya penasaran, apakah kau telah menembusnya atau belum..." Ucap Tian Lei, dirinya yang sekarang belum bisa melihat ke dalam kultivasi Xiao Hong.
"Hehe, aku malu mengatakan ini. Sebenarnya aku telah tertahan di puncak Xiantian selama dua tahun..." Ucap Xiao Hong dengan tingkah seperti seorang anak kecil yang sedang manja dengan kakaknya.
Tian Lei mengangkat alisnya. "Kenapa bisa? Bukankah kau memiliki beberapa Alchemist tingkat 7?..." Tanya Tian Lei.
Xiao Hong menggeleng ia memalingkan pandangannya ke arah kedua tangannya. "Aku tidak tahu. Saat aku akan menembus sebuah penghalang yang kuat, petir-petir yang pernah kakak ceritakan dulu terus menghisap energi spiritual milikku sampai akhirnya aku tidak memiliki energi yang cukup untuk menembus ranah..." Xiao Hong menjelaskan.
Mata Tian Lei menatap Xiao Hong lebih tajam dan raut wajahnya berubah serius. "Maksudmu, Petir Hewan Buas itu sudah mulai membentuk Roh Hewan Buasnya?..."
Sesuai seperti yang dikatakan Tian Lei, Xiao Hong sebenarnya memiliki salah satu dari lima jenis Petir Langit, yakni Petir Ungu Hewan Buas. Dan ini adalah salah satu alasan mengapa Tian Lei mengangkat Xiao Hong menjadi murid sekaligus adiknya.
Xiao Hong mengangkat alisnya, ia tampak bingung dengan apa yang dikatakan Tian Lei. "Roh Hewan Buas?..." Ucapnya.
Tian Lei mengangguk. "Ya, pada saat pemiliknya mencapai kesuksesan besar dalam pengendalian petir, Petir Ungu Hewan Buas akan membentuk Roh Hewan Buasnya sendiri, itu akan menjadi serangan yang luar biasa. Sejauh ini, orang yang kukenal yang memiliki Petir Ungu Hewan Buas dan telah membentuk Roh Hewan Buasnya adalah Jiang Feng..." Ucap Tian Lei.
Xiao Hong mengangkat alisnya. "Jiang Feng? Apakah itu senior Jiang Feng dari Istana Petir Utara?..." Xiao Hong tampaknya kenal dengan sosok yang dibicarakan Tian Lei.
Tian Lei sedikit heran dan penasaran dengan reaksi Xiao Hong saat ini. "Kau kenal dia?..."
Xiao Hong mengangguk. "Ya. Saat aku memenangkan Turnamen Empat Benua, aku diundang untuk menjadi murid di sana. Aku menyetujuinya dan kemudian kembali setelah satu tahun..." Xiao Hong menjelaskan dengan pelan.
Tian Lei mengangguk dengan raut wajah sedang berpikir. "Jadi begitu..."
Tian Lei mendengus kecil, dan mencoba untuk berdiri. "Baiklah. Kita sudahi dulu obrolan ini. Aku akan menemui dua kakak beradik itu dulu. Tiga hari kemudian aku akan membawamu ke tempat yang kaya dengan energi spiritual, mungkin kau akan menembus halangan disana. Sebelum itu, kau perintahkan Alchemist terbaikmu untuk membuat Pil Perubahan wujud tingkat 7 kualitas tinggi..."
Xiao Hong sedikit berpikir, untuk apa kakaknya memerlukan pil perubahan wujud?
Saat ia sedikit berfikir, mata Xiao Hong kemudian terbuka lebar karena terpikir akan sesuatu, ia lalu melihat ke arah kakaknya.
"Apakah?... Dia juga kembali?..." Gumamnya dan hanya dibalas senyuman samar oleh Tian Lei.
Setelah mengakhiri percakapan mereka, Tian Lei berjalan pergi dari taman itu dan Xiao Hong menghilang dari sana dalam sekejap.
.
Tiga hari kemudian...
Dalam tiga hari ini, Tian Lei tidak melakukan pelatihan apapun, ia menghabiskan waktunya untuk bersantai saja.
Hingga hari ini telah datang dan pil perubahan wujud yang ia minta juga telah selesai.
Hari ini, ia dan Kaisar Perang akan pergi ke pegunungan Awan Suci untuk berlatih di Kolam Hewan Buas Kuno yang dulu pernah di temukan oleh Tian Lei.
Mereka berdua berkumpul di taman tempat mereka berkumpul tempo hari dan segera berangkat dengan portal ruang milik Xiao Hong.
Dalam beberapa jam, Tian Lei dan Xiao Hong telah sampai di Pegunungan Awan Suci, karena Xiao Hong tidak mengetahui letak tempat berlatih yang dimaksud kakaknya, jadi ia mengarahkan portalnya menuju pinggiran pegunungan Awan Suci saja.
"Kakak, kita akan kemana?..." Tanya Xiao Hong, ia tahu bahwa pegunungan memiliki sumber energi spiritual, tapi ia tidak begitu yakin bisa menembus halangan hanya dengan ini.
Tian Lei melihat ke arah Xiao Hong. "Sekarang, bawa aku terbang dan ikuti arahan yang aku berikan..." Ucap Tian Lei.
Xiao Hong mengangguk, ia melayangkan tubuhnya di udara dan segera memegang tangan kanan Tian Lei lalu terbang dengan kecepatan tinggi.
Di atas udara, Tian Lei mengamati hutan-hutan dibawahnya untuk mengingat jalan yang benar menuju ke Kolam Hewan Buas Kuno.
Mereka melakukan pencarian dalam beberapa waktu, mencari saat siang hari dan beristirahat untuk malam hari.
Dan dengan arahan yang benar dari Tian Lei, mereka berdua akhirnya sampai di altar untuk menuju Kolam Hewan Buas Kuno dalam tiga hari.
Xiao Hong dengan cepat melambatkan pergerakannya di udara dan merendahkan terbangnya untuk mendarat di altar.
Setelah mendarat di altar, Tian Lei dan Xiao Hong berjalan menuju pertengahan altar, Tian Lei lalu memerintahkan Xiao Hong untuk menyalurkan energi spiritual miliknya disana seperti yang ia lakukan dahulu.
Setelah energi spiritual yang sangat besar dari Xiao Hong telah tersalurkan pada altar, seberkas cahaya mulai berdatangan dan menyinari seluruh altar.
Setelah cahaya tadi semakin silau, sebuah lingkaran Aray teleportasi telah terbentuk pada puncak altar dan menelan Tian Lei serta Xiao Hong hingga menghilang.
.
Tian Lei dan Xiao Hong muncul kembali dalam sebuah dimensi yang berbeda, dan di depan mereka sudah terdapat sebuah kolam yang besar dengan intensitas energi spiritual yang kuat.
Xiao Hong yang menyaksikan fenomena ini segera membelalakkan matanya, ia benar-benar terkejut dan tidak percaya bahwa ada sumber energi spiritual se melimpah ini di wilayah reruntuhan kuno.
Tian Lei tersenyum. "Ya, aku dulu juga tidak menyangka..." Ucapnya.
Ia lalu melihat ke arah Xiao Hong. "Cepatlah, Selesaikan urusanmu. Jangan membuatku bosan..." Ucap Tian Lei.
Xiao Hong mengangguk. "Baik..." Ucapnya dan ia segera melayang di udara.
Dia duduk bersila di atas udara di tengah-tengah kolam yang luas itu dan segera melakukan kultivasi.
Energi spiritual yang sangat melimpah mulai memasuki tubuh Xiao Hong dengan cepat seperti sebuah logam dan magnet.
Tian Lei tersenyum samar saat melihat ke arah Xiao Hong. "Bakat anak ini sama sekali tidak menurun..." Gumamnya.
Setelah ia memperhatikan Xiao Hong cukup lama, Tian Lei lalu melihat ke arah sebuah dinding bukit yang curam yang dibawahnya terdapat pepohonan yang rimbun.
Ia dulu sempat merasakan aura yang kuat disana, itu seperti aura dari sebuah herbal tingkat tinggi dan harta Karun zaman kuno. Tapi karena ia dulu terburu-buru, maka ia memutuskan untuk melihatnya nanti dan saat inilah waktunya.
Tian Lei melangkahkan kakinya masuk ke dalam hutan untuk melihat ada barang apa disana.
Tian Lei terus menyusuri pepohonan hingga akhirnya sampai di dinding tebing, disana ia dapat melihat sebuah gua yang cukup besar.
Melihat gua itu, membuat Tian Lei sedikit penasaran karena kemungkinan aura yang ia rasakan dulu berasal dari dalam gua itu.
Tian Lei pun memasuki gua dengan rasa waspada yang tinggi kalau-kalau ada sesuatu yang menjaga gua tersebut.
Setelah melangkah cukup dalam di dalam gua itu, Tian Lei dapat merasakan aura hangat yang kuat.
Tian Lei pun menjadi semakin penasaran dengan harta apa yang mengeluarkan aura hangat tersebut.
Setelah cukup lama menyusuri lorong gua, Tian Lei akhirnya sampai di penghujung gua dan dapat melihat harta apa itu.
Tian Lei membelalakkan matanya saat melihat harta di depannya, sedikit demi senyuman mulai terukir di wajahnya.
"Ini..."
(Jumlah kata di atas 1.175 kata)
Karena ada permintaan dari pembaca, setiap di akhir chapter saya akan melampirkan tingkat kultivasi dkk :
Kultivasi :
• Penempaan tubuh
• Spirit Bumi
• Spirit Langit
• Yin dan Yang
• Mahayana
• Immortal
• Xiantian
• Sovereign
• Penguasa Agung
• Penguasa Tertinggi
• ???
Teknik dan Artefak :
• Spiritual
• Raja
• Kaisar
• Suci
• Dewa
• Kuno
[ JANGAN LUPA MENEKAN TOMBOL LIKE ^_^ ]