LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Kematian Zhi Xing


Melihat bahwa keadaan yang sekarang sudah begitu jelas, Zhi Xing menjadi begitu marah, ia lalu meluapkan seluruh energi Spiritualnya dan mengeluarkan aura yang lebih kuat.


"Aku tidak percaya kau takkan mati kali ini..." Ucap Zhi Xing saat ia tiba-tiba melakukan gerakan yang sangat cepat menuju ke arah Tian Lei.


Tian Lei yang melihat itu menajamkan pandangannya, ia mengangkat pedangnya dan bersiap bertarung di tempatnya saat ini.


Dalam sepersekian detik, Zhi Xing telah muncul di depan Tian Lei, ia memainkan tombaknya dengan membabi buta dan semua itu ditahan oleh Tian Lei, walau cukup sulit karena orang didepannya saat ini sudah seperti seekor hewan buas yang hanya tahu membunuh.


Klang! Klang!


Suara adu senjata mereka berdua terdengar begitu jelas, pergerakan mereka saat ini benar-benar sebuah pergerakan yang gila.


Di udara, hanya terlihat seberkas bayangan hitam yang selalu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya dengan sangat cepat.


"Tombak Kilatan Petir!"


Zhi Xing dengan cepat membangkitkan semangat kekuatan petir dalam tombaknya dan melakukan gerakan menusuk ke arah jantung Tian Lei.


Tian Lei dengan tangkapan matanya yang cepat segera menyadari serangan itu, ia segera memperkuat pegangan tangannya terhadap Pedang Penghancur Langit dan menyalurkan energi yang besar.


Ia dengan cepat dan kuat segera menebaskan pedangnya ke arah mata tombak yang sudah sangat dengan dengannya.


Krak! Krtak!


Mata tombak milik Zhi Xing retak kemudian hancur berkeping-keping dengan tebasan kuat dari pedang Tian Lei.


"Ini... Bagaimana bisa?" Zhi Xing benar-benar terkejut bahwa tombak tingkat Suci yang telah menemaninya selama puluhan tahun telah hancur.


Dan yang lebih membuatnya syok adalah yang membuat tombaknya hancur adalah seorang bocah yang bahkan umurnya belum genap 20 tahun.


"Aku akan membunuhmu!"


Zhi Xing yang telah sangat marah segera melemparkan tongkat tombak di tangannya. Ia menyalurkan seluruh energi Spiritualnya yang tersisa di telapak tangan kanannya.


"Tangan Penghancur Bintang!"


Sebuah serangan aura yang sangat kuat dari Zhi Xing mulai terbentuk, ia memiliki bentuk seperti sebuah tangan dengan ukuran yang luar biasa besar.


Tangan itu segera bergerak ke arah Tian Lei dengan aura tekanan yang luar biasa kuat.


Tian Lei melihat itu dengan dingin. "Serangan ini hampir setara dengan teknik dewa terendah..." Ucapnya dengan pelan.


Tian Lei segera mengangkat pedangnya dan mulai membentuk formasi pedang.


"Pertahanan Xuanwu! Lindungi aku!"


Pertahanan Xuanwu mulai terbentuk dan membungkus tubuh Tian Lei dengan kuat.


DUAR!


Ledakan yang sangat kuat terjadi disana, pepohonan yang ada di sekitarnya mulai bergoyang seperti akan tercabut setelah diterpa oleh angin yang sangat kencang sebagai akibat dari ledakan itu.


Zhi Xing yang telah kehilangan banyak energi spiritual akhirnya bergerak menuju ke arah daratan.


Zhi Xing kali ini benar-benar tidak bisa menggunakan serangan lagi, kalaupun bisa, ia hanya bisa bertarung dengan fisiknya saja.


"Huh... Huh... Harusnya aku menyisakan energi spiritual untuk membuka ruang. Kalau begini, hanya bisa meminta bantuan kakak pertama..." Ucap Zhi Xing yang terengah-engah.


Ia mengeluarkan sebuah giok hitam berbentuk bola seperti sebuah kelereng tapi dalam ukuran yang lebih besar. Dia segera menghancurkan giok itu dengan tekanan dari jari-jari tangannya.


"Hm? Kenapa kau begitu percaya diri? Walau teknik ini memang sangat kuat, tapi aku masih bisa menahannya..." Ucap seseorang di udara.


Zhi Xing segera mengangkat kepalanya dan melihat ke arah sosok yang masih baik-baik saja di atas udara.


"Ini... Bagaimana mungkin?"


Ia benar-benar terkejut sampai sulit berkata-kata lagi. Dalam pandangan matanya, ia dapat melihat Tian Lei tersenyum dengan santai ke arahnya.


Teknik yang begitu ia banggakan dan telah membunuh banyak ahli di dunia ini, sekarang bahkan tidak mampu membunuh seorang bocah?


Keringat dingin benar-benar telah membasahi pakaian Zhi Xing, tubuhnya yang sekarang telah bergetar ketakutan.


Lari!


Jika ingin hidup, aku harus lari!


Itu adalah satu-satunya hal yang terpikirkan oleh Zhi Xing dalam benaknya.


Dalam raut wajahnya yang ketakutan, Zhi Xing tidak memperdulikan kemampuan Tian Lei yang bisa dengan mudah menyusulnya.


Ia benar-benar dalam pikirannya yang sudah kosong berlari sekuat tenaga untuk memenuhi permintaan dari benaknya yang menginginkan ia untuk lari.


Sementara itu, Tian Lei hanya melihat Zhi Xing dengan pandangan yang biasa saja. Dia dengan perlahan mulai turun ke daratan dan merintangkan pedangnya yang panjang.


Ia berjalan dengan perlahan untuk menyusul Zhi Xing yang telah berlari ketakutan.


Kali ini, Zhi Xing hanya seperti seorang manusia lemah yang telah di berikan harapan oleh seseorang, namun pada akhirnya itu hanyalah harapan palsu.


Tian Lei tiba-tiba menghilang dari tempatnya, ia muncul lagi di belakang Zhi Xing dengan aura yang mengerikan dan membuat langkah Zhi Xing terhenti.


Dengan tubuhnya yang telah menggigil, Zhi Xing menoleh ke belakang dan melihat Tian Lei dengan auranya yang sangat menakutkan, walaupun saat itu Tian Lei sedang tersenyum manis.


Hal ini membuat Zhi Xing semakin takut. "Tolong... Jangan bunuh aku..." Ucap Zhi Xing dengan raut wajahnya yang sangat ketakutan.


Tian Lei menutup matanya dan menghela nafasnya lalu membuka matanya lagi dan melihat ke arah , Zhi Xing lagi.


"Maaf, walaupun urusan mu dengan Sekte Naga Biru tidak ada urusannya denganku. Tapi kau benar-benar harus mati..." Ucap Tian Lei dan dengan cepat menebaskan pedangnya.


Slash!


Kepala Zhi Xing yang begitu di takuti oleh orang-orang akhirnya telah terpisah dari tubuhnya.


Setelah memenggal kepala Zhi Xing, Tian Lei segera menghilangkan pengaruh dari Peningkatan Tubuh Kaisar Langit dan tubuhnya menjadi sangat lemah.


Angin berhembus kencang terasa di tempat tersebut ketika Ni Xien telah membawa Yu'er ke tempat tersebut dengan sangat cepat karena khawatir.


"Kak Tian Lei, apakah kakak baik-baik saja?..." Yu'er bertanya dengan cepat dan raut wajahnya terlihat begitu khawatir.


Tian Lei melihat ke arah Yu'er dan tersenyum. "Tidak apa-apa. Hanya lelah saja..." Ucapnya saat menggosok rambut atas Yu'er.


"Kalian berdua, tolong lindungi aku. Aku harus memulihkan kondisiku dahulu..." Ucap Tian Lei dan segera duduk bersila untuk memulihkan kondisi tubuhnya yang lemah sebagai efek dari menghilangnya Peningkatan Tubuh Kaisar Langit.


"Baik!" Kedua kakak beradik dengan cepat mengangguk.


[ **Jangan lupa like, vote, komen ya... ]


[ Makasih 500 likenya... 😅hehe** ]