
Shen Jian memejamkan mata dan menghela nafasnya. "Baiklah nak, akan kami serahkan yang disini pada kalian. Ingatlah bahwa ini adalah keputusan kalian. Jika kalian mati, maka itu sepenuhnya adalah kesalahan kalian..." Ucap Shen Jian.
Ni Xien tersenyum lebar ketika mendengar kata-kata dari Shen Jian tersebut. "Haha, jika aku mati disini. Maka itu lebih baik daripada aku harus menjadi beban dalam perang nanti. Jika hanya menghadapi musuh setingkat ini aku sudah menyerah dan kalah, maka di perang nanti aku benar-benar akan menjadi pecundang..." Ucap Ni Xien dan Yu'er mengangguk dengan yakin.
Xie Ningxiang melihat ke arah Yu'er dengan raut wajah penuh kekhawatiran. "Yu'er, apakah kau benar-benar akan tetap disini? Ini cukup berbahaya..." Ucap Xie Ningxiang.
Yu'er menunjukkan senyuman yang lembut. "Aku dan kakak telah berkembang pesat akhir-akhir ini. Lagipula, kami juga ingin mencoba kombinasi kakak beradik kami sekali-kali..." Ucap Yu'er dengan lembut dan Xie Ningxiang mengangguk pelan.
"Baiklah, jika itu sudah menjadi keputusan akhir kalian. Kami akan pergi sekarang..." Ucap Shen Jian lalu Ni Xien dan Yu'er mengangguk.
Shen Jian dan ketiga orang lainnya pun segera terbang ke langit dan masuk ke dalam pusaran besar di langit.
Kemudian, si pria gelap di atas serigala menodongkan sebuah kapak besar ke arah kakak beradik di depannya.
"Bukankah kalian dari tadi terus mengatakan omong kosong? Cepatlah kemari jika benar-benar ingin melawan ku!..." Ucap pria di atas serigala dengan sombongnya.
Ni Xien memberikan tatapan tajam pada pria di atas serigala saat ia memajukan kakinya selangkah. Ia kemudian melirik Yu'er.
"Yu'er, bisakah kau mengurus yang lainnya? Aku akan menyusul setelah membereskan orang itu..." Ucap Ni Xien.
Yu'er mengangguk pelan dengan yakin. "Yah, yang terkuat diantara mereka adalah beberapa serigala yang setara dengan Sovereign bintang 6 itu. Aku yang sekarang sudah dapat bersaing dengan Sovereign bintang 8, jadi itu bukan masalah..." Ucap Yu'er dan ia segera melesat ke arah gerombolan serigala hitam di depan sana.
Bang!
Yu'er menginjak udara dan melompat untuk mencapai tengah-tengah kerumunan..
"Medan Amukan Racun!..."
Sebuah medan racun merah gelap yang mengamuk mengelilingi tubuh Yu'er dan melahap habis daging-daging dari para serigala hitam di sekeliling Yu'er.
Racun-racun ini terus mengamuk disekitar Yu'er dan Yu'er pun terus melancarkan serangan racunnya untuk fokus melawan serigala hitam di tingkat Sovereign.
Sementara itu, di atas serigala hitam raksasa, pria gelap mulai menunjukkan senyuman lebar lagi dan ia melompat dengan cepat ke arah Ni Xien.
Bang!
Kedua orang ini saling beradu pukulan tapi hasilnya Ni Xien terdorong ke belakang.
Melihat Ni Xien yang hanya terdorong ke belakang dan memuntahkan darah, pria serigala ini tampak mulai menganggap Ni Xien.
"Nak, kau boleh juga. Namaku adalah Tang Yin, Siapa namamu?..." Ucap pria serigala.
Ni Xien mengeraskan rahangnya dan energi harimau putih mulai bergejolak di dalam tubuhnya. "Ni Xien, namaku Ni Xien!!..." Teriak Ni Xien.
"Groaa!!!..."
Kemudian, Ni Xien mulai mengeluarkan raungan harimaunya ketika ia kini telah menjadi manusia harimau di mode tempur harimau putih gerbang keduanya.
Melihat perubahan yang luar biasa pada penampilan dan kekuatan Ni Xien, Tang Yin tampak mengeluarkan senyuman yang semakin lebar.
.
Di sisi lain, setelah memasuki pusaran di langit, Shen Jian dan ketiga orang lainnya akhirnya masuk ke dalam kegelapan dan tubuh mereka tak dapat bergerak, hanya dapat berdiri entah dimana.
Setelah membuka matanya, semua orang dapat melihat dan merasakan bahwa mereka saat ini sedang berdiri di tengah daratan retak yang di dalam retakan tersebut terdapat jejak lava.
Tak jauh di depan mereka, ada sebuah lautan lava yang cukup luas.
Kemudian, lautan lava ini mengeluarkan gelembung-gelembung hingga akhirnya menciptakan sebuah ombak lava.
Ombak lava ini berputar dan membentuk empat tubuh manusia.
Ketika selesai, empat sosok pria dengan kulit gelap dan rambut putih telah muncul dari ombak lava tadi.
Pandangan mata Shen Jian dan yang lainnya menjadi tajam ketika melihat empat sosok ini.
Karena yang di tempat sebelumnya adalah musuh yang menghalangi, kemungkinan terbesar keempat sosok dari lava ini juga adalah penjaga tempat ini.
"Satu orang di depan adalah seorang Penguasa Agung bintang 3 dan tiga orang di belakang masing-masing adalah seorang ahli puncak Sovereign..." Ucap Shen Jian dengan dingin.
Xiao Hong kemudian tersenyum. "Sebelumnya Ni Xien dan Yu'er telah mendapatkan lawannya. Lalu biarkan aku dan guru yang mengurus tempat ini..." Ucap Xiao Hong dengan yakin dan Jiang Mu Chen mengangguk setuju.
Shen Jian menghela nafasnya dan tersenyum, lalu ia mengangguk. "Yah, meskipun disini musuhnya terlalu kuat untukmu sekarang, selagi Jiang Mu Chen disini, kau akan mendapatkan pelatihan yang bagus dengan mereka..." Ucap Shen Jian dan ia menoleh ke atas untuk melihat pusaran besar sama seperti yang sebelumnya.
"Ning'er, ayo kita pergi..." Ucap Shen Jian dan Xie Ningxiang mengangguk setuju.
Ning'er lalu menoleh ke arah Xiao Hong. "Xiao Hong, jangan terlalu memaksakan diri..." Ucap Ning'er dan Xiao Hong mengangguk paham.
"Gadis kecil, kau jangan khawatir, dia memang sudah mustahil untuk menang, tapi ketika muridku telah mencapai batasnya, maka aku yang akan mengambil alih pertarungan secara keseluruhan. Lagipula, yang akan menangani Penguasa Agung itu adalah aku..." Ucap Jiang Mu Chen dan Ning'er menjadi lega setelah mendengarnya.
"Baiklah, kita akan berpisah disini..." Ucap Shen Jian dan ia membawa Ning'er untuk masuk ke dalam pusaran besar di langit.
Jiang Mu Chen dan Xiao Hong kini duduk berdampingan dan melihat ke depan ke arah empat sosok yang tampaknya tidak memiliki kesadaran seperti sosok yang di lawan Ni Xien sebelumnya.
"Hati-hati, memang musuh yang tak memiliki akal itu tidak bisa menggunakan kekuatannya dengan efektif. Tetapi, jangan lupa, musuh yang tak memiliki kesadaran itu adalah sosok yang akan bertarung sampai mati..." Ucap Jiang Mu Chen dan Xiao Hong mengangguk dengan tatapan serius.
"Baiklah! Guru, aku akan mulai!..." Ucap Xiao Hong dengan semangat dan berlari dengan kecepatan yang luar biasa bersama kilat ungunya.
Kemudian, Raja Hewan Buas Singa Naga Ungu milik Xiao Hong mulai meraung di dalam Dantian nya dan memunculkan energi petir ungu yang mengamuk.
Energi petir ungu yang mengamuk ini kemudian perlahan mulai menempel pada tubuh Xiao Hong dan menciptakan sebuah zirah yang meningkat kekuatan tempur Xiao Hong.
Xiao Hong yang sekarang adalah ahli Sovereign bintang 7, tapi ia dapat bersaing dengan musuh yang memiliki kekuatan di ranah puncak Sovereign.
Bang!!!
Xiao Hong menyerang ketiga sosok puncak Sovereign dengan tombak petir ungu yang telah terbentuk di tangannya, sementara sosok Penguasa Agung telah di dorong oleh Jiang Mu Chen.
Like , komen dan vote sih kawan, saya tuh nulis suka baca" komen kalian.
oh iya, yang ada IG tolong follow IG saya dong
ig : firdiyan_11
yang pake foto fantasi timur warna merah. makasih