Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 99 Berubah


Bulan masuk ke dalam ruang UKS saat gelap tanpa lampu. Jendela pun tertutup atau mungkin Sengaja ditutup oleh orang dari dalam karena tadi Bulan sempat melihat bahwa tempat ini sangat terang oleh terik sinar matahari


" Angkasa, " Bulan masuk makin dalam dan menemukan Angkasa sedang tiduran di sofa dengan muka babak belur Penuh luka, " Angkasa gue ... "


" Ngapain Lo ke sini, " suara dingin Angkasa mulai terdengar


" Gue mau ngobatin Lo, Boleh ? suara lembut Bulan membuat Angkasa membuang muka dan mengusap luka yang berdenyut nyeri, " Gue janji. Habis ini gue bakal ke kelas dan gak ikut Campur lagi Tapi Please Sebentar aja ya biar gue ngobatin luka- luka Lo, "


" Ngapain Lo Peduli sama gue ? Udah sana mendingan Lo balik ke kelas Lo aja Emangnya enggak cukup status Kalau Lo Pacar gue masih kurang ? tanya Angkasa dengan nada marah, " Apa yang kurang ? Lo mau uang gue juga, "


" Angkasa, " Bulan duduk di sebelah Angkasa di sofa yang sama. Mengukur sesak yang berjarak, " Gue ke sini cuma mau ngobatin Lo aja karena tadi gue denger dari jackie kalau Lo ada disini,"


" Jadi Lo ke sini karena jackie, " Selak Angkasa membuat Bulan menggeleng


" Enggak Angkasa, tadi gue tanya sama Jackie Gue Tanya ke dia Gue emang niatnya mau nemuin Lo, " Bulan menjelaskan namun kedua matanya bergerak gelisah ke sana sini. Takut Angkasa Pergi dari UKS


" Gak usah berlagak kalau gue gak bis


" Mau sampe kapan Lo ngebenci gue Angkasa ? Bulan bertanya dengan kedua mata memandang kotak P3K yang ada di tangannya


" Sampai Lo tau rasanya dikhianatin sama Orang yang Paling Lo Sayang, " jawab Angkasa tanpa berkedip saat memandang Bulan yang enggan memandangnya. ada marah yang tak bisa Bulan Padamkan di tubuh Angkasa. kedua tangan Bulan rasanya melemas memegang kotak P3K yang sekarang ada di Pangkuannya


" Cinta itu dijalanin sama dua orang kalau Cuma satu Orang berarti itu bukan cinta, " kata Angkasa, " Mungkin dulu Lo satu-satunya Cewek yang mengerti gue Tapi gue rasa sekarang Udah gak lagi," Angkasa berdiri dengan muka datar


" Emang Angkasa, Mungkin dulu Lo yang suka sama gue sekarang gue yang bakal berusaha biar Lo yakin sama gue Lo gak Perlu khawatir Gue bakal terus ada buat Lo, Gue bakal berusaha lebih dalem lagi Angkasa " Angkasa tak Peduli dengan ucapan Bulan dan Pergi meninggalkan Bulan begitu saja di dalam UKS


...••••...


Kantin Arwana sedang megah megahnya saat ini. Pasalnya ada dua geng yang sedang bersengit di dalamnya Di Pojok kanan, Pojok sekali ada meja Paling Panjang milik anak-anak Tiger yang diketuai oleh Angkasa dan tentu saja tempat itu sangat ramai Sementara di Pojok depan tepat di dekat Pintu kantin ada Cakra dengan teman-temannya dengan seragam yang berbeda dan kebanyakan Murid SMA kencana. Ada satu geng yang di Pimpin Cakra. Mereka Pindah sementara ke SMA Arwana karena sekolah mereka sedang Perbaikan


Kree. Nama geng yang dikendalikan oleh Cakra dan teman-temannya Kree Cukup terkenal di kalangan SMA-SMA di kota Jakarta


" WOi, WOi MIE AYAM GUE NIH MIE AYAM GUEEE, " Jackie dengan rusuh mengambil mie ayamnya saat Mang Udin datang ke meja mereka, " Mie ayam Yang Paling ledengaris SMA Arwana milik Mang Udin ! kata jackie melebih-lebihkan


" Wenak toh, "


" Wenak tenang Mangggg ! Jempol jackie teracung untuknya


" Udahlah Mang. Teman saya yang satu ini memang Perlu dibawa ke RSJ biar Otaknya yang miring lurus lagi, " Kata Dylan. Mang Udin hanya tertawa geleng-geleng kepala lalu melayani Pembeli ke gerobaknya lagi


" Gaya banget tuh Orang di kantin sini Belum tau kita siapa, " Ucap jackie melirik Cakra dan teman-temannya. kedua tangan Cowok itu mengerat hingga menimbulkan bunyi di atas meja kantin


" Emangnya Lo siapa jackie ? Tanya Bima masih sempat bercanda


" Oranglah, " jawab Jackie sewot


" Udah numpang baya gaya seharusnya mereka tuh mau bertemen sama kita Orang kita ajakin temenan baik-baik Pada nggak mau sih, " kata jackie melirik Cakra


" Hati-hati Lo semua sama Cakra Dia tuh predator, " bisik Leo


" Predatoran mana sama Angkasa Ha, " sahut Dylan


" Ya Angkasa sih tapi tetep aja kita kudu hati-hati sama tuh bocah, " kata Leo lagi


" WELEH-WELEHHH AYO BULAN MAKAN BARENG ABANG ANGKASA, NIH " Roni menepuk kursi di sebelahnya yang kosong dengan semangat Membuat Percakapan Teman-temannya Pun ikut berhenti," Mumpung sama Abang Angkasa,"


" Ciaahhh enak jadi lu Angkasa udah ganteng " Ucap Roni lagi, " Adik kelas Lo tolak masih ada Pacar yang setia Gue mau kali apa rahasianya dah, " goda Roni ceplas-ceplos


" Angkasa aku bawain kamu roti Nih, Enggak mahal sih Tapi Lo mau nggak Rotinya, " Tawar Bulan Tanpa menghiraukan Roni


" Lo Makan aja gue enggak butuh,Roti itu Gue udah kenyang " jawaban Angkasa membuat Teman-temannya Terdiam Memang semua orang tahu bahwa Angkasa memusuhi Bulan


" Mika Lo mau gabung makan bareng di meja anak-anak Tiger gak, " suara Angkasa membuat Mika yang baru saja memasuki kantin untuk mencari Bulan melotot bingung sekaligus malu. Hal itu membuat Bulan menoleh ke belakang


" HAHH ? GUEEEH, " teriak Mika saking senangnya, " Yakin ngajakin gue makan di sini, " katanya lagi begitu dekat dengan Bulan dan meja kantin yang ada di arah Pojok


" Duduk aja, " suruh Angkasa lembut membuat Bulan meneguk ludahnya dengan berat. semua orang terdiam Memandang Bulan yang mundur Perlahan


" Maaf ganggu ya, Angkasa ini deh gue taruh di atas meja, " Bulan menaruh roti yang ia beli di atas meja Angkasa lalu meninggalkan tempat itu Menuju meja kosong sendirian seolah Perempuan itu tampak tak terlihat Membuat beberapa teman-teman Angkasa menatap kasihan karena Punggung Perempuan itu tampak rapuh dari balik sini


" Lo mau ke mana Lan ? Tanya Angkasa saat Dylan berdiri sambil mengangkat mangkuk mie ayam


" Lo juga mau ke mana Bim, " Angkasa bertanya Pada Bima yang melakukan hal serupa


" Mau nemenin Bulan semenjak ada berita itu. Jadi gak ada yang mau temanan sama dia termasuk Pacarnya sendiri, " Bima menyusul Dylan yang sudah Pergi ke meja Bulan


" Lo, " Tanya Angkasa Pada Roni


" Ke mejannya Bu Bos, " Jawab Roni lari-lari menuju meja Bulan. Membawa mangkuk baksonya serta Es teh nya


" Lo Juga Sagara, "


" Sama, " hanya itu yang keluar dari mulut Sagara. Jawaban super cool


" Lo Jackie, "


" ke meja Bulan dongggg, " sahut Jackie sambil membawa


" Lo Leo, "


" Capcus ke mejanya Nweng Bulan. Bu Bos I'm Comingg, " Teriak Leo


Satu Persatu Temannya Pergi Meninggalkan meja Angkasa. Meja Tiger itu memang masih ramai oleh kelas sebelas dan kelas sepuluh tapi Angkasa bukan apa-apa tanpa temannya seperti sekarang. semuanya temannya Pindah ke meja kecil Bulan. Bahkan Jackie dengan repot mengangkat bangku kosong di sebelah agar berdampingan dengan meja yang ditempati Bulan membuat kegiatan itu diperhatikan oleh anak-anak


" Heyyyy kenapa kamu kalau ngomong dangdut sukannya bilang Buka sitik josss," sapa Roni membuat Bulan Kaget karena kedatangan teman-temannya Angkasa


" Emang Bulan Teman gue si Roni ini udah burik banyak tingkah Pula Lo jangan deket-deket sama dia. Ntar Lo ketularan burik, Bulan " Kata Bima


" Kurang ajar Lu Bim, " Roni tertawa di sebelahnya


" Angkasa tuh kalau marah suka nyebelin Tapi hatinya baik Bulan. Macem Plinces-Plinces yang di tonton sama adek kelima gue di tipi-tipi itu, " Ucap Roni berhasil membuat Bulan terhibur sedikit senyum di bibirnya.


" Princess, bego " kata Dylan


" Nah itu Princess, " kata Roni lagi


" Oh jadi ketua Tiger itu Udah Punya Pacar, " Celetuk Cakra, " Bulan, Cantik juga, "


...••••...


" Angkasa, " Bulan tahu Angkasa mendengarnya namun memang cowok itu Pura-pura tak mendengar dan tetap berjalan di lorong sekolah. setelah kejadian di kantin tadi Angkasa memilih pergi dan kerumunan, " Giliran cewek cantik manggil noleh. giliran gue manggil gak mau noleh. Emang ya Cowok tuh manis di awal, "


Angkasa Berhenti dengan kedua tangan berada di saku celana. Membuat Bulan menghampirinya


" Seberapa apa pun Lo menganggap keberadaan gue nggak ada. sejauh itu juga gue bakal buat Lo buka mata kalau gue selalu ada di dekat Lo, "


" Coba aja kalau Lo sanggup, " Kata Angkasa


" Lo nantangi gue," Ujar Bulan


" Kenapa memangnya, "


" Oke Tantangan Lo gue terima Liat aja nanti Lo bakal gak bisa lepas dari gue,"


" LO GAK BAKAL BISA LEPAS, " tekadnya


" INGET YA LO GAK BISA LEPAS DARI GUE" teriak Bulan namun Angkasa malah pergi meninggalkannya


...••••...


...INI ANGKASA...



...INI CAKRA...



...INI BULAN Natasha...