Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 26 PACAR PERTAMA


" Gue Bilang Gue Suka sama Aluna ? ucap Sagara


" Astaghfirullah ? Dylan berjengit saking kagetnya " Lo kira-kira lah Sagara kalua Lo mau kagetin gue kalau gue sampai jantungan gimana, "


" Salah apa makan apa Lo semalam Sagara ? ucap Jackie


" Enggak ada yang salah makan ? jawab Sagara


" Lo bilang Lo Suka sama Aluna kapan ? kapan ? tanya Dylan heboh membuat Teman-teman sekelas menoleh ke arahnya


" kemarin ? ucap Sagara tujuh hari tujuh malam ? ucap Dylan " Lo beneran bilang suka sama Aluna, "


" Capek dong Gue kalua Gue salto tujuh hari tujuh malam ? jawab Bima


" Yaudah di ganti Demi Bima jadi Presiden kerajaan laut mermaid Lo beneran Lo suka sama Aluna ? tanya Dylan


" Hmm "


" Sagara " Panggil Leo


Sagara mengangkat wajahnya menatap Leo yang duduk depannya


" akhirnya sahabat gue bisa jatuh cinta Sagara gue Percaya Lo nggak akan nyakitin Aluna Sagara kalua Lo Sampe nyakitin Aluna gue nggak segan-segan mukulin Lo walaupun Lo sahabat gue sendiri, "


...••••...


" Kevin, Lo nggak kenapa-kenapa kan, " tanya Aluna Cowok itu sedang meringis karena bekas Pukulan Sagara kemarin Aluna memilih duduk di samping Kevin mereka berdua duduk di depan kelas Kevin


" Lo Ngapain "


" Tanyain Lo kan "


" Tanyain gue "


" iya tanyain Lo ? ucap Aluna


" kenapa ? tanya Kevin


" kan bentar lagi Lo kan jadi kakak gue ? ucap Aluna


Kevin Terdiam lalu Cowok itu tertawa " Gitu doang ?


" Hah "


" Iya memang kenapa "


" Gue kira Lo suka sama Gue " ucap Kevin


Aluna memukul lengan Kevin " siapa juga yang suka sama Lo Ger-er ?


" iya deh takut banyak yang suka sama Lo nggak berani gue Ada Ken, Sagara dan Riko bisa babak belur gue kalau ternyata Lo suka sama gue satu orang aja Udah buat gue babak belur kayak gini ? ucap Kevin


" Memangnya kenapa sih ? kok loh bisa berantem sama Sagara ? tanya Aluna


" Bisa-lah tanding basket ? ucap Kevin


" Loh sih Lo pasti duluan kan Cari gara-gara ? tebak Aluna


" Udahlah Lo mendingan diam aja Lo itu nggak tahu apa-apa " jawab Kevin


" Sejak kapan hubungan kita baik kayak gini ? tanya Kevin


" Sejak hari ini ? Aluna menjawab


" Gue belum bisa ? ucap Kevin jujur apalagi teringat misi nya dengan Riko


" kenapa"


" Gue belum bisa aja " kata Kevin misterius


" Tapi bentar lagi Lo kan jadi kakak gue "


" Gue sih nggak mau jadi kakak' Lo ? ucap Kevin


" Yaudah deh Gue Cuma Capek berantem sama Lo kalau bisa baikan kenapa harus bermusuhan ? ucap Aluna


" jangan dekat-dekat gue Aluna salah Kalua mau berteman sama gue, "


...••••...


Sagara yang Hendak ke lapangan indoor SMA Pelita untuk mengambil baju karatenya yang ada di loker dekat sana langsung terhenti di belakang sekolah karena melihat Kevin dan Riko


" Pokoknya ingat lo harus deketin Aluna Cepet dikit Entar ke buru sama Sagara ? ucap Kevin


" Tenang aja, lah ? ucap Riko


" Yang bener Lo "


" Gue juga suka sama Aluna " Ucap Riko


" Tenang aja Gue tau Aluna masih suka sama gue ? Ucap Riko " Nanti juga datang sendiri ke gue kalau udah gitu Gue lepas dia tiba-tiba, "


Sagara mengepalkan kedua tangannya


" Berengsek "


" kemarin Gue berantem sama Sagara di lapangan sengaja Pancing dia marah biar dia kelihatan salah sama yang lain karena dia mukulin gue Banyak juga yang Salahin dia karena gue sampai masuk ke UKS kemarin ? ucap Kevin


Sagara lalu mundur ketika mendengarnya. kedua tangannya masuk ke dalam saku Celana Cowok itu masih dengan Wajah yang datar pergi dari sana satu kepalanya sekarang Matahari Aluna


...••••...


Bel sekolah berbunyi


" Sagara Kamu kenapa ? tanya Aluna terkejut ada Sagara di sini namun Sagara tidak mengatakan apa pun padanya Cowok itu tahu-tahu saja ada di kelas Aluna dan langsung menarik keluar Aluna pergi dari wilayah sana Aluna bertanya terus di belakang namun Sagara tidak mau berbicara bibir Cowok itu tidak sedikit Pun bergerak


" Sagara ada apa sih ? Sagara


" Pulang ? ucap Sagara tanpa di sangka-sangka


" Loh ? ajakin Pulang bareng "


" Naik " Bukannya menjawab Sagara menyodorkan helm hal membuat Aluna kebingungan dengan sikap Cowok itu Sagara sejak tadi hanya diam lalu sekalinya berbicara bisa sangat ketus seperti itu membuat Aluna takut " naik Aluna ? ucap Sagara


Aluna lalu mengganguk " Tapi gue belum bilang sama teman-temannya kalau besok ada kerja kelompok, "


" Nanti gue bilangin ? ucap Sagara menghidupkan mesin motornya


" EH JANGAN ? ucap Aluna kaget " Nanti Biar gue sendiri, "


" Duduk yang benar ? Sagara tidak menjawab kata-katanya


Sagara melihat Aluna memasangkan Pengait helm sendiri " Sagara "


" Pegangan " kata Sagara


" Pegangan " tanya Aluna syok


" Gue mau ngebut ? ucap Sagara


" Ih malu ? ucap Aluna spontan


Sagara yang Duduk di depan dengan Cepat mengambil kedua tangan Aluna lalu membawanya agar melingkar di pinggangnya sementara Aluna ? ia sudah tidak tahu harus bereaksi seperti apa Cewek itu kaget dan malu-malu di satu waktu


" Jangan di lepas ? ucap Sagara di balik helmnya membuat wajah Aluna memerah sepenuhnya


Cowok itu lalu mengendarai motornya keluar dari sekolah Aluna baru kali ini melihat Sagara ngebut motor Cowok itu melaju kencang saking kencangnya Aluna sampai tidak sadar bahwa kedua matanya sudah tertutup kedua tangan perempuan itu juga semakin erat pada pinggang Sagara


" kok tumben banget ngebut sih Sagara ? loh harusnya kan belok ke kiri ? sebenarnya kita mau ke mana sih Sagara


Sagara tidak menjawabnya membuat Aluna diam sibuk dengan pikirannya sendiri perempuan itu menaruh dagunya pada bahu Sagara hal membuat Sagara sontak memandang Aluna dari kaca spion ada perasaan yang berbeda ketika Aluna berlaku seperti itu padanya


Sagara lalu menepuk pelan tangan Aluna yang ada di depan badannya lalu Cewek itu terkesiap dan menoleh pada Sagara kedua matanya Aluna dari kaca spion dan Cowok itu juga ternyata sedang menatapnya Aluna bersemu Bingung tapi senang


...kuat Aluna, kuat jangan Luluh begitu aja dong ? batin Aluna...


" mau makan Bentar lapar ? ujar Sagara menjelaskan Pada Aluna


" mau makan di mana ? tanya Sagara


" Terserah " jawab Aluna


" kalua makan di emperan atau di pinggir jalan,mau ? tanya Sagara


Aluna tertawa Pelan " makan di mana aja bisa gue bukan Naura, "


Sagara tidak tersenyum Tapi raut mukanya dari balik helmnya menyetujuinya


" Loh kenapa ? tanya Aluna tiba-tiba mesin motor Cowok itu mati


Sagara meminggirkan motornya " Turun dulu "


" kenapa "


" Serius mogok "


" HM ? ucap Sagara Cowok itu tidak panik Aluna langsung turun berdiri di sebelah Sagara yang menoleh ke kanan dan ke kiri mencari bengkel


" Terus gimana ? Enggak ada bengkel di sini Sagara ? ucap Aluna


" Duduk di sini aja Gue mau cari bengkel ? ucap Sagara


" Duduk di sini ? sendirian ? Enggak deh gue gak tahu daerah sini ?


" Nanti Lo Capek kalau ikut ? ucap Sagara


" Capek itu nggak ada dalam rumus gue kejar-kejar Lo selama ini aja gue kuat nggak Capek ? ucap Aluna membuat wajah Sagara kaku Aluna Tertawa " Bercanda gue ayo kita cari bengkel bareng-bareng tenang aja gue nggak repotin kok apalagi bikin susah lho ? ucap Aluna


Sagara pun mendorong motor besar di Pinggir jalan


Sementara Aluna berjalan di sebelahnya


" Sagara "


Sagara menoleh sebagai jawabannya Cowok ini memang susah untuk di ajak bicara kalua tidak Penting


" Memangnya Sierra nggak marah kalau kita Kayak gini "


" kayak gini Gimana "


" jalan bareng "


" Dia bukan siapa-siapa gue sama Cuma berteman ? jawab Sagara


" Loh masa ? Yang benar aja Waktu itu kan gue lihat Lo berpelukan di lapangan indoor


" Oh waktu itu Lo yang Pernah nampar Gue di lapangan indoor, "


" Lo sih rese jadi Orang Suka memberi harapan Palsu ke semua semua Cewek "


" Siapa yang Pemberi harapan Palsu ? Cowok itu masih mendorong motornya sementara Aluna tetap berjalan di sebelahnya


" Eloh lah "


" Enggak Gue kan suka nya sama Lo ? ucap Sagara membuat Aluna kaget


" SIAPA SIH YANG AJARI SAGARA KAYAK GITU DYLAN INI PASTI BIANGNYA ? Gerutu Aluna di dalam hati


Sagara tertawa " Nggak ada yang ajari Gue, "


" LOH ! LOH DIA BISA DENGAR ISI HATI GUE WAH GILA COWOK INi BISA BACA PIKIRAN ORANG, "


Sagara tambah tertawa Karenanya " Lo ngomong itu keras banget sampai kedengaran Orang di depan, "


" EHHH ? Aluna langsung berhenti Karenanya " Sumpah tadi gue ngomong Eh ? Maksudnya, maksudnya ?? gue ngomong, "


" iya "


" masa "


" Sumpah "


" iya Aluna "


" Sumpah ? Demi apa ? Demi apa ? Aluna berteriak


" Enggak apa-apa Gue suka Lo yang natural ? ucap Sagara


" IH Sagara ? malu tau ? lagian Lo kenapa sih ? tanya Aluna lalu kembali berjalan di samping Sagara


" Waktu itu Lo Salah paham ? ucap Sagara mau duduk dulu ? ucap Sagara Cowok itu memarkirkan motornya di pinggir jalan tempat parkir pedagang makanan di Pinggir jalan. Aluna mengganguk karena dirasanya Sagara memang butuh Duduk Cowok itu penuh peluh di keningnya Entah kenapa Aluna selalu Suka ketika melihat Sagara berkeringat leher Cowok itu jadi mengilap sedikit saat berkeringat ketika Sagara menoleh ke kanan


" Lo kalua berkeringat makin Cakep aja Sagara ? ucap Aluna tanpa sadar


" Apa "


" OH ? Aluna tersadar dari keterpukaunya Enggak bukan apa-apa kok


" kurang-kurangi Puji Cowok kayak gitu ? ucap Sagara


" kenapa "


" kurangi aja ? Ucap Sagara memperingati


" iya karena apa "


" kurangi aja kalau bisa jangan ? kata Sagara


" iya "


" Cowok itu sukanya mengejar bukannya di kejar dari kami suka Cewek yang penuh tantangan bukan yang gampangan ? ucap Sagara


" jadi gue Cewek gampangan ? tanya Aluna


" Enggak " Sagara menjawab dengan cepat


" Sekalian aja tuh istri orang kan penuh tantangan ? ucap Aluna


" Aluna ? tegur Sagara penuh pengertian membuat Aluna menyengir


" Bercandaa ? ucap Aluna lalu keduanya memesan makanan


" mau jalan lagi ? tanya Aluna ketika keduanya sudah selesai makan


" kenapa ? Capek ? tanya Sagara


" Enggak kok aku udah di traktir Sagara makan tadi ? ucap Aluna Cengengesan membuat Sagara memegang kepalanya dan mengacak rambutnya dengan lembut mereka berjalan ke arah motor untuk kembali mencari bengkel Sagara sempat bertanya kepada pada penjual makanan katanya di pertigaan ada bengkel besar


" Oh itu ada bengkel "


Sagara juga melihatnya ketika Aluna menunjuk bengkel itu setelah menyerahkan motornya pada pekerja bengkel Sagara langsung Duduk di sebelah Aluna yang juga baru duduk mereka duduk di kursi plastik Sagara memandang Wajah Aluna yang sedang kelelahan tapi perempuan itu tampak senang-senang aja


" Senang ? Tanya Sagara


" Senang-lah ? jawab Aluna


" kenapa "


" Enggak tau senang aja pokoknya " ucap Aluna


Sagara terdiam begitu pun Aluna yang sekarang tampak sibuk dengan tasnya sambil bernyanyi-nyanyi kecil. Entah lagu apa yang sedang ia gumamkan


Aluna menoleh karena Sagara menatapnya dalam hal yang membuat Aluna jadi kikuk sendiri hingga perempuan itu menatap sepatu nya yang ada di bawah sana karena grogi


" kenapa lihatin aku Sampe segitunya ? tanya Aluna


" Enggak apa-apa kamu Cantik aja ? balas Sagara


" Siapa "


" kamu "


" aku "


" iya "


" aku jelek tau " ucap Aluna


" Di mata aku kamu Cantik ? ucap Sagara Aluna bersemu mendengarnya Aluna bisa aja bersikap tidak menyukai Sagara Sekarang pada laki-laki ini tapi di saat di hadapi kenyataan harus berduaan dengan Cowok ini membuat Aluna tidak tahan untuk bersikap yang bukan dirinya


" Saya Enggak mau berhubungan sama Cewek saya belum berniat Suka sama perempuan selama ini kenapa sama kamu rasanya selalu berbeda ya ? ucap Sagara mendadak membuat Aluna langsung menoleh kaget Detak jantung Aluna jadi bertalu-talu bahkan rasanya ingin meledak


" Dulu hidup gue gitu-gitu aja abu-abu setelah kenal kamu semuanya jadi lebih berwarna Aluna ? Ucap Sagara membuat Aluna makin Terkejut


Aluna terdiam terlalu terkejut


" kenapa tegang kayak gitu ? tanya Sagara sebelah tangan Cowok itu melingkupi tangan Aluna menggenggamnya hal yang membuat Aluna jadi Panas-Dingin tidak tahu harus bereaksi apa


" Sagara nanti ada yang lihat ? Aluna berusaha melepaskan tangan Sagara namun Cowok itu tidak membiarkannya


" Aluna apa Lo masih suka sama gue ? tanya Sagara


Aluna terdiam bingung menjawabnya lalu akhirnya Aluna menjawab ketika Sagara masih setia menunggu


" Masih... " jawab Aluna Pelan


" Aluna ? panggil Sagara


Aluna memberanikan diri untuk menatap Sagara posisi Cowok itu sudah duduk tegak di sampingnya tatapannya serius dan sendu Tapi baru kali ini rasanya ingin meledak karena di tatap seperti itu oleh laki-laki yang selama ini ia Sukai


" Aluna apa Lo mau jadi Pacar gue ? tanya Sagara membuat Aluna kaget