
" Berengsek !" Maki Sagara Cowok itu berhenti karena di rasanya napas Cowok itu hampir habis karena sudah dua jam memukul samsak tanpa henti Wajah dan seluruh tubuh Sagara berkeringat. dan Panas Rambut Cowok itu juga basah oleh keringat Debaran jantung Sagara menggila Cowok itu merunduk menyatukan dahinya pada samsak di depannya lalu memukul tempurung kepalanya
Untuk menghilangkan suara-suara yang masuk kepalanya namun Sagara tidak bisa melakukannya
Sagara dengan Perlahan mendongak untuk bernapas dengan baik keringatnya langsung mengalir pada jakunnya. Cowok itu menatap langit langit Ruangan yang serba putih membiarkan Wajahnya yang merah langsung terkena sinar lampu Dengan kesal Cowok itu keluar ruangan dan membuka pintu Lokernya untuk mengambil tas Namun Cowok itu terdiam saat melihat sesuatu
Melihat surat tersebut buru-buru Sagara mengambilnya seharian ini Aluna tidak ada di mana-mana Sagara tidak melihatnya di mana pun ia pergi tadi Cowok itu melihat tulisan di Bagian depannya " Untuk laki-laki yang sangat aku sayang itu tertera di sana Sagara membuka surat berwarna merah muda itu dan membacanya Baru kali ini Sagara gemetar dan merasa gugup Hanya melihat tulisan perempuan itu
...SAGARA Abraham...
...Matahari Aluna Aurora...
...kamu adalah definisi terbaik yang selalu kagumi Tidak pernah sekalipun aku berniat untuk membuatmu tak nyaman seperti ini...
...kamu adalah laki-laki yang namanya Akan selalu aku harap untuk ada di dalam hidup ku kamu juga laki-laki yang namanya sering aku sebut...
...Tiga tahun yang lalu pertama kali aku melihat kamu aku sangat senang karena untuk pertama kalinya aku langsung bisa menyukaimu semudah hanya melihat kamu aku selalu suka bagaimana kamu yang pendiam,kaku dan juga kutu buku aku juga selalu suka bagaimana kamu yang, dingin tidak pandai menyenangkan hati seseorang dan juga misterius Mungkin semua orang akan melihat kamu dari sisi yang berbeda tapi aku sama sekali tidak pernah berniat apalagi sampai berpikir untuk memanfaatkan kamu...
...Apa perasaan yang aku punya memang salah untuk kamu Sagara ? kalau begitu Sagara aku minta maaf sering merepotkan kamu sering memaksa kamu untuk selalu ada di dekat ku...
...perempuan seperti aku pasti bukan kriteria kamu ya ? maaf karena tidak pernah bisa menjadi perempuan yang pintar, anggun dan penuh sopan santun seperti perempuan-perempuan yang lainnya yang pernah aku temui aku adalah aku, Aku tidak pernah bisa berubah menjadi orang lain...
...kamu bilang aku itu kekanakan manja dan urukan memang benar kalau aku selalu begitu aku tidak pernah bisa mengubah sifat yang sudah lama aku punya. selama aku hidup Orang tua ku selalu tampak tidak pernah ada untuk ku mereka selalu sibuk dengan Urusannya sendiri Hanya dengan kamu aku bisa bebas dan lepas tanpa memikirkan apapun Hanya dengan kamu aku bisa jadi diriku sendiri menjadi Matahari Aluna Aurora yang selalu kamu lihat perempuan yang Ceria, bodoh Ceroboh yang selalu bersikap seenaknya sama kamu...
...kadang aku berpikir seperti apa perasaanmu untukku kadang juga aku ingin menebak segala isi pikiran dan hati kamu tentang aku supaya aku tidak keliru dan salah mengartikan maksud baik kamu ternyata aku memang melangkah terlalu jauh kamu tidak pernah benar-benar ada untukku...
...Aku memang bodoh karena percaya dan terlalu berharap pada kamu yang jelas-jelas bisa saja menyakiti hatiku dengan dalam...
...kamu seperti Bungan mawar yang selalu tampak mengagumkan bagi semua Orang yang selalu tampak tumbuh mekar dengan indah aku yakin semua orang ingin memilikimu Tapi ternyata aku lupa kalau Bungan mawar Juga berduri sedikit aja aku salah langkah aku yang terluka...
Sagara terdiam. Napasnya naik-turun Dadanya sesak laki-laki itu meredam segala bentuk emosi yang kian muncul Setelah membacanya Aluna yang menulis dan merasakannya tapi kenapa Sagara juga merasakan hal yang sama ? Perempuan memang bodoh Sudah di sakiti berkali-kali dari dulu sampai sekarang tapi kenapa dia tidak pernah sadar ?
" Cewek aneh Udah di sakiti terus masih aja kejar-kejar ? ujar Sagara lalu mengambil tas dan membanting Pintu Lokernya
...••••...
Sagara yang sedang berjalan menuju ke depan sekolah untuk mengambil motornya yang terparkir melihat Aluna sedang menunggu Sesuatu di sana Sagara tidak menghiraukannya dan tetap naik ke atas Motornya. ketika suara deru itu terdengar Aluna yang dari jauh menoleh pada asal suara dan menemukan Sagara Tapi di sangka sangka Sagara malah menghampirinya Cowok dengan baju karate putih itu turun dan berdiri di depannya lalu memberikan Aluna kembali surat yang Aluna selipkan di lokernya
" Kenapa di kembalilin " tanya Aluna bingung
" Ambil aja Nggak Penting ? ujar Sagara Raut Wajahnya masih tetap sama seperti tadi saat mereka bertengkar Dingin tak tersentuh Aluna tidak tahu harus bagaimana
...Dalam hati Aluna percaya Sagara bukan laki-laki seperti itu Setelah mereka lalui apa mungkin Sagara berkata seperti itu padanya ? apa mungkin laki-laki ini benar-benar tega Dengannya ?...
" Kamu Udah Baca ? tanya Aluna lembut
" Udah Semua dan aku nggak mau kayak gitu lagi ? Ujar Sagara datar
" kenapa ? kamu Enggak gak suka ya ? tanya Aluna menahan dirinya sendiri dari segala perasaan yang menggebu karena Sagara bersikap seperti ini padanya
" Apa Pentingnya Gue tau perasaan Lo ? tanya Sagara dingin membuat Aluna mengerjapkan matanya karena Sagara semakin kasar Cowok itu bahkan mengubah gaya bicaranya
" Kalua Enggak Penting juga nggak apa-apa Tapi perasaan aku nggak pernah berbentuk Rasa kasihan aku selalu tulus sama kamu Sagara ? ujar Aluna
" Tapi perasaan Lo ganggu, gue Aluna Gue benci asal Lo tau itu ? ujar Sagara
...••••...
...SAGARA Abraham...
...Aluna...
Aluna yang merasa sangat mengantuk langsung duduk dengan benar Rasa kantuknya langsung menguap begitu saja saat melihat nama Sagara ada pada notifikasi jantung Aluna kian berdebar Antara ingin membalas atau tidak saat tangannya malah dengan tanpa sadar membuat pesan malah terbaca
...SAGARA Abraham...
...kamu udah tidur ya...
Aluna menahan dirinya untuk tidak membalas Beberapa menit kemudian jarinya malah mengetik sesuatu yang mana Aluna tidak bisa lama-lama untuk marah pada Cowok ini
...MATAHARI ALUNA AURORA...
...Belum kenapa...
...SAGARA Abraham...
...aku ganggu kamu iya...
Aluna refleks menggeleng, namun perempuan itu malah tersadar agar tidak melakukan hal tersebut Aluna selalu sulit untuk menghilangkan kebiasaannya
...MATAHARI ALUNA AURORA...
...Enggak juga kenapa...
...SAGARA Abraham...
...aku ada di depan Rumah kamu,kamu Bisa keluar...
Aluna langsung berdiri jantungnya semakin berdebar perempuan itu membuka tirai kamarnya dan melihat motor Sagara di depan gerbang rumahnya
...SAGARA Abraham...
...Tapi kalua kamu masih ngantuk mending nggak usah...
" Memang benar kata Dylan kamu itu Anak TK masuk SMA ? ujar Sagara
Aluna terdiam bingung sekaligus malu " Habisnya aku suka ? ujar Aluna Cengengesan
" kenapa kamu belum tidur jam segini ? tanya Sagara
Mungkin Aluna biasa aja sakit hati atau sedih karena perlakuan Sagara beberapa waktu ini namun jarak dan waktu menyukai Sagara jauh lebih banyak dan berat daripada itu. Dulu hal seperti ini sudah jadi makanan Aluna sehari-hari yang mana menghabiskan waktu ,tenaga dan juga pikirannya
" Baru aja aku mau tidur ? ujar Aluna jujur
" Berarti aku ganggu ya ? tanya Sagara
Aluna hanya diam saja sebenarnya Aluna ingin bertanya sesuatu karena kejadian kemarin namun tampaknya Sagara sedang lelah Wajah Cowok itu seolah seperti ada beban berat yang tidak bisa ia pecahkan sendiri membuat Aluna tertegun di tempatnya
" kok Muka kamu lebam Saga ? tanya Aluna Perempuan itu memperhatikan wajah Sagara lalu mendekat dan mengusapnya dengan kedua tangan yang membuat Sagara memperhatikannya dengan dalam pandangan Sagara berubah lembut pada Aluna Bahkan sudah diperlakukan dengan tidak baik Aluna masih saja seperti ini padanya Sagara benar-benar tidak tahu harus berkata apa pada Aluna
" Habis Latihan karate ? ujar Sagara jujur pada Aluna
" Sampai kayak gini " tanya Aluna khawatir
Sagara mengganguk pada perempuan itu
" kok malam-malam gini ke sini ? kenapa ? tanya Aluna
" Emangnya nggak boleh " balas Sagara
" Boleh kok ? jawab Aluna sambil tersenyum
Aluna terlalu menyukai Sagara sampai-sampai rasanya untuk marah saja Aluna sulit seharusnya yang dilakukan Aluna sekarang ada menjauhi Sagara bila perlu tidak datang lagi pada Sagara tapi Perasaannya Sulit semuanya sangat jujur ketimbang apa yang sudah ia inginkan beberapa jam lalu kalua saja Sagara Menghubunginya atau meminta maaf kepadanya
tiba - Tiba Cowok itu memegang kedua tangan Aluna lalu memeluk perempuan itu yang membuat Aluna kebingungan perempuan itu semakin kebingungan karena Sagara semakin mengeratkan pelukannya seolah takut Aluna hilang darinya. Aluna tidak bisa melihat wajah Sagara saat ini karena Cowok itu menaruh dagunya yang tepat di atas kepala Aluna, Aluna sangat kecil tapi entah kenapa Sagara saat menyukainya
" Aluna aku minta maaf ? ujar Sagara atas perbuatannya " Maaf Aluna
" Berarti Kita nggak marahan lagi ya ? tanya Aluna memaksa mendongak membuat Sagara memberi ruang agar bisa melihatnya
" Maunya gimana " Sagara malah menggodanya
" Maunya Enggak " ujar Aluna benar-benar polos dan lugu " Soalnya kamu udah bikin aku takut Kalau marah aku nggak mau kita berantem lagi ? ujar Aluna membuat Sagara memandangnya terus Sagara seolah tersihir karena kata-kata juga suara yang di ucapkan Aluna Padanya
" Aku sayang kamu Aluna, " ujar Sagara pada Aluna dengan nada berat sambil tidak mau melepaskan perempuan ini kepada siapapun. Untuk beberapa kali hanya dengan Aluna laki-laki seperti merasa benar-benar hidup
...••••...
DI PAGI HARI
Seorang mengetuk pintu kelas Membuat BU Ani dan isi kelas menoleh padanya Sagara baru saja datang Cowok itu tampak mengatur nafasnya yang naik-turun karena habis berlari di lorong sekolah
" Maaf Bu saya terlambat " ujar Sagara
Bu Ani yang tadinya sedang menulis di papan menoleh pada Sagara. Sagara sangat jarang sekali datang terlambat seperti ini
" Kenapa kamu baru datang Sagara ? tanya Bu Ani
" Saya terlambat bangun Bu ? Ujar Sagara
Bu Ani geleng-geleng kepala " Sagara, Sagara Tumben kamu kayak gini kalau begini terus nanti kamu bisa masuk ruangan BK Sagara
Sagara hanya diam saja " Maaf Bu "
" Kamu itu murid paling Pintar di sekolah Sagara jadi Contoh yang baik buat teman-teman kamu ? ujar Bu Ani
" Sekali lagi saya minta maaf Bu "
" Ya sudah kalau gitu kamu boleh duduk Tapi hari ini kamu saya beri alpa untuk absen di mata pelajaran saya ? ujar Bu Ani
Sagara yang tidak pernah mendapat alpa di absensi kelasnya pun harus kena Cowok itu duduk dengan kaku di kursinya dan menatap ke arah depan hal tersebut membuat Leo, Bima dan Roni memperhatikannya dengan seksama diikuti Arsen , Dylan dan juga Jackie
" Lo baik-baik aja kan Sagara ? tanya Arsen
" Baik ? jawab Sagara
Sagara yang beberapa hari kemarin memang berbeda dengan dirinya yang dulu banyak kabar beredar tentang dirinya makanya mereka tidak mau sampai kalah persepsi pada temanya sendiri
...••••...
Dengan Perasaan riang. Aluna masuk ke dalam rumah Sagara perempuan itu sedang membawa sekotak makanan untuk pacarnya. lalu memencet bel yang ada di dekat Pintu utama Namun tidak ada yang mendengarnya Dua kali Aluna mencobanya Namun tidak ada yang menyahut apalagi menyahutnya Rumah sebesar ini terbuka keadaan sore-sore begini apa tidak berbahaya ?
" SAGARA " Panggil Aluna mencoba masuk ke dalam Motor dan Mobil yang biasa di gunakan Sagara pun masih ada di garasi rumahnya yang artinya Sagara tidak ke mana-mana Aluna membuka pintu dan masuk ia melongokkan kepalanya ke kanan ke kiri namun Sagara tidak ada di mana-mana Rumah sebesar ini tampak kosong
" Sagara kamu ada di mana ? tanya Aluna
" Sagara ? panggil Aluna namun Sagara tampak tidak ada di mana pun
lalu Aluna mencari ke arah dapur tapi Sagara tidak ada di sini
Awalnya Aluna melihat sebuah kartu undangan di sana Aluna. menaruh kotak bekal di atas meja ia yang tidak ingin ikut Campur akhirnya menoleh ke arah kanan dan kiri namun Sagara tidak ada di mana-mana. Hingga akhirnya Aluna beranjak dan melihat Nama yang tertulis di kartu undangan Tersebut
...THE ENGAGEMENT OF SAGARA Abraham & NAYLA AGNESIA...
Aluna terpaku beberapa detik. Perempuan itu langsung lemas di tempatnya berdiri NAYLA AGNESIA artis dan Penyanyi terkenal itu ? Aluna membaca tanggal undangannya Besok malam Aluna menaruh di atas meja Dengan syok ia keluar dari rumah itu kepalanya mendadak Pusing Napas Aluna menjadi tidak teratur Aluna mengutuk dirinya habis-habisan karena apa yang ia lihat ternyata benar Tidak Palsu apalagi rekayasa Sagara & Nayla kenapa Sagara tega dan tidak pernah Cerita Padanya