
" giniiin Lo Bulan, " Ucap Mika Pada Bulan membuat Bulan memandang Punggung Angkasa yang tidak juga berbalik arah. Tetap saja Cowok itu berjalan di depan merek" jangan-jangan selama ini Lo Cuma dimanfaatin dan diPura-Purain sama dia kali Bulan biar Lo bisa bantuin dan kerjain PR sama belajar dia. Dan akhirnya Nilai dia bagus Nanti setelah lulus Lo Pasti dibuang gitu aja, " Ucap Mika membuat Angkasa berhenterhenti kan dia. Berarti bener Bulan, " Ujar Mika membuat Angkasa mengepalkan kedua tangannya Pandangannya tertuju Pada Kinan yang ada depannya sementara Bulan dan Mika masih di belakangnyGue bukan Orang kayak gitu. Lo gak kenal gue, " hanya itu balasan Angkasa lalu cowok itu melangkah Pada Kinan Padahal baru beberapa hari Angkasa menggertak Kinan Tapi kali ini Kinan melihat sendiri Cowok itu melangkah maju PadanyTemen gue Bulan gak bakal ngemis-ngemis suka apalagi cinta sama Lo Angkasa inget ya. suatu saat Lo bakal tau gimana rasanya jadi Bulan," Ucap Mika Pada Angkasa membuat cowok itu berbalik badan menatap mika dan Tatapannya terpaku pada Bulan. Perempuan itu tetap diam memandangnya gamanGue gak takut, " balas AngkasMika Tersenyum mengejek, " Tapi di mata Lo bilang takut Angkasa. Diliat dari cara Lo natap Bulan aja gue tau Lo takut kehilangan dia kan, "
" itu dating dari mulut Angkasa membuat Mika dan Kinan menoleh. Ada secercah harapan yang masuk dalam hati
" Besok-besok jangan naruh apa-apa lagi di laci meja kelas gue. jangan begitu deket sama temen-temen gue Emang bener kata orang-orang Lo itu sumber masalahnya Bulan, Gue gak butuh Perhatian Lo itu Bulan, " Ucap Angkasa
...••••...
"
"
"
" karena kamu gak pernah ngerasain apa yang aku rasain. kamu gak Pernah tau rasanya dijauhin, dibenci tanpa sebab, bahkan dituduh yang enggak-enggak. kamu gak pernah ngerasain Angkasa. karena emang kita itu beda Kita gak Pernah sama, " kata Bulan Parau membuat Angkasa mengepalkan kedua tangannya Tatapan sendu Bulan membuatnya seolah-olah tak berdaya
" Kamu emang gak Pernah ngerti hidupku Angkasa. karena aku gak Pernah diperlakukan seburuntung dan seistimewa kamu Hidup kita beda kamu Punya banyak orang yang sama kamu. kamu Punya banyak temen yang akan selalu mendukung kamu Sementara aku ? aku gak Punya kamu gak berhak mengatur dan menilai hidupku Angkasa seperti itu Angkasa. Karena kamu gak pernah tau Apalagi mengerti apa yang aku alamin, "Ujar Bulan Pada Angkasa
" Satu hal yang harus kamu tahu Angkasa. aku gak Pernah nyesel
kenal kamu, " kata Bulan Pada Angkasa
Bulan hendak Pergi dari Angkasa melewati tubuh laki-laki itu namun Angkasa menarik tangannya membuat Bulan dan Angkasa berdiri di dekat Pilar lorong sekolah
" Lo bener-bener Cewek gak tau diri," Ucap Angkasa
••••
"
"
"
" karena kamu gak pernah ngerasain apa yang aku rasain. kamu gak Pernah tau rasanya dijauhin, dibenci tanpa sebab, bahkan dituduh yang enggak-enggak. kamu gak pernah ngerasain Angkasa. karena emang kita itu beda Kita gak Pernah sama, " kata Bulan Parau membuat Angkasa mengepalkan kedua tangannya Tatapan sendu Bulan membuatnya seolah-olah tak berdaya
" Kamu emang gak Pernah ngerti hidupku Angkasa. karena aku gak Pernah diperlakukan seburuntung dan seistimewa kamu Hidup kita beda kamu Punya banyak orang yang sama kamu. kamu Punya banyak temen yang akan selalu mendukung kamu Sementara aku ? aku gak Punya kamu gak berhak mengatur dan menilai hidupku Angkasa seperti itu Angkasa. Karena kamu gak pernah tau Apalagi mengerti apa yang aku alamin, "Ujar Bulan Pada Angkasa
" Satu hal yang harus kamu tahu Angkasa. aku gak Pernah nyesel
kenal kamu, " kata Bulan Pada Angkasa
Bulan hendak Pergi dari Angkasa melewati tubuh laki-laki itu namun Angkasa menarik tangannya membuat Bulan dan Angkasa berdiri di dekat Pilar lorong sekolah
" Lo bener-bener Cewek gak tau diri," Ucap Angkasa