Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 140 TELL ME THE TRUTH


" Dari dulu tapi buktinya sempet mojokin juga, " Ujar kinan


" Diem ajalah Aluna. Gitu tuh gak Punya teman. makanya cari Perhatian Mulu, " Ujar Bulan membuat Kinan langsung menatap tajam ke arah Bulan


" Apa maksud Lo, " Kinan mendorong sebelah bahu Bulan, " Bukannya Lo yang gak Punya temen,"


" Temen gue banyak, " balas Bulan santai, " Temen-temennya Angkasa juga temen-temennya gue Kinan. kalau Lo lupa, " balas Bulan. baru kali ini berani sombong atas kebenaran tersebutn semakin melotot tidak terima, " iya dulu Tapi Sekarang enggak lagi, " balas Kinan, " Gue Pastiin anak-anak Tiger bakal dukung gue bukan Lo,"a aja kalau Lo bisa, " tantang Bulan Pada Kinandih ada apa nih ?" tanya Kirana baru saja datang dengan Wenda dan Mauren Primadona sekolah itu menatap Kinan karena menyebut nama-nama Tigealau ribut ngajak-ngajak kali," katanya lagi lalu memperhatikan Kina usahlah ribut sama Cewek kaya gitu. kaya kurang kerjaan aja, " balas Mauren memainkan kuku tangannya dengan malas. Melihat Kinan saja ia sudah tidak berniat untuk meladenin mereka memang teman Tapi di luar kegiatan ekstrakurikuler Kirana, Mauren, Apalagi Wenda tetap tidak menyukai Kinanlian kenapa nyerang gue ? tanya Kinan, Matanya mengincar sosok Angkasa yang tiba-tiba saja menjauh bersama teman-temannya diujung lorong Tidak Peduli dengan Kinanapa Liat-liat Angkasa Takut ya kalau gak dibelain dia karena kita apa-apain Lo " Kirana memegang dagu Kinan lalu Perempuan itu menepuk-nepuk kemeja sekolah Kinan bagian kerahnya membenarkannya seperti apa yang dilakukan Kinan Pada Bulan kemarin


ger ya Kinan. Pacar Lo emang ketua Tiger Sekarang Tapi Lo lupa satu hal Di Tiger kalau gak ada Teman-temannya, gue Mauren sama Wenda, Dia gak bakal bisa disebut ketua Tiger, " kata Kirana lagi, " sampe situ Lo Paham kan, "


" Lo apa-apaan sih Bukannya dukung gue, " tangan Kinan menyentak tangan Kiragkasa emang Punya jabatan sebagai ketua Tiger tapi kalau enggak anggota Dia gak bakal pernah disebut ketua mending Lo jujur Kinan Lo ngincer Angkasa karena Angkasa itu ketua Tiger kan, " tanya Kirana membuat Kinan kehilangan Kata-katanya


" Ge gak Peduli Yang Penting Angkasa Pacar gue sekarang, " Ucap Kinan merasa bangga.


" Yang Penting Angkasa Pacar gue sekarang, " ulang Wenda dengan nada nyeleneh dengan wajah menjengkelkan di mata kinan, "jijik tau gak Emangnya Angkasa mau cewek kaya Lo, " tanya Wenda


" kok Lo semua ngeroyok gue, " tanya Kinan tidak terima


" karena Lo harus digituin biar ngerti," Ujar Bulan enteng, " Lo itu cewek paling menyebalkan sekaligus menyedihkan Kinan, "


" APA LO BILANG, "


" jadi Pacarnya Angkasa Aldinata ngebuat telinga Lo juga kehilangan fungsi Kinan, " tanya Bulan membuat Kinan sekali mendorong tubuh Bulan membuat Amanda menangkapnya


" JANGAN KASAR LO, " Kirana balik mendorong Kinan


" Lo semua yang mulai, " ujar Kinan


" Lo yang mulai Kinan, Terus Sekarang Playing victim gitu kalau kita yang mulai Duluan, " tanya Bulan, " Oh iya bisa Lo kan Pasti berlindung sama Angkasa atau sama orangtua Lo terus aman, " kata Bulan lagi a, Mauren, Wenda , Aluna dan Amanda sama-sama memperhatikan Bulan. Perempuan itu mendekati Kinan namun Kinan dengan refleks mundur Bulan menarik Perempuan itu agar mengikuti arah Pandangnya terhadap Angkasa. Cowok itu masih datar menatap teman-temannya yang sibuk terta Lo liat dia keliatan seneng sama Lo, " Tanya Bulan Pada Kinerdiam lama, " Apa Lo liat dia keliatan suka jadi Pacar Lo Kinana yang Lo harapin dari kepura-puraan dia Kinan, " tanya Bulan membuat Kinan menyentak tanganan urusan Lo semua ya Hubungan gue sama Angkasa gak untuk Lo semua komentarin apalagi nilai, " kata Kinan lagi Perempuan itu bergerak Pergi dari sana


" Gak bisa Lo Pecat aja gitu Ren yang modelan kaya Kinan biar gak masuk Cheers inti, " tanya Wenda Pada Mauren


" iya udah nanti gue urus sama Bu ita," Ujar Mauren selaku ketua Tim Cheers SMA Arwana, " Nyebelin juga dia Pas latihan. kerjaannya manja-manjaan Mulu Bentar-bentar duduk Bentar-bentar main HP Enek gue lama-lama, " kata Mauren lagi


" Lo gak Pa-pa Bulan, " tanya Kirana Pada Bulan membuatnya mengangguk


" Gak Pa-pa Kirana Makasih ya,"


" Biarin aja dulu Bulan. Bisalah Cewek yang jarang dideketin Cowok sampe segitunya. Mungkin baru Angkasa waktu ini yang deketin dia sampe segitunya apalagi Angkasa kan ketua geng. Lebih cakep mungkin


" Kuper banget tuh cewek kaya baru nemu hal-hal ginian, Amit-amit gue Punya temen kaya gitu, " balas Amanda


" Dia sendirian mulu gak Punya temen ya dikelasnya, " tanya Aluna membuat Kirana menggeleng


" Boro-boro temen-temen dikelasnya aja Pada gak suka sama dia. Sukanya sama Uang dia aja. Apalagi kalau udah traktir Kinan, " Ujar Kirana, " sejenis fake gitulah temen-temennya. Yang Penting kan ada ATM berjalan di kelas mereka. tinggal minta atau Pinjem Padahal mereka sekelas juga gak suka sama Kinan," jelas Kirana


" Dia tuh iri Bulan. iri karena Lo bisa bikin Angkasa suka sama Lo sementara ke dia enggak," Ujar Kirana


" Pengalaman nih, " Ujar Aluna membuat Kirana terkekeh


" Udah enggak lagi ya, " balas Kirana bercanda


" Habisnya gue sebel sama tuh cewek dari kemarin nempel Mulu di kantin sama Angkasa. ke mana Angkasa ke situ juga dia Nanya-nanyain Bima Mulu kemana Angkasa. kalau gak Inget ada yang lainnya disana udah gue siram Pake minuman es batu," Ujar Kirana


" Tapi tetep aja kita gak boleh bully dia kaya gitu, " Ujar Bulan, " sekadar Peringatan aja,"


" Harus Lo kerasain dia Bulan biar dia gak ngelunjak sama Lo, " Ujar Kirana


" Lagi arisan apa nih Cewek-cewek kayaknya sibuk banget," Sapa Dylan datang dari ujung lorong, " Gak ada yang jomblo apa buat gue satu, " Ujar Dylan lagi


" Gak ada buat Lo, " sahut Kirana ketus Pada Dylan " Udah sana balik ke kelas aja. Enggak ada yang mau Lo di sini Dylan," kata kirana


" Satu aja gak ada, " tanya Dylan


" Gak ada. Bahkan setengah pun gak," balas Dylan


" Jangan galak-galak gitu Kirana ntar malah Lo yang jadi jodoh gue, " Cengir Dylan namun Kirana memalingkan wajahnya kesal


" Sampai mati gue gak bakal mau mending juga cari cowok lain aja," balas Kirana ogah-ogahan


" Cowok lain itu namanya Dylan Mahendra, " balas Dylan masih aja betah menggodanya


Leo yang baru saja datang menoyor kepala cowok itu, " Di denger Bima ntar Lo godain Kirana. Dia kalau ngambek lama bego mau Lo tanggung jawab, " tanya Leo lagi


Leo menarik kerah seragam Dylan dari belakang yang mana membuat Dylan masih saja tepe-tepe dengan kedua tangan mengecup bibirnya lalu memberikannya secara berulang-ulang Pada kumpulan Cewek-cewek tersebut mengecup dari jauh


" EW," balas Kirana memperhatikan Dylan yang membuat Bulan tertawa


" Angkasa, " Panggilan dari lorong sebelah itu membuat mereka menoleh Pada Kinan yang sedang mengejar Angkasa


" Jangan cepet-cepet capek tau,"


" Lo aja lelet, " balas Angkasa Pada Kinan


" Kamu yang kecepatan tau Angkasa aku Capek tau ," balas Kinan ngo-ngosan. ia menatap Angkasa yang sedang memandang Bulan saat ini, " Apa Lo Liat-liat," tanya Kinan Pada galak Bulan, Mauren, Kirana, Wenda, Aluna dan Amanda


" Sensi banget Kinan Takut kalah saing sama gue, " Tanya Bulan sekali lagi membuat Kinan kesal namun tidak bisa berbuat apa-apa karena Bulan memang benar


...•••••...


Angkasa sedang duduk menyendiri di Rooftop sekolah. ia habis merokok karena merasa Pikirannya Penuh Cowok dengan dasi yang terikat di dahinya itu sedang duduk di salah satu bangku reot sambil memainkan tongkat baseball di tangannya.


" Jadi, " suara Bulan terdengar Angkasa langsung menoleh cepat kepadanya, " kamu masih enggak mau cerita sama aku, " tanya Bulan


" Cerita apa, " balas Angkasa


" Kamu selalu merokok kalau lagi ada masalah. Dulu-dulu Udah jarang selama bareng aku, " Ujar Bulan. ia melihat bungkus rokok yang dibuang Angkasa secara asal dibawahnya serta beberapa Puntung rokok yang sudah mati


" kamu Berantem lagi, " tebak Bulan melihat wajah memar Angkasa


Angkasa masih duduk di sana. Keringat bercampur dengan darahnya di ujung Pelipis melihat saja membuat Bulan merasa Perih dan nyeri


" Kamu benar-benar gak mau Cerita sama aku, " tanya Bulan. Perempuan itu duduk di atas meja rusak di sebelah Angkasa


" Cerita apa Bulan, " balas Angkasa dengan lembut dan masih saja menutupinya


" Aku bukan cewek bego Angkasa," Ujar Bulan, " Aku tau ada yang kamu sembunyiin,"


" Aku gak sembunyiin apa-apa, " Angkasa masih bersikeras. ia menatap Bulan


...Dulu lo selalu nyelamatin hidup gue Bulan, selalu ada saat gue butuh Waktu itu hidup gue hancur dan gak jelas sama orangtua apalagi Mama gue. Dulu lo juga yang selalu ingiten gue untuk sekolah. Sekarang biar gue balas Budi seenggaknya sampe Lulus sekolah. Lo harus jadi Cewek yang pinter. Cewek yang bisa buat gue bangga Masa depan Lo itu bagus Bulan sementara gue Gue gak tau. Tapi gue gak mau Lo Putus sekolah sayang cewek juara umum kaya Lo harus Putus sekolah Cuman karena uang Alasan gue masih sekolah sampe sekarang itu belajar, liat Lo sama temen-temen gue...


" Tell me the truth, " Kata Bulan Pada Angkasa


Angkasa hanya diam saja. ia mengangkat bahunya, " Gue Pacaran sama Kinan. Udah gitu aja, "


Bulan malah tersenyum, " Masa iya kamu Pacaran sama Kinan, " Tanya Bulan ia menatap Angkasa dari dekat membuat Angkasa mengerjapkan matanya," Aku gak Percaya,"


" kenyataan gitu, " balas Angkasa berusaha cuek meski jantungnya berdebar-debar


" Cie salting, " Ujar Bulan Pada Angkasa


" Apa-apaan sih siapa yang salting,"


" Ya udah deh jadi bener-bener


gak ada yang kamu omongin sama aku, " tanya Bulan Pada Angkasa


" Enggak ada, " balas Angkasa Cowok itu berdiri


" kalau enggak ada kenapa ngomongnya gak liat aku, " tanya Bulan


" Gue buru-buru, " kata Angkasa beralasan


" Belum juga masuk kelas lagi, " Jawab Bulan


" Semua orang bisa kamu tipu Angkasa Tapi aku enggak, " Ujar Bulan menatap Angkasa. sejenak Angkasa tertegun karenanya


" sebenernya ada apa,"


" Gue gak nipu siapa-siapa, " balas Angkasa. tetap mengunci mulutnya rapat-rapat, " Terserah mau percaya apa enggak,"


" jangan terlalu benci sama kinan nanti kamu bisa suka, " Ujar Bulan


" Tapi aku nya suka sama kamu Bulan," batin Angkasa