
" Mau Pulang sekarang " tanya Sagara
" aku bisa Pulang sendiri " jawab Aluna
" Pulang sama aku aja " Ujar Sagara
" Pulang sama kamu ? Entar kamunya ada janji Sierra Lagi ? ujar Aluna
" Enggak ada janji sama lain " ujar Sagara
" Masa sih ? kamu kalau sama dia baik ya ? perhatian juga
" Nggak ? jawab Sagara
" lebih Perhatian ya daripada sama aku "
" Aluna jangan mulai ? Ujar Sagara
" Sagara " Panggil Aluna " Bisa nggak kalau aku minta kamu buat nggak terlalu dekat sama Sierra
...•••••...
Tiba-tiba di tengah jalan Aluna meminta untuk di antar ke suatu tempat yang Sagara belum Pernah ia kunjungi. kedua anak manusia itu berjalan menyusuri tepi hingga Sagara melihat Aluna berjongkok dan membuka tasnya Sagara melakukan hal yang sama Cowok itu memperhatikan Aluna yang mengambil hasil karyanya yang tadi ia buat saat menunggu Sagara
" Mau dilepasin, soalnya tadi aku nulis sesuatu di sini ? ujar Aluna
" Sesuatu apa ? tanya Sagara
" Harapan " ujar Aluna
" Harapan apa "
" Biar bisa sama kamu Terus " ujar Aluna membuat Sagara langsung menutup mulutnya " kenapa kamu Ekspresinya kayak gitu kamu nggak suka ya ? tanya Aluna polos
" Bukannya nggak suka tapi Bagus ? puji Sagara
" aku yang merah muda kalua kamu yang biru " ujar Aluna
" Di sini ada Harapannya juga " tanya Sagara
" iya tapi biar aku aja yang tau ? Ujar Aluna
" kenapa gitu "
" Biar Rahasia " ujar Aluna sambil tertawa Dan sumpah demi Tuhan di bawah sinar matahari yang mulai menjingga Aluna sangat Cantik bahkan Sagara sempat terpesona melihatnya " mau lepasin bareng-bareng nggak ? tanya Aluna melihat danau jernih di depannya
" Boleh " Ujar Sagara
Aluna menaruh perahu kertas itu di atas air danau sementara Sagara yang kaku mengikutinya Aluna lalu menutup matanya, membuat Sagara Memperhatikannya dari samping lalu perempuan itu berdiri yang mau tidak mau Sagara ikut berdiri Tapi pandangan Sagara tidak lepas dari Aluna seolah dunia ini hanya ada MATAHARI ALUNA di hidupnya
" kamu tahu nggak aku berharap apa di Perahu kertas itu "
" Apa "
" aku berharap semoga kita tetap sama-sama untuk selamanya aku berharap sih sampe kita tua nanti walaupun aku nyebelin Childs dan suka bikin kamu kesal aku harap semoga kita bakal tetap baik-baik aja nggak ada namanya berantem Kayak kemarin "
" Minta Pulpen " Ujar Sagara
" Buat apa "
" Minta aja " katanya
Aluna mengambil tasnya dan Pulpen lalu memberikan Pulpen pada Sagara yang langsung di gunakan Sagara Cowok itu mengambil tangan kanan Aluna lalu menulis sesuatu di telapak tangannya
" 520 Aluna "
" Itu artinya apa Sagara " tanya Aluna mendongak Pada laki-laki tersebut
" Itu artinya l love you " kata Sagara " aku sayang kamu Aluna ?
...••••...
Hari ini sekolah sedang genting gentingnya ada ribut di mana-mana kelas XII IPA 3 adalah sasaran semua orang karena biang-biangnya pasti berada dan berkumpul di sana ketika sampai ke sekolah dan hendak menghampiri Sagara Aluna melihat Sagara yang baru saja duduk di sebelah Sierra yang menyambutnya dengan Suka cita perempuan itu menggenggam tangan Sagara yang membuat Amanda menarik tangan Aluna agar tidak ke sana
" Mau ke mana Lo ? tanya Amanda
" Mau samperin Sagara ? ujar Aluna
" jangan buru-buru gitu lihat dulu ? ujar Amanda memberi saran
" Harus gimana lagi ? Gue udah Cukup sabar lihat Sierra ya kali ini nggak bakal gue biarin lagi ini udah kertelaluan banget ? ujar Aluna
" Aluna bukan Cuma Sierra tapi Sagara juga mau ? ujar Amanda membuat Aluna memandang mereka yang baru saja berdiri untuk Pergi bersama
Tapi ada satu yang tidak bisa Aluna terima Sagara mengelus rambut Sierra seperti apa yang Cowok itu lakukan padanya
...••••...
" Lo yakin Sagara Enggak selingkuh di belakang Lo ? tanya Kevin
" maksudnya " Aluna mencoba mencari tahu ke mana Sagara habis ini
Kevin memperhatikan Aluna menarik Perempuan itu agar tidak sampai dekat dengan taman belakang sekolah
" Maksud Gue Lo yakin Sagara Enggak duain Lo di belakang "
" Gue yakin Sagara Nggak duain gue kan enggak ada buktinya ? ujar Aluna
" Yakin "
" Yakin banget ? balas Aluna
" Sierra Cantik, Cowok mana yang nggak mau sama dia ? ujar kevin
Aluna yang tadi sedang memperhatikan Sagara lalu menoleh pada Kevin Cowok itu membuat keningnya berkerut dalam
" kok Lo Ngomong kayak gitu ? Artinya Lo bilang juga kalau Sagara mau sama dia ? tanya Aluna
" Iya Gue bermaksud kayak gitu ? Ujar kevin
" Nggak mungkin Sagara kayak gitu Sagara itu Cowok baik-baik ? ujar Aluna
" Cowok baik-baik Lo bilang ? Mana ada Cowok baik-baik Tapi kayak Gitu sama Cewek lain yang bukan Pacarnya ? ujar Kevin
" Maksud Lo apa sih Kevin ? tanya Aluna
" kok Lo Ngomong kayak gitu "
" karena kenyataannya memang kayak Gitu Aluna Lo Nggak lihat ? tanya Kevin pada Aluna " Dia Cuma kasihan aja sama lo Dia lebih Sukanya sama Sierra ketimbang sama Lo, kan ? ujar Kevin Pada Aluna
" kenapa Lo bilang kayak gitu "
" karena Gue sayang sama Lo Aluna Gue nggak mau Lo di sakitin dia ?
Kevin mengambil Ponselnya yang ada di saku Celananya Cowok itu memberikanya pada Aluna ada sesuatu yang membuat Aluna Terkejut setelah melihat foto yang membuat Aluna menatap lama lalu menatap Kevin lagi
" Masih mau bilang Sagara Cowok baik-baik " tanya Kevin
...••••...
kelas Sierra sedang ramai-ramainya. XII IPA 3 gaduh ada Angkasa dan Dylan di pojok kelas. lalu Jackie sengaja duduk di depan Clara Bima,leo dan Roni yang sedang bernyanyi-nyanyi menggoda Kirana yang jauh duduk di depan menghindari para perusuh kelas itu. Hanya Sagara tidak ada di situ
Aluna menggebrak meja Sierra membuat orang yang berada di dalam kelas langsung hening. habis sudah Rasa sabar Aluna menghadapi Sierra
" kaget " tanya Aluna Pada Sierra " Selama ini Gue diam ya Sierra, ke Elo selama ini gue nggak Pernah bilang Gimana kelakuan Lo kalua lagi sama gue aja Tapi sekarang gue nggak akan Pernah diam lagi kalau Lo mau rebut Sagara dari gue bilang aja sekarang ! Bilang di depan lainnya juga,"
" Lo kenapa sih datang-datang marah ke gue ? tanya Sierra menggunakan image anak baiknya jika berada di dalam kelas
" iya Sierra Gue tau Lo Pintar drama tapi nggak gini-gini juga keluarin aja sifat asli Lo gue mau lihat berani nggak Lo di depan teman-teman Lo di kelas ini ? ujar Aluna ? Gimana ? Nggak berani kan Lo Tunjukkin sifat asli Lo,"
" Lo kenapa sih kayak Orang Sinting ? Tau marah-marah nggak jelas kayak gini,"
" Lo aja yang nggak jelas Sierra ! Sagara itu Pacar gue kenapa nggak dari dulu aja dia Lo rayu-rayu ? kenapa baru sekarang ? tanya Aluna Pada Sierra
" Aluna Lo Kenapa ? tanya Dylan berusaha melerai, namun Aluna menyentaknya agar menjauh
" ini Bukan urusan Lo Dylan ? ini Urusan Gue sama Sierra ? bentak Aluna yang membuat Dylan Terkejut karena Aluna bisa sekasar ini Padanya
" Pasti Lo kan, yang paksa-paksa Sagara biar dia Kayak gitu ? Lo kan yang Pancing Pancing dia makanya dia bilang gitu sama Lo ? tanya Aluna pada Sierra Perempuan itu hanya mengerut bingung lalu teringat sesuatu
" Lo tau kejadiannya "
" Tau ! kenapa memangnya ? balas Aluna
Sierra melipat kedua tangannya di depan dada " Dia Cuma kasihan sama Lo Dengar, dia Cuma kasihan itu artinya selama ini Pacaran sama Lo karena dia terpaksa kasihan amat sih Lo Aluna ?
" Loh " Aluna lalu menjambak rambut Sierra yang di balas sangat kuat oleh Sierra. Sekelas yang tidak mengerti apa-apa langsung kembali heboh Dylan, Bima dan Jackie berusaha untuk melerai di bantu teman-temannya yang lain
" Aluna stop ? Suara berat yang sangat Aluna kenal itu tidak membuat Aluna berhenti Sagara melangkah padanya lalu memasuki lingkaran dan menarik tangan Aluna agar pergi dari keramaian itu Dalam Sagara Sempat melihat Sierra yang membuat Aluna terus memperhatikannya dengan perasaan sedih dan terpukul karena di matanya Cowok itu tampak khawatir terhadap Sierra
" Apa ? tanya Aluna menantang kedua mata Sagara
" ikut "
" Nggak mau " balas Aluna
" ikut " ujar Sagara memaksa
" Apa kamu malu teman-teman kamu tau kalau kamu sama Sierra bukan belajar bareng tapi malah Kayak gitu ? tanya Aluna " kamu Kasihan akan sama aku kan ? aku jauh lebih kasihan sama kamu Sagara karena kamu enggak bisa di Percaya, "
...••••...
Sagara menyeret Aluna keluar dari kelasnya. Cowok itu mengajaknya menjauh dari keramaian yang semakin bingung melihat keduanya Aluna terus berontak perempuan dengan sifat keras kepalanya itu tidak mau menuruti apa kata Sagara sampai akhirnya mereka berdua berdiri di lorong utama sekolah jauh dari belakang teman-teman Sagara langsung mengejarnya. takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
" kamu apa-apaan, sih " tanya Sagara
" kamu yang apa-apaan kenapa kamu jadi aneh kayak gini ? tanya Aluna
" ikut aku, kita Cari tempat yang nggak sepi " ujar Sagara
" kalua aku Nggak mau " tanya Aluna semakin berontak
" Aluna " Sagara berkata geram
" jadi selama ini kamu Cuma kasihan sama aku ? tanya Aluna " kamu benar-benar nggak suka sama aku,"
Sagara Terdiam Cowok itu menatap Aluna
" Ayo jawab ! kenapa diam aja "
" kamu tau dari mana ? itulah yang keluar dari mulut Sagara membuat kepercayaan diri Aluna langsung turun drastis. Bukan hanya Aluna, teman-teman Sagara yang juga mendengarnya langsung tercengang. kaget Sagara melakukan hal itu pada Aluna mereka semua tahu Sagara sangat menyayangi Aluna.Tapi hari ini Sagara benar-benar berubah mungkin Cowok itu tidak berubah. sifat aslinya yang baru saja muncul untuk Aluna
" Jadi kamu Cuma kasihan sama aku jawab Sagara ? tanya Aluna
" kamu udah tau kan jawabannya apa Aluna ? ujar Sagara dingin pada Aluna
" kenapa Sagara " Tanya Aluna pada Cowok itu kedua tangan Aluna melemas dari segala banyak Praduga. inilah yang membuat Aluna lemah karena Selama ini Sagara menerimanya hanya karena kasihan " kenapa kamu nggak mau jujur sama aku ? tanya Aluna
" Buat apa ? kamu merasa selalu menang Nggak Peduli Orang lain yang penting kamu dapat apa yang kamu mau selama ini kan kamu bakal senang buat apa aku kasih tau kamu kalau aku Cuma kasihan sama kamu ? Ujar Sagara
Aluna Terpaku. tidak menyangka Sagara berkata seperti ini padanya
" jadi kamu Nggak Pernah suka sama aku jadi apa yang sering kamu bilang sama aku itu bohong ? tanya Aluna Perempuan itu sedang menatap Sagara Penuh harap namun Sagara tampak tidak main-main membalas tatapannya Cowok itu sangat serius saat ini yang mana Sagara tidak sedang berbohong kepadanya
" Dari awal aku Nggak Pernah bisa terima kamu Aluna kamu tahu sendiri yang datang kamu sendiri yang maksa sekarang udah diterima dengan alasan kasihan kenapa kamu nggak terima ? kenapa seolah-olah kamu jadi korbannya,"
" Itu juga Kenapa kamu sering berduaan sama Sierra ? tanya Aluna masih ingin dengar lebih dari mulut Sagara
" iya Aluna ? jawab Sagara Cepat tanpa berpikir " Antara kamu sama Sierra masih jauh lebih baik Sierra Dia nggak bertingkah senaknya kayak kamu tadi yang datang-datang bikin keributan Dia juga Rajin, Pintar punya sopan santun Sementara kamu ? kayak nggak Pernah di urus, kekanakan Egois dan semaunya Aku tembak kamu Cuma karena Kasihan sama kamu aku nggak Pernah benar benar ada rasa suka sama kamu ? ujar Sagara
Aluna Terpaku. mulutnya terkunci rapat-rapat. baru kemarin Sagara membuat bahagia. baru kemarin Aluna ingin berusaha lagi untuk laki-laki ini namun ternyata Aluna terlalu buta dengan Perasaannya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi bahwa Sagara memang tidak pernah benar-benar ada untuknya Bahwa memang benar Cowok itu bersamanya karena Kasihan
" kamu yang minta di sini itu artinya kamu siap malu-maluin diri kamu sendiri di sini ? ujar Sagara
" kamu kenapa sih Sagara " aku ada salah ya ? tanya Aluna mencoba membujuk Sagara namun Cowok itu memalingkan wajahnya
" Salah yang mana, " tanya Sagara membuat Aluna terkejut " Salah kamu itu ganggu Orang yang nggak suka sama kamu salah kamu itu suka bikin Repot salah kamu itu kejar orang yang nggak pernah bisa buat menaruh hati untuk kamu aku kasih syarat peringkat pertama sama kamu dulu supaya kamu nggak bisa jadi Pacar aku supaya kamu nggak bisa masuk ke hidup aku ,aku nggak suka sama kamu Aluna aku nggak suka di kejar-kejar Sama kamu benar kata Orang-orang kita nggak pernah Cocok sama sekali ? ujar Sagara semakin dingin terhadap Aluna
Aluna tertunduk lemas. mendengarnya Tidak ada harapan untuknya tidak ada yang menolongnya
" Terus kenapa kamu kasih aku harapan sebesar itu jadi Pacar kamu ? tanya Aluna Orang-orang yang ada di sana sadar kalau Aluna Tanpa sadar ingin menyakiti Perasaannya dengan terus bertanya pada Sagara
" Anggap aja aku baik hati sama kamu karena udah kejar aku selama tiga tahun ? ujar Sagara
Sagara lalu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana abu-abunya Cowok itu pergi dari kerumunan untuk menyepi karena begitulah hidupnya sepi, tenang dan Juga menyendiri bukan seperti Aluna yang penuh dengan rasa Ceria Tawa dan juga keramaian
Sierra mendekati Aluna, Aluna bisa melihat perempuan itu sedang tersenyum penuh kemenangan untuknya senyum yang menyatakan bahwa Sierra jauh lebih baik dari Aluna bahwa Sierra memang benar-benar berada di atas awan saat ini
" Cewek kayak Lo yang nggak Pintar dan Nggak Punya apa-apa mana bisa jadi sesuatu yang berguna ? ujar Sierra pada Aluna