
"
...••••...
...••••...
" Tunggu, Bulan, " Angkasa mencegah Bulan yang baru ingin masuk ke rumahnya. Cowok itu membuka jaketnya lalu mengambil sesuatu di kantung dalam jaketnya
" Kenapa, " Bulan menunggu
" Nih buat Lo kemarin gue lihat ini dari toko deket sekolah Gue beli buat Lo Siapa tahu Lo suka, " Cowok itu memberikan Penjepit rambut yang sangat lucu, " Terima jangan nolak Siapa lagi yang bakalan Pake kalau Lo nolak nih Penjepit rambut Masa gue yang Pakai kan enggak lucu seseorang ketua Tiger masa Pakai ini, " Angkasa mencoba melucu. Bulan langsung membayangkan Angkasa Pakai Penjepit rambut ini Bulan menahan tawanya
" Pake Besok iya jangan lupa, "
" iya, "
" Ya udah sana masuk Langsung istirahat,"
" Habis ini Lo mau ke Mana, "
" Gue mau ke Cafe mau kumpul sama anak-anak Tiger, "
" jangan sampe malam, "
" iya Sayang, " Angkasa berkata demikian. Bulan terkejut lama lalu tersenyum Karenanya, " Kaget banget baru gue Panggil sayang ini baru sekali lho Gimana kalau tiap hari ya bisa-bisa Lo enggak bisa tidur, "
" Angkasa, "
Angkasa tertawa melihat Bulan salah tingkah karenanya. Heran kenapa dia bisa suka sama cewek ini ? Bulan langsung masuk rumah, tetapi perempuan itu tidak ke mana-mana setelah menutup gerbang rumah. Angkasa melihat kakinya masih ada di belakang gerbang rumahnya. Angkasa menghidupkan motor dengan geli dan pergi dari sana
Setidaknya, masih ada temen-temennya dan juga Bulan sebagai Pengalih apa yang ia rasakan untuk saat ini
" Kenapa, " Bulan menunggu
" Nih buat Lo kemarin gue lihat ini dari toko deket sekolah Gue beli buat Lo Siapa tahu Lo suka, " Cowok itu memberikan Penjepit rambut yang sangat lucu, " Terima jangan nolak Siapa lagi yang bakalan Pake kalau Lo nolak nih Penjepit rambut Masa gue yang Pakai kan enggak lucu seseorang ketua Tiger masa Pakai ini, " Angkasa mencoba melucu. Bulan langsung membayangkan Angkasa Pakai Penjepit rambut ini Bulan menahan tawanya
" Pake Besok iya jangan lupa, "
" iya, "
" Ya udah sana masuk Langsung istirahat,"
" Habis ini Lo mau ke Mana, "
" Gue mau ke Cafe mau kumpul sama anak-anak Tiger, "
" jangan sampe malam, "
" iya Sayang, " Angkasa berkata demikian. Bulan terkejut lama lalu tersenyum Karenanya, " Kaget banget baru gue Panggil sayang ini baru sekali lho Gimana kalau tiap hari ya bisa-bisa Lo enggak bisa tidur, "
" Angkasa, "
Angkasa tertawa melihat Bulan salah tingkah karenanya. Heran kenapa dia bisa suka sama cewek ini ? Bulan langsung masuk rumah, tetapi perempuan itu tidak ke mana-mana setelah menutup gerbang rumah. Angkasa melihat kakinya masih ada di belakang gerbang rumahnya. Angkasa menghidupkan motor dengan geli dan pergi dari sana
Setidaknya, masih ada temen-temennya dan juga Bulan sebagai Pengalih apa yang ia rasakan untuk saat ini
Angkasa tertawa melihat Bulan salah tingkah karenanya. Heran kenapa dia bisa suka sama cewek ini ? Bulan langsung masuk rumah, tetapi perempuan itu tidak ke mana-mana setelah menutup gerbang rumah. Angkasa melihat kakinya masih ada di belakang gerbang rumahnya. Angkasa menghidupkan motor dengan geli dan pergi dari sana
Setidaknya, masih ada temen-temennya dan juga Bulan sebagai Pengalih apa yang ia rasakan untuk saat ini