
SEBULAN BERIKUTNYA
Try out IPS Aluna Peringkat ketiga Sagara memandang Mading sekolah Cowok itu terpaku kedua tangannya mendingin lalu ia menoleh dan melihat Aluna Perempuan itu sedang berjalan tapi tidak ke arahnya senyum kemenangan milik Aluna membuat Sagara terpaku senyum itu tertuju untuk Sagara seorang apa Sagara akan kalah ?
jika kalian Pikir Aluna akan luluh begitu saja dengan gombalan Sagara kala itu maka kalian salah Aluna tetap dengan tujuan utamanya untuk mendapatkan peringkat pertama dan menunjukkannya pada Sagara bahwa Aluna sangat lebih baik darinya
" Di Senyumin Lo sama Aluna ? ledek Jackie " Senyum-senyum menang gitu Sagara
Sagara menoleh tajam membuat Jackie yang sedang tersenyum pun terdiam
" Santai kali Sagara Gue bercanda gimana rasanya bakal kalah ada kata-kata terakhir nggak Sagara ? goda Jackie
Roni tergelak " Lo kira Sagara mau ke mana pakai kata-kata terakhir
" HAI NENG ALUNA ? sapa Roni " WIDIH PERINGKAT KE TIGA NIH SEMAKIN DEKAT NIH JADi PACAR SAGARA, "
" Siapa juga yang mau jadi pacar nya Sagara ? ujar Aluna membuat semuanya menoleh ke arah Aluna " Gue Pintar untuk diri gue sendiri gue dapat Peringkat itu untuk diri gue sendiri memangnya untuk Sagara ? ucap Aluna
kata-kata tersebut membuat teman-teman Sagara menoleh pada Cowok itu seakan berkata " Mampus " namun Sagara hanya diam tidak terusik dengan kata-kata Aluna meski keduanya tangannya yang di dalam saku Celana sudah dingin akhir-akhir ini ketika melihat Aluna respons badannya bisa berubah-ubah apalagi setelah kejadian di hotel itu
" Lo Pikir Cuma Lo aja yang bisa dapat Peringkat pertama di sekolah ini Sagara ? ucap Aluna " Gue Juga bisa tanpa bantuan Lo ? ucap Aluna membuat Sagara menatapnya terus seolah Aluna sedang menantangnya
" jangan tantangin Sagara Aluna ? ucap Arsen " Lo nggak tau apa aja yang dia lakuin untuk Lo
Aluna mengangkat kedua bahunya Cuek Cewek itu memilih kembali ke kelasnya Wajahnya sangat Puas setelah mengatakan hal tersebut pada Sagara ? Sementara Sagara tetap tidak mengatakan apapun
" Sagara Ngomong lah kok loh diam aja ? ucap Bima
" apa yang harus gue omongin ? tanya Sagara dengan datarnya
" Apa aja lah tentang perasaan Lo ke Aluna ? ucap Bima
" Percuma Bim nggak akan mempan jangankan elo gue juga nggak bisa-bisa kasih tau dia ? ucap Arsen
" Gue harus ngomong apa ? Baguslah Aluna kayak gitu Nilai-nilainya jadi bagus senggaknya dia bisa lulus dengan usahanya sendiri Bukan untuk gue tapi untuk dirinya sendiri ? ucap Sagara
" Gue tau Lo kasih syarat kayak gitu ke Aluna Biar Aluna ada motivasi Jan buat belajar ? ucap Arsen
" Memang itu tujuan gue ? jawab Sagara
" Sekarang Gimana saat Aluna bakal Penuhi syarat Lo ? apa Lo bakal ingkar janji ? atau penuhi janji Lo ke Aluna
...Sagara tidak menjawab lebih banyak diam lebih baik...
...••••...
Aluna membuka Ruang lab. Namun di saat bersamaan ada Sierra datang mengadangnya bersama Naura kejadian yang membuat Aluna segera berniat pergi namun keduanya mencegah
" Masuk ada yang mau gue omongin ke Elo ? kata Naura
Aluna jadi deg-degan dan was-was Karenanya dulu sekali Naura pernah melakukan ini padanya di tempat anak-anak SMA GANESHA
" Dengar nggak "
" Naura gue mau masuk kelas " ucap Aluna
" masuk ke dalam gue mau ngomong ? ucap Naura
Akhirnya Aluna mengalah " iya "
" Gue denger nilai Lo bagus-bagus belakangan ini di ajarin Sagara ? tanya Naura ketika Sierra menutup Pintu lab
" Enggak gue nggak di ajarin Sagara Gue di ajarin Tania bukan Sagara, "
" Oh iya bukan karena Sagara ? tanya Naura
" Naura Gue mau masuk kelas Maaf ya ? ucap Aluna namun Naura tak membiarkan Aluna pergi begitu saja satu Tangan Aluna di Cekal membuat Aluna tidak bisa bergerak Aluna ketakutan apalagi ruangan ini sangat dingin Karena AC juga karena area ini sangat sepi jadi minim Orang bisa melihatnya di sini bersama Naura dan Sierra
" Gue belum selesai ngomong buru-buru amat sih Lo ? ucap Naura
" Gue udah nggak deket lagi Sagara Naura ? ucap Aluna
" Sierra bilang Lo bakal dapat Peringkat Pertama benar ? tanya Naura
" Gue nggak tahu ? ucap Aluna perempuan itu menunduk ketakutan
" Lo itu sadar diri kek Aluna Sagara itu nggak suka sama Lo ? ucap Naura
" iya gue tahu ? jawab Aluna
" kalau Lo tau stop bikin ulah ? ucap Naura
" Gue nggak begitu Teman Lo tuh Sierra yang cari masalah sama gue ?
" Ngarang aja Lo, Lo duluan yang Cari masalah terus sama gue ? ucap Sierra perempuan itu berdiri di belakang pintu sambil menatap Aluna yang sedang berada di Cengkeraman Naura
" Gue mau kelas Naura ? ucap Aluna mencoba berkali-kali pergi namun Naura menghalanginya " Lo nggak mau akan gue laporin Lo ke Guru-guru
" Lo Pikir gue takut laporin aja "
Suara pintu di buka paksa membuat Sierra terpaksa maju mendadak karena daun pintu menabrak punggungnya Naura dan Sierra kaget melihat Sagara
sementara Aluna menuduhkan kepalanya rasanya takutnya mendadak semakin menjadi-jadi Bukan suatu kebetulan tapi Sagara ingin bertemu dengan Aluna Namun Aluna tidak mengatakan apapun pada Naura dan Sierra perihal Sagara yang ingin datang ke lab
" Sejak kapan Lo merasa bangga kayak gitu Lo nggak takut sama gue ? tanya Sagara pada Naura
" Gue sama Aluna Cuma Pengin ngobrol ? sangkal Naura
" Gue lihat dari awal sampai akhir Naura jangan coba-coba bohong sama gue ? ancam Sagara membuat Naura terdiam
" Please Sagara jangan bilang papa sama Mama gue ? ucap Naura
" Oke Gue akan bilang sama papa mama Lo dan gue ingin Lo berdua pergi dari sini
Naura ini peringatan terakhir ngerti ? ucap Sagara tak main-main
" karena gue udah muak sama tingkah laku Lo gue udah nggak mau nolongin lagi dari kedua orangtua Lo Gue nggak mau urusin Lo lagi Terserah Lo mau lakuin di luar sana asal Lo jangan pernah ganggu Aluna lagi, "
Setelah kejadian itu Sagara menyuruh Aluna duduk taman belakang sekolah
" kenapa ? tanya Sagara karena napas Aluna tidak beraturan ? Hei ? tanya Sagara lembut pada Aluna Namun bukan malah tenang Aluna justru semakin Pucat Dadanya naik-turun seolah kehabisan pasokan udara
Aluna menarik nafas panjang " Tolong ke kelas ku ... ambil tas ku, "
tanpa Pikir Panjang Sagara langsung berdiri dengan sigap meninggalkan Aluna sendirian. Sagara menuju kelas Aluna itu dengan tergesa-gesa tanpa memikirkan pandangan heran teman-teman sekelas Aluna karena Cowok itu langsung nyelonong masuk dan mengambil tas Aluna,lalu membawanya pergi ke Taman belakang sekolah
Aluna langsung mengambil tasnya begitu Sagara duduk di sebelahnya lagi mereka duduk di bangku dekat taman
" Aluna kamu Cari apa "
Aluna tak menjawab perempuan itu sibuk menggeledah isi tasnya dengan tangan gemetar lalu menemukan inhaler dan menggunakannya
Sagara tertegun melihatnya ia memang tahu Aluna mempunyai penyakit asma dulu memang pernah kambuh saat Aluna sedang jalan dengan perempuan ini tapi baru kali ini Sagara merasa kekhawatirannya meningkat
" Udah nggak mendingan " Tanya Sagara Aluna mengganguk " kelelahan
" Mungkin sama kaget tadi ? ucap Aluna
Aluna hanya menggeleng jawabannya
" mau makan "
Aluna lagi-lagi menggeleng
" Aluna "
" apa "
" aku minta maaf " kata Sagara
" Enggak apa-apa " ucap Aluna " Mungkin gara-gara aku sering bergadang terus kedinginan mungkin karena kaget di cegat sama Naura tadi
" Bergadang karena belajar "
" iya "
" maaf Aluna " ucap Sagara lagi karena merasa bersalah
" nggak perlu minta maaf gue aja yang terlalu memaksakan sampai kambuh asmanya
lalu keduanya hening Aluna memeluk tasnya sambil mengatur pernafasannya sementara Sagara duduk di sampingnya
" kenapa masih di sini ? tinggalin aja nggak apa-apa ? ucap Aluna
" Nanti aja belum bel juga kok "
" Gue udah nggak apa-apa kok "
Sagara tersenyum " percaya "
Aluna lemas karena asmanya kambuh tapi rasanya jika di temanin Sagara membuat Aluna merasa senang
" ayo gue anterin ke kelas ? ucap Sagara berdiri
" Eh " nggak usah ? ucap Aluna ketika berdiri juga
" ayo " Sagara mengulurkan tangannya
Aluna merasa bingung menyambutnya
" Jangan takut Nggak bakal gue biarin Lo kenapa-kenapa ? janji Sagara
Aluna malu detik berikutnya ia menyambut uluran tangan Sagara
" kenapa malu-malu gitu "
Aluna menggeleng lugu
Sagara tertawa tidak percaya dengan Apa yang dilakukannya sekarang seolah Aluna satu-satunya " Lo benar-benar bisa membuat gue gila Aluna
...••••...
Sore ini ada latihan basket Anggota Pelita basketball terlihat serius berlatih Meski sudah sore namun matahari. seolah tidak mau kehilangan eksistensinya panas dan peluh menjadi satu. ada dua kubu yang sedang Sparing yang satu kubu Sagara dan satu lagi kubunya Kevin Sparing yang awalnya sederhana itu malah tampak menjadi ajang membuktikan siapa yang kuat di antara mereka
" WOI YANG BENER MAINNYA " ucap Kevin " Lo bisa mainnya nggak
Sementara di kubu depan Sagara hanya diam saja sebelum Sparing di mulai tadi Sagara sudah lebih dulu berunding dam memberikan arahan kepada teman-temannya agar tidak bingung harus berada di posisi di mana tahu apa Tugasnya dan menjaga orang yang mana agar tidak sampai merebut bola ketika ada teman yang membawa bola masuk ke arah lawan
kubu Kevin kecolongan Sagara berhasil mencetak Poin membuat kubu Kevin kelabakan
" Nanti Lo di cegat itu ? ucap Sagara pada timnya " kalua posisi bola di Bara atau gue Lo jangan kasih dia masuk ambil bola
Suara peluit dari teman mereka yang satu esklul membuat kedua kubu berkumpul melakukan Sparing kali Tim Kevin maju lebih galak dari sebelumnya lalu ketika bola berhasil di pegang Kevin rekan Kevin maju untuk merebut bola namun Cowok itu sengaja menendang dan menabrak badan kanan Bara yang membuat tim Sagara marah
" WOI SIALAN LO CURANG LO ? seru Tim Sagara
" Woi sportif dong ? seru penonton yang merupakan Teman-temannya Sagara
" apa gue nggak lakuin kesalahan kan ? ucap Kevin pada orang yang membawa Peluit namun Orang itu hanya diam
" apa Lo nggak terima ? tanya Kevin ketika langkah Sagara berderap padanya Gue nggak apa-apain dia aja yang lebay pakai jatuh segala
" Lo apa teman gue yang lebay " ucap Sagara pada Kevin
" Lah Lo nggak terima "
" kalo nggak kenapa "
" Sok banget Lo "
" Gue bukannya sok Lo aja yang Curang sportif dong Lo ? ucap Sagara
saat itu juga Kevin memukul wajah Sagara membuat Sagara mundur karena mendapatkan serangan mendadak lalu karena sudah kepalang basah Akibat Peluh emosi lalu Sagara membalasnya lebih kuat daripada Kevin Seolah semua tenaga dalam milik Sagara keluar yang langsung membuat Kevin teler ketika Sagara memukulnya walau hanya sekali
" Tadi nantangi tapi hanya di pukul sekali langsung pingsan ? Ujar Dylan dari Pinggir lapangan
" WOI sini yang merasa temanya bawa ke UKS ? ucap Bara " Gue nggak apa-apa Sagara Cuma lecet sedikit aja,"
" Lo kalau Pukul Orang jangan gitu Sagara Entar kenapa-kenapa anak orang ? ujar Dylan mendekati Sagara
Sagara hanya diam Cowok itu lalu mengambil tas dan botol minumannya lalu pergi meninggalkan lapangan
" SAGARA tadi kenapa ? tanya Aluna ia masih di sekolah
" Enggak apa-apa " Ucap Sagara
" BOHONG tadi gue denger Lo mukulin Kevin ya ? terus Kevin keadaannya gimana ? dia nggak apa-apa Kan
" jadi Lo di sini mau tanyain gue apa Kevin ? tanya Sagara membuat Aluna kaget kening perempuan itu mengerut Aluna tidak mungkin salah dengar kalau Sagara Tampak kesal karena Pertanyaannya tadi lebih kepada Kevin
" Bukan gitu maksudnya gue tanya doang Lo benar mukulin Kevin ? kenapa ?
" tanyain aja sendiri Orangnya " Jawab Sagara kesal
" IH SAGARA KENAPA SIH ? tanya Aluna namun Sagara tetap melangkah maju sehingga mau tidak mau Aluna mengikutinya dari belakang
" Terus Kevin sekarang ada di mana ? tanya Aluna lagi Sagara tetap mendiamkanya IH SAGARA terus Kevin sekarang ada di mana, "
" Mana gue tahu ? jawab Sagara ketus Emosi yang tadi hadir karena Kevin kini semakin bertambah karena Aluna terus membahasnya
" kok jadi Lo yang kesal sih ? kan seharusnya gue yang kesal karena Lo mukulin Kevin ? Ucap Aluna " SAGARA " lagi Aluna memangilnya " SAGARA, "
" Apa ? Sagara berhenti dan menoleh
" kenapa Lo marah, sih " Gue kan Cuma tanya keadaan Kevin "
" kenapa Gue Nggak boleh marah ? tanya Sagara Peluh di keningnya semakin ia tampak tidak senang dengan Pembahasan Aluna
" ada apa sih Sagara "
" GUE SUKA SAMA LO ALUNA " Ucap Sagara telak Cowok itu memegang pundak Aluna berusaha menyakinkan Aluna dengan apa yang ia ucapkan tadi harusnya Lo sadar gue juga suka sama Lo Aluna ? ucap Sagara membuat Aluna tercengang di tempatnya