
" Lama-lama Lo gituin si Bulan bisa-bisa kabur Angkasa, " Ujar Dylan Duduk di sebelah Angkasa setelah Angkasa Pergi
" Cewek itu gak suka dibentak-bentak apalagi dikasarin, "
"Nah iya. kata kata Kirana ke gue Bima," ikut nyalur. " Orang yang Lo sakitin hatinya tapi masih bisa senyum sama Lo itu hatinya Pasti lagi hancur banget dan masih maksa Pengen keliatan baik-baik aja di depan Lo, " Kata Bima, " Jangan Lo sia-siain lah Cewek yang kayak begitu, "
" Udahlah mending Bulan sama gue aja gimana, " kata Dylan
" Bolot emang. Gue kesel banget sama Lo Angkasa Lo Udah menduakan gue sebagai kekasih gelap Lo terus sekarang Lo menduakan Bulan awas aja Lo berani menduakan Bulan, " Ujar Roni
" Angkasa mana mungkin berani kayak gitu Angkasa kan enggak Playboy enggak kayak Dylan " Ucap Bima dan Roni
" Berengsek Lo, " Ujar Dylan
" Sialan Lo semua, " Angkasa lalu mendengus, " Gue itu sayang bukan merusak, "
" Gak kayak Lo - Lo semua Otak-otak PK semuanya, " Kata Angkasa
" Sayang Tapi nyakitin Apa bedanya Bego, " Ucap Bima
" Udah jangan di bahas. kemarin Lo bilang kalau Teman-temannya Doni ngajak kita ketemu. Pasti akal-akalan mereka biar kita keliatan keluar lagi kan Pake nama Tiger, " Ujar Angkasa Doni adalah salah satu anggota Geng The Calm sangat benci Tiger.
" Oh dia Cari gara-gara lagi, " Tanya Bima
" Yoi. Gue mau nyerang tapi kita kan udah kelas dua belas. Gue maunya inti yang baru buat memperkuat. Si Arga gimana Biar bisa langsung kita Voting untuk anggota Geng inti Tiger, " Kata Angkasa, " Gue udah ada Calon-calon kandidatnya, "
" Boleh aja sih kalau sekarang. Lo yakin sama si Arga, " Tanya Dylan Pada Angkasa
" Yakin, " Angkasa mengangguk
" ANGKASA, " Dion dan Teman sekelas Bulan datang berlari-lari, " SI ARGA KENAK PECAT DAN DIA KENAK DO, " Ucap Dion
" Masalah apa, " Tanya Angkasa langsung berdiri di depan teman-temannya
" Ketahuan make di kamar mandi sekolah, " balas Dion
Leo mundur. Perasaannya langsung tak enak. Enggak mungkin apa setelah ini Leo akan ikut kena imbasnya ?
Dikeluarkan dari sekolah ?
" Lo mau kemana Leo, " suara berat Sagara mencegahnya pergi Cowok itu merangkul bahu Leo Membuat Leo tidak bisa berkutik apapun
...••••...
Bulan seharusnya tidak seharusnya bersedih. ini sudah jalanya ini memang kesalahannya Bulan memang Pantas mendapatkannya. Tapi yang Paling membuatnya sakit hati adalah Angkasa melampiaskannya kepada Perempuan-Perempuan lain bukan Padanya Langsung
" Loh kenapa mereka nggak balik lagi ke sekolah, " Bulan langsung berdiri dari duduknya. Melihat motor Angkasa dan kawan-kawannya Terpakkir di depan sekolah. Mereka semua melihat Arga baru saja keluar dari gerbang sekolah dengan seragam lusuh membuat Bulan menyebrang Pada jalan raya
" Gue enggak sengaja dan ketagihan, " Arga menjawab dengan kepala tertunduk
" Maaf Gue melanggar Peraturan untuk gak make dan ngejauhin barang barang itu. Gue Pasti di benci sama kalian Maafin gue Angkasa, "
" Ayo Pulang, " ayah Arga membentak namun Angkasa mencegahnya
" Om sebentar aja Om saya mau bicara sama Arga, " Angkasa tak membiarkan Arga dibawa Pergi begitu saja
" Memangnya kalua kamu bicara sama dia kamu bisa menyelesaikan masalah anak kurang ajar ini, " seruan itu membuat Angkasa terkejut. Ada benci di kedua mata Ayah Arga
" Sudah merepotkan, tidak Pernah di rumah, Pake narkoba Ngapain juga kamu temenan sama dia, "bentak Ayah Arga
Angkasa mendorong Pria tua itu ke belakang menjauhkannya dari Arga. Amarah kian tinggi membuat Angkasa mencengkram kerah kemeja juga jasnya
" OM YANG SALAH BUKAN ARGA, " bentak Angkasa mengisi suasana yang sudah tegang, " Kalua aja Om bisa mendidik anak Om ini. Arga gak bakalan kaya sekarang ! sekarang Om nyalahin dia ? Dia gak salah apa-apa Tapi Om yang salah ! Emang Om Pernah jadi orangtua yang baik buat dia, " kata-kata itu membuatnya terdiam
" Saya nyerang Om karena Om udah mempermalukan Arga di depan Umum saya aja yang ketua geng enggak pernah ngelakuin itu sama dia, "
" Tau apa kamu tentang anak saya, " Pria itu mencoba melepas Cengkeraman erat lehernya
" Terserah Om Tapi saya mau ngingetin itu bukan kesalahan Arga Tapi kesalahan Om yang teledor Gak bisa mendidik anak,"
" Angkasa Udah, " Angkasa melirik ke kiri dan menemukan Bulan. suara familiar di telinganya. keadaan semakin ramai
Ayah Arga tidak lagi menggubris Dia masuk ke dalam mobil dengan marah membuat Arga masuk ke dalam mobil juga. Cowok itu juga melihat seorang berpakaian serba hitam mengambil motornya yang ada di Parkiran sekolah untuk di bawa Pulang
" Gue seneng bisa kenal Lo Angkasa kalua gue udah sembuh gue janji bakal main-main ke basement Tiger. Gue janji Angkasa " itu adalah janji Arga dari kaca mobil terbuka. kedua mata merah namun tak menangis
Ada suatu hal yang sangat berharga baru saja dilepas. Penyesalan itu memang selalu datang belakangan
Mobil sedan Hitam itu lalu Pergi berikut dengan motor besar Arga
...••••...
" Kenapa Lo Belum Pulang, " tanya Angkasa Pada Bulan
" ini mau Pulang lagi nunggu angkot, " jawab Bula
" itu kode Angkasa dia itu minta dianterin Pulang, " Celetuk Bima
" Udah sana gih Anterin Pulang Pacarnya, " Teriak Dyl" Kalian bisa diem enggak Udah Lo enggak usah dengerin apa kata mereka Nih uang untuk naik taksi enggak usah naik angkot, "Angkasa memberi uang. Cowok itu membuka dompet cokelatnya di depan Bulan
...gak nanti...