
NENEK Tua yang mengemis itu hanya berterima kasih kepada Doni dan nenek itu berkata mendoakan kepada Doni agar selalu sehat dan restoran itu sukses dan laris. setelah berkata begitu, nenek itu pamit pulang dan Doni berkata kepada nenek itu agar hati-hati di jalan. semua orang yang ada di restoran tersebut menatap kejadian itu dengan penuh rasa keharuan di hati mereka masing-masing.
Tampilan Doni yang sederhana itu membuat para pengunjung yang terbilang orang berada, karyawan restoran, para ojek online yang sedang memesan makanan juga. menjadi tertunduk malu akan keadaan diri mereka yang terbilang cukup berada dalam hal uang. semua nya menjadi merasa dipermalukan oleh seorang pemuda sederhana tersebut. Doni lalu menatap pemuda yang berkata songong tadi dan kemudian menatap menejer restoran itu seraya berkata.
"mbak Yuni, telepon pak Yaris sekarang dan bicarakan kepada nya agar memecat karyawan songong ini sesegera mungkin!!!. orang songong seperti ini harus merasakan pahit nya menjadi seorang yang pengangguran.!!" ujar Doni tegas kepada perempuan muda yang mengaku sebagai menejer restoran itu.
Doni sudah beranjak dari tempat itu dan para karyawan yang kerja di tempat itu saling tatap karena heran dengan pemuda asing seperti Doni bisa tahu akan nama pak Yaris. menejer restoran itu pun mendadak pucat pasi akan ucapan Doni barusan dan karyawan songong yang bernama pak Joko itu, dengan lagak tengil nya masa bodo dan tak mempercayai ancaman yang di ucapkan Doni barusan.
Rasa heran menejer itu terhadap apa yang dikatakan Doni barusan membuat perempuan cantik itu kaget akan ada nya suara getaran telepon milik nya yang sejak tadi ia genggam. menejer restoran itu mengangkat panggilan telepon itu dan wajah nya mendadak pucat dan tegang.
Orang yang menelepon menejer perempuan itu ternyata pak Yaris dan pak Yaris berkata kepada menejer yang bernama mbak Yuni itu agar memanggil ketua restoran itu yang bernama pak Joko. karyawan songong itu kemudian di panggil oleh mbak Yuni selaku menejer restoran tersebut.
Pak Joko yang sedang mengobrol dengan ojek online yang sedang menunggu pesanan makanan nya, segera menghampiri menejer itu yang sejak tadi masih duduk di kursi meja makan bekas Doni makan. para karyawan semua nya menatap ke arah menejer dan ketua restoran itu. para pengunjung sudah mulai sepi karena sebentar lagi tutup. waktu sebentar lagi jam sepuluh malam dan beberapa karyawan restoran itu sudah ada yang beres-beres.
Pak Joko yang heran diri nya di panggil itu segera mendekati menejer nya dan duduk di dekat Doni duduk sebelum nya. menejer perempuan itu memberikan ponsel nya kepada karyawan yang tak tahu diri itu agar mengobrol sendiri dengan orang yang sedang menelepon nya itu.
Pak Joko menerima nya dan ia langsung berkata.
"halo pak Yaris?" tanya pak Joko.
"besok kamu gak usah kerja di tempat itu lagi ya!. kamu sudah bapak pecat atas izin Bos Pemilik restoran tersebut.!" ucap suara pak Yaris di dalam ponsel itu.
mendadak karyawan songong yang bernama pak Joko itu pucat pasi dan ia segera bertanya apa kesalahan nya sampai diri nya di pecat seperti itu.
Pak Yaris lalu menjawab pertanyaan dari karyawan songong itu.
"anak muda yang ribut sama kamu dan kamu anggap pengemis tadi adalah Bos baru pemilik restoran tersebut. anak itu adalah pewaris tunggal nya mendiang pak Randi Pratama. apa pak Joko sudah paham..???" tanya suara pak Yaris terdengar di suara ponsel itu.
Suara ponsel milik menejer itu hanya di dengar oleh karyawan songong tadi dan menejer itu sendiri. karyawan yang lain nya hanya bengong tak mengetahui apa yang sedang terjadi di antara mereka. bagai petir menyambar perasaan hati pak Joko ketika mendengar ucapan seperti itu.
"bagaimana ini mbak Yuni..??? kok kita enggak tahu anak yang makan disini tadi adalah anak nya mendiang pak Randi..???" tanya lelaki berumur tiga puluh delapan tahun itu dan menejer yang bernama mbak Yuni itu hanya angkat bahu dan ia berkata diri nya pun baru tahu akan hal tersebut.
Rasa gelisah mulai meliputi hati sanubari karyawan songong itu dan kemudian mbak Yuni berkata kepada pak Joko selaku ketua karyawan restoran itu.
"coba pak Joko minta maaf saja kepada pak Yaris atas ketidaktahuan nya akan hal tersebut." ujar mbak Yuni dan baru saja pak Joko itu mengiyakan saran tersebut, bunyi handphone menejer itu nyala dan ternyata ada pesan whatsapp masuk.
Menejer cantik itu langsung membuka apa isi pesan yang di kirim pak Yaris itu kepada nya. karyawan songong itu sedang memainkan ponsel nya dan akan menghubungi pak Yaris atas saran menejer cantik itu. tetapi karyawan songong itu tak jadi menghubungi pak Yaris karena menejer itu berkata semua nya sudah terlambat dan pak Joko itu sudah resmi dipecat dari kontrak kerja nya.
Pak Joko hanya berkerut dahi tak mengerti dengan ucapan menejer tersebut dan ketika menejer itu memperlihatkan isi pesan yang dikirim pak Yaris barusan, seketika itu juga wajah nya pucat pasi melihat isi pesan tersebut. isi pesan itu adalah poto rekaman CCTV yang entah dari mana dapat nya pak Yaris. poto rekaman itu memperlihatkan ketua karyawan restoran yang kerja nya hanya menyuruh anak buah nya saja. serta ketikan pesan pak Yaris yang sudah memecat pak Joko secara resmi.
Poto tersebut nampak jelas di layar handphone menejer tersebut dan kemudian menejer cantik itu berkata.
"maaf pak Joko. saya enggak bisa menolong pak Joko karena kelakuan bapak ini sudah melanggar peraturan S.O.P dari yang sudah di tetapkan oleh HRD restoran ini yang bernama pak Yaris. keputusan pak Yaris sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi karena saya sebagai bawahan nya hanya menuruti saran dari pak Yaris selaku atasan restoran ini." ujar menejer cantik itu dengan tegas dan pak Joko hanya diam menunduk menyesali apa yang sudah ia perbuat.
Para karyawan restoran itu dalam hati mereka masing-masing merasa girang karena ketua restoran itu sudah dipecat akibat kerja nya yang seenak jidat nya dan selalu merendahkan karyawan yang ada di bawah nya. karyawan songong itu lalu berkata kepada menejer itu.
"baiklah kalau memang saya sudah dipecat seperti itu. saya hanya minta uang gaji saya bulan ini dan izinkan saya menginap malam ini dan besok saya akan pulang." ucap karyawan itu dengan sedih dipaksakan. rasa sakit hati nya terasa seperti di tusuk-tusuk sebuah jarum secara terus menerus. menejer yang bernama mbak Yuni itu hanya mengangguk menyetujui saran tersebut dan kemudian ia berkata kepada semua karyawan restoran itu agar segera beres-beres karena restoran itu sudah waktu nya tutup.
Pak Joko masih duduk diam dan menunduk memegang kepala nya dengan kedua tangan nya. ia sangat menyesali akan perbuatan nya yang sebelum nya itu dan ia pun tak akan menyangka bahwa kejadian tersebut sampai diketahui oleh pak Yaris selaku HRD restoran cepat saji tersebut. pak Joko sebenarnya karyawan lama yang diperkirakan sebelum menejer yang bernama mbak Yuni itu mengawasi restoran tersebut, pak Joko itu sudah bekerja di tempat itu.
Tetapi keputusan dari atasan perusahaan tersebut sipat nya tegas dan tidak bisa di ganggu gugat. meskipun sistem kontrak karyawan tersebut seumur hidup, jika ia melakukan kesalahan dan sampai merugikan perusahaan tersebut. maka tak ayal lagi sistem kerja kontrak itu akan di cabut dan dipecatlah karyawan yang telah melangar peraturan S.O.P perusahaan tersebut. S.O.P yang arti nya adalah Prosedur Operasi Standar atau Standar Operasional Prosedur yang dapat disingkat sebagai S.O.P, nama singkatan tersebut adalah suatu alur atau cara kerja yang sudah terstandarisasi kebijakan nya oleh atasan perusahaan tersebut. kebijakan tersebut tentang dimana perjanjian karyawan dan atasan nya yang sudah disepakati resmi serta sudah termasuk perjanjian yang tak bisa di anggap main-main dan disepelekan.
Standar Operasional Prosedur ini memiliki kekuatan sebagai suatu petunjuk. Hal ini mencakup hal-hal dari operasi yang memiliki suatu prosedur tertulis yang pasti dan dengan kata lain, peraturan yang sudah tertulis itu harus dipatuhi oleh karyawan di tempat kerja tersebut dan jika ia melanggar, maka S.P atau Surat Peringatan akan berlaku bagi karyawan yang melanggar tersebut.
Jika keadaan karyawan tersebut melanggar lebih parah dari yang sewajarnya, seperti yang pernah dilakukan pak Joko kepada Doni dan bukti yang jelas dari pengaduan karyawan lain nya yang sering terdengar oleh telinga menejer cantik tersebut tentang pak Joko yang bekerja seenak diri nya saja dan tanpa disadari pak Joko sendiri, rekaman CCTV lah saksi yang tak bisa di sergah dan di ganggu gugat lagi oleh karyawan yang melakukan kesalahan seperti pak Joko karyawan yang songong tersebut.