KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR

KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR
RAPAT DADAKAN


TAK SEBERAPA LAMA Mereka saling bungkam, ketukan pintu terdengar lagi dan pak Yaris berseru menyuruh nya masuk. ketika pintu terbuka, munculah mbak Yuni yang berseragam kantoran biasa dan dia di temani oleh suami nya yang berpakaian jas kantoran juga. Doni dan Wawan serta Lesti membalikan badan nya karena ingin melihat orang yang baru masuk itu. setelah mbak Yuni di persilahkan duduk oleh pak Yaris di kursi yang kosong yang berada di sebelah Lesti, Doni pun bangun dan menyuruh suami nya mbak Yuni untuk duduk di tempat nya duduk tadi.


Riko menuruti nya dan ia pun bersikap segan terhadap Doni karena ia sadar diri nya sedang berada di mana. setelah dua orang yang datang tadi duduk di kursi yang melingkari ruangan kantor itu, ketukan pintu terdengar lagi dan pak Yaris kini menyuruh orang itu masuk lagi. Doni yang kini sudah duduk di sofa ruangan pak Yaris itu, sudah tahu bahwa yang akan masuk adalah Dona dan Avril yang sebelum nya sudah di panggil pak Yaris melalui telepon kantor agar kedua nya masuk ke dalam kantor pak Yaris. ternyata benar saja yang masuk adalah Dona dan Avril, kemudian Doni menyuruh kedua nya untuk duduk disofa yang berada di samping nya. Doni dan Avril menuruti nya dan kedua nya kini sudah duduk dengan rapi.


Kemudian pak Yaris mulai berkata lagi dan di dengar oleh semua nya.


"baiklah bapak mulai awal percakapan nya. terima kasih kepada mbak Yuni dan suami nya yang bernama mas Riko, sudah mau datang menghadiri Rapat Dadakan ini. di adakan nya rapat dadakan ini, karena ada nya permasalahan yang memicu ada nya keributan di berbagai pihak. bapak sebagai penengah dan pemegang jabatan sebagai pengurus karyawan, akan memulai rapat nya." kemudian pak Yaris menatap wajah orang-orang yang ada di dalam ruangan itu dan berkata lagi.


"bapak mulai dari mbak Yuni. apa sebenar nya motif mbak Yuni ini menyuruh mbak Lesti memata-matai bos Doni dan sekertaris nya yaitu Dona bahwa kedua nya memang resmi berpacaran. apakah hal itu atas dasar cemburu apa bagaimana? apa mbak Yuni bisa menjelaskan nya?" pertanyaan pak Yaris tersebut langsung dijawab oleh mbak Yuni.


"sebelum nya saya meminta maaf dahulu kepada pak Yaris akan tingkah laku saya yang sudah merepotkan pak Yaris ini. terutama kepada bos Doni dan mbak Dona, saya meminta maaf sebesar-besar nya akan kelakuan saya yang sudah keterlaluan ini. jujur saya memang suka dan cinta terhadap bos Doni, tetapi itu dulu sebelum saya dinikahi secara resmi oleh suami ku. setelah menikah, aku memang merasa cemburu ketika bos Doni di dekati oleh mbak Dona ini dan munculah hasrat buruk saya yang seharus nya saya buang jauh-jauh itu, kini muncul lagi. maka dari itu saya meminta bantuan Lesti untuk melancarkan aksi ku ini untuk memata-matai bos Doni dan mbak Dona." setelah mbak Yuni menjelaskan semua inti permasalahan yang ia buat itu, semua nya masih diam sebelum pak Yaris bertanya karena di ruangan itu hanya pak Yaris yang dianggap hakim yang berwenang.


Kemudian pak Yaris berkata lagi kepada mbak Yuni.


"apa benar mbak Lesti ini tidak di upah atau di beri imbalan uang sepeser pun akan tugas yang kamu berikan itu mbak Yuni? mbak Lesti berkata tadi kepada bapak bahwa ia hanya ingin membalas budi baik mu saja. apa benar begitu???" pertanyaan pak Yaris tadi langsung dijawab oleh mbak Yuni.


"benar sekali pak. sumpah demi apapun jika saya benar menyuap Lesti untuk melakukan hal buruk seperti yang sudah terjadi ini. ia hanya menerima tugas yang saya berikan ini atas dasar balas budi saja. karena dulu saya sering menolong kesusahan Lesti, maka Lesti berkata kepada saya dulu bahwa ia hanya ingin balas budi saja dengan cara mematuhi tugas buruk yang saya berikan kepada nya." ujar mbak Yuni berkata meyakinkan dan Lesti pun membenarkan ucapan mbak Yuni itu dengan penuh kejujuran.


Semua orang yang mendengar hal itu hanya manggut-manggut mengerti dan kemudian pak Yaris berkata lagi. baiklah jika pengakuan dari mbak Yuni dan mbak Lesti ini benar ada nya, maka mulai dari sekarang. mbak Yuni sudah ditetapkan sebagai orang yang bersalah dan telah mengundurkan diri dari pekerjaan nya sebagai menejer secara baik-baik. alasan nya bukan karena dipecat akan peristiwa ini, tetapi karena ia ingin mengurus calon bayi nya. surat pemberhentian karyawan atau Resign secara baik-baik akan saya berikan pada saat ini juga kepada mbak Yuni beserta gaji terakhir bekerja. sedangkan untuk mbak Lesti, bapak masih memberikan kesempatan kepada mu satu kali. jika kamu melanggar lagi, entah itu permasalahan nya apa. bapak akan memecat mu, apa kamu paham mbak Lesti."


Kini mbak Yuni dan suami nya sudah pamit pulang lagi dan Lesti pun sudah pamit juga untuk mulai bekerja lagi. tinggal ada Doni, Dona, Wawan dan Avril saja di ruangan pak Yaris. pemilik ruangan kantor itu yaitu pak Yaris, kini duduk lagi di tempat duduk nya dan mulai berkata.


"besok mas Wawan akan di training bekerja sebagai menejer di restorant cabang satu menggantikan mbak Yuni. nanti ada orang luar yang bapak sewa untuk mengajari mas Wawan sampai memahami cara kerja menejer di perusahaan bidang restorant itu."


"baik pak." ujar Wawan dengan patuh dan membuat Dona serta Avril saling tatap tanda tak mengerti.


Doni yang paham akan Dona dan Avril yang tak tahu obrolan nya dengan Wawan dan pak Yaris sebelum nya itu, langsung berkata.


"kalian berdua jangan aneh akan Wawan yang di angkat jabatan nya oleh pak Yaris. Wawan adalah salah satu penyelamat perusahaan ini dengan kejadian ketika ia memergoki Lesti yang menelpon Yuni tempo lalu. kalian berdua pasti sudah paham akan hal tersebut dan tak perlu aku ceritakan lagi."


"iya kami paham bos Doni." ujar Avril dan Dona bersamaan. kini sesi rapat dadakan itu sudah selesai dan Dona serta Avril sudah kembali ke dalam ruangan tempat mereka kerja.


Wawan sudah mulai istirahat dulu karena sejak pagi ia sudah selesai membersihkan ruko kantor itu seperti biasa. pak Yaris kini lanjut mengerjakan pekerjaan nya yang tertunda gara-gara rapat dadakan tadi. sedangkan Doni, ia sedang berada di dalam ruangan kerja nya. ia sedang duduk dikursi kerja nya dan terlihat sedang mengetikan keyboard komputer. suasana hari senin itu sangat damai sekali dirasakan oleh Doni dan kini ia sudah terlepas dari orang yang akan menghancurkan hubungan nya dengan Dona. rencana Doni nanti tinggal dua lagi, yaitu pertama ia akan membuat rumah dahulu. sedangkan yang kedua, ia nanti akan menikahi Dona secara resmi dan setelah itu kisah cinta Dona dan Doni akan terlaksanakan sepenuh nya.


...*...


...* *...