Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
ikhlas dengan keputusan


"iyha ar, tapi masih di bantuin sama mbak risa, karna belom terlalu berani" jawab dilla jujur.


" tuh kak, kalian kelihatannya sangat cocok. bahkan dilla sudah memiliki jiwa ke ibuan" goda ara pada dilla.


"ck menyebalkan" decak aldy.


aldy langsung meninggalkan ruangan itu.


"sini in arqi nya,, aku mau cium dulu" ucap rifqi pada ara.


ara pun menyerahkan qian pada rifqi.


qian di dudukan tepat di dada rifqi dengan badan kan kepala masih di sangga oleh rifqi.


qian melihat ke arah papinya. tangan nya bergerak menepuk nepuk wajah rifqi.


" qian kenapa? kangen papi yha.. kangen? kangan nggak sama papi" rifqi mengajak bicara anak nya itu.


tiba tiba bayi berusia 5 bulan itu tertawa lepas.


hahahaha


"pi pi pi pi" ucap baby qian.


"qian mau bilang apa? qian sayang papi? hem"


rifqi terus saja mengoceh dan menghibur anak nya itu.


...


pintu ruangan rifqi diketuk.


tok


tok


tak lama kemudian, pintu itu terbuka dan nampak lah kedua orang tua rifqi dan juga mertuanya.


mereka yang baru saja datang membelalakan mata nya kaget ketika melihat rifqi sudah memangku qian di dada nya.


momy rina langsung berhambur memeluk anak semata wayang nya itu.


"kok nggak ngabarin momy kalo rifqi udah sadar?" tanya momy pada ara.


" hehe, itu mom.. mas rifqi bilang ngga usah, biar surprize" ucap ara sambil terkekeh.


momy rina langsung menatap kesal ke anaknya. ia menepuk pelan lengan anak nya.


"auuuuu sakit momm" ringis rifqi kesakitan saat luka tusuk nya di pukul sang momy.


"biarin,, kamu sih aneh aneh segala. pake acara bunuh diri lagi. bikin semua orang heboh tau nggak!"


"bukan gitu mom, rifqi kan cuman mau perjuangin cinta rifqi" jawab rifqi enteng sambil menatap ara.


sedangkan yang di tatap, muka nya sudah memerah seperti tomat.


"itu mah namanya bukan perjuangan. kalo ending nya bersanding sama tuhan, ara nya nanti nikah lagi cari yang lebih baik dan perhatian" sindir momy rina.


"yha ngga papa mom. penting kan mati nya terhormat karna memperjuangkan cinta" balas rifqi lagi.


"mana ada bunuh diri dapat gelar terhormat. terbakar di neraka tuh ada" sinis momy rina.


"iyha deh.. rifqi minta maaf yha mom udah bikin momy khawatir"


"ngapain kamu minta maaf sama momy. nohh minta maaf sama istrimu. dosa mu udah numpuk se gunung" sinis momy rina lagi.


air muka rifqi berubah seketika menjadi sendu.


"ar, maafin aku yha. aku belum bisa menjadi suami yang baik buat kamu sekaligus papi yang baik untuk qian. maaf atas semua perlakuan ku padamu dulu. maaf selama ini aku slalu menekan batin mu" ucap rifqi tulus.


ara mendekat pada rifqi.


"nggak papa mas, aku udah maafin semuanya. lagi pula ini semua bukan murni kesalahan mu. karna di awal memang kau sudah membujuk ku untuk tidak melanjut kan pernikahan. namun saat itu aku keras kepala dan dengan percaya diri, aku yakin bahwa suatu hari nanti kau juga akan mencintaiku" jawab ara.


"aku mencintai mu ar, sungguh" air mata rifqi sudah tak tertahankan lagi.


"sekarang aku ikhlas dengan segala keputusan mu ar. perpisahan memang salah satu hal yang tak ku ingin kan. tapi jika memang jodoh kita hanya sampai sini, aku akan berusaha selalu ada untukmu saat kau membutuhkan ku. tapi kumohon.. jangan pernah memintaku untuk menghapus rasa ini" ucap rifqi di sela isakan nya.