Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
siapa sebenarnya? (DillAldy)


Aldy langsung membuka amplop itu. Aldy memelototkan mata nya kaget saat melihat surat panggilan dari pengadilan agama tentang perceraian nya.


Aldy langsung merobek surat itu.


Ia menelpon orang kepercayaan nya untuk mencabut gugatan perceraian Dilla atas diri nya.


Aldy benar benar kecewa dengan ada nya surat itu.


"Ternyata dia tidak main main" batin Aldy.


Semua yang terjadi telah terungkap.


Dalang dari penusukan Dilla, sabotase kecelakaan maupun penjebakan perselingkuhan Aldy adalah Mr Abraham.


Pengusaha kaya yang juga merupakan kolega bisnis Aldy.


Ia begitu ambisius untuk menjadikan Dilla menjadi selir nya. Hingga ia berusaha membunuh Aldy tetapi ternyata Dilla sendiri lah yang terkena tusukan belati itu.


Upaya nya tak selesai di situ, ia menekan perusahaan Aldy bahkan menyabotase kendaraan Aldy agar Aldy mati lalu Dilla meninggalkan nya.


Upaya itu masih gagal, Argadinata kembali dalam hitungan hari saja bahkan Aldy tidak mati sesuai dengan harapan nya.


Ia hampir saja menyerah, tapi ia masih memiliki cara licik yaitu dengan mengirim seorang jalang ke perusahaan Aldy.


Dan benar saja, Dilla langsung meninggalkan Aldy.


Namun naas, Abraham tak bisa mendapatkan Dilla karna Dilla pergi keluar negeri dengan orang yang tepat


5 Tahun kemudian


Perusahaan Argadinata semakin berkembang pesat.


Namun nyatanya perkembangan itu tak membuat Aldy bisa hidup dengan tenang. Ia terus saja dibayangi wajah Dilla dan anak nya.


Setiap hari ia tak bisa lagi tidur dengan nyenyak.


Hari ini ia akan berangkat ke amerika untuk melakukan pertemuan dengan kolega bisnis nya.


Sang kolega sebenarnya menawarkan ia akan datang ke indonesia. Namun Aldy menolaknya karna ia ingin sekalian berlibur sejenak melupakan segala beban hidup yang menghimpit nya.


Setiap sebulan sekali, Aldy selalu saja menerima foto seorang anak lelaki yang Aldy sendiri tak tau siapa itu.


Setiap foto yang dikirim hanya memperlihatkan seorang anak laki laki dari bagian belakang nya.


Aldy sempat berfikir bahwa foto itu adalah foto foto perkembangan Zayn.


Namun ia menepis itu semua karna tak mungkin Dilla melakukan hal itu.


Ia sama sekali tak berfikir bahwa Dilla juga memiliki seorang kakak yang berpengaruh di dunia bisnis global.


Sebelum keberangkatan nya ke amerika, Aldy kembali mendapat kiriman foto lagi.


"Siapa sebenarnya bocah ini? Apakah dia Zayn?" Gumam Aldy saat melihat foto anak laki laki berusia 5 tahunan sedang berjalan di taman dan difoto dari belakang.


Aldy mengusap foto itu dengan mata yang sudah berkaca kaca.


"Jika saja Zayn ada disini bersamaku pasti dia juga sudah sebesar ini" gumam Aldy dengan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mata nya.


Aldy merasakan sebuah tepukan dipundak nya.


Ia segera mengusap air mata nya.


"Papa tau apa yang kau rasakan, kehilangan seorang anak memang lah sesuatu yang menyakitkan. Seperti saat papa kehilangan Ara"


Aldy mengangguk


"Mama mana pa? Aldy mau berangkat sekarang" tanya Aldy mengalihkan pembicaraan.


"Mama mu sedang menonton tv"


Aldy mengangguk lalu segera berjalan ke ruang keluarga tempat mama nya menonton tv.


"Ma, Aldy pamit ke luar negeri ma buat urusan pekerjaan" pamit Aldy sambil menyeret kopernya.


"Kemana?"


"Amerika ma"


yhokkkkk jangan lupa like dan komen