
"Perkenalkan, dia Dilla istriku"
"Wahh benar kata orang, memang istrimu sangat cantik tuan Aldy" puji mr andrew pada Dilla.
"Terimakasih" ucap Dilla.
"Lalu siapa wanita disamping mu ini mr?" Tanya Aldy.
"Ohh, dia istriku perkenalkan namanya raina"
Aldy mengangguk tanda mengerti.
"Kelihatan nya istrimu sedang hamil tuan Aldy, apakah benar?" Tanya nr andrew.
"Benar sekali mr"
"Wahh selamat untuk anda tuan" balas mr andrew dengan senyum palsunya. Hatinya menyeringai saat mengetahui ternyata istri koleganya sangat cantik dan sexxy.
Setelah selesai, Aldy dan Dilla pamit. Aldy mengantarkan Dilla ke mansion.
"Mas, nanti aku ikut mama ke mall ya" pinta Dilla.
"Tidak"
"Kenapa mas? tapi Aku pengen banget ke mall" rengek Dilla.
"Nanti kamu kecapekan abis tu pingsan lagi"
"Tapi mas, kan sama mama, lagian aku juga ngga capek" ucap Dilla.
Setelah perdebatan antara keduanya, akhirnya Aldy mengizinkan Dilla ke mall bersama mama nya.
....
Saat ini Dilla dan mama Mela sedang berjalan di mall.
Tampak Dilla mengenakan dres biru
Mama Mela ingin sekali membeli sebuah tas milik brand terkenal dan barangnya limitied edition.
"Kamu capek nggak nak? Kalo capek kita istirahat dulu" tanya mama Mela yang was was dengan kondisi menantu nya. Ia sebenarnya tak punya niatan untuk mengajak Dilla karna takut bila menantunya akan kecapekan nantinya. Tapi Dilla terus saja memaksa untuk ikut karna ia bosan dengan kegiatannya yang selalu dibatasi dan itupun hanya dirumah.
"Enggak ma, Dilla nggak capek" jawab Dilla tenang.
mama Mela pamit ke toilet.
Sudah 1 jam lamanya Dilla menunggu mama Mela. Bahkan makanan yang mereka pesan pun sudah dingin.
Akhirnya Dilla memutuskan untuk menyusul ke toilet.
Ia tak melihat satu orang pun disana. Dilla mulai panik, tapi ia berusaha menenangkan dirinya agar tak jatuh pingsan di mall itu.
Dilla akhirnya memutuskan untuk menelpon papa Reza.
"Pa, apa mama udah pulang kerumah?" Tanya Dilla.
"Loh kan tadi mama ke mall sama kamu"
"Tapi mama tadi pamit ke toilet, udah 1 jam Dilla menunggu tapi mama ngga nyamperin Dilla. Pas Dilla ke toilet ternyata toilet nya kosong"
Papa Reza masih berusaha tenang agar menantunya tak heboh. Ia tau ada yang tidak beres disini. Papa reza menyuruh Dilla agar segera pulang. Dilla pun menurut.
Sampai di mansion, papa Reza sudah pergi dari rumah untuk mencari mama Mela. Sudah 1 jam menunggu namun belum ada kabar. Akhirnya Dilla memutuskan untuk menghubungi suaminya.
Beberapa saat kemudian Aldy sampai dirumah.
Aldy masuk ke kamar Dilla.
"Apapun yang kau dengar nanti, tetaplah di dalam kamar. Jangan gegabah dan ceroboh" ucap Aldy saat tau mama nya diculik.
"Tapi mama akan baik baik saja kan?" Tanya Dilla.
"Berdoa lah" ucap Aldy lalu berjalan keluar kamar dan melajukan mobilnya sesuai lokasi yang dikirim orang kepercayaan nya.
Setelah 30 menit kepergian Aldy, Dilla mendapatkan telepon dari nomor tak dikenal.
Klik
Dilla mengangkat panggilan itu
"Datanglah ke alamat X dalam waktu 15 menit atau nyawa suami dan mertuamu tak akan selamat"
Deg
Jantung Dilla terhujam. Cepat cepat Dilla mengganti pakaiannya dan memakai jaket. Tak lupa ia menghubungi Alex untuk datang menyusulnya ke Alamat yang disebutkan orang tadi agar bila terjadi sesuatu nantinya akan ada Alex yang bisa menolong nya.