
"apakah aku harus menanyakan tentang keputusannya waktu itu?" tanya ara dalam hatinya sambil mengusap wajah rifqi.
rifqi yang merasa tidurnya terganggu pun mengerjapkan matanya. yang pertama kali ia lihat adalah wajah istrinya yang sedang menatapnya intens.
"morning " sapa rifqi.
" morning mas"
"mas, aku mau tanya.."
rifqi mengernyitkan dahinya.
saat ara mau bertanya, tiba tiba pintu diketuk dari luar.
rifqi segera memakai pakaiannya sedangkan ara langsung berjalan menuju kamar mandi.
ceklek
pintu dibuka rifqi. nampak risa sang pengetuk pintu.
"maaf mengganggu waktunya tuan.. tuan besar dan nyonya besar datang dan sudah menunggu di meja makan."
"baik.. katakan 30 menit lagi aku akan menemui mereka" jawab rifqi
risa pun meninggalkan kamar rifqi. rifqi mendengar suara gemericik air yang menandakan bahwa ara sedang mandi. dengan seringai liciknya, rifqi membuka pintu kamar mandi yang kebetulan tidak dikunci ara. rifqi memeluk tubuh polos ara yang sedang mandi dibawah guyuran shower. ara langsung terjingkat kaget.
" kamu mas,, ngagetin aku ajha. sanaan ihh. aku mau mandi"
"aku juga mau mandi.. tapi mandi bareng kamu"
dan merekapun mandi bersama.
setelah selesai mandi, ara dan juga rifqi menemui orang tua rifqi yang sudah menunggu di meja makan.
" morning mom, dad" sapa ara sambil menyalami keduanya.
"morning "
"ada apa mom kesini?" tanya rifqi
"ishh kau ini. momy nya dateng bukannya disambut malah ditanyain kenapa kesini yha jelas mau nengokin keadaan calon cucu sama mantu mami lah" jawab momy kesal.
mereka pun sarapan bersama.
"loh rif kamu nggak kerja?" tanya dady bayu kala melihat rifqi hanya memakai t shirt dan juga celana pendek.
" enggak dad.. lagi pengen istirahat" jawab rifqi yang dijawab anggukan tanda mengerti oleh sang dady.
setelah selesai sarapan, mereka berkumpul diruang keluarga sambil berbincang bincang ringan.
risa mendekat ke arah mereka.
"maaf tuan muda dan nyonya muda, ada tamu diluar yaitu tuan dan nyonya argadinata katanya mau betemu dengan anda tuan"
" suruh masuk" jawab rifqi yang dibalas anggukan oleh risa.
kini mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu. baik orang tua rifqi, ara, rifqi dan juga tuan dan nyonya argadinata.
"kira kira ada kepentingan apa yha?" ucap dad bayu membuka suara.
" maaf sebelumnya jika kami mengganggu waktunya. jadi begini. kalian ingat dengan anak putri kami yang hilang beberapa tahun lalu? kami merasa bahwa nyonya ara mempunyai wajah yang mirip dengan anak kami. jadi kami kesini dengan maksud untuk meminta nyonya ara untuk test Dna dengan kami" ucap reza argadinata yang tak lain adalah papa nya aldy.
" benarkah? kalau itu, semua keputusan saya serahkan kepada ara sendiri" jawab dad bayu.
tampak ara sedang memikirkan nya.
"baik, saya mau" ucap ara yakin.
merekapun langsung menjalani test dna hari itu juga.
mereka sampai dirumah sakit. nampak aldy juga ada disana.
mereka semua menjalani prosedur test dna yaitu dengan oengambilan sempel darah.
test dna telah selesai mereka harus menunggu hasilnya 1 minggu kedepan.
1 minggu kemudian.
saat ini keluarga argadinata dan juga keluarga yulandres sedang berada di rumah sakit. mereka menunggu hasil test dna yang keluar nantinya.
nampak ara sangat gugup. hatinya cemas cemas berharap bahwa memang benar aldy adalah kakaknya dan secara otomatis ara menemukan orang tua kandungnya yang selama ini berpisah bertahun tahun lamanya.