
Setelah beberapa menit, akhirnya Jenderal Joshua dan Inspektur Herman sudah tiba. Melewati Guru Lala dan murid lainnya, tampak Herman dan Joshua mengangguk pada Guru Lala. Guru lala membalas mereka dan tersenyum. Mereka tahu siapa dua orang yang baru datang. Saat itu, kelompok Evan hanya tersisa Evan yang sudah terikat dan teman-temannya yang masih belum diizinkan pergi.
Ada Kapten Herry di belakang Herman dan Joshua bersama beberapa orang polisi bersenjata. Juga para ajudan dari Herman dan Joshua.
"Nona!" Kedua Jenderal dan ajudan serta Herry dan beberapa polisi membungkuk hormat pada Erina.
"Aku senang kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik. Kini aku mempercayai kalian lagi. Dan tugas terakhir untuk mengembalikan sepenuhnya kepercayaan semua penduduk adalah menangkap ayahnya Evan dan yang masih tersisa. Segera antarkan Evan ke rumahnya dan tangkap ayahnya beserta orang-orangnya yang tersisa." Kata Erina.
Guru Lala, murid yang ada di sana serta Evan dan trman-temannya terkejut. Kedua Jenderal ini sangat menghormati Erina?
"Dengar semuanya!" Terdengar suara Jenderal Joshua.
"Erina yang kalian kenal sebenarnya adalah Nona Diana yang hebat itu. Kalian pasti tahu Nona Diana di Kota M? Nona Diana adalah pahlawan di provinsi selatan. Barangsiapa yang menyinggungnya, maka itu sama saja menyinggung seluruh provinsi selatan. Dan apapun yang dikatakan Nona Diana, pasti akan dilakukan!" Lanjutnya.
"Guru Rangga dan Nona Karmen adalah teman Nona Diana. Mereka di sekolah menyamar karena mencurigai di bawah sekolah terdapat ruang bawah tanah yang akan dijadikan markas pemberontak. Ternyata tidak sia-sia. Semalam, para penghianat sudah ditangkap dan akan segera diadili. Wakil kepala sekolah adalah bawahan dari ayahnya Evan yang membiayai rencana pemberontakan. Juga yang membiayai perang musuh saat itu. Beruntung Nona Diana sangat hebat. Dia dan timnya berhasil mengetahui rencana jahat mereka. Kini, kota kita sudah aman dan hanya tinggal beberala orang lagi yang harus ditangkap." Kata Joshua lagi.
"Kami memberi hormat pada Nona Diana!" Guru Lala, Listi dan murid lainnya membungkuk kepada Diana.
"Tidak perlu siungkan, kita adalah trman." Balas Diana. Lalu dia berjalan ke arah Evan.
"Kamu dengar sendiri? Ayahmu adalah seorang penghianat, yang menyuruh orang untuk membunuh gubernur, yang membiayai perang musuh dan di kota ini, berusaha menggalang kekuatan untuk memberontak." Kata Diana pada Evan. Evan tertunduk, tidak berani menatap Diana.
Tugas Diana membantu pihak militer dan kepolisian provinsi selatan sudah selesai. Jenderal Joshua dan Inspektur Herman berhasil menangkapi para penghianat. Namun, saat Evan dibawa pulang untuk menangkap Reymaldi yang merupakan ayah dari Evan, ternyata Reynalfi kabur menggunakan helikopter menuju selatan.
Beberapa orang menebak bahwa Reynaldi pergi ke sebuah pulau yang dibelinya bebebrapa tahun lalu. Namun pulau itu dibawah kedaulatan negara lain. Jadi, Jenderal Joshua hanya mengawasinya saja dan tetap memantau, jika suatu hari nanti fia kembali, maka mereka akan menankapnya.
Sementara Evan dan ibu serta kakaknya kini hidup dengan batasan dari negara. Mereka hidup dalam pengawasan ketat pihak polisi. Dan mereka tidak diperbolehkan meninggalkan kota.
Sementara para penghianat pendukung Reynaldi harus menerima hukuman mati oleh keputusan hakim. Ada lebih dari seratus pejabat baik dari kepolisian, militer dan sipil hang dihukum mati karena mereka mencanakan kejahatan di Kota M.
Diana mengambil alih semua aset milik Reynaldi atas persetujuan dari hakim dan pemerintah provinsi selatan. Dengan aset yang ia sita, Diana membuat sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kemanusian, mendirikan rumah sakit gratis untuk penduduk miskin yang didukung oleh pemerintah dan juga mengambil alih sekolah SMA di mana dia pernah menyamar.
Diana, Karmen, Rangga, Anita dan Dara kini akan mengambil tugas baru. Mereka akan pergi untuk misi perdamaian. Sementara Galang masih terus berada di Gunung Mer untuk berlatih.
Tuan El menyarankan agar Galang jangan meninggalkan Gunung Mer untuk sememtara waktu sampai dia benar siap menghadapi Hantu Merah yang sangat kuat. Tuan El sudah menyelidiki kekuatan Hantu Merah. Galang masih harus menyemlurnakan Tujuh Bayangan Naganya jika ingin menang dari Hantu Merah.
_____________
Episode berikutnya akan semakin seru. Kita akan berfokus pada petualangan Diana, Dara, Anita, Rangga dan Karmen. Ikuti terus episode terbaru. Jangan lupa ajak teman dan saudara untuk ikut dalam serunya petualangan mereka.