
Dia khawatir jika rumor itu akan mempengaruhi Nadia. Rumor yang beredar dapat menghancurkan mental seseorang. Mereka yang memiliki mental lemah akan memilih untuk mengakhiri hidupnya atau menderita depresi.
Sebagai seorang guru dia tidak ingin membiarkan sesuatu terjadi kepada siswanya.
Nadia tersenyum dan berkata dengan acuh “Aku hanya sedikit bosan, dan asumsi yang mereka buat tidak berpengaruh kepadaku”
Pak Sigit tersenyum, dia merasa sangat lega. Pendapatnya tentang Nadia tidak salah dia adalah siswa yang luar biasa “Tindakan apa yang akan kamu ambil?”
“seiring berjalannya waktu semua akan Kembali normal” Ucap Nadia santai.
Dia sudah dapat menebak siapa dalang dibalik semua ini. Selain Elisa memangnya siapa lagi?
Elisa adalah siswa yang gmenduduki top 10 dia sangat dihormati. Dengan ektingnya yang baik tidak akan ada yang percaya jika dia adalah dalang dari rumor yang beredar.
Tukang gosip akan memiliki kebenaran didepan matanya sendiri, mereka akan bersikeras mempertahankan kebenaran dari sudut pandang mereka sendiri. Jika mereka berasumsi bahwa anda memiliki sugar dady, bagaimanapun caranya anda harus menjadi simpanan, mereka tidak mau menerima kesalah terhadap apa yang mereka Yakini. Sekalipun itu hanya ilusi yang dibuat sendiri.
Pak Sigit terkejut dengan ucapan Andia. Dia merasa sedikit sakit kepala.
Orang yang terlibat tidak merasa cemas, tapi mengapa dia merasa cemas?
Saat Nadia keluar dari ruang kantor dia bertemu dengan Ali wafa guru dari klas A.
Ali wafa sangat membenci Nadia. Begitu dia sampai disekolahan dia mendengar para siswa bergosip tentang Nadia yang menjadi Wanita simpanan pria tua. Dia mempercaya rumor itu dan secara tidak langsung berpikir jika Nadia adalah gadis nakal.
Ali Wafa tidak tahu jika Nadia putri dari keluarga Kusuma. Wahyu yang tidak ingin wajahnya tercoreng karena memiliki anak seperti Nadia dia tidak ingin orang lain tahu jika Nadia adalah putri kandungnya, dia hanya memberi tahu kepala sekolah dan wali kelas dan memperingankan mereka agar tidak membocorkan informasi jika Nadia ada hubungan dengan keluarga Kusuma.
Ali Wafa kecewa melihat Nadia baik-baik saja setelah rumor buruk tentangnya menyebar disekolahan, tapi dia tidak akan membiarkan kesempatan ini untuk tidak mengejek Nadia. Dia mencibir dan berkata dengan angkuh “Kau murud yang buruk. Siapa yang menyangka diusia semuda ini kau menjadi Wanita simpanan.”
Nadia tidak lagi mau menghormati orang seperti dia, orang seperti dia tidak pantai menjadi guru “Ali Wafa, aku meragukan llisensimu sebagai guru!” setelah itu dia berjalan melewatinya.
Ali Wafa sangat marah mendegar hinaan dari Nadia, emosinya meledak- ledah. Dia masuk kedalam kantor kemudian melampiaskan amaranya ke Pak Sigit.
“Pak sigit, kamu sangat cerobah! Kau tidak tahu siswa apa yang telah kau masukkan kedalam kelasmu. Dia simpanan pria tua, dia benar- benar tidak bermoral. Jika hal ini tersebar keluar ini akan membuat reputasi sekolah kita akan menjadi buruk….”
Ali wafa yang menjadi wali kelas klas A merasa jika t\=statusnya sangat tinggi, dia juga sering memerintah guru lain, dan Sebagian dari mereka menjilatnya. Hanya Pak Sigit yang tidak begitu memperdulikan dirinya, oleh karena itu dari waktu ke waktu dia selalu menghina Pak Sigit jika ada kesempatan.
Dia bahkan ingin mengeluarkan Pak Sigit dari sekolah. Sayangnya keinginannya tidak terwujud karena Pak Sigir membunyai latas belakang yang besar. Kepala dewan sekolah menolah permintaannya mentah-mentah.