
Andai saja Hary tahu jika Nadia menghasilan uang 200 M hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, dia mungkin akan pingsan.
Dia mengirim pesan [Tidak perlu, itu sudah cukup]
Nadia mengirim pesan balasan [Nadia: baiklah, anda harus membayar hutang anda terlebih dulu dan menggunakan uang itu untuk membeli mobil. Ini bonus dari perusahaan untukmu.]
Waktu pembayaran sudah hampir habis. Hery tidak punya saudara untuk meminjam uang, dia sangat malu untuk bertanya pada Nadia. Semua hartanya seudah habis disita oleh bank.
Tapi dia tidak penah mengira jika Nadia akan memikirkan kondisinya. Mata Hery memerah , dia merasa sangat tersentuh dengan kebaikan Nadia.
Di tempat lain, Nadia menerima keuntungan yang banyak hal itu juga berlaku untuk pria yang sebelumnya membeli saham atas saran Nadia. Dengan modal 75 juta dia mendapatkan kekayaan berlipat-lipat.
Melihat harga saham yang perlahan naik, ia pun menjual saham tersebut. Dia merasa lebih nyaman ketika dia memegang uang di tangannya.
Hanya dalam tiga hari, dia telah menghasilkan lebih dari 1M. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah dia mimpikan sebelumnya.
Pria itu menjadi sangat senang, sebelumnya dia berpikir jika dia telah gila kerena mengikuti saran siswa sekolah itu. Namun sekarang dia berpikir jika gadis itu adalah dewei keberuntungan!
Tentu saja banyak dari pemegang saham yang sebelumnya menentang pendapat Nadia sangat menyesal saat ini, mereka hampir gila, mengutuk diri sendiri mengapa menjadi orang bodoh.
Sekarang mereka sangat menderita kerena kerugian yang sangat besar dan melihat saham Grup JAyen terus naik.
—
Pagi hari, Nadia sudah sampai di sekolahan, dia meresa sesuatu yang tidak beres telah terjadi, banyak siswa yang menghindarinya dan mulai berbisik saat melihat dirinya, Nadia sedikir rishi dengan situasi itu tapi dia mengabaikan semua.
Saat dia memasuki kelas, awalnya para murud dikelas itu sangat berisik dan sekarang menjadi sunyi seketika saat melihat Nadia datang, mereka buru-buru membuang muka.
Nadia meletakkan tas yang dipunggungnya diatas meja. Tindakan Mesya sama dengan murid yang lain, namun dia tidak bisa menahan emosinya, dari waktu kewaktu dia selalu melihat ke arah Nadia, dia ingin mengatakan sesuatu tetapi selalu menghentikan niatnya.
Saat ini Nadia sedang membaca buku, tingkah Mesya terlihat sangat jelas, sulit untuk mengabaikannya, dia menutup bukunya kemudian bertanya “Katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?”
Mesya tanpa ragu membuka mulutnya, dia menceritakan apa yang telah terjadi “Nana apa kamu tahu apa yang beredar di sekolah, mereka mengatakan jika kamu gadis desa, yang memakai pakaian bermerek dan menjadi Wanita simpanan, ada juga yang mengatakan jika mereka melihat langsng jika kamu pergi kehotel bersama dengan pria tua!” Ucap Mesya dengan marah.
Mesya khawatir jika Nadia akan sedih dengan berita yang beredar, dia segera berkata “Nadia aku percaya padamu. Dengan penampilamu ini, kamu bisa menjalin hubungan dengan tuan muda, anda tidak perlu berhubungan dengan pria tua” Raut wajah Mesya sangat imut saat bicara apalagi dengan lemak dipipinya itu.
Nadia berniat menggodanya, dia menopang dagu dengan salah satu tangannya kemudian bertanya “Apa kamu berpikir jika aku menjadi simpanan tuan muda keluarga kaya?”
“Tentu tidak, aku yakin jika kamu bukan simpanan, aku hanya mengumpamakan saja” Ucap Mesya dia segera melambaikan tangan, dia tidak mau Nadia salah paham dengan dirinya.
Ayo tebak siapa orang membuat rumor buruk tentang Nadia.